cover
Contact Name
Galu
Contact Email
Jurnabastra@uho.ac.id
Phone
+6285241410992
Journal Mail Official
jurnalbastra@uho.ac.id
Editorial Address
https://www.google.com/search?q=fkip+universitas+halu+oleo&oq=fkip+universitas+halu+oleo&aqs=chrome..69i57.6474j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25033875     DOI : 10.36709
Core Subject : Education,
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles 893 Documents
Ekoleksikon Kenelayanan di Kelurahan Bungkutoko Kecamatan Nambo Kota Kendari: The Ecolexicon of Fishing Practices in Bungkutoko Urban Village, Nambo District, Kendari City Wa Ode Fitriani Sari; Rachman; Asma Wati Ndita; Saidiman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2966

Abstract

Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, merupakan masyarakat pesisir yang kehidupan sosial dan ekonominya berkaitan erat dengan aktivitas kenelayanan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kategori dan fungsi pengetahuan ekologis dalam ekoleksikon kenelayanan yang digunakan masyarakat Bungkutoko. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif ekolinguistik. Data berupa leksikon kenelayanan yang diperoleh melalui inventarisasi leksikon, pencatatan, pengelompokan, dan pemaknaan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekoleksikon kenelayanan terbagi ke dalam tujuh kategori, yaitu jenis ikan dan biota laut, alat dan sarana tangkap, bagian dan kelengkapan perahu, fenomena cuaca dan kondisi laut, waktu dan musim, bagian tubuh ikan, serta transaksi ikan. Leksikon tersebut merepresentasikan pengetahuan masyarakat mengenai sumber daya laut, teknologi tangkap, tanda alam, pola musim, dan ekonomi perikanan. Implikasinya, ekoleksikon kenelayanan berfungsi sebagai arsip linguistik pengetahuan ekologis masyarakat pesisir serta berkontribusi bagi kajian ekolinguistik, dokumentasi bahasa lokal, dan literasi maritim.
The Effect of Flashcards on Students’ Descriptive Writing Skill at Grade VII of SMPN 1 Tanjungpinang: Pengaruh Penggunaan Flashcards terhadap Keterampilan Menulis Deskriptif Siswa Kelas VII SMPN 1 Tanjungpinang Dinda Widianda; Elsa Ernawati Nainggolan; Rona Elfiza
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2972

Abstract

Descriptive writing is a core productive skill in junior high school English learning, yet students often find it difficult to generate ideas, select appropriate vocabulary, and organize descriptions coherently. This study aimed to determine the effect of flashcards on the descriptive writing skill of Grade VII students at SMPN 1 Tanjungpinang. The research employed a quantitative quasi-experimental design involving 72 students divided into an experimental class and a control class, each consisting of 36 students. Data were collected through pre-test and post-test writing tasks assessed using a rubric covering generic structure, content, organization, vocabulary, grammar, and mechanics. The data were analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, Levene's homogeneity test, and Mann-Whitney U test because the data were not normally distributed and not homogeneous. The results showed that the experimental class improved from a mean score of 55.25 in the pre-test to 94.75 in the post-test, while the control class increased from 41.89 to 48.81. The Mann-Whitney U test for the post-test produced p < .001, indicating a significant difference between the two groups. These findings suggest that flashcards helped students expand vocabulary, generate ideas, and organize descriptive texts more effectively. The study contributes to English language pedagogy by providing empirical support for visual media as a practical strategy for improving descriptive writing in EFL classrooms.
Konflik Sosial dalam Novel Broken Strings Karya Aurelie Moeremans: Kajian Sosiologi Sastra: Social Conflict in the Novel Broken Strings by Aurelie Moeremans: A Sociology of Literature Study Lira Donni Lumban Gaol; Ikhwanuddin Nasution; Latifah Yusri Nasution
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2973

Abstract

Penelitian ini membahas konflik sosial dalam novel Broken Strings karya Aurelie Moeremans melalui perspektif sosiologi sastra. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa novel dapat merepresentasikan realitas sosial, khususnya relasi kuasa yang timpang, hubungan toksik, perundungan, tekanan keluarga, dan stigma publik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk konflik sosial, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menjelaskan resepsi mahasiswa terhadap konflik yang ditampilkan dalam novel. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra dan resepsi pembaca. Data utama berupa kutipan narasi dan dialog dalam novel Broken Strings, didukung tanggapan mahasiswa Sastra Indonesia sebagai pembaca. Data dianalisis menggunakan teori konflik sosial Lewis A. Coser dan konsep penyebab konflik menurut Setiadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik hadir melalui tekanan batin, tindakan permusuhan, manipulasi emosional, kekerasan, ancaman, dan penilaian sosial. Implikasinya, Broken Strings dapat dipahami sebagai teks sastra kritis untuk membaca kuasa, trauma, relasi tidak sehat, serta pentingnya kepekaan sosial dalam kehidupan.
The Effect Of Information Gap Activity On The Interactional Competence Of Tenth-Grade Students at SMAN 1 Tanjungpinang Dinda Pritaputri Ramadhan; Satria Agust; Elsa Ernawati Nainggolan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2975

Abstract

Interactional competence is an important aspect of English speaking instruction because students need to respond, manage turn-taking, repair communication breakdowns, and maintain shared meaning with interlocutors. This study aimed to examine the effect of Information Gap Activity on the interactional competence of tenth-grade students at SMAN 1 Tanjungpinang. The study employed a quantitative pre-experimental approach with a one-group pre-test and post-test design. The participants were 36 students of class X-16 in the 2025/2026 academic year. Data were collected through paired speaking tests assessed by two raters using five indicators: responsiveness, turn-taking, repair, fluency, and accuracy. The data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the Wilcoxon signed-rank test. The findings showed that the mean score increased from 57.44 in the pre-test to 75.94 in the post-test, with all students improving. The Wilcoxon test showed a significant difference (Z = -5.261; p < .001). This implies that Information Gap Activity effectively promotes interactive, collaborative, and meaning-oriented speaking instruction.
Hibriditas Budaya Dalam Konten Youtube Opera Van Java sebagai Representasi Budaya Tradisional dan Modern: Cultural Hybridity in Opera Van Java YouTube Content as a Representation of Traditional and Modern Culture Nazlatus Sukna; Desyarani Puspita Dewi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2976

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara budaya diproduksi, disebarluaskan, dan dimaknai melalui platform seperti YouTube. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hibriditas budaya dalam konten YouTube Opera Van Java serta mengkaji representasi budaya tradisional dan modern yang ditampilkan dalam tayangan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis konten. Data penelitian berupa dialog, penggunaan bahasa, kostum, musik, latar pertunjukan, properti, dan unsur budaya lain dalam episode Opera Van Java berjudul “Ini Cerita Wayang, Kerajaan Pandawa”. Data dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori hibriditas budaya Homi K. Bhabha yang meliputi mimikri, ambivalensi, dan third space. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Opera Van Java memadukan unsur pewayangan Jawa dengan humor modern, bahasa populer, musik kontemporer, media digital, dan referensi budaya global. Implikasinya, hibriditas budaya dapat menjadi strategi pelestarian budaya lokal secara adaptif dan kreatif di era digital.
Analisis Pencampuran Partikel Bahasa Nias ke dalam Bahasa Indonesia dalam Tuturan Informal Anak di Nias Utara: The Mixing of Nias Language Particles into Indonesian in Children’s Informal Speech in North Nias Dernius Hura
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2978

Abstract

Penelitian ini membahas pencampuran partikel bahasa Nias ke dalam bahasa Indonesia dalam tuturan informal anak di Nias Utara. Kajian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tuturan bahasa Indonesia anak yang sering dipengaruhi bahasa daerah Nias, terutama melalui penyisipan partikel dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi partikel bahasa Nias yang sering dimasukkan ke dalam tuturan bahasa Indonesia serta menjelaskan faktor penyebab terjadinya pencampuran bahasa tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, perekaman, dan pencatatan tuturan informal anak-anak di Desa Botolakha, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara. Analisis data dilakukan melalui pemilihan tuturan, identifikasi partikel, penerjemahan makna, dan penafsiran fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partikel bale, lö, wöle, wö, ba, he, göi, sae, i, ua, atö, sa, dan e sering digunakan dalam tuturan anak. Partikel tersebut berfungsi sebagai penegas, penanda tanya, penghalus perintah, penanda tambahan, keberlanjutan, dan penunjuk. Pencampuran ini dipengaruhi oleh perbedaan struktur bahasa Indonesia dan bahasa Nias serta kebiasaan penggunaan bahasa bele-bele dalam lingkungan masyarakat. Implikasinya, pembelajaran bahasa Indonesia perlu dilakukan secara kontekstual tanpa mengabaikan identitas bahasa daerah.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital Berbasis Wayground dengan Fitur Kuis Interaktif pada Materi Teks Puisi di Kelas XI SMA Negeri 1 Sitolu Ori: Developing Wayground-Based Digital Learning Media with Interactive Quiz Features for Teaching Poetry Texts to Grade XI Students at SMA Negeri 1 Sitolu Ori Satieli Zai; Mastawati Ndruru; Noveri Amal Jaya Harefa; Yanida Bu'ulolo
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2979

Abstract

Rendahnya pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pembelajaran teks puisi di SMA Negeri 1 Sitolu Ori menyebabkan proses belajar cenderung konvensional, kurang interaktif, dan belum sesuai dengan karakter peserta didik generasi digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran digital berbasis Wayground dengan fitur kuis interaktif pada materi teks puisi kelas XI serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, angket respons peserta didik, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan media memperoleh kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi, bahasa, dan desain. Media juga sangat praktis pada uji kelompok kecil dan lapangan, serta efektif mencapai ketuntasan belajar peserta didik. Implikasinya, Wayground dapat menjadi media pembelajaran sastra digital yang interaktif, evaluatif, menarik, dan relevan untuk pembelajaran teks puisi.
RCRR VS GIST: A Quasi-Experimental Study On EFL Narrative Reading Comprehension In Indonesian Senior High School Rara Cahya Aprilya; Gatot Subroto; Rona Elfiza
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2980

Abstract

Reading comprehension remains a major challenge in EFL learning because students must integrate textual information, vocabulary, inference, and background knowledge to understand narrative texts. This study aims to examine the effectiveness of the Read, Cover, Remember, Retell (RCRR) strategy on eleventh-grade students’ narrative reading comprehension at SMAN 2 Tanjungpinang. The research used a quantitative quasi-experimental design with a non-equivalent control group. The sample consisted of 72 students, divided into an experimental class taught using RCRR and a control class taught using GIST. Data were collected through pre-test and post-test multiple-choice reading comprehension tests covering main ideas, vocabulary in context, inference, and specific information. The data were analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk, Wilcoxon, and Mann-Whitney U tests. The findings show that both groups improved, but the RCRR class achieved higher post-test results and stronger learning gains. This study implies that RCRR is more effective for promoting active, structured, and reflective comprehension of narrative texts.
An Analysis of Register Elements and Language Functions in an English Educational YouTube Video: Analisis Unsur Register dan Fungsi Bahasa dalam Video Edukasi Bahasa Inggris di YouTube Amaryllis Dwi Kurnia; Zulfa Nabila
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2981

Abstract

The growth of English educational YouTube videos has made language learning more flexible, multimodal, and accessible. This study examines how register elements and Halliday’s language functions are realized in an English educational YouTube video. The data consisted of the instructor’s utterances in an mmmEnglish lesson about making and rescheduling appointments by phone. This research used a descriptive qualitative case study design grounded in Systemic Functional Linguistics. Data were collected through documentation of a verified transcript and analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s interactive model. The analysis focused on field, tenor, and mode, as well as instrumental, regulatory, representational, interactional, personal, heuristic, and imaginative functions. The findings show that the video constructs instructional meaning through clear lesson content, supportive instructor–learner relations, and spoken digital delivery. Instrumental and representational functions appear prominently because the lesson combines practical speaking practice with explicit explanation. This study implies that effective digital English instruction depends on the integration of context, communicative purpose, and pedagogical design.
Senyapan dan Kilir Lidah dalam Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDI) Tahun 2025 dan Implikasinya dalam Pembelajaran di SMA: Pauses and Slips of the Tongue in the 2025 Indonesian Language Debate Competition (LDI) and Their Implications for Senior High School Learning Anys Melina; Afrinar Pramitasari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2983

Abstract

Tuturan spontan dalam debat peserta didik sering memperlihatkan senyapan dan kilir lidah yang mencerminkan kerja kognitif di balik penyampaian argumen lisan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk senyapan, bentuk kilir lidah, dan implikasinya terhadap pembelajaran debat Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikolinguistik. Sumber data berupa video Lomba Debat Bahasa Indonesia Tahun 2025 yang diunggah di YouTube oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Data dikumpulkan melalui penyimakan berulang, transkripsi, pencatatan, pengodean, dan klasifikasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan 40 data, terdiri atas 20 senyapan dan 20 kilir lidah. Senyapan terisi mendominasi data senyapan, sedangkan antisipasi mendominasi data kilir lidah. Penelitian menyimpulkan bahwa ketidaklancaran dalam debat bukan semata kesalahan berbicara, melainkan bukti proses perencanaan ujaran di bawah tekanan kognitif dan waktu. Temuan ini berkontribusi bagi kajian psikolinguistik dan pedagogi debat, khususnya pengembangan evaluasi performa berbicara peserta didik secara kontekstual dan reflektif.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026 Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026 Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024 Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023 Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 6 No. 4 (2021): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021 Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020 Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017 Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016 More Issue