Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
893 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Example Non Example Terhadap Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Padangsidimpuan: The Effect of the Example Non-Example Learning Model on the Descriptive Text Writing Skills of Grade VII Students at SMP Negeri 11 Padangsidimpuan
Jennifer Rose Marito Saruksuk;
Ilham Sahdi Lubis;
Hennilawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2925
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Padangsidimpuan, terutama dalam mengembangkan ide, memilih kosakata, menyusun kalimat, serta menggunakan ejaan dan tanda baca. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran Example Non Example, membandingkan keterampilan menulis siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta menguji pengaruh model tersebut terhadap keterampilan menulis teks deskripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 53 siswa, sedangkan sampel penelitian ialah 24 siswa kelas VII-2 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, tes unjuk kerja menulis, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest sebesar 53,09 meningkat menjadi 79,39 pada posttest. Uji-t menunjukkan t hitung 40,53 > t tabel 1,714. Implikasinya, model Example Non Example efektif membantu siswa mengamati objek, mengembangkan gagasan, dan menyusun teks deskripsi secara terarah.
Makna Tradisi Lisan Falia dalam Pengelolaan Sistem Pertanian Masyarakat Muna: Kajian Hermeneutika: The Meaning of the Falia Oral Tradition in the Management of the Muna Community’s Agricultural System: A Hermeneutic Study
Non Abdin;
Jaelani;
La Doni;
Suhendro Gusli
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2926
Penelitian ini mengkaji tradisi lisan falia dengan menggunakan pendekatan hermeneutika sebagai metode penafsiran makna. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petani dan tokoh adat setempat, serta observasi langsung di lapangan dengan teknik simak catat dan perekaman. Hasil penelitian mengidentifikasi empat bentuk ungkapan falia dalam sistem pertanian, yaitu larangan memuji buah jagung muda, larangan memanjat pagar kebun, larangan berlarian di dalam kebun, dan larangan menangis di dalam kebun, yang secara konseptual menunjukkan bahwa falia bekerja sebagai mekanisme kultural untuk mengatur penggunaan bahasa, gerak tubuh, ekspresi emosi, serta relasi manusia dengan alam pertanian. Melalui kajian hermeneutika, setiap ungkapan falia dianalisis dari dua dimensi makna, yakni makna denotatif sebagai bentuk larangan langsung dan makna konotatif yang mencerminkan nilai-nilai budaya serta kepercayaan terhadap keseimbangan antara manusia dan alam. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa falia bukan sekadar larangan adat atau kearifan lokal semata, melainkan bekerja sebagai sistem etika ekologis berbasis tradisi lisan yang mengatur ujaran, gerak tubuh, dan emosi manusia demi menjaga keseimbangan ekologis serta keberlangsungan hidup masyarakat Muna.
Stilistika Satire Dalam Lirik Lagu Selamat Hari Raya Social Media Karya Aldy Amis: Kajian Gaya Bahasa Gorys Keraf: Satirical Stylistics in the Lyrics of Aldy Amis’s Song “Selamat Hari Raya Social Media”: A Study of Figurative Language Based on Gorys Keraf’s Framework
Alwi Masykur;
Muh Akbar Kurniawan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2932
Masifnya penggunaan media sosial melahirkan berbagai paradoks sosial, seperti ketergantungan pada validasi digital, identitas performatif, menurunnya kualitas interaksi, serta perubahan nilai pendidikan, pola asuh, dan budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis gaya bahasa sindiran dalam lirik lagu Selamat Hari Raya Social Media karya Aldy Amis sebagai bentuk kritik sosial terhadap budaya digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika berdasarkan teori gaya bahasa sindiran Gorys Keraf. Data penelitian berupa larik dan bait lirik yang mengandung ironi, satire, sinisme, dan innuendo. Data dikumpulkan melalui teknik simak, transkripsi, baca cermat, dan catat, kemudian diklasifikasikan serta ditafsirkan berdasarkan fungsi stilistika dan makna sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ironi menjadi strategi paling menonjol karena memperlihatkan pertentangan antara kehidupan nyata dan performa digital. Satire, sinisme, dan innuendo memperkuat kritik terhadap konsumsi konten rendah mutu, pengasuhan berbasis gawai, nasionalisme performatif, dan ketergantungan pada media sosial. Implikasinya, lirik lagu dapat menjadi medium estetis untuk menyampaikan kritik sosial di era digital.
Tindak Tutur Perlokusi dalam Plot Twist Film Home Sweet Loan: Kajian Pragmatik: A Pragmatic Study of Perlocutionary Speech Acts in the Plot Twist of the Film Home Sweet Loan
Nabila Sukma Kurnia;
Eko Muharudin;
Isnaeni Praptanti;
Eko Suroso
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2938
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur perlokusi yang terdapat pada adegan plot twist film Home Sweet Loan karya Sabrina Rochelle Kalangie serta menjelaskan efek yang ditimbulkannya terhadap mitra tutur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung tindak tutur perlokusi pada enam adegan plot twist dalam film Home Sweet Loan. Data dikumpulkan menggunakan teknik simak dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam adegan tersebut memunculkan empat kategori efek perlokusi, yaitu perubahan pemahaman, respons emosional, perubahan sikap, dan dorongan untuk melakukan tindakan tertentu. Efek-efek tersebut tampak dalam perubahan persepsi tokoh, munculnya keterkejutan dan konflik emosional, pengambilan keputusan, serta tindakan yang mengubah arah perkembangan cerita. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur perlokusi tidak hanya menghasilkan efek komunikasi terhadap mitra tutur, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme naratif yang membangun konflik, memperkuat karakter tokoh, serta menggerakkan plot twist dan perkembangan alur cerita. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian pragmatik, khususnya mengenai tindak tutur perlokusi dalam media film, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji hubungan antara penggunaan bahasa dalam karya audiovisual.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Inkuiri dalam Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa: The Development of Inquiry-Based Audiovisual Learning Media for Poetry Writing among Grade VIII Students at SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa
Merliani Telaumbanua;
Noveri Amal Jaya Harefa;
Mastawati Ndruru;
Iman Sudi Zega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2948
Pembelajaran menulis puisi di SMP masih sering berlangsung secara teoretis sehingga peserta didik belum memperoleh stimulus konkret untuk mengamati, mengeksplorasi, dan menuangkan pengalaman estetik ke dalam bahasa puitis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audio visual dalam menulis puisi berbasis inkuiri serta mendeskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa. Penelitian ini menggunakan desain research and development dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli desain, angket respons peserta didik, serta tes hasil belajar pada uji perorangan, kelompok kecil, dan kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan sebesar 77,50% dari ahli materi, 94,28% dari ahli bahasa, dan 91,00% dari ahli desain. Kepraktisan mencapai 95,00%, 87,50%, dan 90,00%, sedangkan uji kelompok besar memperoleh rata-rata 80,58 dengan ketuntasan klasikal 91,67%. Implikasinya, media audio visual berbasis inkuiri layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis puisi.
Analisis Struktur Naratif Novel Atas Singgasana Karya Abidah El Khalieqy: Kajian Struktural Iskandarwassid: An Analysis of the Narrative Structure of Abidah El Khalieqy’s Novel Atas Singgasana: A Structural Study Based on Iskandarwassid’s Framework
Isti'anah;
Eko Prasetyo
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2961
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembacaan struktur naratif untuk memahami keutuhan makna novel, terutama karya yang menghadirkan kekerasan, kemiskinan, ketidakadilan gender, dan perjuangan perempuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur novel Atas Singgasana karya Abidah El Khalieqy berdasarkan kerangka struktural Iskandarwassid, meliputi tema, alur, tokoh, dan latar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data primer adalah novel Atas Singgasana, sedangkan data penelitian berupa kutipan naratif, dialog, dan deskripsi yang menunjukkan unsur intrinsik. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema utama novel adalah perjuangan perempuan menghadapi ketidakadilan, kekerasan keluarga, kemiskinan, dan diskriminasi gender. Alur yang digunakan adalah alur campuran, sedangkan tokoh dan latar memperkuat konflik serta perkembangan Kamila. Implikasinya, unsur intrinsik novel saling terkait dalam membangun makna perjuangan perempuan.
Peningkatan Kemampuan Menyampaikan Pendapat Dalam Diskusi Melalui Model Pembelajaran DMR (Discursus Multy Reprecentacy) Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Afulu Tahun 2026: Improving Grade VIII Students’ Ability to Express Opinions in Discussions through the DMR (Discourse Multi-Representation) Learning Model at SMP Negeri 4 Afulu in 2026
Lestari Waruwu;
Imansudi Zega
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2964
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Afulu dalam menyampaikan pendapat pada kegiatan diskusi. Siswa masih kesulitan mengemukakan gagasan, menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta berpartisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menyampaikan pendapat melalui model pembelajaran DMR (Discursus Multy Reprecentacy). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan berbicara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan keterampilan berbicara siswa. Aktivitas siswa meningkat dari 20,00% pada awal siklus I menjadi 100,00% pada akhir siklus II, sedangkan nilai rata-rata meningkat dari 60,02 menjadi 86,61. Temuan ini menunjukkan bahwa model DMR efektif meningkatkan keberanian, keaktifan, kemampuan berargumentasi, dan penggunaan bahasa siswa dalam diskusi.
Representasi Trauma Psikologis Tokoh Utama dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow Karya Zoulfa Katouh: Kajian Trauma Cathy Caruth: Representasi Trauma Psikologis Tokoh Utama dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow Karya Zoulfa Katouh: Kajian Trauma Cathy Caruth The Representation of Psychological Trauma of the Main Character in the Novel As Long as the Lemon Trees Grow by Zoulfa Katouh: A Cathy Caruth Trauma Study
Hana Nur Khanifah;
Muh. Akbar Kurniawan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2967
Penelitian ini mengkaji representasi trauma psikologis tokoh utama dalam novel As Long as the Lemon Trees Grow karya Zoulfa Katouh melalui teori trauma Cathy Caruth. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman perang yang tidak hanya menghancurkan kehidupan fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikis yang tertunda, berulang, dan sulit diungkapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk trauma Salama sebagai tokoh utama berdasarkan konsep belatedness, repetition, dan unspeakability. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data berupa kutipan narasi, dialog, monolog, dan respons tubuh tokoh yang merepresentasikan trauma. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma Salama tampak melalui kesadaran tertunda atas kehilangan, halusinasi Khawf, ingatan dan mimpi buruk yang berulang, kebisuan, tubuh gemetar, disosiasi, serta kegagalan bahasa dalam menyampaikan penderitaan. Implikasinya, novel ini merepresentasikan trauma perang sebagai luka psikis berkepanjangan.
Analisis Implikatur Pada Album Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti Karya Banda Neira dan Pemanfaatanya Sebagai Alternatif Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Pasundan 2 Bandung: An Analysis of Implicature in Banda Neira’s Album Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti and Its Use as an Alternative for Teaching Poetry Writing to Grade X Students at SMA Pasundan 2 Bandung
Nurul Ilma Aulia;
Any Budiarti;
Meity Suratiningsih
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2969
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan makna tersirat dalam pembelajaran menulis puisi di SMA serta belum optimalnya penggunaan lirik lagu sebagai alternatif bahan ajar sastra. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan jenis implikatur dalam lirik album Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti karya Banda Neira serta menjelaskan pemanfaatannya sebagai alternatif bahan ajar menulis puisi siswa kelas X SMA Pasundan 2 Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa penggalan lirik lagu yang mengandung implikatur, dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya implikatur percakapan dan implikatur konvensional dengan fungsi ekspresif, representatif, simbolik, persuasif, imajinatif, direktif, dan reflektif. Hasil validasi bahan ajar menunjukkan kategori sangat layak untuk pembelajaran fase E. Implikasinya, lirik Banda Neira dapat memperkuat pemahaman makna tersirat, apresiasi sastra, dan keterampilan menulis puisi.
Constructing Brand Identity through Language: A Critical Discourse Analysis of Indonesian Indie Publishers’ Digital Branding: Konstruksi Identitas Merek melalui Bahasa: Analisis Wacana Kritis terhadap Digital Branding Penerbit Indie Indonesia
Nasrawati;
Seli Marlina Radja Leba;
Rawuh Yuda Yuwana;
Marantika Lia Kristyasari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2970
Digital communication has transformed branding into a discursive practice in which language constructs organizational identity and fosters audience engagement. This study investigates the linguistic strategies used by Indonesian indie publishers in digital branding by integrating Critical Discourse Analysis, Systemic Functional Linguistics, and Appraisal Theory. Using a qualitative multiple-case study design, the research analyzed digital texts from Instagram, Facebook, TikTok, and official websites of selected indie publishers. Data were examined through lexical, interpersonal, evaluative, and discursive analyses to identify recurring branding patterns. The findings show four dominant strategies: literacy-oriented lexical choices, inclusive interpersonal language, positive appraisal resources, and narrative framing. Indonesian indie publishers do not rely mainly on overt commercial promotion, but position themselves as collaborative literacy partners committed to education, knowledge dissemination, and community empowerment. The study implies that strategic language use can build persuasive, credible, and community-oriented digital branding in the publishing sector across adaptive digital communication platforms effectively.