cover
Contact Name
Hasni Syahida
Contact Email
hsyahida@ulm.ac.id
Phone
+6287815460096
Journal Mail Official
homeostasis@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
ISSN : -     EISSN : 27224333     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember di setiap tahunnya.
Articles 485 Documents
KEJADIAN PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN PENYAKIT KOMORBID HIPERTENSI DI RSUD ULIN BANJARMASIN Reka Amelia; Dwi Laksono Adiputro; Agung Biworo; Mohammad Rudiansyah; Oski Illiandri
Homeostasis Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heart failure is a clinical syndrome indicated by the lack of ability of the heart to supply enough blood to the peripheral tissues to fulfill the body's metabolic demands. In some cases, heart failure is usually accompanied by other pathological conditions where the process occurs at the same time as other diseases called comorbidities. In addition to the underlying disease, this disease is also a trigger, a risk factor, and a complication that further aggravates the condition of heart failure. Comorbidities are commonly found in elderly heart failure patients, resulting from the failure of several organ functions. However, the distribution of these comorbids varies in each age group. Uncontrolled hypertension causes complications of heart failure which is also a comorbid of heart failure itself. This study aims to determine the distribution of the incidence of heart failure patients with comorbid hypertension at Ulin Hospital Banjarmasin. This study used a retrospective descriptive research design with amethod total sampling by taking medical record data of heart failure patients who underwent outpatient treatment at Ulin Hospital Banjarmasin for the time range of February 2020-July 2020. From 188 heart failure patients during the time range of February 2020-July 2020, obtained as many as 84 (44.68%) patients with heart failure accompanied by hypertension. Based on the results of echocardiography, the most classifications were diastolic heart failure in 47 patients (55.95%), systolic heart failure in 21 patients (25%), and combination systolic diastolic heart failure in 16 patients (19.05%). The highest prevalence was in men 59 (70.24%). Conclusion: In patients with heart failure accompanied by comorbid hypertension, the most common finding is left ventricular diastolic heart failure, which predominantly affects male patients
EFEKTIVITAS TERAPI INFARED DAN LOW LEVEL LASER THERAPHY TERHADAP PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH Sheila Putri Mahardika; Muhammad Siddik; Didik Dwi Santoyo; Bambang Dwiputranto; Pagan Pambudi
Homeostasis Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low back pain (LBP) is the most common complaint of low back pain. One of the treatments that can be done is non-pharmacological therapy, namely therapy IR and low level laser therapy (LLLT). Both have similarities in electromagnetic radiation hyperthermia, and serve to reduce pain severity, reduce disability in low back pain patients. The aim of this literature review is to compare the effectiveness of IR and LLLT in reducing pain in low back pain patients. The writing was done by analyzing the literature from several electronic medical journal databases, namely: PubMed-NCBI, ProQuest, Science Direct and Google Scholar. The criteria for inclusion of articles are articles in English and Indonesian in research published in 2011–2021. There are 5 articles used in this literature review. The results of the review found that IR and LLLT were equally effective in reducing pain in low back pain patients. Three out of five IR articles showed more effective results in reducing low back pain. Two of the five articles of LLLT showed more effective results in reducing low back pain, that IR and LLLT have the same effectiveness in reducing low back pain
MANIFESTASI KLINIS DAN PROFIL HEMATOLOGI BALITA DENGAN DIARE AKUT DI RSD IDAMAN BANJARBARU TAHUN 2020-2021 Gita Shabella; Harapan Parlindungan Ringoringo; Meitria Syahadatina Noor
Homeostasis Vol 5, No 3 (2022)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute diarrhea is an increase in stool discharge with a softer or more liquid consistency than usual, occurring at least 3 times in 24 hours with or without mucus and blood lasting <14 days. The purpose of this study is to find out the clinical manifestations, hematology profile, and examination of feces of children under five at Idaman Banjarbaru Hospital in 2020-2021. The methods used in this study are descriptive retrospective. Data retrieval techniques are done purposive sampling by paying attention to inclusion and exclusion criteria. The study sample included 35 children with clinical manifestation data and a complete hematological profile. The results showed the most age in the group of 12-36 months with a percentage of 60%. By gender there were 21 children (64.86%) male. The study concluded that 27 children (77.14%), were in vomiting in 26 children (74.28%). The majority with normal leukocyte levels with a percentage of 22 (62.85%) children, hemoglobin levels within normal limits are as many as 25 children (71.43%).
HUBUNGAN JUMLAH LEUKOSIT DAN DERAJAT KEPARAHAN PASIEN STROKE ISKEMIK FASE AKUT Bernardus Nathan Geson; Fakhrurrazy Fakhrurrazy; Azma Rosida
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i1.8795

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang menimbulkan kecacatan nomor satu dan penyebab kematian nomor tiga di dunia. Stroke iskemik merupakan jenis stroke yang terbanyak. Stroke iskemik terjadi akibat plak aterosklerosis yang menyebabkan terjadinya iskemia jaringan. Mikroglia yang teraktivasi akan mengeluarkan sitokin proinflamasi yang menyebabkan aktivasi leukosit. Proses aktivasi leukosit dimulai dari marginasi, rolling, adhesi dan migrasi antar sel endotel. Derajat keparahan stroke iskemik dinilai berdasarkan skor NIHSS. Penelitian ini bertujuan menjelaskan hubungan antara jumlah leukosit dan derajat keparahan pasien stroke iskemik kurang dari 72 jam onset stroke. Penelitiaan ini dilakukan dengan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 40 pasien stroke iskemik kurang dari 72 jam onset stroke di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling yaitu consecutive sampling dimana semua responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dijadikan sebagai subjek penelitian. Data primer adalah derajat keparahan stroke berdasarkan skor NIHSS dan data sekunder adalah jumlah leukosit dari rekam medis. Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil analisis data didapatkan nilai p=0,502, yang berarti tidak terdapat hubungan antara jumlah leukosit dan derajat keparahan pasien stroke iskemik kurang dari 72 jam onset stroke.
PROFIL PASIEN TINEA KORPORIS DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD ULIN BANJARMASIN PERIODE 2019-2021 Ismi Tanriati; Sukses Hadi; Didik Dwi Sanyoto; Dwiana Savitri; Rahmiati Rahmiati
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i1.8786

Abstract

Tinea korporis adalah infeksi jamur superfisial pada kulit yang banyak dijumpai pada daerah beriklim tropis. Infeksi ini disebabkan oleh jamur dermatofita seperti Trichophyton sp., Microsporum sp., dan Epidermophyton sp. Tinea korporis terjadi pada kulit tubuh yang tidak berambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien tinea korporis di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Ulin Banjarmasin periode 2019-2021. Metode deskriptif retrospektif dipilih bagi penelitian ini yang diambil melalui rekam medis dan pusat data elektronik. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah kasus pasien tinea korporis periode 2019-2021 sebanyak 86 pasien. Kasus terbanyak terjadi pada kelompok usia 36-45 tahun (22,1%), jenis kelamin perempuan (58,1%), berasal dari daerah Banjarmasin (57,0%), paling banyak dijumpai pada Ibu Rumah Tangga (20,9%), dan tidak memiliki komorbid (88,4%). Gambaran lesi yang sering terjadi yaitu makula, tepi aktif, skuama, batas tegas, dan central healing. Pengobatan antijamur menggunakan terapi kombinasi (60,5%). Pada seluruh pasien tinea korporis tidak dilakukan pemeriksaan KOH 10-20% (100%). Kesimpulan penelitian ini adalah jumlah kasus periode 2019-2021 sebanyak 86 pasien, rentang usia 36-45 tahun, jenis kelamin perempuan, berasal dari daerah Banjarmasin, pekerjaan Ibu rumah tangga, dan tidak memiliki komorbid. Gambaran lesi yang sering terjadi yaitu makula, tepi aktif, skuama, batas tegas, dan central healing. Pengobatan antijamur topikal dan sistemik.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS MICROWAVE DIATHERMY DAN TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION DENGAN HIGH INTENSITY LASER DAN TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION Raihan Mahfud; Azka Hayati; Zairin Noor; Muhammad Siddik; Fakhrurrazy Fakhrurrazy
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i1.8809

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal akibat adanya ergonomi yang salah. Nyeri yang ditimbulkan dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan mobilisasi dan berpotensi mengganggu keseimbangannya. Etiologi potensial yang dapat menyebabkan LBP, yaitu : mekanis, degeneratif, peradangan, onkologis, dan infeksi pada tulang belakang. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas terapi MWD dan TENS dengan  HILT dan TENS terhadap fungsi keseimbangan pasein LBP di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 8 sampel yang memenuhi kriteria inklusi, yang dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok perlakuan I (MWD dan TENS) didapatkan nilai p=0,713 dan kelompok perlakuan II (HILT dan TENS) didapatkan nilai p=0,102 yang menunjukkan nilai p>0,05 maka tidak didapatkan perbedaan yang bermakna terhadap perubahan time up and go test (TUG) sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Sedangkan untuk perbedaan efektivitas pada kelompok I dan kelompok II  didapatkan hasil p=0,564 yang menunjukkan bahwa nilai p>0,05, maka tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada nilai fungsi keseimbangan pasien.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP IPK MAHASISWA PSKPS FK ULM Dewi Saptarina; Pandji Winata Nurikhwan; Didik Dwi Santoyo; Mohammad Bakhriansyah; Sherly Limantara
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i1.8800

Abstract

Kecemasan merupakan hal yang bisa terjadi karena adanya suatu respon terhadap berbagai kondisi. Kecemasan dapat terjadi akibat seseorang merasakan stres atau konflik sehingga terjadi perubahan keadaan dalam diri seseorang dan seseorang tersebut dituntut untuk dapat melakukan adaptasi, terutama perubahan-perubahan yang terjadi akibat pandemi virus Covid-19 yang dirasakan oleh seluruh masyarakat saat ini. Ketika menjalani pendidikan di kedokteran, banyak sekali tuntutan untuk memperoleh prestasi akademik yang baik agar dapat menjadi calon dokter yang bermutu tinggi. Mahasiswa pendidikan kedokteran diketahui memiliki tingkat penyebab stres yang cukup tinggi, sehingga stresor tersebut juga dapat mengakibatkan terjadinya kecemasan pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional. Metode penarikan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Pengumpulan data tingkat kecemasan dilakukan dengan menggunakan kuesioner Beck Anxiety Inventory (BAI) dan data IPK mahasiswa. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Spearman’s dengan nilai signifikansi p<0,05. Sampel penelitian yang didapatkan berjumlah 153 orang. Hasil penelitian didapatkan mahasiswa yang mengalami tingkat kecemasan rendah sebanyak 18%, tingkat kecemasan menengah 34% dan tingkat kecemasan tinggi 48%. Mahasiswa dengan nilai IPK<2,75 sebanyak 19 orang (12,4%) dan mahasiswa dengan IPK≥2,75 sebanyak 134 orang (87,6%). Berdasarkan uji Spearman’s didapatkan r value=-0,176. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang sangat lemah antara tingkat kecemasan dan IPK mahasiswa PSKPS FK ULM.
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN TES CEPAT MOLEKULER MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS DI RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2020-2021 Lidya Hartiyah; Rahmiati Rahmiati; Didik Dwi Santoyo
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i1.8791

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang menjadi isu global dengn populasi yang terinfeksi sehingga menyebabkan 2,5 juta orang meninggal setiap tahunnya. World Health Organization memperkirakan sekitar 9,6 juta jumlah kasus TBC, dengan 5,4 juta terjadi pada jenis kelamin laki-laki, dan 3,2 juta terjadi pada perempuan. Setiap tahun jutaan orang yang mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) juga mengalami infeksi TBC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan TCM Mycobacterium tuberculosis di RSUD Ulin Banjarmasin pada tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melihat rekam medis sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukan jumlah pasien TBC dengan hasil pemeriksaan TCM pada tahun 2020-2021 sebanyak 400 sampel. Terbanyak pada kelompok usia lansia akhir (17,5%), jenis kelamin laki-laki (61,6%), MTB tidak terdeteksi sebanyak (46,75%) dan MTB terdeteksi sensitif rifampisin sebanyak (21,25%). Kategori kualitas sputum yang terbanyak adalah mucoid (35%).
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN SERAT DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWA PSKPS FK ULM TAHUN 2022 Aliyah Zahirah Putri; Juhairina Juhairina; Istiana Istiana; Triawanti Triawanti; Dwi Setyohadi
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i1.8782

Abstract

Obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi obesitas pada orang dewasa usia 18 tahun ke atas sebesar 28,7% (IMT ≥ 25). Data Riskesdas tahun 2018, prevalensi obesitas di Banjarmasin mendekati nasional sebesar 25,37%. Banyak faktor berkontribusi terhadap kejadian obesitas, termasuk asupan energi dan asupan serat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan asupan energi dan serat dengan kejadian obesitas pada mahasiswa PSKPS FK ULM. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa PSKPS FK ULM angkatan 2019, 2020, dan 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Total sampel yang didapat sebesar 60 subjek. Peneliti menggunakan analisis univariat dan bivariat sebagai analisis data. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p value <0.05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas mahasiswa pada kelompok kontrol memiliki asupan energi baik (66.7%) dan serat baik (53.3%). Sementara itu, mayoritas mahasiswa pada kelompok kasus memiliki asupan energi lebih (73.3%) dan serat rendah (86.7%). Hasil analisis uji Chi-square menunjukan bahwa terdapat hubungan antara asupan energi (p=0.001) dan serat (p=0.001) dengan kejadian obesitas pada mahasiswa PSKPS FK ULM
PROFIL PASIEN PITIRIASIS VERSIKOLOR DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD ULIN BANJARMASIN PERIODE 2019-2021 ummu Nur Ainun Sajida; Sukses Hadi; Didik Dwi Sanyoto; Dwiana Savitri; Rahmiati Rahmiati
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i1.8814

Abstract

Pitiriasis versikolor adalah gangguan kulit superfisialis kronis yang disebabkan  oleh Malassezia spp. Jamur ini bersifat larut lemak dan merupakan flora normal kulit. Predileksi lesi terutama di daerah penghasil lemak yaitu, badan, wajah dan ekstremitas. Lesi dapat berupa makula hipopigmentasi, makula hiperpigmentasi dan makula eritematosa. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui profil pasien pitiriasis versikolor di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Ulin Banjarmasin periode 2019-2021. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dari rekam medis dan pusat data elektronik. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah pasien pitiriasis versikolor periode 2019-2021 sebanyak 49 pasien. Profil terbanyak terjadi pada laki-laki yang berkisar (63,3%) dengan kelompok usia 11-20 tahun (32,6%). Daerah asal terbanyak adalah luar Banjarmasin (55,1%) dan sedang bersekolah (36,7%). Mayoritas pasien memiliki warna lesi makula hipopigmentasi (38,8%) dengan lokasi lesi kombinasi (20,4%) dan diterapi dengan kombinasi antijamur topikal dan sistemik (55,1%). Semua pasien tidak dilakukan pemeriksaan penunjang. Kesimpulan penelitian ini adalah profil pasien pitiriasis versikolor terbanyak terjadi pada pria dengan rentang usia 11-20 tahun. Daerah asal dari luar Banjarmasin dan mayoritas pasien sedang bersekolah. Warna lesi terbanyak adalah makula hipopigmentasi dengan lokasi lesi kombinasi. Antijamur topikal dan sistemik merupakan pengobatan terbanyak.