cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@jam.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat
ISSN : 27762262     EISSN : 27761819     DOI : 10.22334/jam
Core Subject : Social,
JAM memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi; tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pelatihan, 2. Pemasaran, 3. Teknologi Tepat Guna (TTG), 4. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 5. Desain, 6. Pemberdayaan masyarakat, 7. dan Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles 121 Documents
Community Service Program: Creative Promotion Strategy of Serangan Tourism Village Through Instagram Videos Semara, I Made Trisna; Saputra, I Putu David Adi; Chandra, I Made Krisna Adi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat September 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i2.86

Abstract

The development of digital media has opened new opportunities for destination promotion through video-based content. Serangan Tourism Village, with its maritime culture, marine tourism potential, and turtle conservation, still faces challenges in increasing its digital exposure, particularly on Instagram. Through a community service program, promotional videos were designed and produced to showcase the natural beauty, marine tourism activities, and local culture of Serangan. The videos were professionally packaged with cinematography, informative narration, and supporting music, then published mainly on Instagram. This activity aims to enhance the brand awareness of Serangan Tourism Village, expand promotional reach through collaboration with influencers and tourism communities, and encourage tourist visits. The expected outcomes are not only to strengthen the village’s image in the digital space but also to create a positive economic impact for the local community and reinforce Serangan’s position as one of Bali’s leading tourism destinations.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tegal Harum dalam Pengolahan Sampah Organik dan Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Upaya Mendukung Konsep Green Tourism Sustainability Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Dewi, I Gusti Ayu Melisyari; Agustina, Arik; Prasetya, Putu Wibby
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat September 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i2.87

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik di kawasan pemukiman padat seperti Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, menjadi isu yang krusial dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan pengembangan destinasi wisata ramah lingkungan (green tourism). Meskipun desa Tegal Harum memliki potensi alam dan sosial budaya yang tinggi, kurangnya lahan , keterbatasaan pengetahuan masyarakat, dan minimnya partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah organik menjadi hambatan utama dalam mewujutkan lingkungan yang bersih dan sehat. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan program pemberdayaan masyarakat berbasis pelatihan dan edukasi pengolahan sampah rumah tangga menjadi produk bernilai guna, yaitu eco-enzyme, yang merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik dengan berbagai manfaat lingkungan. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada pengetahuan dan keterampilan teknis dalam pembuatan eco-enzyme,  tetapi juga mengintegrasikan prinsip-prinsip partisipatif guna membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri. Melalui peendekatan pelatihan, pendampingan, dan monitoring yang sistematis, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman warga terhadap pentingnya pemilahan sampah, pemanfaatan limbah organik, serta penguatan nilai-nilai gotong royong sebagai fondasi komunitas hijau yang berdaya. Hasilnya, kegiatan ini telah memberikan dampak positif terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi lokal, serta memperkuat daya tarik Desa Tegal Harum sebagai salah satu model desa wisata hijau yang edukatif di Bali. The issue of organic waste management in densely populated residential areas, such as Tegal Harum Village in West Denpasar, represents a critical challenge within the broader framework of sustainable development and the advancement of environmentally friendly tourism (green tourism). Despite the village’s considerable natural and socio-cultural potential, constraints such as limited land availability, insufficient public knowledge, and low levels of active community participation in organic waste management pose significant barriers to the realization of a clean and healthy living environment. In response to these challenges, a community empowerment program was initiated, emphasizing capacity building through training and education on the processing of household organic waste into value-added products—specifically eco-enzyme, a fermented liquid derived from organic waste that offers multiple environmental benefits. This initiative not only focused on imparting technical knowledge and practical skills related to eco-enzyme production but also incorporated participatory approaches aimed at fostering collective awareness and community responsibility regarding independent waste management. Through a structured methodology encompassing training, mentoring, and systematic monitoring, the program has effectively enhanced residents’ understanding of waste segregation, organic waste utilization, and the reinforcement of mutual cooperation (gotong royong) values as the foundation for a resilient and empowered green community. The outcomes of this initiative have demonstrated positive environmental, social, and economic impacts, while also strengthening the position of Tegal Harum Village as a model of educational green tourism in Bali.
Peningkatan Keterampilan dan Manajemen Layanan Spa melalui Pelatihan Profesional di Ubud, Gianyar – Bali Darsana, I Made; Wijaya, Nyoman Surya
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat September 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i2.88

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu para tenaga terapis dan manajemen di SPA yang berlokasi di Ubud, Gianyar – Bali, guna meningkatkan keterampilan dan pemahaman mereka dalam layanan spa profesional. Pelatihan ini menjadi penting mengingat industri spa dan wellness di Bali berkembang pesat dan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dalam teknik perawatan tubuh, pelayanan prima, serta manajemen operasional yang baik. Melalui pelatihan ini, peserta akan diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam berbagai aspek spa, termasuk teknik pijat dan perawatan tubuh berbasis tradisional maupun modern, manajemen layanan spa, serta strategi meningkatkan kepuasan pelanggan. Pelatihan ini akan melibatkan tenaga terapis, supervisor, dan staf administrasi agar mereka mampu memberikan layanan yang lebih profesional, meningkatkan standar pelayanan, serta memahami aspek manajemen dalam industri spa. Target luaran dari PKM ini adalah artikel yang terbit di jurnal PKM, yang akan mendokumentasikan hasil pelatihan serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas layanan spa di Ubud.
Perempuan Sebagai Pendidik Pertama dan Utama: Penguatan Literasi Digital Bagi Ibu untuk Mendukung Generasi Emas 2045 Hermawan, Dadang; Yuningsih, Lilis; Rini, Erma Sulistyo; Putri, Ni Made Dewi Kansa; Dewi, Putu Tjintia Kencana
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat September 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v5i2.89

Abstract

Perempuan, khususnya ibu, memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga, termasuk dalam menghadapi tantangan era digital. Anak-anak yang tumbuh sebagai digital natives memerlukan pendampingan agar penggunaan gawai lebih terarah dan bermanfaat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital parenting bagi ibu rumah tangga di Denpasar, Bali. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, workshop, diskusi kelompok terarah, konsultasi individu, dan monitoring berkelanjutan. Peserta kegiatan berjumlah 25 ibu rumah tangga anggota PKK desa setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, khususnya dalam penggunaan parental control, pengaturan screen time, pemilihan aplikasi edukatif, serta komunikasi positif dengan anak. Lebih dari 75% peserta juga mulai membiasakan anak dengan aktivitas alternatif non-gawai. Monitoring pascapelatihan melalui grup media sosial memperlihatkan terbentuknya ekosistem pembelajaran berkelanjutan di antara peserta. Temuan menunjukkan bahwa literasi digital parenting efektif memberdayakan ibu sebagai fasilitator pendidikan keluarga di era digital. Kegiatan lanjutan diperlukan untuk memperluas jangkauan komunitas dan memperdalam integrasi nilai budaya lokal dalam praktik pengasuhan digital.   Women, especially mothers, play a strategic role as the first and primary educators in the family, including in facing the challenges of the digital age. Children who grow up as digital natives need guidance so that their use of gadgets is more focused and beneficial. This Community Service (PKM) activity aims to increase the digital literacy capacity of housewives in Denpasar, Bali. The implementation method uses a participatory approach through socialization, workshops, focused group discussions, individual consultations, and continuous monitoring. There were 25 housewives who are members of the local village PKK participating in the activity. The results of the activity showed a significant increase in the participants' understanding and skills, particularly in the use of parental controls, screen time management, selection of educational applications, and positive communication with children. More than 75% of participants also began to familiarize their children with alternative non-device activities. Post-training monitoring through social media groups showed the formation of a sustainable learning ecosystem among participants. The findings indicate that digital literacy parenting effectively empowers mothers as facilitators of family education in the digital age. Follow-up activities are needed to expand the reach of the community and deepen the integration of local cultural values into digital parenting practices.
Digital Marketing Strategy Training to Strengthen the Branding of Belatungan Village Coffee Products through Social Media, E-Commerce, and Sustainable Packaging Design Wirawan, I Dewa Gede Kresna; Suanda, I Wayan; Firmani, Putu Siiti
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2026
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v6i1.92

Abstract

Riset pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital dan branding produk kopi di Kelompok Tani di Desa Belatungan, Tabanan, Bali, yang menghadapi kendala literasi digital dan akses pasar. Metode implementasi menggunakan  pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan sistematis: analisis kebutuhan menggunakan Diagram Fishbone (4M), pelatihan langsung, pendampingan intensif, dan evaluasi terukur. Intervensi termasuk pelatihan manajemen media sosial,  optimalisasi e-commerce, dan desain kemasan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan dampak yang signifikan terhadap berbagai indikator kinerja: (1) Skor kompetensi digital peserta meningkat sebesar 62% (N-Gain 0,74/Tinggi); (2) Tingkat aktivasi akun toko online (e-commerce) melonjak dari 20% menjadi 80%; (3) Tingkat keterlibatan  media sosial tumbuh sebesar 21,4%; dan (4) Kualitas kemasan telah meningkat secara drastis (Skor 40% hingga 87%) melalui adopsi bahan ramah lingkungan. Transformasi ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan pendapatan mitra rata-rata sebesar 124%. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa model pemberdayaan berbasis masyarakat yang mengintegrasikan teknologi digital dan nilai-nilai keberlanjutan telah terbukti efektif dalam memperkuat daya saing.
Optimalisasi Tata Kelola Desa Wisata Kedisan, Kabupaten Gianyar Nyoman Arto Suprapto; Kuntariati, Utik
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2026
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v6i1.94

Abstract

Desa Kedisan di Kabupaten Gianyar memiliki potensi pariwisata berbasis eko-agricultural yang besar, namun statusnya sebagai desa wisata rintisan menghadapi tantangan dalam hal kapasitas SDM dan keterbatasan infrastruktur digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Desa (SID) menggunakan aplikasi OpenSID sebagai solusi strategis untuk mengoptimalkan tata kelola pemerintahan, akuntabilitas anggaran, serta digitalisasi promosi pariwisata. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang meliputi empat tahapan: persiapan dan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan teknis, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi OpenSID berhasil meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam menggunakan aplikasi OpenSID (terpublikasi sebanyak 15 artikel kegiatan), mengintegrasikan data kependudukan dengan layanan publik daring (100% data penduduk sudah masuk ke sistem dan dapat mengajukan pelayanan secara online), meningkatkan transparansi keuangan desa (100% APBDes sudah sudah dilaporkan melalui sistem), dan menyediakan platform promosi produk wisata yang terpadu bagi Pokdarwis (sudah ada 2 lapak yang mempromosikan produk kesenian/cideramata). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah digitalisasi melalui SID tidak hanya mempercepat transformasi menuju Smart Village, tetapi juga memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kedisan yang berdaya saing di kawasan pariwisata Ulapan.
ESP Literacy Training at SD N 4 Tuban, Kuta Bali Wayan, Mulyawan; Aryani, I Gusti Agung Istri; Indriani, Ketut Santi; Suardiana, I Wayan
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2026
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v6i1.95

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa Inggris siswa di SD N 4 Tuban, Bali, melalui inisiatif pelatihan literasi Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) yang terstruktur dan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern. Intervensi ini diberikan selama tiga sesi intensif kepada sekelompok siswa kelas enam. Kurikulum berfokus pada keterampilan praktis dalam bercerita, membaca berita, dan berbicara, menggunakan kerangka kerja pedagogis yang memadukan pengajaran bahasa komunikatif dengan teknologi interaktif. Ini termasuk aplikasi bahasa interaktif, alat multimedia, dan sumber daya daring untuk menciptakan lingkungan pembelajaran digital yang dinamis. Hasilnya menunjukkan dampak positif yang signifikan pada pengalaman belajar dan pengembangan keterampilan siswa. Fasilitator dan guru mengamati peningkatan yang nyata dalam kepercayaan diri dan kemauan siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Penggunaan teknologi sangat efektif, memberikan latihan yang menarik dan personal serta umpan balik langsung, membuat pemerolehan bahasa lebih dinamis. Siswa menunjukkan pertumbuhan yang nyata dalam penerapan praktis bahasa mereka, termasuk ekspresi yang lebih jelas, pemahaman struktural yang lebih baik dalam berbicara, dan peningkatan kefasihan selama kegiatan simulasi puncak program. Observasi guru mengkonfirmasi kemajuan dalam keterlibatan siswa secara keseluruhan dan kompetensi komunikatif. Program Pelatihan Literasi ESP berhasil meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dengan mengintegrasikan teknologi pembelajaran secara mulus dengan strategi pedagogis yang inovatif. Model program ini menunjukkan nilai pendekatan interaktif yang diperkaya teknologi untuk membuat pembelajaran bahasa lebih efektif dan menarik bagi siswa sekolah dasar, mempersiapkan mereka untuk berkomunikasi dalam konteks global.
Pelatihan pengelola pondok wisata, Community-Based Tourism, SDM Hospitality, dan Digital Marketing Pariwisata. Hermawan , Dadang; Yuningsih, Lilis; Darsana, I Made
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2026
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v6i1.97

Abstract

Pengelolaan pondok wisata sebagai bagian dari akomodasi berbasis masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah tujuan wisata, khususnya di kawasan Ubud, Bali. Namun demikian, sebagian pengelola pondok wisata masih menghadapi berbagai kendala, terutama yang berkaitan dengan kualitas pelayanan tamu, pengelolaan operasional usaha, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola pondok wisata melalui pelatihan dan pendampingan dalam bidang pelayanan tamu, pengelolaan usaha akomodasi, serta promosi digital.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan deskriptif partisipatif yang menempatkan mitra sebagai subjek yang terlibat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan program meliputi tahap analisis kebutuhan, pelatihan dan praktik terbimbing, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan kuesioner evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola pondok wisata dalam menerapkan standar pelayanan tamu, mengelola operasional usaha secara lebih profesional, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelola pondok wisata sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan serta mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Penyuluhan Strategi Pemasaran Digital Kolaboratif bagi Pengelola PT Asri Jewel Villas and Spa Ariawan, Dewa Agus Yuda; Anggana, I Putu Surya; Dethan, Antonietta Gizela
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2026
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v6i1.93

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital dan kesiapan kolaboratif pengelola PT Asri Jewel Villas and Spa melalui penerapan strategi pemasaran inovatif berbasis digital dan Model Penta Helix. Latar belakang kegiatan didasarkan pada tantangan menurunnya visibilitas usaha, keterbatasan pemanfaatan media sosial, serta tingginya persaingan industri hospitality di kawasan Jimbaran, Bali. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, simulasi studi kasus, serta pendampingan implementatif dan evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pemasaran digital modern, kemampuan perencanaan promosi yang lebih sistematis, serta kesiapan dalam mengembangkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Implementasi awal strategi digital memberikan dampak positif berupa peningkatan interaksi media sosial sekitar ±20%, meningkatnya pertanyaan reservasi melalui kanal digital, serta perbaikan pengelolaan ulasan tamu pada platform OTA. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penguatan kompetensi SDM melalui pelatihan pemasaran digital yang terintegrasi dengan pendekatan kolaboratif Penta Helix mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing usaha vila dan spa secara berkelanjutan.
Pelatihan Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Pembelajaran ESP For Business Digital Pada Mahasiswa ITCM Sidoarjo Syakur , Abd; Fatimah, Siti; Achmas, Tri; Rahmania, Ika; Sabat, Yulianto; Darsana, I Made
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Februari 2026
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v6i1.98

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era revolusi industri 4.0 mendorong perguruan tinggi untuk mengintegrasikan berbagai inovasi teknologi dalam proses pembelajaran. Salah satu teknologi yang saat ini banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan adalah Artificial Intelligence (AI) yang mampu mendukung proses pembelajaran melalui berbagai aplikasi digital. Dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya English for Specific Purposes (ESP) for Business Digital, pemanfaatan AI dapat membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan bahasa yang relevan dengan kebutuhan komunikasi bisnis di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai media pendukung pembelajaran ESP for Business Digital. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang melibatkan mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Cendekia Mulia (ITCM) Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan aplikasi AI, diskusi, serta praktik langsung pemanfaatan AI dalam pembelajaran bahasa Inggris dan pembuatan konten bisnis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pre-test dan post-test, kuesioner, serta dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan teknologi AI untuk mendukung pembelajaran ESP. Hal ini terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata post-test dibandingkan dengan pre-test serta respon positif peserta terhadap kegiatan pelatihan. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyusun konten bisnis digital berbahasa Inggris dengan bantuan aplikasi AI. Dengan demikian, integrasi AI dalam pembelajaran ESP dapat menjadi salah satu pendekatan inovatif untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris sekaligus literasi digital mahasiswa di era ekonomi digital.

Page 12 of 13 | Total Record : 121