cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 134 Documents
Perkembangan Tasawuf Di Indonesia: Analisis Historis Dan Rekonstruktif Terhadap Pemikiran Tokoh Serta Implikasinya Dalam Kehidupan Keagamaan Kontemporer Hsb, Lumpia Hannum; Daulay, Denni Khodijah; Hasibuan, Salma Yana; Hsb, Dina Sari; Daulay, Patimah; Hasibuan, Sutan Botung
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.601

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan tasawuf di Indonesia dengan fokus pada analisis historis dan rekonstruktif terhadap pemikiran tokoh serta implikasinya dalam kehidupan keagamaan kontemporer. Tasawuf dipahami tidak hanya sebagai dimensi spiritual Islam yang menekankan penyucian jiwa dan kedekatan kepada Allah, tetapi juga sebagai tradisi keagamaan yang dinamis dan mengalami transformasi sesuai konteks sosial-budaya masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan kajian akademik terkait tasawuf klasik maupun kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara historis, tasawuf berperan penting dalam proses islamisasi Nusantara melalui pendekatan kultural, jaringan ulama, serta institusi tarekat dan pesantren yang membentuk karakter Islam Indonesia yang moderat dan inklusif. Pada era kontemporer, tasawuf mengalami rekonstruksi pemikiran yang mengarah pada spiritualitas sosial, rasionalitas, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisionalnya. Selain itu, pemikiran tokoh-tokoh tasawuf berkontribusi dalam mengintegrasikan spiritualitas dengan etika sosial sehingga tasawuf tidak hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif-sosial. Implikasi tasawuf dalam kehidupan keagamaan kontemporer terlihat dalam penguatan moderasi beragama, toleransi, pendidikan karakter, serta harmoni sosial di tengah masyarakat majemuk. Dengan demikian, tasawuf di Indonesia dapat dipahami sebagai tradisi keagamaan yang hidup (living tradition) yang terus berkembang dan beradaptasi dalam menjawab tantangan modernitas.
Multikulturalisme dan Adaptasi Sosial: Analisis Interaksi Mahasiswa dalam Lingkungan Akademik Junita, Junita; Sembiring, Cyrila Aryanti Br; Karo, Gita Renata Br; Butar Butar, Alisyah Najla; Hafi, Bisru; Purba, Daniel Marcelino S
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.602

Abstract

Multikulturalisme merupakan realitas sosial yang tidak terpisahkan dari kehidupan di lingkungan akademik, khususnya dalam interaksi antar mahasiswa yang berasal dari latar belakang budaya, suku, agama, dan bahasa yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara multikulturalisme dan adaptasi sosial dalam membentuk pola interaksi mahasiswa di lingkungan akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi terhadap dinamika sosial mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi sosial berperan sebagai mekanisme penting dalam menjembatani perbedaan budaya, sehingga mendorong terciptanya interaksi yang harmonis, toleran, dan inklusif. Nilai-nilai multikulturalisme seperti saling menghargai, keterbukaan, dan kesetaraan menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan proses adaptasi tersebut. Namun, masih ditemukan hambatan berupa stereotip, prasangka, serta kurangnya pemahaman lintas budaya yang dapat memicu potensi konflik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan multikultural dan peran institusi akademik dalam menciptakan ruang interaksi yang kondusif bagi mahasiswa agar tercapai kehidupan akademik yang harmonis dan berkeadilan.
Pelatihan Menulis Cerpen di MAN Insan Cendekia Serpong Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Literasi Remaja Samtani, Heri; Kurnianingsih, Indah; Maulana, Aya Yahya; Kangko, Danang Dwijo; Ihsanudin, Muhamad
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.496

Abstract

Permasalahan rendahnya literasi siswa di Indonesia memerlukan pendekatan pembelajaran alternatif yang lebih kreatif dan relevan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan budaya literasi siswa MAN Insan Cendekia Serpong melalui pelatihan menulis cerpen berbasis creative writing. Pelatihan mencakup penguatan konsep sastra, teknik penulisan cerpen, serta praktik menulis kreatif yang didampingi oleh pemateri. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 40,67 (pre-test) menjadi 62,33 (post-test), atau peningkatan sebesar 21,66%. Selain menghasilkan modul pelatihan, kegiatan ini juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan literasi dan menghasilkan modul penulisan cerpen sebagai luaran. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan sastra dan creative writing efektif digunakan untuk memperkuat budaya literasi di sekolah menengah.
Manajemen Humas dalam Meningkatkan Citra Sekolah Melalui Komunikasi dan Branding Digital di SMAN 14 Kota Jambi Saputri, Risma Nata; Hestri, Zulfa; Paradipa, Paradipa; Ramadhan , Aurora Chantyka Maharani; Iryani, Eva
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.592

Abstract

Studi ini meneliti pendekatan manajemen hubungan masyarakat di SMAN 14 Jambi, dengan tujuan membangun citra positif bagi institusi tersebut. Metodologi yang digunakan bersifat deskriptif dan kualitatif, dengan pengumpulan data berdasarkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Partisipan meliputi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah yang bertanggung jawab atas hubungan masyarakat, dengan penekanan pada manajemen hubungan masyarakat untuk menjaga citra sekolah. Analisis data dilakukan dalam beberapa tahap: penyederhanaan, penyajian, dan kesimpulan. Untuk memastikan keakuratan data, triangulasi sumber, data, dan teori diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen hubungan masyarakat di SMAN 14 Jambi efektif dan berfokus pada empat kegiatan utama: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Dalam praktiknya, hubungan masyarakat memiliki dampak signifikan pada komunikasi, baik di dalam institusi maupun dengan pemangku kepentingan eksternal, dengan mendorong kolaborasi dengan berbagai aktor dan memanfaatkan platform digital seperti Instagram, YouTube, dan situs web untuk mempromosikan dan meningkatkan citra institusi. Namun, beberapa kendala masih tetap ada, seperti kurangnya komunikasi antara lembaga dan orang tua, serta partisipasi terbatas dari sebagian anggota masyarakat. Secara keseluruhan, manajemen hubungan masyarakat yang efektif memiliki dampak positif yang signifikan dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan reputasi serta daya saing sekolah di bidang pendidikan.
Tanggung Jawab Sosial dan Tantangan Multikulturalisme di Era Modern Devi, Sri Anisha; Sari, Syabilah Sasmika; Nalamonda, Naya; Fatahillah, Fitrah; Hafi, Bisru
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.595

Abstract

ABSTRACT The modern era has created increasingly diverse societies through globalization, migration, technological advancement, and rapid cultural interaction. While diversity provides opportunities for innovation, cooperation, and cultural enrichment, it also creates challenges such as intolerance, stereotypes, discrimination, and social conflict. Therefore, social responsibility is essential in maintaining harmony within multicultural communities. This study aims to analyze forms of social responsibility and identify the challenges of multiculturalism in the modern era. The research employed a qualitative descriptive method using interviews, observation, and case study approaches. Five participants from different ethnic and professional backgrounds were selected as informants. The findings show that social responsibility is reflected through tolerance, mutual cooperation, empathy, respect for differences, and participation in social activities. However, significant challenges remain, including prejudice, hate speech on social media, economic inequality, and declining communal values in urban life. The study concludes that strengthening multicultural education, promoting digital literacy, and encouraging inclusive participation are necessary to create social cohesion and sustainable harmony in multicultural societies.
A Needs Analysis of Reading Media to Support Reading Engagement and Quality Education among Early Childhood Students Sari, Ni Wayan Ayu Sri Ardiana; Budiarta, Luh Gd Rahayu; Adnyayanti, Ni Luh Putu Era
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.605

Abstract

Early childhood skills play a crucial role in developing literacy skills while instilling relevant educational values, including quality education (SDG 4). However, classroom reading instruction is still dominated using simple media focused on vocabulary recognition and unable to optimally support student engagement. This study aims to analyze the needs of teachers and students for reading media that can increase reading engagement while integrating the values of quality education. This study used a qualitative descriptive approach with a needs analysis method conducted at PAUD Pelita Kasih Singaraja. Data were collected through observations of classroom reading activities and semi-structured interviews with teachers. The results of this study indicate that student reading engagement is still low, characterized by a lack of attention, participation, and interaction during reading activities. This condition is influenced by media limitations in terms of size, variety, and visual appeal. Teachers also expressed the need for reading media that are more engaging, interactive, and appropriate to the characteristics of early childhood. Therefore, developing reading media in the form of large books that integrate the values of quality education is seen as a potential solution to increase reading engagement while instilling an understanding of the importance of early education.
Coaching Clinic Tim Pengelola Website Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri Kendari Kurniawati, Erna; Ridho, Ali
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan Coaching Clinic Tim Website FUAD IAIN Kendari sebagai bentuk aktualisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam mendukung penguatan tata kelola digital, pelayanan publik, dan identitas kelembagaan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain action research yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa, dosen, dan pejabat fakultas yang terlibat dalam pengelolaan website FUAD. Penentuan isu prioritas dilakukan melalui analisis APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak) dan USG (Urgency, Seriousness, Growth), yang menunjukkan bahwa isu utama adalah belum adanya Tim Pengelola Website FUAD IAIN Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Coaching Clinic mampu meningkatkan kompetensi literasi digital, kemampuan pengelolaan konten website, serta komunikasi publik berbasis teknologi di lingkungan FUAD. Kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan Tim Pengelola Website yang lebih terstruktur dan kolaboratif, meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, memperkuat branding kelembagaan, serta mendukung implementasi konsep Smart ASN. Nilai ASN BerAKHLAK yang paling dominan dalam pelaksanaan kegiatan adalah Berorientasi Pelayanan, Kolaboratif, dan Akuntabel. Dengan demikian, Coaching Clinic Tim Website FUAD IAIN Kendari menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola informasi digital yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Perkembangan Tarekat Dalam Islam Analisis Historis Dan Rekonstruktif Serta Implikasinya Terhadap Kehidupan Keagamaan Kontemporer Hasibuan, Bulan Bunga; Pohan, Hentina; Hasibuan, Marissa; Anwari, Shofiyah; Hasibuan, Sutan Botung
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan tarekat dalam Islam melalui pendekatan historis dan rekonstruktif serta mengkaji implikasinya terhadap kehidupan keagamaan kontemporer. Tarekat dipahami sebagai manifestasi praksis tasawuf yang berfungsi sebagai jalan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui pembinaan jiwa, bimbingan mursyid, dan praktik dzikir yang terstruktur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersumber dari kitab-kitab klasik tasawuf, karya ilmiah kontemporer, serta artikel jurnal relevan, dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarekat memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam tradisi klasik Islam sebagaimana tercermin dalam karya Al-Ghazali, Al-Qusyairi, dan Ibn Ata Allah yang menekankan tazkiyatun nafs, maqamat, dan ahwal sebagai inti perjalanan spiritual. Secara historis, tarekat berkembang menjadi institusi sosial-keagamaan pada abad pertengahan melalui berbagai aliran seperti Qadiriyah, Naqsyabandiyah, dan Syadziliyah yang berperan dalam penyebaran Islam dan pembinaan masyarakat. Namun, tarekat juga menghadapi kritik terkait praktik yang dianggap menyimpang serta tantangan modernitas dan sekularisasi. Di sisi lain, tarekat mengalami transformasi melalui digitalisasi dan reinterpretasi nilai-nilai spiritual seperti ikhlas, sabar, dan tawakal dalam konteks kehidupan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tarekat tetap relevan dalam penguatan spiritualitas kontemporer sebagai sarana pembinaan individu dan penguatan solidaritas sosial di tengah krisis spiritual masyarakat modern.
Rekonstruksi Standar Baik Dan Buruk Dalam Perspektif Akhlak, Moral Dan Etika Serta Implikasinya Terhadap Penguatan Pendidikan Di Era Digital Lubis, Erpiani; Hasibuan, Mhd Suwardi; Hasibuan, Nur Sahara; Tanjung, Nur Syakinah; Siregar, Rinaldi Rizki; Sutan Botung Hasibuan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi standar baik dan buruk dalam perspektif akhlak, moral, dan etika serta menganalisis implikasinya terhadap penguatan pendidikan di era digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena pergeseran nilai moral akibat perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dan tidak diimbangi dengan penguatan nilai etika dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research), melalui kajian terhadap berbagai sumber seperti Al-Qur’an, hadis, buku, dan literatur relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar baik dan buruk mengalami pergeseran dari yang bersifat normatif menuju relatif akibat pengaruh media digital dan konstruksi sosial yang berkembang. Dalam perspektif teoretis, pemikiran Immanuel Kant menekankan pentingnya prinsip universal dalam menentukan kebaikan, sedangkan Aristoteles menegaskan bahwa kebaikan dibentuk melalui pembiasaan karakter. Dalam perspektif Islam, akhlak menjadi landasan utama yang bersumber dari wahyu dan bersifat absolut. Oleh karena itu, rekonstruksi nilai dilakukan melalui integrasi akhlak sebagai dasar normatif, etika sebagai refleksi rasional, dan moral sebagai praktik sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mengatasi krisis moral di era digital melalui penguatan pendidikan karakter berbasis nilai yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta penanaman literasi etika digital, sehingga mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.
Dalil Tasawuf Dalam Al-Qur’an Dan Hadist Analisis Tematik Dan Rekonstruktif Serta Implikasinya Terhadap Penguatan Spritualitas Kontemporer Pulungan, Robina; Nasution, Rona Rizky; Lubis, Efriana; Hasibuan, Nur Habibah; Hasibuan, Sutan Botung
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dalil-dalil tasawuf dalam Al-Qur’an dan hadis melalui pendekatan tematik serta merekonstruksi pemahaman tasawuf agar relevan dengan kehidupan masyarakat kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, serta literatur terkait tasawuf. Analisis dilakukan menggunakan metode tematik (maudhu’i) untuk mengidentifikasi konsep-konsep utama tasawuf, serta pendekatan rekonstruktif untuk mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam konteks modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf memiliki landasan yang kuat dalam Al-Qur’an dan hadis, yang tercermin dalam konsep tazkiyatun nafs, zuhud, mahabbah, khauf dan raja’, tawakal, sabar, serta ikhlas. Konsep-konsep tersebut membentuk suatu sistem spiritual yang holistik dan integratif dalam membina kepribadian manusia. Lebih lanjut, melalui rekonstruksi kontekstual, nilai-nilai tasawuf dapat diaktualisasikan sebagai upaya penguatan kesadaran diri, pengendalian emosi, serta pembentukan integritas moral dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan demikian, tasawuf memiliki relevansi yang sangat kuat dalam membangun spiritualitas kontemporer yang seimbang antara dimensi individual dan sosial, serta mampu menjadi solusi terhadap krisis spiritual yang dialami masyarakat modern.

Page 11 of 14 | Total Record : 134