cover
Contact Name
Hasni Syahida
Contact Email
hsyahida@ulm.ac.id
Phone
+6287815460096
Journal Mail Official
homeostasis@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
ISSN : -     EISSN : 27224333     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember di setiap tahunnya.
Articles 481 Documents
KARAKTERISTIK PASIEN HEMOROID DI RUANG RAWAT INAP RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2019-2021 Widya Shoffa Rosyida; Ika Kustiyah Oktaviyanti; Lena Rosida; Agung Ary Wibowo; Ida Yuliana
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10020

Abstract

Hemoroid terdiri dari hemoroid eksterna dan interna yang diklasifikasikan derajat I-IV, dengan gejala perdarahan, prolaps dan nyeri yang sering disebabkan trombosis. Jenis operasi dibagi menjadi stapled hemorrhoidopexy dan hemoroidektomi konvensional yang mempengaruhi lama perawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik pasien hemoroid di Ruang Rawat Inap RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2019-2021 ditinjau derajat hemoroid interna, gejala klinis, gambaran histopatologi trombosis, jenis operasi, dan lama perawatan. Metode penelitian adalah deskriptif observasional melalui data rekam medis dan preparat histopatologi di Laboratorium Patologi Anatomi dengan 46 sampel. Hasil menunjukkan 95% hemoroid interna dengan derajat II (25%), derajat III (47,5%), derajat IV (27,5%). Adapun gejala perdarahan (72%), prolaps (59%), dan nyeri (33%). Gambaran trombosis ditemukan pada 57% preparat. Operasi stapled hemorroidopexy (58,3%) dan hemoroidektomi konvensional (41,67%). Sebanyak 52% menerima perawatan ≤ 3 hari. Karakteristik terbanyak adalah hemoroid derajat III, dengan perdarahan, gambaran trombosis, dan diterapi stapled hemorrhoidopexy selama ≤ 3 hari.
HUBUNGAN PERILAKU IBU DAN POLA MAKAN BALITA DENGAN KEJADIAN DIARE DI BANTARAN SUNGAI WILAYAH PUSKESMAS KELAYAN TIMUR Nuruzzahra Ghozali; Farida Heriyani; Nelly Al Audhah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10002

Abstract

Diare didefinisikan sebagai buang air besar dengan konsistensi cair sebanyak ≥ 3 kali sehari. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku ibu dan pola makan balita dengan kejadian diare di bantaran sungai wilayah Puskesmas Kelayan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode kasus kontrol dengan teknik simple random sampling. Populasi pada penelitian ini adalah ibu balita yang berkunjung ke Puskesmas Kelayan Timur dengan total sampel 60 orang (30 kasus dan 30 kontrol). Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan perilaku ibu kurang baik pada kelompok balita diare 60% dengan hasil p-value = 0,038 dan pola makan balita tidak tepat pada kelompok balita diare 83,33% dengan hasil p-value = 0,049. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan perilaku ibu dan pola makan balita dengan kejadian diare di bantaran sungai wilayah Puskesmas Kelayan Timur. 
PROFIL SEDIMEN URIN PADA INFEKSI SALURAN KEMIH KASUS OBSTETRI Muhammad Wijdaan Nabil; Ihya Ridlo Nizomy; Azma Rosida; Ferry Armanza; Franciscus Xaverius Hendriyono
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9991

Abstract

Bakteriuria asimptomatik merupakan ISK yang umum terjadi pada wanita hamil. Apabila tidak diobati, 20%-30% akan berkembang menjadi pielonefritis. Penapisan dan pengobatan ISK yang tepat pada populasi ini dapat mencegah pielonefritis dan masalah perinatal yang merugikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan profil ISK kasus obstetri berdasarkan usia, pekerjaan, alamat, paritas, usia kehamilan dan hasil sedimentasi urin di bagian OBSGIN RSUD Ulin Banjarmasin Periode Juni 2021-Mei 2022. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pengambilan data melalui rekam medik pasien. Jumlah subjek penelitian ini berjumlah 264 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan prevalensi ISK kasus obstetri Periode Juni 2021-Mei 2022 sebanyak 270 orang (34,8%). Berdasarkan usia paling banyak terjadi rentang usia 20-35 tahun sebanyak 191 orang (72,3%) dengan pekerjaan tidak bekerja sebanyak 186 orang (70,5%), dan alamat di Banjarmasin sebanyak 150 orang (56,8%). Berdasarkan paritas pasien ISK kasus obstetri paling banyak pada multipara sebanyak 94 orang (35,6%) dan usia kehamilan pada trimester III sebanyak 221 orang (83,7%). Berdasarkan hasil sedimentasi urin paling banyak didapatkan jumlah leukosit ≤ 3 LPB sebanyak 54,2%, jumlah eritrosit > 2 LPB sebanyak 80,3%, sel epitel negatif sebanyak 82,2% dan silinder negatif sebanyak 97,7%.
PERBEDAAN KARAKTERISTIK PASIEN EMERGENSI BEDAH TRAUMA SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD ULIN BANJARMASIN Andro Refans Kaharap Marianes Rasad; Agung Ary Wibowo; Meitria Syahadatina Noor; Ardik Lahdimawan; Nika Sterina Skripsiana
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9976

Abstract

Trauma adalah kerusakan jaringan hidup akibat benturan fisik pada anggota badan. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mempengaruhi sistem pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan karakteristik pasien emergensi bedah trauma sebelum dan selama pandemi COVID-19 di RSUD Ulin Banjarmasin berdasarkan usia, lama datang, penyebab, dan waktu penanganan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cohort retrospektif. Subjek penelitian ini adalah pasien emergensi bedah trauma di RSUD Ulin Banjarmasin bulan September 2018 – Agustus 2021 sesuai kriteria inklusi. Metode pengambilan sampel adalah simple random sampling. Hasil menunjukan rerata usia pada pasien emergensi bedah trauma sebelum dan selama pandemi COVID-19 adalah 32,25±14,27 dan 32,9±19,06 (p=0,918), rerata lama datang 12,88±21,74 dan 26,25±60,61 (p=0,250), rerata waktu penanganan 1,59±0,88 dan 1,38±0,73 (p=0,236), dan uji Chi-Square pada variabel penyebab didapatkan p=0,513. Disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan usia, lama datang, penyebab, dan waktu penanganan pasien emergensi bedah trauma sebelum dan selama pandemi COVID-19 di RSUD Ulin Banjarmasin.
TINGKAT PEMAHAMAN MALPRAKTIK PADA MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Vinni Fioleta Angi; Nila Nirmalasari; Ahmad Husairi; Iwan Aflanie; Roselina Panghiyangani
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10012

Abstract

Kasus malpraktik kini sudah menjadi salah satu masalah paling utama yang berkaitan dengan hukum kesehatan dan pelayanan kesehatan. Meskipun saat ini undang-undang kesehatan dan praktik kedokteran sudah memperkuat status hukum bagi pasien dan menyetarakan hubungan hukum antara pasien dan dokter namun peningkatan kasus-kasus malpraktik tidak dapat dihindari. Pada tahun 2006 hingga 2012 sudah ada tercatat 183 kasus malpraktik medik yang di lakukan oleh dokter maupun perawat. Saat ini masyarakat sudah semakin sadar bahwa dokter dapat dituntut bila dicurigai melakukan tindakan yang melanggar etika atau hukum yang mana jika tuntutan yang berlebihan dan tidak diiringi dengan pemahaman yang cukup tentang sistem dan kondisi  dari pelayanan kesehatan maka akan terus terjadi ketidakpuasan akan pelayanan kesehatan dan mudah memberikan tuduhan malpraktik medik.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional, yaitu dengan mengambil data pada mahasiswa fakultas hukum menggunakan kuisioner untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat mengenai malpraktik medik dan untuk mengetahui tingkat pemahaman malpraktik medik pada mahasiswa Fakultas Hukum. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman malpraktik medik mahasiswa fakultas hukum Universitas Lambung Mangkurat sebanyak 4 orang (5,5) tinggi, sebanyak 84 orang (92%) sedang dan sebanyak 3 orang(3,3%)rendah. 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN INFRARED DAN WFE TERHADAP FUNGSI KONTROL POSTUR PASIEN LBP MEKANIK Noradzkia Humairah; Azka Hayati; Asnawati Asnawati; Zairin Noor; Fakhrurrazy Fakhrurrazy
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9998

Abstract

LBP mekanik mengacu pada nyeri punggung yang timbul secara intrinsik dari tulang belakang, diskus intervertebralis, atau jaringan lunak di sekitarnya. Keterbatasan aktivitas dan kemampuan kerja menjadi menurun disebabkan oleh penurunan fungsi fisiologis, neurologis, dan kemampuan fisik. Oleh karena itu dilakukan pemeriksaan uji fungsi kontrol postur untuk menilai keseimbangan atau fungsi kontrol terhadap posisi tubuh pada dengan gangguan fungsi keseimbangan dengan menilai performa dalam menjalankan tugas fungsional BBS. Selain terapi farmakologis, penatalaksanaan LBP didukung juga dengan pemberian terapi fisik baik terapi modalitas maupun terapi latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian IR dan terapi latihan WFE terhadap fungsi kontrol postur pada pasien LBP mekanik yang di lakukan pada pasien rawat jalan RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dalam satu kelompok (one group pre test-post test design) dengan pendekatan cross-sectional. Pada subjek penelitian dilakukan pengamatan kontrol postur sebelum dan sesudah terapi dengan menggunakan BBS. Rerata±SD nilai BBS sebelum diberikan intervensi sebesar 49.5±2.34521 dan setelah diberikan intervensi selama 1 bulan menjadi 52.3±1.86190. Analisis data menggunakan uji T berpasangan mendapatkan nilai p=0,02. Disimpulkan bahwa terdapat efektivitas pemberian terapi modalitas dan terapi latihan pada fungsi kontrol postur pasien LBP rawat jalan di RSUD Ulin Banjarmasin.
EFEK TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION DAN LATIHAN MCKENZIE TERHADAP KESEIMBANGAN PASIEN LOW BACK PAIN NYERI RADIKULER Fitria Alfani; Azka Hayati; Zairin Noor; Muhammad Siddik; Fakhrurrazy Fakhrurrazy
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9981

Abstract

Low back pain (LBP) memiliki penyebab yang beragam, salah satunya disebabkan nyeri radikuler. Nyeri radikuler terjadi karena cedera langsung pada akar saraf baik akibat kerusakan ataupun kompresi. LBP nyeri radikuler dapat menyebabkan gejala seperti nyeri, peningkatan sensitivitas, paresthesia, serta kelemahan otot. Dengan gejala seperti itu, LBP nyeri radikuler memiliki kecenderungan untuk menimbulkan gangguan fungsi keseimbangan yang berakibat pada keterbatasan aktivitas. Pada penelitian ini, peneliti ingin meneliti bagaimana pengaruh terapi TENS dengan terapi latihan McKenzie terhadap fungsi keseimbangan pasien dengan LBP nyeri radikuler di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi experimental dengan pendekatan one group pre and post experimental pada 7 sampel yang sudah memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai fungsi keseimbangan pada pasien antara sebelum dan sesudah pemberian TENS dengan latihan McKenzie didapatkan nilai p=1,000 pada kondisi 1, nilai p=0,034 pada kondisi 2, nilai p=0,102 pada kondisi 3, dan nilai p=0,017 pada kondisi 4. Ini menunjukkan pada kondisi 1 dan 3 tidak terdapat perbedaan bermakna. Sementara pada kondisi 2 dan 4, didapatkan perubahan bermakna pada perbaikan fungsi keseimbangan.
HUBUNGAN FREKUENSI DAN JUMLAH PENGGUNAAN COTTON BUD PADA TOILET TELINGA TERHADAP KELUHAN TELINGA TERTUTUP BERDASARKAN NILAI VAS Yunietha Mellynium Dua Ribu; Nur Qamariah; Noor Muthmainah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10022

Abstract

Penggunaan cotton bud berlawanan dengan mekanisme alami pembersihan telinga sehingga menimbulkan keluhan telinga tertutup. Visual Analog Scale digunakan untuk mengukur tingkat keparahan dari keluhan secara subjektif. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional untuk mengetahui hubungan frekuensi dan jumlah penggunaan cotton bud terhadap keluhan telinga tertutup berdasarkan Nilai VAS. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat. Sedangkan sampel penelitian ini seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat pengguna cotton bud yang diambil secara purposive sampling. penelitian dengan membagikan kuisioner dalam bentuk google form, terdapat 36 responden mengalami keluhan telinga tertutup. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil hubungan frekuensi penggunaan cotton bud dengan keluhan telinga tertutup berdasarkan nilai VAS (p=0,589), kemudian hubungan jumlah penggunaan cotton bud dengan keluhan telinga tertutup berdasarkan nilai VAS (p=0,773). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan frekuensi dan jumlah penggunaan cotton bud dengan keluhan telinga tertutup berdasarkan nilai VAS.
HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA PSKPS FKIK ULM Kartika, Dinda Amalia; Muthmainah, Noor; Heriyani, Farida; Asnawati, Asnawati; Nursantari, Widya
Homeostasis Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v7i1.12362

Abstract

Abstract: Coffee is one of the stimulant drinks that is widely favored by people from various circles in the world. Caffeine in coffee is believed to be able to make people who consume it awake. Students with high activity, consume coffee as a drink that helps in doing their tasks by resisting sleepiness at night. The aim of this study was to analyze the relationship between coffee consumption and sleep quality in FKIK ULM PSKPS students. The research method used was analytical observational with a cross-sectional research design. The proportional stratified random sampling method was used in sampling with 84 respondents who fulfilled the inclusion criteria. The results showed that PSKPS FKIK ULM students who consumed coffee in both light (35,7%) and moderate (64,3%) categories had good sleep quality (8,3%) and poor sleep quality (91,7%). The Fisher Exact test results showed no significant relationship between coffee consumption and sleep quality (p-value=0,696). Keywords: Coffee Consumption, Sleep Quality, Medical students. Abstrak: Kopi merupakan salah satu minuman stimulan yang banyak digemari masyarakat berbagai kalangan di dunia. Kafein pada kopi dipercaya mampu membuat orang yang mengonsumsinya menjadi terjaga. Mahasiswa dengan kegiatannya yang cukup tinggi, mengonsumsi kopi sebagai minuman yang membantu dalam mengerjakan tugas-tugasnya dengan menahan rasa kantuk di malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya hubungan konsumsi kopi dengan kualitas tidur pada mahasiswa PSKPS FKIK ULM. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode proportional stratified random sampling dengan 84 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PSKPS FKIK ULM yang mengonsumsi kopi baik kategori ringan (35,7%) maupun sedang (64,3%) memiliki kualitas tidur yang baik (8,3 %) dan kualitas  tidur buruk (91,7%). Hasil uji Fisher Exact menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara konsumsi kopi dengan kualitas tidur (p-value=0,696). Kata-kata kunci: Konsumsi kopi, Kualitas tidur, Mahasiswa kedokteran.
HUBUNGAN USIA DENGAN DERAJAT DIFERENSIASI KANKER PAYUDARA PADA WANITA Hasfira, Fairuz Izdihar; Oktaviyanti, Ika Kustiyah; Budiwinata, Winardi; Priyono, Sasongko Hadi; Rosida, Lena
Homeostasis Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v7i2.13219

Abstract

Abstract: Breast cancer is a type of cancer that starts in the breast tissue and spreads to the duct or lobule epithelium. As people age, the incidence of breast cancer rises. The aim of this research is to determine the correlation between age and the level of breast cancer differentiation in female patients at RSUD Ulin Banjarmasin. This study used a cross-sectional technique and an analytical observational research design. Purposive sampling was the method used to collect the samples. A total of 64 breast cancer slides met the inclusion criteria for the sample size. A 95% confidence level was used to evaluate the relationship between the two variables using the chi-square test. People under the age of 40 received grade 1 (8.7%), grade 2 (39.1%) and grade 3 (52.2%), while people beyond the age of 40 received grade 1 (14.6%), grade 2 (63.4%), and grade 3 (22%). The chi-square statistical results suggest p-value=0,047. The results showed a correlation between a woman's age and the degree of breast cancer differentiation at RSUD Ulin Banjarmasin. Keywords: breast cancer, grade, age  Abstrak: Kanker payudara ialah suatu keganasan pada jaringan payudara yang berasal dari epitel duktus ataupun lobulus. Insiden dari kanker payudara meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Derajat diferensiasi ialah ukuran perbandingan sel kanker dengan sel normal yang membantu dalam memprediksi prognosis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara usia dengan derajat diferensiasi kanker payudara pada wanita. Penelitian ini memakai rancangan penelitian observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Sampel diambil melalui teknik purposive sampling. Sampel yang memenuhi inklusi ialah 64 slide kanker payudara. Hubungan dari kedua variabel dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Usia ≤40 tahun didapatkan grade 1 (8,7%), grade 2 (39,1%), dan grade 3 (52,2%), sedangkan usia >40 tahun didapatkan grade 1 (14,6%), grade 2 (63,4%), dan grade 3 (22%). Hasil dari statistik chi-square menunjukkan p-value=0,047. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa adanya hubungan antara usia dengan derajat diferensiasi kanker payudara pada wanita di RSUD Ulin Banjarmasin. Kata-kata kunci: kanker payudara, derajat diferensiasi, usia