cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 221 Documents
Teknologi Penangkapan Ikan Dan Pemasaran Digital Pada Kelompok Kesiputeh Kelurahan Mangkoso Kecamatan Soppengriaja Kabupaten Barru: Fishing Technology and Digital Marketing in the Kesiputeh Group, Mangkoso Village Soppengriaja Subdistrict, Barru Regency Sahabuddin, Sahabuddin; Yushra, Yushra; Selao, Ahmad; Malik, Andi Adam
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.350

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan nelayan dalam memanfaatkan teknologi penangkapan ikan dan pemasaran digital. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok nelayan Kessiputeh meliputi kurangnya penggunaan alat bantu penangkapan ikan dan strategi pemasaran yang masih konvensional (langsung dijual di laut). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat bantu seperti GPS Fish Finder, Sky Drone, Underwater Drone, Fish Track, DO Meter, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa melalui program MBKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pendapatan nelayan sebesar 30-40%, peningkatan efisiensi operasional sebesar 15-20%. Pengurangan biaya operasional jangka panjang, serta menurunnya risiko kecelakaan laut. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian nelayan dan menjadi langkah awal menuju mitra binaan kampus secara berkelanjutan
Implementasi Gerakan GEMPAS (Gemar Pangan Aman, bergizi dan Sehat) di Sekolah Dasar: Implementation of the GEMPAS (Safe, Nutritious, and Healthy Food Enthusiast Movement) Program in Elementary Schools Najamuddin, Ulfah; Trisasmita, Laksmi; Ibnu, Indra Fajarwati; Lestari, Dhini Rezky; Syiami, St Fadliah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.353

Abstract

Gerakan GEMPAS bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah melalui pendekatan gamifikasi. Dengan melibatkan siswa, guru, dan orang tua siswa, program ini menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk mendorong kebiasaan makan sehat. Orang tua siswa diberikan pelatihan untuk menyajikan makanan bergizi di rumah, sementara guru dibekali pengetahuan untuk mengintegrasikan materi gizi ke dalam pembelajaran. Selain itu program ini juga mencakup ppengadaan kebun sekolah, agar siswa dapat belajar langsung mengenai sayuran dan buah-buahan melalui kebun sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa mengenai gizi dan antusiasme orang tua siswa dan guru dalam mendukung program ini. Dengan demikian, program ini berhasil menciptakan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan status gizi anak Dapat disimpulkan bahwa program GEMPAS meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga sekolah terhadap pentingnya upaya perbaikan gizi pada anak sekolah dan meningkatkan kapasitas sekolah untuk pelaksanaan berkelanjutan.
Peningkatan Ketepatan Jenis, Porsi Dan Tekstur Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Melalui Konseling dan Penyuluhan Gizi: Improving the Accuracy of Type, Portion and Texture of Complementary Breastfeeding (MPASI) Through Nutrition Education and Counseling Masitah, Ravi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.388

Abstract

Makanan pendamping ASI (MPASI) sangat penting untuk pemenuhan kebutuhan gizi anak. Praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat dapat mencegah anak mengalami malnutrisi. Ibu harus memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku gizi yang baik untuk menerapkan praktik pemberian makan pada anak. Pendidikan gizi berupa konseling dan penyuluhan adalah upaya yang tepat untuk memperbaiki kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian dilakukan di Dusun 6 Sungai Pinang Kabupaten Banyuasin pada 30 ibu yang memiliki anak usia 6-11 bulan. Pelaksanaan kegiatan selama 2 bulan yaitu November-Desember 2023. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. Metode pendidikan gizi yang digunakan adalah konseling dan penyuluhan. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui ketepatan pemberian makan adalah kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Mc Nemar. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan ketepatan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) pada ibu sebelum dan setelah pemberian intervensi dengan p value 0,000. Pendidikan gizi berupa konseling dan penyuluhan dapat memperbaiki praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) baik dari jenis, porsi dan tekstur makanan.
Edukasi Peduli Gula Garam Lemak Sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Banten Girang: Education on Sugar, Salt, and Fat Intake for Hypertension Prevention Among the Elderly in the Banten Girang Primary Health Center Working Area Amaliah, Lili; Salsabila, Nur; Pratiwi, Zusrini Dika
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.415

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada lansia, yang sering kali berdampak pada kualitas hidup dan penurunan produktivitas, seperti yang dibuktikan pada kasus hipertensi. Hipertensi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah melebihi batas normal, dengan tekanan sistolik ≥140 mmHg dan tekanan diastolik ≥90 mmHg. Sebanyak 198 kasus hipertensi teridentifikasi selama program skrining hipertensi yang dilakukan di Posbindu dari bulan Juni hingga Agustus 2024. Hal ini menunjukkan tingginya prevalensi kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Banten Girang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan pada kelompok lansia dan menurunkan prevalensi hipertensi pada lansia. Program “Peduli Gula Garam Lemak” merupakan kegiatan edukasi gizi untuk mengurangi konsumsi gula, garam dan minyak pada lansia, sehingga dapat mengurangi dampak buruk dari hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 25 September 2025 di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Sasaran kegiatan ini yaitu masyarakat lanjut usia yang berusia di atas 60 tahun, dengan tingkat partisipasi sebanyak 20 orang. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemberian kuesioner pre-test, kemudian dilanjutkan dengan konseling gizi dengan media leaflet. Kegiatan terakhir adalah pengisian kuesioner post-test. Nilai rata-rata pre-tes untuk populasi lansia sebelum intervensi adalah 3,8. Setelah pemberian edukasi konseling gizi, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 6,45. Dari hasil kegiatan ini, saran yang penulis berikan pada lansia yaitu memahami pentingnya informasi gula, garam, dan lemak; pemeriksaan kesehatan secara berkala; menjaga pola makan dengan gizi seimbang; dan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan minimal 10 menit per hari
Peningkatan Literasi Maritim Melalui Virtual Tour di SMKN 2 Bangkalan: Studi Terhadap Minat dan Familiaritas Teknologi Interaksi Siswa: Enhancement of Maritime Literacy Through Virtual Tours at SMKN 2 Bangkalan: A Study of Student Interest and Familiarity with Interactive Technology. Syafiuddin, Syafiuddin; Fikry, Izzul; Arfiana Dewi; Karamina, Ponti Almas; Putra, Gusma Hamdana; Arianto, Pratama Yuli
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.417

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan video 360 sebagai bentuk virtual tour galangan. Bertujuan untuk meningkatkan literasi maritim sekaligus memperkenalkan teknologi virtual tour. Mitra kegiatan adalah SMK Negeri 2 Bangkalan dengan 27 peserta. Metode yang digunakan meliputi presentasi, video 360 galangan, praktik langsung pembuatan video 360. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, yaitu terkait peningkatan literasi maritim dan ketertarikan tentang video 360. Tingkat pemahaman maritim peserta menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata skor yang naik dari 4,68 pada pretest menjadi 6,54 pada posttest dari total skor maksimal 10 atau naik sekitar 39.7%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman virtual tour berkontribusi positif terhadap pemahaman siswa mengenai isu dan pengetahuan kemaritiman. Sedangkan ketertarikan terhadap teknologi virtual tour meningkat sebanyak 15 siswa, di lain sisi, dimana saat pre-test sebanyak 10 siswa dan 25 siswa saat post-test. ketertarikan membuat video 360 sebelum pengabdian sebanyak 8 siswa dan meningkat sebanyak 13 siswa menjadi 21 siswa setelah dilakukan pengabdian. Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman maritim peserta serta meningkatkan ketertarikan peserta pada teknologi virtual tour melalui video 360 derajat dilihat dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 pada kedua instrument.
Pengecekan Kebugaran Jasmani Pegawai di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: Physical Fitness Assessment of Employees at Sultan Ageng Tirtayasa University Dhani, Danang Prama; Diana, Wulan Azva; Ramadan, Dikdik Najmu; Triprayogo, Rian; Zubaida, Ida
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.423

Abstract

Aktivitas dalam bekerja seringkali membuat individu terjebak dalam siklus pekerjaan yang intensif  yang menyebabkan pola makan tidak sehat dan tidak seimbang, serta rendahnya partisipasi individu dalam melakukan olahraga. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebugaran jasmani  untuk mendukung produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan individu serta sebagai pencegahan dalam mengurangi resiko masalah kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat. Pelaksanaan tes kebugaran menggunakan metode rockport yang dibagi terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan berlangsung. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada civitas Sultan Ageng Tirtayasa yaitu dengan melakukan pengecekan kebugaran jasmani ini terdapat 28 % termasuk dalam kategori sangat baik, 6% termasuk dalam kategori baik, 19 termasuk dalam kategori cukup, 7% termasuk dalam kategori kurang dan sebagian besar  41% termasuk dalam kategori sangat kurang. Diharapkan dari kegiatan ini bisa dijadikan sebagai kegiatan pengecekan kebugaran jasmani secara rutin agar civitas akademika lingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dapat memantau kondisi fisiknya secara berlaka
Peningkatan Keterampilan Kader melalui Pendampingan Deteksi Dini dan Edukasi Gizi untuk Kesehatan Ibu Hamil di Desa Kabasiran, Kabupaten Bogor: Improving Cadre Skills through Early Detection Assistance and Nutrition Education for Maternal Health in Kabasiran Village, Bogor Regency Harna, Harna; Asmirajanti, Mira; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.430

Abstract

Ibu hamil rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan seperti anemia, hipertensi dalam kehamilan, diabetes gestasional, morning sickness, kekurangan energi kronis (KEK), dan infeksi saluran kemih. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi-kondisi tersebut dapat berkembang menjadi komplikasi serius selama masa kehamilan dan persalinan. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat upaya pencegahan melalui identifikasi dini dan penanganan faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kader dalam melakukan deteksi dini faktor risiko kehamilan, pemantauan kesehatan ibu hamil secara berkala, dan edukasi tentang perawatan kehamilan yang tepat. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus-September 2024 di tiga posyandu di Desa kabasiran dengan melibatkan 26 kader posyandu yang dipilih berdasarkan rekomendasi puskesmas dan tokoh masyarakat. Program ini terdiri dari empat tahap: persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan untuk keterampilan kader posyandu, khususnya dalam hal pengukuran tekanan darah dan antropometri (p<0.05), dengan rata-rata skor sebelum kegiatan 47.7% menjadi 77.6% setelah kegiatan. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari pendekatan yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan. Kader yang berasal dari masyarakat setempat terbukti lebih efektif dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil karena memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi sosial-budaya lokal.
Transformasi Sikap Gizi Ibu Hamil melalui Emo-Demo untuk Pencegahan Kurang Energi Kronik (KEK) dan Stunting: Transformation of Pregnant Women’s Nutritional Attitudes Through Emo-Demo for the Prevention of Chronic Energy Deficiency and Stunting Purwaningtyas, Desiani Rizki
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.431

Abstract

Prevalensi Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dan stunting pada anak di Indonesia masih menjadi masalah gizi utama yang saling berkaitan. KEK berkontribusi terhadap risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan pertumbuhan janin yang terhambat. Intervensi perilaku melalui pendekatan emosional dinilai efektif dalam mengubah sikap gizi ibu hamil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi sikap gizi ibu hamil melalui metode emo demo (emotional demonstration) sebagai upaya pencegahan KEK dan stunting. Program dilaksanakan di Desa Cikopomayak, Jasinga, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 14 ibu hamil sebagai peserta. Intervensi dilakukan dalam tiga sesi emo demo yang melibatkan media visual dan partisipatif, yaitu: 1) emo demo isi piring bagi ibu hamil, 2) emo demo dampak kurang karbohidrat dan protein terhadap KEK, serta 3) dampak kurang karbohidrat dan protein terhadap tumbuh kembang janin. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sikap serta wawancara mendalam. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan sikap gizi positif peserta dari 0% menjadi 77,8% pasca mengikuti emo demo. Secara kualitatif respon emosional ibu juga menunjukkan peningkatan kesadaran dan niat untuk memperbaiki pola makan selama kehamilan. Temuan ini memperkuat efektivitas pendekatan emo demo dalam menyampaikan pesan gizi secara lebih bermakna dan berdampak terhadap perubahan sikap. Program ini direkomendasikan sebagai metode edukasi gizi alternatif yang dapat diadopsi dalam kegiatan posyandu atau intervensi gizi lainnya.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Interaktif di SMAN 5 Banjarbaru: Improving Adolescent Reproductive Health Knowledge Through Interactive Education at SMAN 5 Banjarbaru Rahma, Amelia; Rahman, Fauzie; Arifin, Syamsul; Anggraini, Lia; Minasari, Minasari; Raisya, Raisya; Seambaga, Alvian Aditya; Shafarina, Helmaria; Adila, Nor Azizah; Cahyani, Sulis
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.432

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja adalah isu penting karena masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, sosial, dan psikologis. Pada fase ini, remaja mulai mencari informasi seputar kesehatan reproduksi, namun sering kali terpapar informasi yang tidak akurat. Oleh karena itu, edukasi yang tepat sangat diperlukan untuk mencegah masalah seperti kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan gangguan psikologis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengevaluasi dampak penyuluhan kesehatan reproduksi di SMAN 5 Banjarbaru dan meningkatkan pemahaman siswa. Program dilaksanakan pada 22 Mei 2024 untuk 29 siswa kelas X-3, menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, serta presentasi multimedia seperti ppt, poster, dan video animasi. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa. Hasil evaluasi menunjukkan 62% peserta mengalami peningkatan pengetahuan, dengan rata-rata skor naik dari 73,79 menjadi 82,75. Data pre-test dan post-test dianalisis menggunakan SPSS. Uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan dengan uji nonparametrik Wilcoxon untuk menguji perbedaan nilai secara signifikan dan didapatkan p < 0,001 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pre-test dan post-test. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukatif yang terstruktur dapat meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi, serta pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mendukung kesehatan jangka panjang
Pelatihan Pengukuran Antropometri dan Edukasi Porsi Gizi Seimbang pada Kader Posyandu di Desa Lokus Stunting Sumbang Kabupaten Banyumas: Training on Anthropometric Measurement and Education on Balanced Nutrition Portions for Posyandu Cadres in a Stunting Locus Village in Sumbang, Banyumas Regency Prasetyo, Teguh Jati; Sulistyaning, Afina Rachma; Widiyawati, Ida; Khoiriani, Izzati Nur
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.436

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang terjadi akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan besar terkait prevalensi stunting, yang memiliki dampak serius pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam pengukuran antropometri dan porsi gizi seimbang di desa lokus stunting Sumbang, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Pelatihan antropometri yang diberikan berupa prinsip-prinsip pengukuran berat badan dan tinggi badan. Sementara, edukasi gizi seimbang yang diberikan adalah pengaturan porsi makan dalam satu piring dan komposisinya. Edukasi dan pelatihan kepada kader posyandu ini menjadi salah satu bagian kegiatan dari program Pengabdian Masyarakat Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kemendikbudristek. Kegiatan FGD menghasilkan daftar pangan protein hewani yang biasa dikonsumsi oleh Masyarakat sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam penyusunan kegiatan edukasi. Kegiatan pengabdian yang dilakukan mampu memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman kader posyandu tentang antropometri dan porsi gizi seimbang. Kader diharapkan mampu untuk memberikan edukasi kepada para ibu balita secara mandiri tentang porsi gizi seimbang.