cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 337 Documents
Pengaruh Penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen Pendidikan terhadap Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 Barumun Zabbar Al-Zauhari; Ahmad Saukani; M. Fadlan; Rizky Romadon; Rajo Sakti; Adanan Soleh; Wahyudi Anto; Mira Yanti Lubis
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan terhadap mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Barumun. Fungsi-fungsi manajemen pendidikan yang dikaji meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling), yang diduga berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMA Negeri 1 Barumun yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (total sampling) sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan bantuan SPSS versi 25 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis (uji t), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 25,814 + 0,865X, sedangkan hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 14,257 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,035 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,861, yang berarti penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan memberikan kontribusi sebesar 86,1% terhadap mutu pendidikan, sedangkan 13,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan secara efektif dan berkelanjutan mampu meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Barumun.
Pendampingan Standardisasi Pendetailan Data Persediaan untuk Meningkatkan Akurasi Pengelolaan Persediaan pada Instansi Pemerintah Widya Ayu Kusumawati; Khadijah Khadijah; Hermaya Ompusunggu
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1018

Abstract

Ketidaktertiban pendetailan data persediaan merupakan persoalan yang lazim ditemukan pada instansi pemerintah, terutama dalam hal kelengkapan kode barang, kesesuaian satuan, dan klasifikasi jenis persediaan pada sistem informasi akuntansi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan selisih antara saldo fisik dan saldo pada aplikasi persediaan sehingga menurunkan akurasi laporan keuangan pemerintah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan standardisasi pendetailan data persediaan guna meningkatkan akurasi pengelolaan persediaan pada instansi pemerintah mitra di Kota Batam. Metode pelaksanaan meliputi tahap survei pendahuluan, identifikasi permasalahan pencatatan persediaan, penyusunan pedoman kodefikasi dan standar pendetailan barang, pelatihan bagi pengurus barang, pendampingan input data pada aplikasi persediaan, serta evaluasi hasil pendampingan melalui uji petik (spot check) antara data fisik dan data sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator akurasi data persediaan yang diukur, yaitu kelengkapan kode barang, kesesuaian satuan, keakuratan saldo stok, dan ketepatan klasifikasi, dengan rata-rata peningkatan lebih dari 30 poin persentase setelah pendampingan dilaksanakan. Pengurus barang pada instansi mitra juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap tata cara pendetailan persediaan sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 05. Kegiatan ini disimpulkan mampu memberikan kontribusi praktis dalam mendukung penyajian laporan keuangan pemerintah daerah yang lebih akuntabel dan transparan.
Persepsi Civitas Akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara Terhadap Keberadaan Pemulung di Sekitar Kampus Zuhri Fitransyah Hasibuan; Erni Asneli Asbi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1019

Abstract

Fenomena keberadaan pemulung dalam ruang publik perkotaan kerap memunculkan respons yang beragam karena aktivitas mereka bersinggungan dengan isu kebersihan, keamanan dan dinamika sosial masyarakat sekitar. Hal serupa juga tampak di lingkungan Universitas Sumatera Utara, dimana interaksi antara civitas akademika dan pemulung berlangsung hampir setiap hari dan membentuk kontruksi makna tertentu mengenai kelompok pekerja sektor informal tersebut. Penelitian ini bertujuan menggambarkan persepsi civitas akademika FISIP USU terhadap keberadaan pemulung disekitar kampus serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pembentukan persepsi tersebut. Dengan metode kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan dan dokumentasi, menggunakan teknik purposive sampling melibatkan 10 informan yang terdiri dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, petugas keamanan, petugas kebersihan dan pemulung yang aktif bekerja di area sekitar kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi civitas akademika FISIP USU terbagi menjadi persepsi negatif yang dipengaruhi kekhawatiran mengenai kebersihan, estetika lingkungan, ketertiban dan adanya potensi gangguan keamanan dan persepsi positif yang didorong oleh kesadaran ekologis dan nilai kemanusiaan yang melihat pemulung sebagai pihak yang membantu mengurangi sampah serta mendukung proses daur ulang. Analisis lebih lanjut mengungkap bahwa persepsi terbentuk karena faktor internal seperti pengalaman pribadi civitas akademika, nilai moral dan empati, serta kondisi emosional, dan faktor eksternal seperti kondisi lingkungan fisik kampus, norma atau budaya kampus, adanya streotipe sosial, serta pola interaksi sehari-hari antara civitas akademika dan pemulung. Penelitian menyimpulkan bahwa keberadaan pemulung tidak hanya berkaitan dengan persoalan kebersihan, melainkan cerminan relasi sosial antara komunitas akademik dan kelompok pekerja informal. Rekomendasi diberikan dalam bentuk penguatan sistem pengelolaan sampah, peningkatan edukasi lingkungan, penguatan regulasi area publik kampus, serta pendekatan humanis yang tetap mempertimbangkan ketertiban dan keamanan.
Pendampingan Penyusunan Sistem Monitoring Pengadaan Sparepart sebagai Upaya Penguatan Pengendalian Internal Persediaan di PT Syindo Mulia Perkasa Irvana Patricia Chania; Nur Isra Laili; Ferdila Ferdila
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1020

Abstract

Persediaan merupakan salah satu aset yang memiliki peranan penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan. Pengelolaan persediaan yang baik memerlukan sistem pengendalian internal yang memadai agar ketersediaan barang dapat terjaga sesuai kebutuhan operasional. PT Syindo Mulia Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan, penyewaan, dan layanan perawatan mesin fotokopi yang bergantung pada ketersediaan sparepart dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan kegiatan magang, perusahaan telah menerapkan pencatatan persediaan dan batas minimum stok sebagai bentuk pengendalian internal. Namun, masih ditemukan kendala berupa waktu pengadaan beberapa jenis sparepart yang relatif lama sehingga berpotensi menyebabkan kekurangan stok sebelum barang diterima. Kondisi tersebut dapat menghambat kelancaran proses pelayanan apabila tidak dilakukan pemantauan terhadap proses pengadaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam penyusunan sistem monitoring pengadaan sparepart sebagai upaya penguatan pengendalian internal persediaan di PT Syindo Mulia Perkasa. Metode pelaksanaan meliputi observasi, identifikasi permasalahan, penyusunan sistem monitoring pengadaan sparepart, pendampingan penggunaan sistem monitoring, serta evaluasi. Luaran kegiatan berupa SOP Monitoring Pengadaan Sparepart, Form Monitoring Pengadaan Sparepart, dan panduan pengisian sebagai media pendukung dalam memantau proses pengadaan sparepart. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem monitoring yang disusun mampu membantu perusahaan mendokumentasikan proses pengadaan secara lebih terstruktur, mulai dari pengajuan hingga barang diterima. Dengan adanya sistem monitoring tersebut, proses pemantauan pengadaan menjadi lebih mudah sehingga dapat mendukung penguatan pengendalian internal persediaan serta meminimalkan risiko kekurangan stok akibat lamanya waktu pengadaan.
Pengelolaan Rekonsiliasi Faktur Menggunakan Finance Billing Management System (FBMS): Studi Pengalaman Kuliah Kerja Lapangan di BP Batam Yupita Sari; Andi Auliya Ramadhany; Hermaya Ompusunggu
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1024

Abstract

Keandalan laporan keuangan suatu instansi, termasuk instansi pengelola kawasan seperti BP Batam, sangat bergantung pada ketepatan pengelolaan piutang. Artikel ini mengulas pengalaman pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam, dengan penekanan pada kegiatan rekonsiliasi data faktur piutang antara berkas Microsoft Excel dan Finance Billing Management System (FBMS). Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga bulan, mencakup penginputan data faktur ke FBMS, pencocokan data dengan file Excel, verifikasi kesesuaian data piutang, sampai penyusunan laporan hasil rekonsiliasi. Pendekatan yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, partisipasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut selanjutnya dianalisis dengan mengacu pada kerangka pengendalian internal COSO. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa FBMS berkontribusi pada penyimpanan data faktur yang lebih terstruktur, sedangkan rekonsiliasi berperan sebagai aktivitas pengendalian yang dapat mengidentifikasi selisih nominal, duplikasi data, dan data yang belum diinput. Jika ditinjau dari kerangka COSO, unsur aktivitas pengendalian sudah tercermin dalam proses rekonsiliasi, meskipun unsur pemisahan tugas, komunikasi antarbagian, serta pemantauan tindak lanjut masih perlu diperkuat. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain inkonsistensi format data, keterlambatan input, dan belum adanya fitur pencocokan data otomatis. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini merekomendasikan standardisasi format data, peningkatan ketepatan waktu input, penegasan pemisahan tugas, serta pengembangan fitur pencocokan otomatis guna mendukung akurasi pencatatan piutang yang lebih baik.
Pemikiran Pendidikan Ibnu Khaldun tentang Proses Belajar dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Erlani Erlani; Sri Sukmawati; Ali Maulida
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1025

Abstract

Pemikiran Ibnu Khaldun dalam bidang pendidikan memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan konsep pembelajaran Islam, khususnya mengenai proses belajar yang berorientasi pada pembentukan kompetensi peserta didik secara bertahap dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun tentang proses belajar serta implikasinya bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari Al-Muqaddimah karya Ibnu Khaldun, sedangkan data sekunder berasal dari buku, artikel jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui reduksi data, kategorisasi, interpretasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses belajar menurut Ibnu Khaldun didasarkan pada prinsip tadarruj (bertahap), malakah (pembiasaan hingga terbentuk kompetensi), tikrar (pengulangan), kesiapan peserta didik, pembelajaran yang humanis, serta integrasi ilmu agama dan ilmu rasional. Penelitian ini menemukan bahwa prinsip-prinsip tersebut relevan dengan teori belajar modern, seperti konstruktivisme, experiential learning, dan competency-based learning, sehingga tetap kontekstual dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam abad ke-21. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis pemikiran Ibnu Khaldun dengan paradigma pendidikan Islam kontemporer melalui analisis komparatif terhadap penelitian sebelumnya. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, dan pendidikan karakter di lembaga pendidikan Islam.
Implementasi Penginputan Data BPHTB dan Pembuatan Kode Billing PPh pada Transaksi Jual Beli Notaris Lusi Aulia Putri Winarti; Maya Richmayati; Baru Harahap
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1032

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang administrasi kenotariatan dan perpajakan melalui keterlibatan langsung pada aktivitas pelayanan di Kantor Notaris Alamsyah Harahap, S.H., M.Kn. Kegiatan dilaksanakan pada 7 April hingga 7 Juli 2026 dengan mendukung pelaksanaan administrasi kantor secara langsung di bawah arahan pembimbing lapangan. Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi penginputan data Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui sistem Bapenda, pembuatan kode penagihan Pajak Penghasilan (PPh) melalui sistem Direktorat Jenderal Pajak (DJP), pembuatan invoice, penyusunan laporan bulanan, pemrosesan dokumen melalui Sistem Pengelolaan Pertanahan (LMS) BP Batam, serta berbagai kegiatan administrasi lainnya. Pelaksanaan kegiatan memberikan kontribusi dalam mendukung kelancaran pelayanan administrasi di kantor notaris sekaligus meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam pengelolaan dokumen, administrasi perpajakan, serta pemanfaatan sistem digital. Selain itu, kegiatan ini turut mengembangkan sikap profesional, seperti ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja. Melalui kegiatan pengabdian ini, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk mendukung pelayanan administrasi kepada masyarakat serta memperoleh pengalaman kerja yang bermanfaat sebagai bekal memasuki dunia professional.
Pendampingan Pelaksanaan Tugas Staf Administrasi dalam Mendukung Operasional Perusahaan pada CV. Kota Salju Ku Nazila Nazila; Ita Mustika; Andi Auliya Ramadhany
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1033

Abstract

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengamalan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi akademik dalam lingkungan kerja profesional. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi fungsi administrasi dalam mendukung efektivitas operasional pada CV. Kota Salju Ku sebagai perusahaan pengelola beberapa gerai Mixue di Kota Batam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi selama masa KKL. Analisis dilakukan terhadap pelaksanaan proses administrasi yang meliputi pengelolaan permintaan dan pemesanan bahan baku, verifikasi penerimaan barang, pencatatan transaksi penjualan dan pengeluaran kas, pengelolaan dokumen administrasi, rekonsiliasi data operasional, administrasi kehadiran karyawan, serta pelaksanaan stock opname. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi administrasi yang terstruktur berkontribusi terhadap peningkatan akurasi informasi, efisiensi proses operasional, ketepatan pengendalian persediaan, serta kelancaran penyusunan laporan administrasi perusahaan. Selain memberikan nilai tambah bagi efektivitas operasional perusahaan, pelaksanaan KKL juga meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penerapan administrasi bisnis, sistem informasi akuntansi, dan pengendalian internal sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa fungsi administrasi memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola operasional perusahaan franchise secara efektif dan berkelanjutan
Implementasi Kegiatan Administrasi pada Unit General Support PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Batam Madefys Dwi Saputri; Maya Richmayati; Khadijah Khadijah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1035

Abstract

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa melalui penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan di lingkungan profesional. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan administrasi pada Unit General Support PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Batam serta menganalisis penerapan prosedur administrasi dalam mendukung efektivitas operasional unit kerja. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, partisipasi aktif dalam kegiatan kerja, wawancara dengan pembimbing lapangan, serta studi dokumentasi selama pelaksanaan KKL. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa Unit General Support memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan melalui pengelolaan administrasi yang sistematis, meliputi penyusunan dan pengarsipan dokumen restrukturisasi kredit, pengelolaan dokumen kebutuhan lelang, penginputan data Capital Expenditure (Capex), serta pencatatan stok opname alat tulis kantor menggunakan Microsoft Excel. Kegiatan tersebut meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya ketelitian, kedisiplinan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi perbankan. Selain itu, pelaksanaan KKL turut mengembangkan kompetensi teknis dan nonteknis mahasiswa sehingga mampu beradaptasi dengan budaya kerja profesional serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Pendampingan Penyusunan Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan melalui Aplikasi Coretax DJP dalam Meningkatkan Kepatuhan Administrasi Perpajakan Klien HS Consultanst Sri Rahmawati; Ferdila Ferdila; Khadijah Khadijah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1038

Abstract

Transisi menuju administrasi perpajakan digital menuntut wajib pajak untuk memahami prosedur penyusunan bukti potong Pajak Penghasilan (PPh) secara akurat dan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Namun, beberapa klien HS Consultant menghadapi kendala administratif, seperti dokumen pendukung yang tidak lengkap, kesalahan input data pajak, serta kurangnya pemahaman mengenai aplikasi Coretax DJP. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan administrasi perpajakan melalui pendampingan langsung dalam penyusunan bukti potong PPh menggunakan Coretax DJP dan e-SPT. Program ini dilaksanakan pada 17 April hingga 17 Juli 2026 di HS Consultant, Batam, dengan melibatkan 20 klien. Metode pelaksanaan mencakup verifikasi dokumen, pendampingan praktik, simulasi terpandu, perbaikan kesalahan administratif, dan pemantauan kegiatan melalui buku catatan (*logbook*). Pendampingan difokuskan pada PPh Pasal 22, Pasal 4 Ayat (2), dan Pasal 23. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dalam menyusun bukti potong pajak, peningkatan akurasi administrasi perpajakan, serta keberhasilan perbaikan kesalahan administratif sebelumnya. Program ini menyimpulkan bahwa pendampingan terstruktur secara efektif memperkuat kepatuhan administrasi perpajakan sekaligus mendukung penerapan sistem administrasi perpajakan digital di Indonesia. Kata kunci: pengabdian masyarakat, kepatuhan administrasi perpajakan, Coretax DJP, bukti potong pajak, perpajakan digital.