cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 221 Documents
Pengenalan Mengenai Manfaat Kombucha Bunga Telang Secara Nyata Sebagai Bahan Aktif Sediaan Kosmetik Dan Produk Bioteknologi Farmasi Ramah Lingkungan Kepada Siswa Siswi KIR Biologi SMAN 5 Cilegon Rezaldi, Firman; Sathi, Sathi Fatchani; Ragil, Ragil Widyaningsih; Farida, Farida Kustyarini; Iin, Iin Hasan Ginanjar; Surya, Meylissa Servita
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.248

Abstract

Bahan alam merupakan senyawa bioaktif yang dihasilkan secara natural untuk dikembangkan baik sebagai terapeutik, maupun bahan baku kosmetik. Sejauh ini kombucha bunga telang telah banyak dikembangkan sebagai minuman probiotik, bahan aktif obat seperti obat kumur, bahan aktif kosmetik seperti sabun mandi, sabun mandi batang, sabun cuci tangan, sabun cuci piring, sampo, sampo gel, serta hand sanitizer,spray natural dalam menghambat pertumbuhan mikroba patogen dari tanaman komoditas hortikultura. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan secara detail mengenai potensi kombucha bunga telang sebagai bahan aktif obat maupun kosmetik secara nyata kepada siswa siswi SMAN 5 Cilegon yang terlibat dalam karya ilmiah remaja biologi sebagai salah satu agenda rutin pengabdian satu smester dan membuka peluang untuk melombakan karya ilmiah berbasis penelitian secara nasional. Metode penyampaian ini dilakukan dengan ceramah yaitu pemaparan materi, dan kuisioner. Hasil kuisioner telah membuktikan bahwa murid yang mengikuti KIR Biologi di SMAN 5 Cilegon sangat antusias dalam meningkatkan wawasan yaitu mengenai manfaat kombucha bunga telang sebagai minuman probiotik dalam meningkatkan sistem imun telah dicapai sebesar 60%, kandungan fitokimia pada kombucha bunga telang telah dicapai sebesar 70%, potensi kombucha bunga telang sebagai bahan aktif obat maupun kosmetik telah dicapai 80%, potensi kombucha bunga telang sebagai peningkat ekonomi telah dicapai sebesar 85%, dan standarisasi kombucha bunga telang sebagai bahan aktif obat maupun kosmetik dalam jangka panjang telah dicapai sebesar 90%.
Penyuluhan MARKIMBANG (Mari Biasakan Anak Makan Dengan Gizi Seimbang) Pada Balita di UPTD Puskesmas Curug Kota Serang Alfina Damayanti; Koerniawati, Ratu Diah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.251

Abstract

Masa balita merupakan masa dimana manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga disebut sebagai masa golden age. Pada masa ini, kemampuan berpikir, berbicara, dan kemampuan motorik serta panca indra anak semakin berkembang. Status gizi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi perkembangan anak. Asupan makanan yang bergizi dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal. Kurangnya pengetahuan ibu terkait makanan dan gizi dapat berdampak pada asupan makan balita. Rata-rata ibu-ibu yang memiliki balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Curug memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Pendidikan yang rendah akan berpengaruh terhadap pola asuh yang tidak memperhatikan aspek kesehatan dan gizi dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan kegiatan penyuluhan gizi kepada ibu balita. Penyuluhan Gizi dilakukan di posyandu kemuning 1 kecamatan Curug Manis Kota Serang yang diawali dengan observasi dan assessment gizi kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan yang terdiri dari pre-test, pemberian materi dan post-test. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui permasalahan gizi yang terjadi pada balita usia 2-5 tahun dan memberikan penyuluhan sebagai bentuk penyuluhan gizi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang gizi kepada ibu balita yang diberi nama MARKIMBANG (Mari Biasakan Anak Makan dengan Gizi Seimbang) menggunakan media lembar balik. Penyuluhan mendapatkan respon yang baik dan berjalan dengan lancar, pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik yang dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang masalah gizi balita dan faktor penyebabnya, serta gizi seimbang untuk balita.
Pendataan Masyarakat Miskin Ekstrim Melalui Program Padat Karya di Wilayah Irigasi Kecamatan Toili Barat dan Moilong Kabupaten Banggai Rosdian, Rosdian; Maddusila, Sitti Fatimah; Yunus, Nursiah Moh.; Adfiyanti, Adfiyanti
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.253

Abstract

Kemiskinan ekstrim adalah ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, sanitasi layak, kesehatan,tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi dan layanan sosial. Program padat karya untuk masyarakat miskin ekstrim melibatkan mayarakat langung diawali dengan menyiapan data masyarakat miskin ekstrim, identifikasi pekerjaan, penyusunan rencana kegiatan, perhitungan komponen tenaga kerja. Pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan meliputi Pengenalan Aplikasi PADUNGKU untuk mendata warga meliputi: Pendataan data diri Masyarakat miskin ekstrim pada kegiatan Padat Karya, Pendataan Masyarakat tentang Jenis Pekerjaan, Pendataan Masyarakat tentang Jenis Pendidikan, Pendataan Masyarakat tentang Jenis Rumah dan Pendataan Masyarakat tentang Jenis Bantuan. Salah satu tujuan dari pendataan ini diharapkan dapat membantu menegetahui warga miskin ekstrim agar nantinya dilibatkan dalam program padat karya agar dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di daerah irigasi Kec. Toili Barat dan daerah irigasi Kec. Moilong Melalui kegiatan pengabdian ini, tim berhasil menyelesaikan pendataan dengan baik dengan prosentase 100%. Harapannya kegiatan pengabdian Masyarakat ini dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi seluruh Masyarakat Aliran Irigasi Kec. Toili Barat dan masyarakat Aliran Irigasi Kec.Moilong Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah yakni dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrim
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) Menuju Desa Mandiri Di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parimo Arief, Muhammad; Adrianton, Adrianton; Sakung, Jamaludin M.; Bidin, Cici Rianty K.
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.254

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong dan memfasilitasi masyarakat desa khususnya Desa Kayuboko untuk mewujudkan desa mandiri melalui penguatan usaha-usaha ekonomi warga desa. Pelaksanaan pengabdian mandiri ini yang difasilitasi oleh pengabdi dilaksanakan selama bulan Februari 2024. Adapun tempat pelaksanaannya di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong. Program kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 4 kali dalam kurun waktu 1 bulan lamanya. Hasil yaitu peningkatan pendapatan ibu-ibu rumah tangga. Program kerja ini berjalan dengan baik dengan sosialisasi bersama masyarakat. Dalam proses pembuatan produk usaha ibu-ibu rumah tangga ini juga kami berpartisipasi dalam pembuatan produk usaha ini bersama. Pemberdayaan peningkatan manfaat limbah kelapa (lidi, sabuk, dll) memiliki value added yaitu program kerja ini berjalan dengan baik atas bantuan anak risma. Dalam proses pembuatan lidi dari daun kelapa sedangkan asbak, sendok dari batok kelapa. Hasil kerajinan tangan ini kami meletakkannya di kantor desa. Pemanfaatan Lahan Kosong Penanaman Toga Program kerja ini masih memiliki kendala yaitu seringkali memerlukan pemeliharaan khusus, lahan yang terbatas dan kendala kebutuhan bibit. Tim pengabdi berharap kepada masyarakat di Desa Kayuboko untuk lebih bisa berbaur dan aktif dengan pengabdian selanjutnya agar program kerja mereka bisa terlaksanakan dengan baik
Edukasi dan Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal (Daun Kelor) Pada Balita Stunting di Desa Lipukasi: Education and Provision of Supplementary Food Made from Local Food (Moringa Leaves) for Stunted Toddlers in Lipukasi Village Abbas, Dewi Srinita; Mudiah, Najmah; Nursyelah, Nursyelah; Putri, Anggi Maharani Syah; Aprilya, Diva; R, Marwah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.304

Abstract

Daun kelor merupakan tanaman tropis yang mudah didapatkan di Desa Lipukasi, kecamatan Tanete Rilau. Stunting merupakan masalah yang signifikan di daerah pendesaan, masalah yang menganggu pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang yang berpotensi mengganggu kemampuan belajar dan meningkatkan risiko penyakit kronis. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi masyarakat Desa Lipukasi, Kabupaten Barru, mengenai pemanfaatan pangan lokal, khususnya daun kelor, sebagai makanan tambahan untuk meningkatkan asupan gizi balita stunting. Kegiatan ini melibatkan ibu balita, kader posyandu dan anak stunting berjumlah 30 orang sebagai peserta. dengan metode yang mencakup edukasi PMT melalui PPT, serta distribusi PMT puding kelor oleh tim pengabmas (Tim pengabdian masyarakat) dan juga berperan sebagai fasilitator, dengan dukungan dari TP-PKK Desa Lipukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang daun kelor serta memperbaiki status gizi balita. Kegiatan ini juga memperkuat literasi kesehatan di kalangan peserta, yang dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting jangka panjang. Kesimpulannya, intervensi multifaset yang menggabungkan edukasi kesehatan dan suplementasi gizi sangat penting dalam pencegahan stunting pada balita, dan perlu diterapkan secara lebih luas di lingkungan masyarakat lain untuk mencapai dampak yang lebih signifikan.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Penjamah Minuman Kekinian tentang Keamanan Pangan di Kecamatan Mamuju Wilayah Kerja Puskesmas Binanga: Improving Knowledge and Skills of Contemporary Beverage Handlers on Food Safety in Mamuju District, Binanga Health Center Working Area Islam, Fahrul; Ahmad, Haeranah; Nurbaya, Nurbaya
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.307

Abstract

Kecamatan Mamuju sebagai Pusat Perdagangan di Kabupaten Mamuju menjadi daya tarik tersendiri bagi pedagang termasuk pedagang minuman kekinian. Menjamurnya gerai minuman kekinian masih belum dibarengi dengan pengetahuan keamanan pangan yang memadai dari produsen. Masih banyak dijumpai yang belum menerapkan prinsip-prinsip dasar keamanan pangan diantaranya adalah penggunaan bahan pangan yang tidak aman dan masih kurangnya penerapan hygiene dan sanitasi. Minuman kekinian yang beredar di Kecamatan Mamuju mengandung angka lempeng total bakteri yang tidak memenuhi syarat yaitu dengan rata-rata 20,33 x 103 CFU/m3. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: meningkatkan pengetahuan sasaran mitra tentang keamanan pangan melalui praktik hygiene sanitasi pengelolaan makanan dan minuman. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu penjamah minuman kekinian yang ada di Kecamatan Mamuju sebanyak 15 orang. Metode pengabdian yang digunakan adalah Ceramah Tanya Jawab dan Demonstrasi. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dengan edukasi tentang Standar Sertifikat Laik Hygiene dan Label pengawasan, kemudian dilanjutkan dengan edukasi tentang hygiene sanitasi pengelolaan minuman kekinian dan yang terakhir adalah edukasi dan pelatihan tentang personal hygiene. Peserta sangat bersemangat mengikuti kegiatan yang ditandai dengan kehadiran peserta tepat waktu dan keaktifan dalam memberikan pertanyaan. Setelah dilakukan edukasi, Semua peserta pengabdian mengetahui prosedur mengurus nomor izin berusaha (NIB) secara online dan mengetahui persyaratan pengurusan sertifikat label pengawasan. Rata-rata pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi lebih besar (89) dibandingkan rata-rata pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi (75,53). Semua Peserta Pengabdian mampu melakukan praktik 5 langkah cuci tangan yang baik dan benar. Target jangka Panjang dari kegiatan pengabdian ini adalah semua gerai minuman kekinian yang berada di Kecamatan Mamuju memiliki izin usaha yang dibuktikan dengan NIB dan mendapatkan sertifikat label pembinaan dari Puskesmas Binanga sehingga diharapkan penyakit yang disebabkan oleh mengkonsumsi minuman kekinian yang tidak higienis dapat dicegah
Pelatihan Kader Posyandu dalam Pembuatan Makanan Pendamping ASI dengan Pemanfaatan Pangan Lokal di Kabupaten Mamuju : Integrated Health Service Post (Posyandu) Cadres Training in Making Complementary Breast Milk Foods by Utilizing Local Food in Mamuju Regency Arief, Erdiawati; Yudianti, Yudianti; Hapzah, Hapzah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.328

Abstract

Masih rendahnya tingkat pemberian MP ASI yang berkualitas baik dari segi jumlah, jenis dan frekuensinya menyebabkan masih tingginya masalah gizi pada anak balita. Kader posyandu sebagai ujung tombak kegiatan pemerataan upaya Kesehatan kepada ibu balita, maka dipandang perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader untuk memaksimalkan upaya pemerataan program kesehatan. Begitupula dengan peran ibu dan keluarga balita sangat besar dalam upaya mewujudkan status gizi anak yang optimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader posyandu, ibu balita dan keluarga balita sebagai pendamping balita tentang ketepatan pemberian MP-ASI dengan pemanfaatan pangan lokal guna menanggulangi masalah gizi kurang dan buruk termasuk stunting pada balita. Diharapkan melalui pelatihan MP-ASI lokal yang terdiri atas beberapa tahap kegiatdan yaitu sosialisasi tentang MP ASI lokal, demo berbagai Resep MP-ASI berbahan dasar pangan local dan praktik pembuatan MP ASI lokal mandiri akan bisa meningkatkan peran serta para kader dan memaksimalkan peran ibu dan para keluarga balita dalam memenuhi pemberian MP ASI yang tepat kepada anak balita. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test. Hasil evaluasi dari pre dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata rata pengetahuan ibu yaitu dari 63,67 sebelum penyuluhan menjadi 92,05 setelah penyuluhan. Diharapkan petugas kesehatan dan desa senantiasa memberikan dukungan kepada para kader agar dapat secara terus menerus dapat membuat MP ASI lokal di samping terus berupaya tetap memberikan informasi gizi kepada ibu dan keluarga balita agar mereka tetap berupaya mempertahankan ataupun meningkatkan status gizi anak balita melalui pemberian MP ASI yang tepat.
Nutrition Education and Dietary Consultation for Heart Disease Management in the Elderly in Gubeng District, Surabaya Hafid, Fahmi; Rusyadi, Luthfi; Nur Kholifah, Siti; Sumasto, Hery; Taufiqurrahman, Taufiqurrahman; Soesanti, Inne; Intiyati, Ani; Shofiya, Dian; Hatijah, Nur; Marina Pengge, Nuning; Mujayanto, Mujayanto; Faisal Nugroho, Riezky; Hindaryani, Nurul; Saputri, Khristine; Eka Ratnasari, Devi; Halimah, Husnul; Sariman, Sarina
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.330

Abstract

Heart disease is the leading cause of death in the elderly, mainly due to unhealthy diets and metabolic risk factors such as hypertension and diabetes. This nutrition education and dietary consultation program aims to increase the understanding and change of behavior of the elderly in implementing a healthy diet to prevent heart disease. The activity was held for one month in Gubeng District, Surabaya, involving 125 seniors, lecturers, and students. Intervention methods include interactive education, simulations, and personalized nutrition consultations. The evaluation results showed a significant increase in knowledge scores, changes in positive attitudes, and adoption of a healthier diet based on statistical analysis of the Paired t-Test and Wilcoxon Test (p < 0.05). Knowledge Improvement: The average knowledge score increased from 65.2 ± 10.1 to 82.7 ± 8.5, reflecting an increase of 26.9% (p < 0.05). Improved Attitudes: 85% of participants switched to a more positive outlook on adopting a heart-healthy diet, with the Likert scale rating increasing from 3.2 ± 0.8 to 4.5 ± 0.6 (p < 0.05).  This program effectively improves dietary knowledge, attitudes, and behaviors among the elderly in Gubeng Regency. The sustainability of the program is advised through technology-based education and family involvement to improve the quality of life of the elderly sustainably.  
Skrining dan Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Tidak Menular pada Pedagang di Pasar Inpres Kota Palu: Screening and Health Education on Non-Communicable Diseases among Traders at Inpres Market, Palu City Syahadat, Dilla Srikandi; Buchair, Nur Hikmah; Sari, Nur Fadhilah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.339

Abstract

Skrining Penyakit Tidak Menular bertujuan untuk mencegah penyakit sedini mungkin sebagai pengendalian faktor risiko PTM, hasil dari pengabdian ini juga diharapkan agar seluruh lapisan masyarakat termasuk para pedagang di pasar tradisional, di pasar Inpres khususnya dapat meningkatan kesadaran dan kepedulian untuk mengendalikan penyakit tidak menular secara mandiri dan berkesinambungan sehingga dapat dilakukan pengobatan segera. Metode pelaksanaan Pengabdian dilakukan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah pada masyarakat, serta konseling pribadi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 31,4% responden mengalami hipertensi, dan 5 responden (9,8%) terdiagnosis hiperglikemia. Masyarakat pedagang yang terdiagnosis hipertensi atau diabetes mellitus (DM) selanjutnya diberikan penyampaian untuk melakukan pemeriksaan dan terapi dari Puskesmas Kamonji. Hasil kegiatan ini diharapkan ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan di wilayah tersebut
Menu Sehat untuk Masa Depan: Edukasi Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas Remaja di Era Modern: Healthy Menu for the Future: Balanced Nutrition Education to Prevent Adolescent Obesity in the Modern Era Rahman, Fauzie; Navijay, Ahmad; Nuralpisah, Nuralpisah; Sepdavayatie, Chossy; Azzahra, Fatimah; Fitriyani, Fitriyani; Fitriani, Nur Nadya; Anjani, Ratna; Arifin, Syamsul; Wati, Ratna Mulia; Biworo, Agung
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.343

Abstract

Masalah kesehatan pada anak-anak tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi juga dengan kelebihan gizi yang mengarah pada obesitas, sehingga menciptakan fenomena double burden. Tingginya risiko gangguan gizi yang dapat dialami remaja mendorong pemerintah untuk menerapkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang sebagai panduan dalam menjalani gaya hidup sehat. Obesitas pada remaja yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental mereka di masa dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang guna mencegah terjadinya obesitas. Kegiatan dilaksanakan di SMK Telkom Banjarbaru, dengan sasaran siswa/i kelas XI yang terdiri dari 29 peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dengan dukungan media PowerPoint dan poster edukasi. Materi edukasi terkait gizi seimbang, dan pencegahan obesitas. Analisis data sebelum dan setelah kegiatan menggunakan uji T berpasangan menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi seimbang dan obesitas. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berhasil dalam meningkatkan kesadaran siswa/i mengenai pentingnya gizi seimbang.