cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsecte@unisba.ac.id
Phone
+6285861147523
Journal Mail Official
bcsecte@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
ISSN : -     EISSN : 28282507     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsecte.v2i2
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education (BCSECTE) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Guru Paud dengan ruang lingkup sebagai berikut: Anak Usia dini (5-6 tahun), Bahasa Ekspresif, Bercerita, Berpikir logis dan strategi, Bola Bowling Rainbow, Cooking class, Diklat mahir, Disiplin, Gambar berseri, Gerak, Kelompok Bermain, Kemandirian, Kepala Sekolah, Kepercayaan Diri Anak, Kompetensi Guru PAUD dan TK, Pedagogik, Konstruksi Origami, Lagu, Loncat Jejak Kaki, makanan sehat, Media Barang Bekas, Motorik Kasar, Otot Kaki Anak, Membaca, menulis, berhitung, Pembelajaran Paud, penanaman adab, Pendidikan Karakter, Pengasuhan orang tua, Pengelolaan Kelas, Pengembangan Kreativitas, pengenalan dan hafalan Al-Quran, Perkembangan anak, Permainan, Senam. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 83 Documents
Peran Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di TK Aulia Bunda Kota Bandung 10030217018, Anita Nur Wahid Martiani; Enoh; Ayi Sobarna
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.14706

Abstract

Abstract. The family is the smallest unit in society consisting of father, mother and children. The role of a parent includes being an educator, guide and providing love to children. During the period of adapting to new habits, there was a change in the learning system which resulted in learning via distance or (PJJ). Aulia Bunda Kindergarten in Bandung City has a distance learning system that is different from kindergartens in general, the system that has been created makes collaboration between teachers and parents more synchronous. However, in this case, the role of parents will be more dominant in the learning system due to limited time to leave the house during the period of adapting to new habits. Therefore, this research was conducted with the aim of finding out the role of parents in the social emotional development of children during the period of adaptation to new habits at Aulia Bunda Kindergarten, Bandung City, which includes observations and interviews. The results of the research that have been obtained are in the form of descriptions of the results of interviews obtained from students' parents. Then it is linked to theories from experts to determine the role of parents in children's social emotional development. Abstrak. Keluarga merupakan unit terkecil dalam kumpulan masyarakat yang beranggotakan ayah, ibu dan anak. Peran sebagai orang tua antara lain sebagai pendidik, pembimbing dan memberikan kasih sayang kepada anak. Pada masa adaptasi kebiasaan baru, terdapat perubahan sistem pembelajaran yang mengakibatkan belajar melalui jarak jauh atau (PJJ). TK Aulia Bunda Kota Bandung memiliki sistem pembelajaran jarak jauh yang lain dari TK pada umumnya, dari sistem yang telah dibuat, membuat kerjasama antara guru dan orang tua lebih sinkron. Namun pada hal ini, peran orang tua akan lebih mendominasi dalam sistem pembelajaran dikarenakan terbatasnya waktu untuk keluar rumah pada masa adaptasi kebiasaan baru. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan maksud mencari tahu peran orang tua dalam perkembangan sosial emosional anak selama masa adapatasi kebiasaan baru di TK Aulia Bunda Kota Bandung yang meliputi observasi dan wawancara. Hasil dalam penelitian yang telah didapatkan berupa deskripsi mengenai hasil wawancara yang didapatkan dari orang tua murid. Kemudian di kaitkan dengan teori dari para ahli untuk mengetahui peran dari orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak. digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: Terdapat hubungan positif antara attention (perhatian) terhadap iklan Le Minerale dengan kesadaran merek yang termasuk kategori kuat/tinggi and antara interest (minat) terhadap iklan Le Minerale dengan kesadaran merek yang termasuk kategori sedang.
Studi Literatur: Adab Tidur menurut Ajaran Rasulullah untuk Anak Usia Dini (dalam Buku Sifat Tidur Nabi karya Muhammad Nashirul Haqqi, Lc 10030217006, Ana Krismayanti
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.14807

Abstract

Abstract. The background of this study is insomnia disorder experienced in early childhood. Early childhood experiencing insomnia disorder or trouble sleeping experience decreased activities and body immunity. In response to this problem, the researcher conducted a study of literature by correlating the urgency of sleeping with the education of the etiquettes of sleeping according to the teachings of the prophet. The results of the study show that sleeping is of high urgency in early childhood because the quality of children's sleep can affect their health, growth, and development. Islam, as a solution-oriented religion, has provided guidance on how to sleep well, not only well but also bring rewards and blessings, which is by practising etiquette and sunnah before and after sleeping. The implementation of the etiquette of sleeping in the concept of Islamic Parenting is effective using exemplary methods, habituation methods, and demonstration methods. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi oleh gangguan insomnia yang dialami anak usia dini. Anak usia dini yang mengalami gangguan insomnia atau kesulitan tidur mengalami penurunan aktivitas dan penurunan imunitas tubuh. Untuk merespon hal tersebut, peneliti melakukan penelitian studi literatur dengan mangkaitkan urgensi tidur dengan pendidikan adab tidur menurut ajaran Rasulullah. Hasil penelitian menujukkan bahwa tidur memiliki urgensi tinggi bagi kehidupan anak usia dini. Karena kualitas tidur anak dapat mempengaruhi kesehatan serta tumbuh kembangnya. Islam sebagai agama solutif telah memberikan tuntunan tentang bagaimana seharusnya tidur yang baik. Bukan sekedar baik, namun mendatangkan pahala dan keberkahan. Yaitu dengan mengamalkan adab dan sunnah-sunnah sebelum dan sesudah tidur. Penerapan adab tidur dalam konsep Islamic Parenting ini paling efektif menggunakan metode keteladanan, metode pembiasaan dan metode demonstrasi.
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Kelas Bahan Alam untuk Pengembangan Motorik Halus Anak 10030220029, Syafina Ramadhani Putri; Rahminawati, Nan; Sobarna, Ayi
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.14822

Abstract

Abstract. Children's physical and motor growth is related to their physical growth and development. The stimulation provided by the child's environment greatly affects the child's academic achievement related to smooth muscle involvement. The center learning model, especially the natural material center at At-Taqwa Integrated Islamic Kindergarten Gegerkalong Bandung City, has activities that aim to develop children's fine motor skills. In this study, researchers used a descriptive qualitative approach with a case study method. The data collection techniques are through observation, interviews, and documentation studies. This qualitative research aims to gain detailed data and is obtained based on observations of individuals and related institutions. This research was conducted descriptively, so the researcher will explain in detail about the implementation of the center learning model in the natural material class for the development of children's fine motor skills at the At-Taqwa Integrated Islamic Kindergarten Gegerkalong Bandung City, the activities in the natural material center are very useful as training children's sensory. At-Taqwa Integrated Islamic Kindergarten which applies the center learning model in optimizing children's fine motor development is very effective because of the availability of learning media which has a major influence on aspects of child development, especially fine motor. Children will be motivated, have an interest in learning new things, because the center media used is real and interesting for children. Abstrak. Perkembangan fisik dan motorik anak berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan jasmani mereka. Rangsangan yang diberikan oleh lingkungan anak sangat berpengaruh pada prestasi akademik anak terkait keterlibatan otot polos. Model pembelajaran sentra khususnya sentra bahan alam di TK Islam Terpadu At-Taqwa Gegerkalong Kota Bandung memiliki kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan motorik halus anak. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendapatkan data yang detail dan diperoleh berdasarkan pengamatan individu maupun Lembaga terkait. Penelitian ini di lakukan secara deskriptif, maka peneliti akan menjelaskan secara mendetail mengenai implementasi model pembelajaran sentra pada kelas bahan alam untuk pengembangan motorik halus anak di TK Islam Terpadu At-Taqwa Gegerkalong Kota Bandung, Kegiatan-kegiatan di sentra bahan alam tersebut sangat bermanfaat sebagai melatih sensori anak. TK Islam Terpadu At taqwa yang menerapkan model pembelajaran sentra dalam mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak sangat efektif karena tersedianya media pembelajaran yang mana memiliki pengaruh besar terhadap aspek perkembangan anak terkhusus motorik halus. Anak akan termotivasi, memiliki minat untuk mempelajari hal baru, karena media sentra yang digunakan nyata dan menarik bagi anak.
Analisis Pola Asuh Orang Tua yang Menikah Dini dan Kaitannya terhadap Perkembangan Anak 10030220007, Delia Swantiana; Erhamwilda; Eko Surbiantoro
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.15033

Abstract

Abstract. Marriage at a young age burdens girls with responsibilities that adults should do and that girls are not ready to do. Parents who marry early tend to have low education and lack knowledge about parenting, which can have an impact on children's development. The aim of this research is to analyze the parenting patterns of parents who marry early and their relationship to child development. The research results show that the parenting patterns of parents who marry early vary in supporting every aspect of children's development. Parenting tendencies that emerge include moral and religious development, parenting patterns that are applied include democratic, permissive, authoritarian and neglectful parenting patterns. In physical-motor development, the parenting style applied by parents is a tendency towards democratic and permissive parenting. In social-emotional development, the parenting patterns that are applied are tendencies towards authoritarian, democratic and permissive parenting patterns. In language development, the parenting patterns applied by parents tend to be democratic, authoritarian and permissive parenting patterns. Meanwhile, aspects of child development as a whole show good development and are in accordance with the level of achievement of the child's development, but there are several aspects that still require further attention to support more optimal development. Abstrak. Pernikahan pada usia muda membebani anak perempuan dengan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan oleh orang dewasa dan belum siap untuk dilakukan oleh anak perempuan. Orang tua yang menikah dini cenderung berpendidikan rendah dan kurang dalam memiliki pengetahuan tentang pengasuhan, sehingga dapat berdampak pada perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola asuh orang tua yang menikah dini dan kaitannya terhadap perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua yang menikah dini berbeda-beda dalam mendukung setiap aspek perkembangan anak. Kecenderungan pola asuh yang muncul diantaranya yaitu dalam perkembangan moral dan agama pola asuh yang diterapkan meliputi pola asuh demokratis, permisif, otoriter dan pengabaian. Pada perkembangan fisik-motorik pola asuh yang diterapkan oleh orang tua yaitu adanya kecenderungan pada pola asuh demokratis dan permisif. Pada perkembangan sosial-emosional pola asuh yang diterapkan yaitu adanya kecenderungan pola asuh otoriter, demokratis dan permisif. Pada perkembangan bahasa, pola asuh yang diterapkan orang tua memiliki kecenderungan pada pola asuh demokratis, otoriter, dan permisif. Sedangkan untuk aspek perkembangan anak secara keseluruhan menunjukkan perkembangan yang baik dan sesuai dengan tingkat pencapaian perkembangan anak, namun terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan perhatian lebih lanjut untuk mendukung perkembangan yang lebih optimal
Peran Orang Tua dalam Pengasuhan Anak Diera Digital 10030220034, Shalma Muna Nabila Mansyur; Dedih Surana; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.15109

Abstract

Abstract. The importance of the role of parents in educating children such as parenting, fostering children at home is an obligation for every parent in an effort to shape the child's personality. This study aims: (1) To determine the profile of parents and children in Babakan Nanjung Village, Cimahi City. (2) To find out the form of parenting in the digital era. (3) To find out the role of parents in the digital era in Babakan Nanjung Village, Cimahi City. (4) To find out what strategies parents have in parenting in the digital era. (5) To find out what obstacles and barriers in parenting in the digital era. This research uses qualitative research with a case study approach. The techniques used are observation, interviews, and documentation. While the data analysis technique used is to use techniques through data reduction, data presentation, and drawing conclusions from research. The profile of parents in Babakan Nanjung, Cimahi city shows that parents have different backgrounds. The forms of parenting used by parents in the digital era include authoritative parenting and permissive parenting. In the digital era, parents act as facilitators, supervisors, and controllers. In this digital age, parents take different approaches to parenting their children, such as limiting the time they spend on screens and finding ways to help their children overcome the limitations posed by electronic devices. Parents face barriers and obstacles in educating their children, which impact their social and emotional development, such as not wanting their children to socialize outside. Abstrak. Pentingnya peranan orang tua dalam mendidik anak seperti mengasuh, membina anak dirumah merupakan kewajiban bagi setiap orang tua dalam usaha pembentukan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan: (1)Untuk mengetahui gambaran profil orang tua dan anak di Kampung Babakan Nanjung Kota Cimahi. (2) Untuk mengetahui bentuk pengasuhan anak di era digital. (3) Untuk mengetahui peran orang tua di era digital di Kampung Babakan Nanjung Kota Cimahi. (4) Untuk mengetahui strategi apa saja pada orang tua dalam pengasuhan anak di era digital. (5) Untuk mengetahui kendala dan hambatan apa saja dalam pengasuhan di era digital. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari penelitian. Profil orang tua di Babakan Nanjung kota Cimahi menunjukkan bahwa orang tua memiliki latar belakang yang berbeda. Bentuk pengasuhan anak yang digunakan orang tua di era digital antara lain, pengasuhan otoritatif dan pengasuhan permisif. Di era digital, orang tua berperan sebagai fasilitator, pengawas, dan pengontrol. Di era digital ini, para orang tua mengambil pendekatan yang berbeda untuk mengasuh anak mereka, seperti membatasi waktu mereka menghabiskan di layar dan mencari cara untuk membantu anak mereka mengatasi batasan yang ditimbulkan oleh perangkat elektronik. Orang tua menghadapi hambatan dan kendala dalam mendidik anak mereka, yang berdampak pada perkembangan sosial dan emosional mereka, seperti tidak mau anak untuk bersosialisasi di luar.
Pengaruh Penggunaan Metode Bermain Peran terhadap Perkembangan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Kelompok B di TK Telkom Buah Batu 10030219001, Nadya Oktaviani; Erhamwilda; Dewi Mulyani
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.15338

Abstract

Abstract. This research is based on the existence of obstacles in improving language skills in early childhood. These obstacles are in the form of: there are some children who cannot answer questions with complaints, there are some children who still find it difficult to express what they want, there are some children who find it difficult to use simple sentences. The type of research used by the researcher is PTK research or classroom research to improve the quality of learning in the classroom. The researcher used a random sampling technique to determine the research sample. The population used was 15 children and the sample in this study was children in the BTK Telkom Buah Batu class. The instruments used are cheklis with the assessment categories of undeveloped (BB), starting to develop (MB), developing according to expectations (BSH), developing very well (BSB). The data collection technique is through observation. The researcher used the P. test. Based on the research that the author has conducted 4 times, it consists of: observation (pretest) without being given treatment and after being given treatment with 3 cycles. The results were obtained that before being given treatment to children, the child's language proficiency before being given treatment was 21.4% and after receiving treatment in cycles 1, 2, and 3 through the role-playing method, the average children's ability increased to 88.1%. This proves that the role-playing method can improve language skills in early childhood. Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi karena adanyakendala dalam meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia dini. Kendala tersebut berupa: adanya sebagian anak yang belum bisa menjawab pertanyaan dengan komples, adanya sebagian anak yang masih sulit menungungkapkan apa yang diiginkannya, adanya sebagian anak sulit enyusun kalimat sederhana. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian PTK atau penelitian kelas guna meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Peneliti menggunakan teknik random sampling untuk menentukan sampel penelitian. Populasi yang digunakan 15 orang anak dan sampel dalam penelitian ini adalah anak di kelas BTK Telkom Buah Batu. Instrument yang digunakan yaitu cheklis dengan kategori penilaian belum berkembang (BB), mulai berkembang (MB), berkembang sesuai harapan (BSH), berkembang sangat baik (BSB). Teknik pengumpulan datanya yaitu melalui observasi. Peneliti menggunakan uji P. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan sebanyak 4 kali terdiri dari :observasi(pretest) tanpa diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan dengan 3 siklus. Diperoleh hasil bahwa sebelum diberikan perlakuan kepada anak kemampaun bahasa anak sebelum diberikan perlakuan sebesar 21,4 % dan setelah mendapatkan perlakuan di siklus 1,2,dan 3 melalui metode bermain peran didapatkan rata-rata kemampuan anak meningkat menjadi 88,1%%. Hal ini membuktikan bahwasanya metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak usia dini.
Dampak Gadget terhadap Perilaku Prososial Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Babakan Ciparay 10030220042, Karina Nurul Fathia; Aep Saepudin; Dewi Mulyani
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.15378

Abstract

Abstract. The general issue regarding the socio-emotional condition of early childhood today is partly due to the advancement of technology, namely gadgets, with unsupervised use. Gadgets are media used as a means of modern communication. Gadgets not only affect the mindset or behavior of adults but also the socio-emotional aspects of early childhood. Early childhood tends to enjoy new things they obtain through play activities. Playing is very enjoyable for children; through play, they can explore all the potential within themselves. The majority of Indonesian children spend their time playing with gadgets. This undoubtedly influences their development, especially in their socio-emotional development. This issue also occurs in kindergarten institutions in Babakan Ciparay District. This research employs a qualitative approach and quantitative expo facto method. The purpose of this study is to determine the impact of gadget use on the prosocial behavior of early childhood and the efforts made by schools and parents to address these impacts. Abstrak. Permasalahan umum mengenai kondisi sosial emosional anak usia dini saat ini salah satunya disebabkan oleh kemajuan teknologi yang bernama gadget dengan penggunaan yang tidak diawasi. Gadget adalah media yang digunakan untuk sebagai sarana komunikasi modern. Gadget tidak hanya memengaruhi pola pikir atau perilaku orang dewasa, tapi juga sosial emosional anak usia dini. Anak Usia Dini cenderung senang dengan hal-hal baru yang ia dapatkan melalui aktivitas de[\ngan bermain. Bermain sangat menyenangkan bagi anak-anak, dengan bermain anak bisa menggali semua potensi yang ada dalam dirinya. Mayoritas, anak Indonesia menghabiskan waktu dengan bermain gadget. Tentunya hal tersebut memengaruhi perkembangan anak, terutama dalam pengembangan sosial emosionalnya. Permasalahan tersebut tentu terjadi juga di lembaga Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Babakan Ciparay. Pada penelitian ini, menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode expo facto. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari penggunaan gadget terhadap perilaku prososial anak usia dini serta upaya apa yang dilakukan sekolah juga orang tua menghadapi dampak tersebut.
Meningkatkan Kemampuan Literasi Al-Qur'an Anak Usia Dini melalui Permainan di TKQ Irsyadul 'Ibad Ila Yaumil Ma'ad 10030217011, Putri Nur Tsani
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.15504

Abstract

Abstract. This study aims to enhance Qur'anic literacy in early childhood through a game-based learning approach. The background of the research is the low level of Qur'anic literacy among children, which hinders their understanding of religious teachings. The method used is Classroom Action Research (CAR), which includes planning, implementation, observation, and reflection stages. The research was conducted in an early childhood education institution, involving students as research subjects. The results show that learning through games is effective in improving the ability to read Qur'anic letters and verses. Furthermore, this approach helps children understand the values contained in the Qur'an and makes the learning process more enjoyable and motivating. Therefore, game-based learning methods are recommended as an effective strategy for teaching Qur'anic literacy to young children. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an pada anak usia dini melalui pendekatan pembelajaran berbasis permainan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi Al-Qur'an di kalangan anak-anak, yang menghambat pemahaman mereka terhadap ajaran agama. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di salah satu lembaga pendidikan anak usia dini dengan melibatkan siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui permainan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca huruf dan ayat Al-Qur'an. Selain itu, pendekatan ini juga membantu anak-anak memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an, serta membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi. Oleh karena itu, metode pembelajaran berbasis permainan direkomendasikan sebagai strategi yang efektif untuk mengajarkan literasi Al-Qur'an kepada anak-anak usia dini.
Pengembangan Nilai-Nilai Sosial melalui Metode Pembiasaan Tiga Kata Ajaib terhadap Anak Usia 5-6 Tahun di TK Siti Khadijah 10030219011, Danisya Firdani Supriono; Asep Dudi Suhardini; Arif Hakim
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v4i1.15572

Abstract

Abstract. This study examines the development of social values in early childhood (ages 0-6), through the habituation method of "Three Magic Words" (please, sorry, thank you) at TK Siti Khadijah I. This method is consistently applied in children's daily activities, both in interactions with teachers and peers. The results show that the habituation of the "Three Magic Words" has a significantly positive impact on children's social development. Children who are accustomed to using these words demonstrate better communication skills, sensitivity, high initiative, and non-aggressive behavior. Additionally, these children are more adaptable to their environment, socialize well, and have an awareness of respecting and appreciating others. In conclusion, the habituation of the "Three Magic Words" is an important step in the social development of early childhood, with highly positive outcomes for their growth. Abstrak. Penelitian ini mengkaji pengembangan nilai sosial pada anak usia dini (0-6 tahun) melalui metode pembiasaan "Tiga Kata Ajaib" (tolong, maaf, terima kasih) di TK Siti Khadijah I. Metode ini diterapkan secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari anak, baik dalam interaksi dengan guru maupun teman sebaya. Hasilnya menunjukkan bahwa pembiasaan "Tiga Kata Ajaib" memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan sosial anak. Anak-anak yang terbiasa menggunakan kata-kata ini menunjukkan kemampuan komunikasi yang lebih baik, sikap peka, inisiatif tinggi, dan perilaku yang tidak agresif. Selain itu, anak-anak ini juga lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, bersosialisasi dengan baik, serta memiliki kesadaran untuk menghargai dan menghormati orang lain. Kesimpulannya, pembiasaan "Tiga Kata Ajaib" merupakan langkah penting dalam pengembangan aspek sosial anak usia dini, dengan hasil yang sangat positif bagi perkembangan mereka
Pengaruh Permainan Konstruktif Menggunakan Lego terhadap Peningkatan Kreativitas Anak Usia 5–6 Tahun Di TK Al Islam Kota Bandung Icha Agustina; Masnipal; Ikin Asikin
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2025): Bandung Conference Series: Early Chillhood Teacher Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v5i1.17792

Abstract

Abstract. Early Childhood Education (PAUD) focuses on developing children's creativity and abilities through targeted play activities. This study aims to examine the influence of the use of constructive games, especially Lego, on the increase in creativity of 5-6 year old children in Al Islam Kindergarten, Bandung City. Using a quantitative method with a pretest-posttest experimental design, the study involved 20 children who were divided into experimental and control groups. Data was collected through the Figural Creativity Test (TKF) and analyzed using SPSS. The results showed that there was a significant improvement in the aspects of smoothness, flexibility, authenticity, and elaboration in the experimental group after treatment. The results of the study showed that there was a significant increase in creativity after the treatment of PKPK model Lego games at TK Al Islam. This conclusion emphasizes the importance of constructive games in increasing children's creativity in early childhood education, as well as providing recommendations for educators to integrate these games in the learning process. Abstrak. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berfokus pada pengembangan kreativitas dan kemampuan anak melalui kegiatan bermain yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan permainan konstruktif, khususnya Lego, terhadap peningkatan kreativitas anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al Islam, Kota Bandung. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest, penelitian melibatkan 20 anak yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui Tes Kreativitas Figural (TKF) dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada aspek kelancaran, kelenturan, keaslian, dan elaborasi di kelompok eksperimen setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kreativitas yang signifikan setelah diberikannya treatment permainan Lego model PKPK di TK Al Islam. Kesimpulan ini menegaskan pentingnya permainan konstruktif dalam meningkatkan kreativitas anak di PAUD, serta memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengintegrasikan permainan ini dalam proses pembelajaran.