cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Upaya Manajemen Dalam Rangka Peningkatan Revenue dan Kualitas Makanan di Azul Beach Club Legian I Putu Fajar Eka Febryanta; Firman Sinaga; Moch Nur Efendi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i7.1038

Abstract

Pariwisata di Bali dari dulu terkenal akan keindahan budaya dan alam yang disuguhkan yang menjadi daya tarik datangnya wisatawan baik domestik maupun mancanegara, untuk menunjang hal tersebut industri pariwisata di Bali juga melakukan pengembangan seperti pembangunan fasilitas pendukung seperti adanya pembangunan berbagai macam akomodasi yang mendukung kegiatan para wisatawan yang ada di Bali. Salah satu akomodasi yang dibangun adalah restoran yang bertaraf Internasional dengan segala pelayanan, menu dan fasilitas yang mendukung tamu untuk menikmati makanannya, kemudian restoran mengalami perubahan dengan memadukan untuk menikmati pemandangan, menikmati makanan sekaligus berpesta maka terciptalah ide untuk membuat beach club, salah satu beach club yang ada di Bali adalah Azul beach club yang terletak tepat di seberang pantai Legian Bali. Selayaknya sebuah perusahaan Azul beach club selalu berusaha untuk mendapatkan pendapatan sebesar-besarnya yang dapat didukung dengan beberapa hal salah satunya adalah peningkatan kualitas produk yang mereka jual yang merupakan salah satu hal terpenting mengingat dari produk inilah adanya ulasan dari para pengunjung yang kemudian akan menjadi sebuah referensi bagi tamu lainnya untuk berkunjung. Oleh sebab itu pihak manajemen Azul beach club melakukan berbagai upaya guna meningkatkan kualitas produk mereka agar mendapatkan pendapatan yang sebanyak-banyaknya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui revenue serta kualitas makanan dan upaya apa saja yang dilakukan manajemen Azul beach club untuk mencapai peningkatan kualitas makanan dan revenue, yang mana hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan di pihak manajemen dan juga menjadi bahan ajar serta referensi bagi penelitian mendatang. Tourism in Bali has always been famous for the cultural and natural beauty that is presented which has become an attraction for both domestic and foreign tourists. To support this, the tourism industry in Bali has also carried out developments such as the construction of supporting facilities such as the construction of various types of accommodation to support the activities of tourists. those in Bali. One of the accommodations built is an international standard restaurant with all services, menus and facilities that support guests to enjoy their food, then the restaurant underwent a change by combining to enjoy the view, enjoy the food as well as party, so the idea was created to create a beach club, one of the beach clubs in Bali is the Azul beach club which is located right across from Legian Bali beach. As a company, Azul beach club always tries to get as much revenue as possible which can be supported by a number of things, one of which is improving the quality of the products they sell which is one of the most important things considering that this product has reviews from visitors which will then become a reference. for other guests to visit. Therefore, the management of Azul Beach Club is making various efforts to improve the quality of their products in order to get as much income as possible. This study used qualitative research methods. The purpose of this research is to find out revenue and food quality and what efforts have been made by the management of Azul Beach Club to achieve an increase in food quality and revenue, which the results of this research are expected to be a reference for in decision-making on the part of management and also become teaching material. as well as references for future research.
Pengaruh Motivasi Wisatawan Dan Fasilitas Wisata Di Gunung Catur Desa Pelaga Terhadap Niat Berkunjung Wisatawan Yoga, I Ketut Tirta; Susanti, Putu Herny; Sari, Retno Juwita
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i6.1039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi Motivasi Wisatawan, Fasilitas Wisata dan Niat Berkunjung Wisatawan secara parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh berdasarkan hasil penyebaran kuesioner kepada responden. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer selain itu juga sumber data sekunder. Dalam penelitian ini, populasi adalah seluruh wisatawan yang sudah pernah berkunjung ke Gunung Catur. Penelitian ini menggunakan rumus Lameshow, yang dirancang untuk mengakomodasi ketidakpastian mengenai ukuran populasi. Hasil yang peneliti dapatkan dari perhitungan rumus Lemeshow adalah 96,04 yang dibulatkan menjadi 100 responden. Hasil pengolahan data diolah menggunakan aplikasi SPSS. Dari penelitian ini menghasilkan jika motivasi wisatawan memiliki pengaruh positif terhadap Niat berkunjung ke Gunung Catur. Semakin tinggi dorongan internal wisatawan, seperti keinginan untuk beristirahat, menjelajah alam, atau mencari pengalaman baru, maka semakin besar kecenderungan mereka untuk memilih Gunung Catur sebagai destinasi wisata. Fasilitas wisata juga terbukti berpengaruh positif terhadap niat berkunjung. Fasilitas yang memadai dan nyaman memberikan rasa aman serta meningkatkan kepuasan wisatawan selama berkunjung. Saran bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti dan mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yang dapat mempengaruhi Niat berkunjung Wisatawan selain Motivasi wisatawan dan Fasilitas wisata. This study aims to determine the preferences of Tourist Motivation, Tourist Facilities and Tourist Visiting Intentions partially. This study uses a quantitative approach. The data obtained are based on the results of distributing questionnaires to respondents. The data sources used in this study are primary data sources as well as secondary data sources. In this study, the population is all tourists who have visited Mount Catur. This study uses the Lameshow formula, which is designed to accommodate uncertainty regarding population size. The results that researchers get from calculating the Lemeshow formula are 96.04 which are rounded up to 100 respondents. The results of data processing are processed using the SPSS application. From this study, it was shown that tourist motivation has a positive influence on the Intention to Visit Mount Catur. The higher the internal motivation of tourists, such as the desire to rest, explore nature, or seek new experiences, the greater their tendency to choose Mount Catur as a tourist destination. Tourist facilities have also been shown to have a positive effect on the intention to visit. Adequate and comfortable facilities provide a sense of security and increase tourist satisfaction during their visit. Suggestions for further researchers are to be able to research and study in more depth other factors that were not studied in this study that can influence Tourist Visiting Intentions in addition to Tourist Motivation and Tourist Facilities.
Pengaruh Harga Tiket Dan Aksesibilitas Terhadap Kepuasan Wisatawan Di Puncak Paralayang Kota Batu Yulianto , Fredy Seravino; Lestari, Denok; Pradana, Gede Yoga Kharisma
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i8.1040

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya jumlah kunjungan wisatawan di beberapa objek wisata di Malang akibat permasalahan harga tiket dan aksesibilitas. Namun, fenomena ini tidak terjadi di Puncak Paralayang Kota Batu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga tiket dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan di Puncak Paralayang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode statistik inferensial, khususnya uji regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik harga tiket maupun aksesibilitas secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Dari dua variabel yang diteliti, aksesibilitas memiliki pengaruh dominan terhadap kepuasan wisatawan. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis kepada pengelola destinasi wisata agar memperhatikan kualitas aksesibilitas dan menetapkan harga tiket yang sesuai dengan fasilitas yang ditawarkan, guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas wisatawan. Data ini didukung oleh rata-rata skor jawaban responden yang tinggi, yaitu 4,29 untuk variabel harga tiket, 4,33 untuk aksesibilitas, dan 4,25 untuk kepuasan wisatawan. This study was motivated by the declining number of tourist visits at several attractions in Malang, primarily due to issues related to ticket prices and accessibility. However, this trend does not apply to Puncak Paralayang in Batu City. Therefore, the aim of this research is to analyze the influence of ticket prices and accessibility on tourist satisfaction at Puncak Paralayang. The study employs a quantitative method using a survey approach. Data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents, selected using purposive sampling. The analysis technique used is inferential statistics, specifically multiple linear regression, processed with the assistance of SPSS version 25. The results show that both ticket prices and accessibility have a positive and significant influence on tourist satisfaction, both partially and simultaneously. Among the two variables, accessibility has a more dominant influence. These findings provide practical recommendations for tourism managers to improve accessibility quality and ensure that ticket prices match the facilities and services provided, in order to enhance tourist satisfaction and loyalty. These conclusions are supported by high average response scores: 4.29 for ticket price, 4.33 for accessibility, and 4.25 for tourist satisfaction.
Pengaruh Media Sosial Tiktok Dan Fasilitas Wisata Dalam Meningkatkan Minat Berkunjung Ke Pengelukatan Tirta Empul Suyasa, Pande Made; Darsana, I Made; Putra, Dewa Putu Kiskenda Erwanda
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i8.1041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial TikTok dan fasilitas wisata terhadap minat berkunjung wisatawan ke Pengelukatan Tirta Empul, Gianyar, Bali. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial TikTok berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung (nilai signifikansi < 0,05), demikian pula dengan fasilitas wisata yang juga berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung (nilai signifikansi < 0,05), serta terdapat pengaruh simultan antara keduanya terhadap minat berkunjung wisatawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,655 menunjukkan bahwa 65,5% variasi minat berkunjung dapat dijelaskan oleh variabel media sosial TikTok dan fasilitas wisata, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa promosi destinasi wisata melalui TikTok yang menyajikan konten visual menarik dan viral, serta dukungan fasilitas yang memadai, bersih, dan nyaman sangat efektif dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan, khususnya di kalangan generasi muda yang aktif dalam penggunaan media sosial. This study aims to analyze the influence of TikTok social media and tourism facilities on tourists' interest in visiting the Pengelukatan Tirta Empul site in Gianyar, Bali. Using a quantitative approach, data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents and analyzed using multiple linear regression, along with validity, reliability, and classical assumption tests. The results show that TikTok social media has a significant influence on visit interest (significance value < 0.05), as do tourism facilities, which also have a significant effect (significance value < 0.05). There is also a simultaneous influence of both variables on visit interest, with a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R²) value of 0.655 indicates that 65.5% of the variation in visit interest can be explained by TikTok and tourism facilities, while the remaining 34.5% is influenced by other factors not examined in this study. These findings highlight that promotional efforts through engaging and viral TikTok content, combined with adequate, clean, and accessible tourism facilities, are highly effective in increasing tourists’ interest—especially among younger generations who are active social media users.
Pengaruh Overtourism Dan Perilaku Wisatawan Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Di Pantai Berawa Dinda, Ni Made; Candra, I Made Krisna Adi; Suprapto, I Nyoman Arto
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i6.1043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh overtourism dan perilaku wisatawan secara parsial dan simultan terhadap kualitas hidup masyarakat. Lokasi penelitian ini Pantai Berawa, yang terletak di Kabupaten Badung, Bali. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Koefisien Determinasi, Uji t dan Uji F. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa overtourism berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat, perilaku wisatawan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat, dan secara simultan overtourism dan perilaku wisatawan berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat. Besarnya pengaruh overtourism dan perilaku wisatawan terhadap kualitas hidup masyarakat adalah 53,9%. Saran yang dapat diberikan peneliti adalah Desa yang mengelola Pantai Berawa diharapkan membantu mengatasi kemacetan lintas di kawasan ini meningkat drastis saat musim liburan, menyediakan lebih banyak tempat sampah di sekitar dan menegur wisatawan yang membuang sampah sembarangan dan secara berkala melibatkan pecalang dan aparat yang berwenang untuk berkeliling mengecek kondisi lingkungan, agar nantinya menjadi lebih aman dan tertib. This study aims to examine the partial and simultaneous effects of overtourism and tourist behavior on the quality of life of the local community at Berawa Beach, located in Badung Regency, Bali. Using a sample of 100 respondents, the research employed data analysis techniques including classical assumption testing, multiple linear regression analysis, coefficient of determination, t-test, and F-test. The findings indicate that overtourism and tourist behavior both have a negative and significant impact on the quality of life, both individually and collectively, with a combined influence of 53.9%. Based on these results, it is recommended that the village managing Berawa Beach take proactive measures to address the increasing traffic congestion during holiday seasons, provide additional waste bins, reprimand tourists who litter, and regularly involve pecalang and relevant authorities to monitor and maintain environmental conditions to ensure a safer and more orderly environment.
Tempoyak Kari Ayam Pranawijaya, I Putu Yupa; Dewi, I Gusti Ayu Melistyari
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i7.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan menciptakan kreasi kuliner inovatif dengan memanfaatkan bahan hasil fermentasi tradisional, yakni tempoyak, dalam masakan kari ayam. Tempoyak adalah fermentasi dari daging durian yang biasanya digunakan dalam masakan berbasis ikan. Inovasi ini menggabungkan keasaman khas tempoyak dengan kekayaan bumbu dari kari ayam. Proses fermentasi dilakukan selama seminggu, kemudian tempoyak dimasak bersama ayam dan bumbu hingga tercipta cita rasa khas dan tekstur lembut. Uji sensoris oleh enam panelis mencakup penilaian visual, aroma, dan rasa, menunjukkan respons positif, terutama dari aspek cita rasa dan aromanya. Di samping itu, biaya produksi yang rendah menjadikan hidangan ini berpotensi secara ekonomi. Penelitian ini membuktikan bahwa tempoyak kari ayam bisa menjadi varian baru dalam khazanah kuliner tradisional Indonesia.This research aims to create an innovative culinary creation by utilizing a traditional fermented ingredient, tempoyak, in chicken curry. Tempoyak is fermented durian flesh, typically used in fish-based dishes. This innovation combines the distinctive acidity of tempoyak with the rich spices of chicken curry. The fermentation process takes a week, then the tempoyak is cooked with chicken and spices to create a distinctive flavor and soft texture. Sensory testing by six panelists, including visual, aroma, and taste assessments, showed positive responses, particularly for its flavor and aroma. Furthermore, the low production costs make this dish economically viable. This research demonstrates that tempoyak chicken curry could become a new variant in Indonesia's traditional culinary heritage
Penerapan Sequence of Service Oleh Waiter Saat Dinner Di Restoran Remedy, Four Seasons Vail, Colorado, USA Realdi, I Kadek Deva; Koeswiryono, Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i7.1045

Abstract

Restoran memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada tamu. Sequence of Service adalah tahapan layanan yang dilakukan oleh pramusaji untuk memastikan pengalaman bersantap yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sequence of Service oleh pramusaji saat dinner di Restoran Remedy serta mengidentifikasi aspek layanan yang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara kepada pramusaji dan supervisor di restoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan Sequence of Service telah diterapkan dengan baik, dengan tingkat kepatuhan mencapai 80-90%. Namun, terdapat dua aspek yang masih belum konsisten dilakukan oleh pramusaji, yaitu menanyakan rasa makanan kepada tamu dan menawarkan kopi atau teh. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Sequence of Service sudah berjalan sesuai prosedur, masih diperlukan peningkatan dalam beberapa aspek layanan untuk meningkatkan kepuasan tamu. Oleh karena itu, disarankan agar restoran memberikan pelatihan rutin bagi pramusaji, memperketat pengawasan supervisor, serta memastikan SOP layanan diterapkan secara konsisten untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Restoran Remedy. This research aims to create an innovative culinary creation by utilizing a traditional fermented ingredient, tempoyak, in chicken curry. Tempoyak is fermented durian flesh, typically used in fish-based dishes. This innovation combines the distinctive acidity of tempoyak with the rich spices of chicken curry. The fermentation process takes a week, then the tempoyak is cooked with chicken and spices to create a distinctive flavor and soft texture. Sensory testing by six panelists, including visual, aroma, and taste assessments, showed positive responses, particularly for its flavor and aroma. Furthermore, the low production costs make this dish economically viable. This research demonstrates that tempoyak chicken curry could become a new variant in Indonesia's traditional culinary herita The restaurant plays an important role in providing quality service to guests. Sequence of Service refers to the stages of service performed by waitstaff to ensure an optimal dining experience. This study aims to analyze the implementation of the Sequence of Service by waiters during dinner at Remedy Restaurant and to identify aspects of the service that still need improvement. This research uses a qualitative method with observation and interview techniques conducted with the waitstaff and supervisor at the restaurant. The results show that most stages of the Sequence of Service have been well implemented, with a compliance rate of 80–90%. However, there are two aspects that are still inconsistently carried out by the waitstaff: asking guests about the taste of their food and offering coffee or tea. The conclusion of this study indicates that although the Sequence of Service is generally being followed according to procedure, improvements are still needed in certain aspects to enhance guest satisfaction. Therefore, it is recommended that the restaurant provide regular training for the waitstaff, strengthen supervisor oversight, and ensure that service SOPs are consistently applied in order to improve service quality at Remedy Restaurant.
Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial Instagram Pada Hotel Canggu Dream Village Amara, Ni Made Dwi; Wijaya, Nyoman Surya; Suadnyana, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i6.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pemasaran strategi alternatif yang harus dilakukan pada media sosial Instagram Hotel Canggu Dream Village. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2023 dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah dalam pengelolaan Instagram, hotel menggunakan strategi bauran pemasaran advertising, personal selling, sales promotion, public relation, dan direct marketing. Selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode SWOT. Adapun dari hasil analisis ini didapatkan hasil berupa posisi penggunaan Instragram sebagai media pemasaran Hotel Canggu Dream Village terletak pada kuadran I, yaitu agresif. Posisi ini memiliki arti bahwa strategi pemasaran hotel berada pada situasi yang menguntungkan karena dapat memanfaatkan kekuatan dan peluang. Adapun strategi alternatif yang dapat dilakukan oleh hotel adalah mengadakan event melalui Instagram dengan lebih sering, rutin mengupdate dan mengupload fasilitas terbaru, melakukan perekrutan tenaga kerja yang handal dan sudah berpengalaman untuk memegang social media marketing. Untuk saat ini hotel juga harus dapat memanfaatkan fitur gratis yang ada pada Instagram dengan lebih maksimal dan mulai menyiapkan budget untuk fitur berbayar, serta membeli sarana prasarana pendukung seperti kamera, microphone, lighting.This study aims to determine the implementation of alternative marketing strategies that must be carried out on Instagram Hotel Canggu Dream Village social media. This research was conducted in March-June 2023 with a qualitative descriptive research type and used data collection methods in the form of questionnaires, interviews, observation, and documentation. The results of this study are that in managing Instagram, hotels use advertising, personal selling, sales promotion, public relations, and direct marketing marketing mix strategies. Furthermore, an analysis was carried out using the SWOT method. As for the results of this analysis, the results obtained are the position of using Instragram as a marketing medium for Hotel Canggu Dream Village which is located in quadrant I, which is aggressive. This position means that the hotel's marketing strategy is in a favorable situation because it can take advantage of strengths and opportunities. The alternative strategies that can be carried out by hotels are holding events via Instagram more frequently, regularly updating and uploading the latest facilities, recruiting reliable and experienced workforce to handle social media marketing. For now, hotels must also be able to take full advantage of the free features available on Instagram and start preparing a budget for paid features, as well as buying supporting infrastructure such as cameras, microphones, lighting.
Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Di Adiwana Resort Jembawan Dwipayana, I Made Agus; Koerniawaty, Francisca Titing; Sudarmawan, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i7.1047

Abstract

Kepuasan pelanggan menjadi elemen krusial dalam mengoptimalkan pemanfaatan layanan hotel. Mengacu pada konteks ini, esensial untuk menguak faktor-faktor yang berkontribusi pada kepuasan pelanggan, termasuk fasilitas dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk merinci dampak fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Adiwana Resort Jembawan. Pendekatan metodologi yang diterapkan adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik akumulasi data dalam kajian ini melibatkan penggunaan kuesioner yang disebar melalui platform google form kepada 64 responden yang telah mengunjungi Adiwana Resort Jembawan. Pendekatan teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling, menguji variabel independen yakni fasilitas dan kualitas pelayanan, sementara variabel terikat adalah tingkat kepuasan pelanggan. Pendekatan analisis data yang diadopsi dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dan mengandalkan perangkat lunak SPSS versi 26. Temuan penelitian ini mengindikasikan adanya relasi positif dan signifikan antara fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan di Adiwana Resort Jembawan. Rekomendasi yang dapat disarankan terkait penelitian ini adalah agar manajemen hotel lebih mengedepankan pemeliharaan fasilitas yang disediakan serta terus meningkatkan responsivitas dan efektivitas karyawan dalam menghadapi kebutuhan para tamu. Dengan demikian, hotel dapat memastikan bahwa tingkat kepuasan pelanggan tetap terjaga dan bahkan meningkat dalam jangka panjang.Guest satisfaction is a crucial element in optimizing hotel service utilization. Referring to this context, it is essential to uncover the contributing factors to guest satisfaction, including facilities and service quality. This study aims to detail the impact of facilities and service quality on guest satisfaction levels at Adiwana Resort Jembawan. The applied methodology approach is quantitative research. The data accumulation technique in this study involves the use of questionnaires distributed through the Google Forms platform to 64 respondents who have visited Adiwana Resort Jembawan. The data collection technique employs purposive sampling, testing independent variables, namely facilities and service quality, while the dependent variable is guest satisfaction level. The data analysis approach adopted in this study is quantitative and relies on the SPSS software version 26. The findings of this study indicate a positive and significant relationship between facilities and service quality and guest satisfaction at Adiwana Resort Jembawan. Recommendations that can be suggested regarding this research are for the hotel management to prioritize the maintenance of provided facilities and to continually enhance the responsiveness and effectiveness of employees in addressing guest needs. By doing so, the hotel can ensure that guest satisfaction levels are maintained and even improved in the long run.
Analisis Kinerja Pramusaji Terhadap Kepuasan Tamu Pada Sugar & Spice Restaurant Di Aston Kuta Hotel & Residence Kusuma, Bintang Cahaya; Sudiarta, I Nyoman; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i7.1048

Abstract

Kualitas pelayanan yang baik di restoran dapat memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan. Pramusaji di restoran harus memiliki kualitas yang baik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu. Konsumen akan merasa puas terhadap produk/jasa yang ditawarkan apabila apa yang mereka dapatkan sesuai bahkan melebihi dari apa yang mereka harapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja pramusaji terhadap kepuasan tamu. Populasi menggunakan pengunjung di Sugar & Spice Restaurant dan sampel sebanyak 70 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, uji koefisien determinasi, dan uji t. Dari hasil penelitian diperoleh hasil yaitu kinerja pramusaji berpengaruh positif & signifikan terhadap kepuasan tamu Pada Sugar & Spice Restaurant di Aston Kuta Hotel & Residence. Hal ini berarti bahwa semakin baik kinerja pramusaji Pada Sugar & Spice Restaurant di Aston Kuta Hotel & Residence maka akan meningkatkan kepuasan tamu. Besarnya pengaruh kinerja pramusaji terhadap kepuasan tamu adalah sebesar 54,9%. Saran yang dapat diberikan olah peneliti adalah pramusaji Pada Sugar & Spice Restaurant di Aston Kuta Hotel & Residence diharapkan selalu menjaga kebersihan restoran, mengantar makanan tamu dengan cepat, cepat dalam menangani keluhan dan permintaan tamu, bersikap sopan dalam memberikan pelayanan dan berkomunikasi yang baik dengan tamu. Good service quality in restaurants can provide many benefits for the company. Waiters in restaurants must have good quality to provide the best service to guests. Consumers will be satisfied with the products/services offered if what they get matches or even exceeds what they expected. This study aims to determine the effect of waiter performance on guest satisfaction. The population uses visitors at Sugar & Spice Restaurant and a sample of 70 respondents. Methods of data collection using a questionnaire. Data analysis techniques used validity test, reliability test, classic assumption test, simple linear regression analysis, coefficient of determination test, and t test. From the research results, it was found that the performance of waiters had a positive & significant effect on guest satisfaction at Sugar & Spice Restaurant at Aston Kuta Hotel & Residence. This means that the better the performance of the waiter at Sugar & Spice Restaurant at Aston Kuta Hotel & Residence, the higher the guest satisfaction. The magnitude of the influence of the waiter's performance on guest satisfaction is 54.9%. Suggestions that can be given by researchers are that waiters at Sugar & Spice Restaurant at Aston Kuta Hotel & Residence are expected to always maintain the cleanliness of the restaurant, deliver guest food quickly, be fast in handling guest complaints and requests, be polite in providing service and communicate well with guests.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue