cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29620430     EISSN : 29642493     DOI : https://doi.org/10.57235
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia is published twice a year: January and July. E-ISSN: 2964-2493 (Elektronik) P-ISSN: 2962-0430 (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, S.Pd., M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata Receive articles from research and community service in the fields of: 1. Education 2. Economy 3. Social 4. Politics 5. Law 6. Religion 7. Technology 8. Health 9. Culture etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,160 Documents
Pertanggungjawaban Pelaku Pidana Tanpa Hak Membawa dan Menyimpan Senjata Tajam (Studi Putusan Nomor 226/Pid.Sus/2024/PN Tjk) Munawaroh, Siti; Ramasari, Risti Dwi
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6691

Abstract

Tingginya kasus penyalahgunaan senjata tajam di masyarakat menunjukkan perlunya penegakan hukum pidana yang tegas dan pemahaman mendalam tentang pertanggungjawaban pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep hukum pidana dan pertanggungjawaban pidana berdasarkan asas geen straf zonder schuld, serta menganalisis penerapannya dalam Putusan Nomor 226/Pid.Sus/2024/PN Tjk. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis yuridis terhadap putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah karena membawa senjata tajam tanpa izin, dan dijatuhi pidana penjara selama satu tahun. Kesimpulannya, pertanggungjawaban pidana hanya dapat dibebankan apabila unsur kesalahan terpenuhi. Penegakan hukum harus memperhatikan unsur kesengajaan atau kelalaian agar memberikan keadilan yang seimbang. Disarankan agar aparat hukum meningkatkan sosialisasi hukum dan pengawasan terhadap peredaran senjata tajam guna mencegah tindak pidana serupa.
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Dalam Mengurangi Fear of Missing Out (FOMO) di SMA Negeri 9 Pekanbaru Sahara, Nelvita Putri; Umari, Tri; Donal, Donal
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6053

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan perasaan takut tertinggal momen berharga yang dialami individu lain. Perkembangan teknologi dan internet berdampak pada Fear of Missing Out (FoMO) yang menjadikan individu ketergantungan pada keinginan untuk terus terhubung dengan orang lain melalui media sosial.Penelitian ini berjudul Pengaruh Konseling Kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Dalam Mengurangi Fear of Missing Out (FOMO) di SMA Negeri 9 Pekanbaru, bertujuan untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) berpengaruh terhadap Fear of Missing Out (FoMO) siswa di SMAN 9 Pekanbaru.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan pre-eksperimental design dengan model design One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian diambil dengan menggunakan purposive sampling, dimana didapatkan 10 orang siswa kelas XI SMAN 9 Pekanbaru yang mengalami Fear of Missing Out (FoMO). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket Fear of Missing Out (FoMO) yang kemudian di analisis pretest dan posttest menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS versi 23 for windows dan uji N-Gain ternormalisas dengan bantuan Microsoft Excel.Hasil hipotesis membuktikan terdapat perbedaan tingkat Fear of Missing Out (FoMO) siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan nilai uji Wilxocon menunjukan Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,005 0,05, maka Ha diterima. Selanjutnya, dari hasil uji N-Gain diperoleh gain score sebesar 0,42 artinya konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) berpengaruh menurunkan Fear of Missing Out (FoMO) siswa dan berada pada kategori sedang.
Penerapan Media Gambar Seri Dengan Teknik Cerita Berantai Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara di Kelas IV SDN 5 Palangka Itasni, Karmi; Diplan, Diplan; Shukuri, Hakan; Enjeli, Enjeli; Pribadi, Fachriza Adji
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi proses penerapan media gambar seri dengan teknik cerita berantai sehingga dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka dan mengetahui peningkatan keterampilan berbicara peserta didik melalui penerapan media gambar seri dengan teknik cerita berantai pada peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 5 Palangka. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 5 Palangka Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi dan Tes Analisis data menggunakan perhitungan presentase nilai klasikal dengan indikator keberhasilan 70% untuk hasil belajar siswa. Hasil penelitian yakni hasil tes awal keterampilan berbicara nilai rata-rata 63,42 dengan kriteria kurang tercapai dan ketuntasan klasikal sebesar 36,84% kriteria ini termasuk kategori sangat kurang, pada siklus I hasil tes dengan  nilai klasikal menjadi 63,15% dan skor rata-rata 70,15. Pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar yaitu meningkat menjadi 89,48% dengan rata-rata 81,47, yaitu 17 orang masuk kategori tuntas dan 2 orang peserta didik masuk kategori tidak tuntas. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan media gambar seri dengan teknik cerita berantai pada setiap aktivitas guru dan aktivitas peserta didik juga terlaksana dengan baik. Hasil aktivitas siswa pada siklus I sebesar 2,43 dengan kategori cukup, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,06 dengan kategori baik. Hasil aktivitas guru pada siklus I sebesar 2,61 dengan kategori cukup kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,18 dan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa guru dapat mengelola pembelajaran dengan menerapkan media gambar seri dengan teknik cerita berantai dengan baik.
Sinergi TNI-POLRI Untuk Menangkal Paham Radikalisme di Indonesia: Studi Kasus Kota Depok Rumbiak, Alredo Agustinus; Gabriel J, Thomas; Novalino, Djoko Andreas
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6827

Abstract

Depok, with its diverse population and unique socio-demographic characteristics, presents distinct challenges in countering the spread of radical ideologies. This city is particularly vulnerable to the influence of radicalism due to its complex social dynamics and the diverse interactions within its community. To maintain stability and prevent the proliferation of radicalism, strengthening the collaboration between the Indonesian National Armed Forces (TNI) and the Indonesian National Police (Polri) is a strategic necessity. Specifically, the synergy between Polres Metro Depok and Kodim 0508/Depok plays a vital role in fostering a conducive environment and enhancing vigilance against the threat of extremist ideologies. This article evaluates the synergy between TNI and Polri in Depok in countering radicalism through theoretical frameworks such as the TNIPolri-People Synergy Theory, Communication and Social Media Theory, and Radicalism Prevention Theory. A qualitative research method, including in- depth interviews, field observations, and literature reviews, was employed to gain a comprehensive understanding of the current collaborative practices. The findings reveal that while the collabor ation between TNI and Polri in Depok is established, there remains room for improvement to enhance the effectiveness of radicalism prevention measures. This research aims to provide strategic recommendations to strengthen TNI-Polri collaboration, particularly in early detection and prevention through the utilization of information technology, community-based outreach programs, and the reinforcement of the roles of Babinsa and Bhabinkamtibmas. The proposed model is expected to not only be applicable in Depok but also serve as a reference for other cities across Indonesia in addressing similar threats.
Ancaman Perang Siber China terhadap Indonesia: Analisis Strategi, Dampak, dan Respons Kebijakan Ariel, Keio; Suhirwan, Suhirwan; Dohamid, Ahmad G
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5428

Abstract

Studi ini mengkaji karakteristik, strategi, dan dampak perang siber Tiongkok terhadap Indonesia, serta respons kebijakan dan tantangan Indonesia dalam keamanan siber. Memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan tinjauan literatur, penelitian ini menganalisis pola serangan siber Tiongkok, target, dan motivasinya. Temuan mengungkapkan bahwa Tiongkok menggunakan teknik canggih seperti Advanced Persistent Threats (APT) dan spear-phishing, yang menargetkan lembaga pemerintah, infrastruktur penting, dan perusahaan strategis di Indonesia. Dampaknya termasuk kerentanan dalam infrastruktur penting, pelanggaran data sensitif, dan gangguan ekonomi. Meskipun Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pertahanan sibernya melalui kerangka hukum, pengembangan kemampuan, dan kerja sama internasional, kesenjangan yang signifikan tetap ada dalam teknologi, sumber daya manusia, dan koordinasi antar-lembaga. Studi ini menerapkan teori Pertahanan Nasional, Perang Asimetris, Pencegahan Siber, dan Keamanan Siber untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang dinamika kompleks yang terlibat. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan investasi dalam teknologi dan infrastruktur keamanan siber, pengembangan sumber daya manusia, penguatan kerangka hukum, meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan,
Pengaruh model model Pembelajaran Game-Based Learning Berbantuan Media Pop-Up Book Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 2 Mandalasari pada Materi Siklus Hidup Hewan Qurotaaini, Salsabila; Mulyani, Leni Sri; Saleh, Yopa Taufik
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6680

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi di SDN 2 Mandalasari, yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS dan kurangnya model pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran game-based learning berbantuan media pop-up book terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Mandalasari pada materi siklus hidup hewan. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design, dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 2 Mandalasari yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data melalui tes menggunakan soal. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada hasil pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan rata-rata pretest eksperimen 30,55 dan kelas kontrol 32,55. Sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 91,67 dan kelas kontrol 71,67. Terlihat ada perbedaan hasil rata-rata kelas eksperimen dan kontrol setelah diberikan perlakuan. Selain itu, hasil analisis data yang diperoleh pada penelitian ini berdistribusi normal dan homogen dengan taraf signifikansi normalitas data yaitu data pretest kelas eksperimen memperoleh 0,364 dan kelas kontrol 0,740 dan posttest kelas eksperimen memperoleh 0,088 sedangkan kelas kontrol 0,156 semunya memperoleh berdistribusi normal karena nilai sig ≥ 0,05, taraf signifikansi homogenitas data yaitu 0,932 0,05. Pengujian hipotesis menggunakan (uji-t) diperoleh signifikansi (2-tailed) 0,001 0,05 artinya model pembelajaran game-based learning berbantuan media pop-up book berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Mandalasari pada materi siklus hidup hewan.
Pendampingan Implementasi P5 Berbasis Kearifan Lokal ‘Cerita Rakyat’ di SMK Negeri 1 Belinyu Oktariani, Dini; Hijran, Muhamad; Zahri, Tsulia Amiruddin; Fauzi, Padlun; Tohari, Mustofa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5966

Abstract

Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berkaitan dengan bidang ilmu yang mereka pelajari. Kondisi tersebut, membatasi ruang gerak pendamping, dalam hal ini guru untuk membuat kegiatan P5 menghasilkan karya yang inovatif. Pendampingan untuk pelaksanaan P5 lebih kreatif dan inovatif, maka diperlukan kerjasama dengan berbagai pihak. Hal tersebut yang mendasari tujuan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Bangka Belitung untuk mendampingi guru dan siswa di SMK Negeri 1 Belinyu memiliki gagasan inovatif dalam pelaksanaan P5. Kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang interaktif melalui permainan cerdas cermat yang dikemas sederhana dan menghasilkan karya buku cerita rakyat di wilayah Bangka. Kegiatan permainan cerdas cermat diberi nama “Game GEMAS 2045” yang membawa semangat generasi emas 2045. Sedangkan dalam penulisan buku cerita rakyat, dilakukan pendampingan 4 kali pertemuan virtual dan diakhiri dengan proses review oleh tim dosen Bahasa Indonesia yang khusus memfasilitasi perbaikan ejaan dan diksi yang digunakan. Hasilnya, siswa SMK Negeri 1 Belinyu memiliki minat dan bakat yang potensial dalam kecerdasan kognitif dan karya tulis.
Penerapan Culturally Responsive Teaching Melalui Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII pada Materi Penyajian Data Ananta, Puja Asti; Rochaminah, Sutji; Sudarsono, Sudarsono
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5563

Abstract

Pendidikan yang efektif memerlukan pendekatan yang relevan dengan keberagaman budaya peserta didik, terutama untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak seperti penyajian data. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran matematika sering kali bersifat monoton dan kurang mengaitkan materi dengan latar belakang budaya peserta didik, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) melalui model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII yang berjumlah 30 orang, sedangkan instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT melalui model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada siklus I, terdapat 14 peserta didik (53,3%) yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus II jumlah tersebut meningkat menjadi 24 peserta didik (86,7%).
Strategi Pemanfaatan Teknologi Komunikasi dan Elektronika dalam Rangka Mendukung Operasi Militer Satuan Kostrad Kurniadi, Agung Tri; Hutajulu, Bangun P; Purwanto, Sigit
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6813

Abstract

Kostrad merupakan komando utama yang memiliki tugas utama untuk melaksanakan operasi pertahanan dan keamanan di tingkat strategis sesuai dengan arahan Panglima TNI. Selain itu, sebagai komando utama dalam pembinaan, unit ini bertanggung jawab untuk memastikan kesiapan operasional seluruh jajaran komandannya, dengan posisi dan tanggung jawab langsung kepada Kasad. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, terutama dalam bidang komunikasi dan elektronika, institusi militer perlu mengintegrasikan teknologi tersebut untuk mendukung pelaksanaan tugas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi pemanfaatan teknologi komunikasi dan elektronika dapat mendukung operasi militer yang dijalankan oleh Satuan Kostrad. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi langsung, dan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa integrasi teknologi komunikasi dan elektronika memainkan peran yang sangat vital dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional Satuan Kostrad. Ditemukan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Satuan Kostrad meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan kondisi materiel yang belum memadai. Meskipun demikian, inovasi dalam teknologi memberikan peluang untuk meningkatkan kesiapan operasional dan respons terhadap ancaman. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi komunikasi dan elektronika dalam strategi operasional militer. Pimpinan TNI AD perlu mempertimbangkan kebijakan yang mendukung inovasi dan modernisasi. Penelitian ini juga merekomendasikan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai dampak spesifik dari teknologi baru terhadap efektivitas operasional. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan pelatihan dan pendidikan terkait teknologi menjadi sangat krusial. Selain itu, diperlukan kolaborasi dengan pihak industri teknologi untuk mempercepat adopsi solusi inovatif untuk meningkatkan kemampuan operasional.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi dan Peningkatan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas XI IPA SMA Negeri 17 Gowa Irwan, Irwan; Saprin, Saprin; Syamsuddin, Syamsuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5372

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa dengan tujuan: 1) untuk mengetahui deskripsi Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 2) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 3) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 4) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI Ipa Sma Negeri 17 Gowa sebanyak 35 peserta didik dengan  sampel sebanyak 35 peserta didik berdasarkan pedoman penentuan ukuran sampel menurut Isaac Michael dengan taraf kesalahan 5%, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple stratified random. Instrumen penelitian meliputi angket pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, skala motivasi belajar, dan angket Prestasi belajar. Teknik analisis data dalam penelitian meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis path. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw peserta didik berada pada kategori sedang, motivasi belajar  peserta didik berada pada kategori sedang, dan Prestasi belajar peserta didik berada pada kategori Sangat Tinggi; 2) terdapat pengaruh secara positif pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap motivasi belajar ditunjukkan dengan nilai P = 0,000; 3) terdapat pengaruh secara positif pembelajaran kooperatif terhadap prestasi belajar dengan nilai P = 0,001; 4) terdapat pengaruh positif pembelajaran berbasis multimedia terhadap perilaku belajar melalui motivasi belajar dengan nilai P = 0,002. Implikasi penelitian ini antara lain: 1) Para guru PAI dan Budi Pekerti diharapkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran hendaknya menyadari bahwa setiap aspek Penggunaan Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dimiliki peserta didik mempengaruhi prestasi belajar; 2) Sehubungan dengan adanya pengaruh dari Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan Motivasi belajar maka disarankan kepada pihak sekolah terutama guru-guru/ pengajar agar memasukkan unsur-unsur Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam menyampaikan materi serta melibatkan Motivasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran; 3) Guru harus senantiasa mengajarkan kepada peserta didiknya tentang nilai-nilai kehidupan dan juga memberikan nasehat atau motivasi yang dapat mendorong peserta didik lebih semangat lagi untuk belaja4) Peserta didik diharapkan dapat memaksimalkan peralatan teknologi disekitarnya dalam rangka menunjang proses belajar mereka.

Page 95 of 116 | Total Record : 1160