cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285755359670
Journal Mail Official
jpmb@bhinnekapublishing.com
Editorial Address
Jalan Mergan Lori No. 60 RT 11 RW 06 Tanjungrejo Sukun Malang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
Published by Bhinneka Publishing
ISSN : -     EISSN : 29633753     DOI : 10.58266
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka (JPMB) published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 665 Documents
Penerapan Pijat pada Bayi untuk Menstimulasi Motorik Kasar dan Halus di Desa Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow Mokodompit, Hafsia K N; Mokodompit, Ghea O S; Bango, Amelia P; Binol, Cindi R; Bilangan, Siti M
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.838

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan Pijat Pada Bayi Untuk Menstimulasi Motorik Kasar Dan Halus Di Desa Lolayan Kabupaten BolaangMongondow. Pijat bayi dapat memberikan stimulasi perkembangan motorik kasar bayi, yaitu bagian dari aktifitas motorik yang melibatkan ketrampilan otot-otot besar atau kasar. Kemampuan menggunakan otot-otot besar bagi bayi merupakan kemampuan gerak dasar. Masa depan suatu bangsa tergantung pada keberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tahun-tahun pertama kehidupan, terutama periode sejak janin dalam kandungan sampai anak berusia 2 tahun merupakan periode yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Usia 5 bulan berat badan anak 2 kali lipat berat badan lahir dan usia 1 tahun sudah 3 kali berat badan saat lahir. Sedangkan untuk panjang badannya pada 1 tahun sudah satu setengah kali panjang badan saat lahir. Menurut Soetjoningsih perkembangan merupakan periode penting dalam kehidupan anak khususnya setelah melewati masa perkembangan sangat pesat. Pada usia 3 tahun, usia ini merupakan batas telah melewati perkembangan. Setelah masa ini, perkembangan akan berlangsung secara contoniue, maka perlu dilakukan deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan seorang anak usia 3 tahun agar cepat terdeteksi gangguan perkembangannya untuk landasan perkembangan selanjutnya
Penerapan Pemijatan Loving Baby Massage terhadap Meningkatkan Pertumbuhan dan Meningkatkan Pola Tidur pada Balita di Desa Mengkang Mokodompit, Hafsia K N; Bonde, Avitra; Makalalag, Rizty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.839

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan pemijatan Loving Baby Massage untuk meningkatkan pertumbuhan dan pola tidur di Desa Mengkang. Pijat bayi atau balita merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit. Sentuhan dan pelakuan seseorang ibu merupakan kebutuhan dasar bagi bayi, balita maupun anak-anak. Sentuhan yang dihadirkan dalam pijatan-pijatan lembut merupakan sebuah stimulasi yang penting dalam tumbuh kembang anak. Pijat adalah terapi sentuhan tertua yang dikenal manusia. Materi mencangkup pengertian pemijatan dan komprementer, pertumbuhan pada balita, tujuan dan manfaat. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan berat badan balita dan pengetahuan ibu terkait pemijatan serta pentingnya memperhatikan tumbuh kembang anak. Partisipasi aktif bertanya dan  mampu menerapkan pijat sesuai SOP. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi dukungan kelompok, antusiasme ibu balita, dan tersedianya media edukasi. Kegiatan ini membentuk model epidemiologi sosial untuk penerapan pijat, menekankan peran orang tua dalam menerapkan sentuhan kasih sayang melalui pijat. Kesimpulannya, penerapan pijat Loving Baby Massage  untuk meningkatkan tumbuh kembang dan pola tidur pada balita serta menambah pengetahuan orang tua terhadap tumbuh kembang anak melalui pemijatan.
Optimalisasi Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SMP Negeri 11 Cilegon melalui Inovasi Program Kampus Mengajar 7 Wulandari, Fanissa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.845

Abstract

Kegiatan pengabdian yang dilakukan di SMP Negeri 11 Cilegon bertujuan untuk mengetahui bagaimana inovasi yang dihadirkan melalui program Kampus Mengajar 7 mampu mengoptimalisasi kemampuan literasi dan numerasi siswa, sekaligus mengetahui tantangan dalam melaksanakan implementasinya. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan selama program berlangsung meliputi kegiatan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi. Program literasi meliputi revitalisasi perpustakaan, pengelolaan mading, saung baca, pemberian label tanaman, dan pojok baca kelas. Program numerasi meliputi Hidden Math Cookies, Clinic numerasi, dan penerapan geogebra. Sedangkan program lainnya meliputi pembuatan poster kreatif, pembelajaran berbasis media ajar interaktif, pemanfaatan hidroponik, pembuatan eco print tote bag, sosialisasi 3 dosa besar pendidikan, dan asistensi mengajar. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara bersama pihak sekolah, observasi, dan dokumentasi. Populasi dalam kegiatan ini meliputi siswa, guru, staff perpustakaan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta program Kampus Mengajar 7. Secara keseluruhan, rangkaian program yang dilaksanakan menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa Kampus Mengajar 7 mampu mengoptimalisasi literasi, numerasi, adaptasi teknologi, dan pembentukan karakter siswa melalui pendekatan yang kolaboratif, kreatif, serta kontekstual. Integrasi berbagai program ini menjadi dasar penting bagi sekolah untuk mempertahankan bahkan mengembangkan praktik baik secara berkelanjutan.
Penanganan Komprehensif dengan E -TOS (Technology for Stunting) pada Stunting berbasis Spasial Internet of Things Sutiyono, Sutiyono; Riniasih, Wahyu; Supriadi, Eko; Rosdiana, Rosdiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.820

Abstract

Stunting merupakan gagal tumbuh dari anak yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dari usia seharusnya. Kegagalan tumbuh akibat kekurangan gizi kronis. Salah satu upaya untuk menurunkan kasus stunting adalah peningkatan peran posyandu  dengan pelatihan stunting dan penerapan teknologi dalam penatalaksaan stunting di Desa Pakem. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan pelatihan dan demontrasi dari proses pelatihan stunting. Kegiatan dilakukan di Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati pada Tanggal 8-15 November 2025. Analisa pelatihan stunting dan penerapan E-TOS dari nilai rata rata 45,55 setelah dilaksanakan 67,67. Sedangkan dari kertercapaian dalam kegiatan didapatkan nilai sebesar 90 %. Ketercapaian ini didasarkan dari ada beberapa kader yang tidak memiliki alat komunikasi dalam pelaksaaan evaluasi kegiatan pelatihan stunting.  Analisa pelatihan kegiatan pengolahan bahan makanan dari makanan local  dari nilai rata rata 65,45 setelah dilaksanakan 72,33. Sedangkan dari kertercapaian dalam kegiatan didapatkan nilai sebesar 100 %. Penerapan e-TOS memberikan dampak positif berupa tersedianya gambaran spasial dan visualisasi data yang lebih informatif, yang memudahkan analisis wilayah rawan stunting dan pengambilan keputusan berbasis bukti.
Peningkatan Kapasitas Literasi Akademik melalui Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar Nurdiani, Silvana; Erwin, Muhammad Syukri; Himni, Lailatul; Desmal, Deddy; Annisa, Ana Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.829

Abstract

Penulisan artikel ilmiah mahasiswa Akuntansi Syariah masih menghadapi kendala akibat rendahnya literasi akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan tersebut melalui workshop penulisan artikel ilmiah di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Metode yang digunakan adalah Problem Based Learning yang dilaksanakan melalui tahap orientasi, pelatihan inti, pendampingan, dan evaluasi, diawali dengan pemetaan kebutuhan terkait pemahaman struktur IMRaD, penggunaan sitasi, dan pengelolaan referensi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menyusun artikel secara runtut, memilih sumber ilmiah yang relevan, dan menggunakan aplikasi manajemen referensi dengan tepat. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong motivasi akademik mahasiswa untuk melanjutkan penulisan hingga tahap publikasi. Dengan demikian, workshop berbasis PBL terbukti efektif dalam memperkuat literasi akademik mahasiswa dan mendukung pengembangan budaya akademik yang produktif.
Pendampingan Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Pembelajaran Bahasa Inggris Syafitri, Dewi; Fiani, Ani; Putri, Ledya Rizki; Ihsan, Noval Miftahul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.831

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran melalui pendampingan guru dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif dan berbasis kearifan lokal. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal secara signifikan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan motivasi guru dalam mengintegrasikan unsur budaya daerah ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Hal ini sejalan dengan urgensi penguasaan Bahasa Inggris sejak dini sebagai bekal menghadapi era globalisasi, di mana keterbatasan media yang relevan dengan konteks lokal sebelumnya menjadi salah satu hambatan pembelajaran. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan yang berlangsung selama satu hari di SDIT Mutiara Cendikia Kota Lubuklinggau, guru memperoleh peningkatan yang nyata dalam pemahaman konsep, kemampuan mengidentifikasi potensi budaya lokal, serta kepercayaan diri dalam merancang media pembelajaran yang memadukan cerita rakyat, permainan tradisional, dan simbol-simbol budaya. Kuesioner menunjukkan dominasi respons setuju dan sangat setuju pada seluruh indikator, terutama pada aspek pemahaman konsep, kreativitas pembelajaran, dan motivasi untuk menerapkan media tersebut di kelas. Dengan adanya  peningkatan kompetensi ini, kegiatan PKM tidak hanya berhasil memperkuat kapasitas guru dalam menciptakan media yang inovatif dan kontekstual, tetapi juga membuka peluang meningkatnya antusiasme dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris melalui pengalaman belajar yang lebih dekat dengan lingkungan budaya mereka.
Edukasi Penggunaan Gadget yang Baik dan Bijak pada Remaja di SMP Satap Lolayan Nugroho, Chandra Wisnu; Wullur, Varly Carnavale; Maramis, Leonard; Rori, Kezia Queensi; Landjani, Firmansyah; Mokoagow, Yusril Izra Anzhary S; Paputungan, Nesya Virliana; Djafar, Mohammad Ilhan; Adampe, Moh Algifari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.832

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa SMP Satap Lolayan mengenai penggunaan gadget yang baik dan bijak melalui pendekatan edukatif dan interaktif. Penggunaan gadget yang berlebihan di kalangan pelajar dapat menimbulkan dampak negatif seperti menurunnya konsentrasi belajar, gangguan tidur, dan perilaku adiktif terhadap teknologi. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan siswa kelas VII hingga IX. Materi yang diberikan mencakup pengertian gadget, manfaat penggunaan gadget secara positif, dampak negatif penggunaan berlebihan, serta tips menggunakan gadget secara sehat dan produktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya mengatur waktu penggunaan gadget, menjaga etika digital, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi antusiasme siswa, dukungan guru, serta penggunaan media PowerPoint yang menarik. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam membentuk perilaku digital yang bijak di kalangan pelajar SMP Satap Lolayan.
Workshop Pemahaman Karakteristik Material pada Pemodelan Struktur Dengan SAP2000 untuk Optimalisasi Analisis Konstruksi Saptaryani, Titiek Deasy; Lasiyono, Muhammad Munawir; Santoso, Budi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.833

Abstract

Perkembangan teknologi analisis struktur menuntut kemampuan praktisi dan peserta didik untuk memahami karakteristik material secara tepat sebelum melakukan pemodelan numerik. Kesalahan dalam menentukan parameter material seperti modulus elastisitas, berat jenis, rasio Poisson, dan koefisien muai panjang dapat menyebabkan deviasi signifikan dalam prediksi respons struktur. Kegiatan workshop Kerjasama Universitas Bima Sakapenta (UBisa) dan SMK N 1 Adiwerna bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan teknis peserta dalam menentukan, memvalidasi, dan mengimplementasikan karakteristik material sesuai standar SNI pada perangkat lunak SAP2000. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi langsung, serta praktik pemodelan kerangka beton dan baja menggunakan berbagai parameter material. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam memasukkan properties material yang benar, memahami pengaruhnya terhadap gaya dalam, defleksi, serta kinerja struktur secara keseluruhan. Peserta juga mampu mengidentifikasi konsekuensi kesalahan input material melalui simulasi studi kasus yang diberikan. Workshop ini berhasil mendukung optimalisasi analisis struktur berbasis komputer dan meningkatkan kapasitas teknis peserta dalam perancangan konstruksi yang lebih akurat dan sesuai standar.
Pelatihan Konseling Sebaya Bagi Siswa Kelas VIII SMPK St. ThereTheresia Kupang Luan, Maria Egabriella; Densy, Angelaria Safira; Toji, Maria Apriliana; Bouk, Januarius Ulu; Lio, Stefanus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.840

Abstract

Peningkatan kasus stres dan kecemasan pada remaja sekolah menengah pertama menuntut adanya strategi pendampingan psikososial yang efektif dan kontekstual. Keterbatasan jumlah konselor profesional di sekolah menimbulkan kebutuhan akan alternatif berbasis komunitas siswa, salah satunya melalui pelatihan konseling sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan program pelatihan konseling sebaya bagi siswa kelas VIII SMPK St. Theresia Kupang serta menganalisis dampaknya terhadap keterampilan komunikasi empatik, mendengarkan aktif, dan dukungan sosial antar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan (training and mentoring approach) dengan partisipan sebanyak enam siswa yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru bimbingan dan konseling serta wali kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan refleksi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep konseling sebaya, kemampuan empati, dan keterampilan komunikasi efektif, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30–35% dibandingkan sebelum pelatihan. Peserta juga menunjukkan perubahan perilaku positif berupa keberanian menyampaikan pendapat, kesadaran menjaga kerahasiaan, serta peningkatan solidaritas antar teman. Dengan demikian, pelatihan konseling sebaya terbukti efektif sebagai bentuk intervensi untuk mengembangkan keterampilan sosial-emosional siswa SMP serta memperkuat iklim sekolah yang suportif dan empatik. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian bimbingan dan konseling berbasis sebaya, sedangkan secara praktis, menawarkan model implementatif yang dapat direplikasi dalam konteks pendidikan lain dengan sumber daya terbatas.
Implementasi Program Pengabdian Mahasiswa FKIP UMKT Melalui Pembelajaran, Sosialisasi, dan Kegiatan Kemasyarakatan di SMKN 15 Samarinda Pratama, Raffialdi Anugrah; Shofa, Ghefira Zahira; Putra, Muhammad Rafif Tanaya; Saputra, Abdi Aldio; Santoso, Puji; Paramitha, Dinda Aulia; Rahmawati, Yeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.843

Abstract

Program Pengabdian dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (P2LP) bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan mahasiswa FKIP UMKT di SMKN 15 Samarinda serta menilai kontribusinya terhadap pembelajaran dan iklim sekolah. Program ini menggunakan pendekatan service-learning dengan menggabungkan kegiatan mengajar, sosialisasi, pelayanan sosial, dan piket keamanan sebagai bentuk pengalaman autentik mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan survei mengenai perilaku bullying di kalangan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa berperan efektif dalam mendukung proses pembelajaran, membantu pelaksanaan program sekolah, dan memberikan edukasi preventif mengenai bullying. Data kuesioner mengungkap bahwa bullying fisik terjadi pada tingkat rendah, sedangkan bullying verbal dan sosial masih muncul pada tingkat ringan hingga sedang. Program P2LP terbukti memperkaya kompetensi pedagogik mahasiswa sekaligus memberikan manfaat praktis bagi sekolah, terutama dalam upaya peningkatan disiplin, literasi sosial, dan keamanan lingkungan belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi kampus dan sekolah dalam memperkuat pendidikan vokasi serta mendorong implementasi program pengabdian berkelanjutan.