cover
Contact Name
Nunu Nugraha
Contact Email
nunu.nugraha@uniku.ac.id
Phone
+62818850513
Journal Mail Official
jise@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl.Cut Nyak Dhien No.36 A, Cijoho, Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan.
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 29619416     DOI : https://doi.org/10.25134/jise.v1i1.6
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment (JISE), Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan. JISE terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. JISE mulai terbit volume 1 nomor 1 Juni 2022. Ruang lingkup/topik artikel yang diterbitkan pada jurnal ini yaitu bidang pendidikan, sosial, pengembangan SDM, penerapan teknologi tepat guna, penerapan teknologi informasi, pengabdian pada usaha kecil menengah (UMKM) serta berbagai inovasi yang diterapkan dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Pendampingan Guru IPA dalam Implementasi Asesmen Nasional Anna Fitri Hindriana
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v1i1.46

Abstract

Merdeka belajar merupakan kebijakan strategis dalam rangka mewujudkan transformasi pengelolaan pendidikan di Indonesia yang bertujuan untuk mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Kebijakan Merdeka belajar salah satunya adalah mengganti pelaksanaan Ujian Nasional menjadi pelaksanaan Asesmen Nasional, yang disebut sebagai Asesmen Nasional (AN) yang mengukur literasi, numerasi, survey karakter dan lingkungan Pengembangan soal asesmen kelas berkaitan erat dengan capaian hasil belajar siswa dan penguasaan literasi dan numerasi oleh pemerintah, selain itu Asesmen kelas juga harus merujuk kepada soal-soal Asesmen Nasional yang menekankan pada penalaran, dengan demikian pengembangan soal Asesmen Kelas dirasa berat oleh guru-guru, sehingga sangat sedikit guru-guru yang memiliki kesadaran penuh untuk menjadi tim pengembang soal asesmen kelas. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan tentang prinsip-prinsip penulisan soal penalaran berbasis asesmen nasional untuk mendukung program merdeka belajar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini; (1) pemberian materi prinsip-prinsip, karakteristik dan indikator (2) pengembangan instrumen asesmen literasi dan numerasi, (3) penelaahan soal literasi dan numerasi. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pemahaman dan kemampuan guru dalam mengembangkan soal literasi dan numerasi berbasis asesmen nasional yang dapat diterapkan untuk mengukur capaian pembelajaran di kelas.
Workshop Optimalisasi Google Classroom untuk Guru SD IT Al-Imam Kuningan pada Pandemi Covid-19 Dadan Nugraha; Nunu Nugraha
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v2i2.23

Abstract

Teknologi informasi semakin berkembang pesat hampir di setiap sendi-sendi kehidupan masyarakat. Berbagai bidang mulai terlibat dalam inkubator teknologi seperti bisnis, industri, pertanian, kesehatan, dan tanpa terkecuali pendidikan. Dalam bidang pendidikan, teknologi informasi telah dimanfaatkan untuk menunjang layanan administrasi, proses pembelajaran, pendaftaran ulang, perpustakaan, akses nilai, pencarian referensi secara cepat dan mudah, pembayaran SPP, bahkan untuk seleksi penerimaan siswa baru.Pembelajaran Daring merupakan program penyelenggaraan kelas pembelajaran dalam jaringan untuk menjangkau kelompok target yang masif dan luas. Melalui jaringan, pembelajaran dapat diselenggarakan secara masif dengan peserta yang tidak terbatas. Pembelajaran daring bertujuan memberikan layanan pembelajaran bermutu secara dalam jaringan (daring) yang bersifat masif dan terbuka untuk menjangkau audiens yang lebih banyak dan lebih luas. SD IT Al-Imam Kuningan merupakan salah satu sekolah dasar yang berada di Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan. Saat ini SD IT Al-Imam dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dan dalam penggunaan aplikasi atau tools pembelajaran serta pemanfaatan internet, maka perlu sebuah upaya untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satunya melalui pelatihan dan praktek langsung (worskhop). Oleh karena itu perlu adanya sinergitas antara dunia pendidikan di berbagai level jenjang guna mencapai tujuan tersebut. Kegiatan workshop Pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi bagi guru-guru SD IT Al Imam Kuningan dapat menjadi salah satu solusi dalam memberikan pengarahan serta motivasi kepada unsur-unsur di SD IT Al Imam Kuningan untuk dapat menambah serta meningkatkan kompetensi dan kemampuan dalam pemanfaatan teknologi informasi.  
Pelatihan dan Pengenalan Komputer Sebagai Persiapan Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum Kepada Santri di TPA Al-Karomah May, Siti Maesyaroh; Sherly Gina Supratman; Dyah Puteria Wati
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v2i1.31

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua peserta didik untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Proses AKM berbasis komputer memerlukan kesiapan yang matang untuk mengahadapinya, karena peserta didik harus memiliki kemampuan dalam mengoperasikan komputer. Berdasarkan hasil observasi terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh santri dalam mempersiapkan pelaksanaan AKM berbasis komputer, diantaranya Sebagian besar santri belum memiliki komputer sehingga Ketika berlatih AKM di rumah hanya menggunakan handphone, peran guru/ustadz/ustadzah dalam mengoperasikan komputer masih dominan karena santri masih kurang paham dalam menggunakan komputer. Selain itu, terdapat santri yang tidak mengetahui cara mengakses informasi dari internet. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan agar santri dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimim (AKM) berbasis komputer. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah dan ptaktikum langsung yang diikuti oleh santri kelas V yang bertempat ruang kelas TPA Al-Karomah. Hasil dari kegiatan ini yaitu santri menjadi terampil dalam mengoperasikan komputer dan memahami cara mengakses informasi dari internet.
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Penguatan Pendidikan Nilai Al Islam Yani Fitriyani; Oman Hadiana; Asep Usamah; Dodi Ahmad Haerudin; Mustaid
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v2i2.49

Abstract

Community service activities carried out by STKIP Muhammadiyah Kuningan present downstream science and technology through programs directly to the community in Puncak Village, Cigugur District. The purpose of this community service activity is to carry out the Islamic (Islamic Religious Education) field program based on the results of a situation analysis and requests from the community. The method of community service activities uses focus group discussions (FGD) both internally as a Community Service Team (PKM) and with the Puncak Village community. The results of community service activities from the program that have been carried out consist of Islamic boarding school activities with character-building material (akhlaq), reading and writing the Koran. The history of Islamic culture (history of the Prophet Muhammad SAW), guidance on the Mosque Youth Association (IRMAS) with the material studied regarding the organization, learning, and public speaking, the implementation of other programs is counseling on the dangers of drugs for the younger generation, and the tadarus bada program for tarawih prayers in the holy month of Ramadan. Further PKM activities are sought to collaborate with related institutions or agencies to help alleviate/resolve existing problems in the village.
Sosialisasi dan Pelatihan Administrasi Pemerintahan Menggunakan Microsoft Office di Desa Nangka Kecamatan Kadugede Aji Permana; Heru Budianto; Fahmi Yusuf; Fitra Nugraha
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.32

Abstract

Tertib administasi merupakan sebuah keharusan bagi penyelenggara pemerintahan baik dari unit terkecil hingga unit tertinggi dalam suatu pemerintahan. Peran aparat desa sangat diharapkan dalam terwujudnya kelembagaan yang dinasmi dan budaya desa yang adapatif. Namun hal ini belum terlihat di desa nangka kecamatan kadugede kabupaten kuningan, dimana pelayanan adminstasi masih terkendala dengan adanya arsip yang hilang, rusak maupaun tercecer. Sehingga perlu adanya pelatihan penggunaan teknologi dalam hal ini adalah aplikasi Microsoft office dalam menunjang tugas aparat desa untuk menjamin terciptanya tertib administasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berfokus pada aparat desa untuk meningkatkan keterampilannya di bidang penguasaan teknologi dan aplikasi dalam menunjang tugas sehari hari. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 bentuk yaitu sosialisasi dan pelatihan yang akan  dilaksanakan selama 3 hari. Adapun luaran dari pelatihan ini adalah publikasi artikel pada jurnal pengabdian terakreditas sinta. Disamping peningkatan kualitas aparat desa dalam menciptakan tertib adminstrasi program ini bertujuan untuk mencapai salah satu tujuan SDGs Desa. 
Eksistensi "Greeting" dalam berbicara Bahasa Inggris bagi Remaja Mesjid di Desa Kedungarum Nani Ronsani Thamrin; Erlan Darmawan; Mia Maulianingsih; Alfiani Azzahra
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v2i2.33

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas tentang Esensi Salam dalam Berbicara bagi Pemuda Masjid di Desa Kedungarum Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Bahasa Inggris adalah bahasa universal sehingga semua orang penting untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka yang juga untuk generasi muda di desa Kedungarum pesertanya adalah 10 orang dan kursus seminggu sekali selama sebulan di setiap hari Senin. Mereka begitu antusias mengikuti kursus ini. Pada dasarnya para trainer menantang keras untuk melatih mereka namun setiap pertemuan mereka menunjukkan perkembangan untuk meningkatkan Speaking mereka karena Permasalahan yang dihadapi antara lain adalah tidak adanya minat pemuda masjid Desa Kedungarum dalam Berbicara Bahasa Inggris. Tidak ada proses belajar mengajar Berbicara Bahasa Inggris bagi pemuda masjid Desa Kedungarum. Pembelajaran Berbicara Bahasa Inggris kurang efektif tidak adanya modul sebagai media komunikasi mereka, rendahnya minat pemuda masjid dalam Berbicara Bahasa Inggris karena kurangnya komunikasi dua arah dalam sapaan mereka, Keterbatasan media dan fasilitas belajar, mahalnya biaya kursus Bahasa Inggris di luar kursus. Penggunaan modul sangat membantu dalam proses pembelajaran Berbicara karena membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan Berbicara khususnya dalam salam. Mulai dari sapaan, jenis sapaan dan tanggapannya. Kegiatan belajar mengajar Berbicara yang dilakukan tentang salam membuat para remaja tidak terbebani dengan materi yang diajarkan, bahkan motivasi para remaja – meningkat karena kegiatan ini.  
Pelatihan Digital Marketing Produk Potensi Desa Dalam Rangka Pemberdayaan Masyarakat Erlan Darmawan; Nani Ronsani Thamrin
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.34

Abstract

Pelatihan Digital Marketing ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam melakukan pemasaran produk potensi desa sehingga masyarakat mampu memahami dan menguasai proses pemasaran produknya melalui Digital Marketing. Bentuk pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan berikut pelatihan didalamnya mengenai cara memasarkan produk dengan istilah Digital Marketing dengan menggunakan metode presentasi dan demonstrasi. Dampak sosial yang diharapkan dalam pengabdian ini adalah masyarakat dapat memasarkan produknya dengan cakupan daerah yang lebih luas.
Penguatan Kapasitas Pengelolaan Informasi Pegiat Desa dan Tata Kelola Sistem Informasi di Jalaksana Kabupaten Kuningan Yulyanto; Rio Andriyat Krisdiawan; Rio Priantama
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.35

Abstract

Workshop yang kami lakukan bersama ini adalah workshop pelatihan yang bertujuan untuk membantu perangkat desa di Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan untuk meningkatkan kinerja dan pengetahuan serta keterampilan dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi. File sharing tersedia di desa secara online sehingga dokumen dan arsip pengurus desa, kecamatan dan kabupaten khususnya masyarakat dan lembaga pemberdayaan desa dapat bekerja lebih baik lagi. Selain itu, diharapkan dengan adanya workshop ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan website, sehingga website desa yang digunakan dapat menjadi lebih menarik dan mempromosikan potensi desa ke seluruh dunia, dan juga diharapkan setelah pelatihan ini semua Desa dapat mengembangkan dengan menggunakan teknologi yang ada di desa. Agar website desa dapat digunakan sebagai sarana pelaporan kemajuan dan hasil pembangunan desa berbasis web. Berperan sebagai alat komunikasi dan transmisi informasi kepada masyarakat, sumber informasi dan pengetahuan yang lengkap tentang desa dan alat untuk menyimpan informasi desa yang penting, panduan untuk perencanaan pembangunan desa, dan juga dapat berfungsi sebagai pengawasan administrasi. administrasi di desa.
Workshop Perancangan Portofolio untuk Freelance Illustrator di Kabupaten Kuningan Ahdiyat, Azhar Natsir; Herlina, Elin; Syamfithriani, Tri Septiar
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.36

Abstract

Tren freelancing atau bekerja secara lepas di Indonesia terus meningkat seiring perkembangan teknologi. Hal ini dikarenakan tempat kerja, fleksibilitas waktu kerja, dan generasi muda yang ingin memiliki pekerjaan bermakna bagi dirinya. Berdasarkan penelusuran penulis, di Kabupaten Kuningan terdapat kurang-lebih 50 pekerja lepas di bidang ilustrasi yang menggantungkan hidupnya lewat pekerjaan menggambar ilustrasi. Beberapa di antaranya sudah menjalani profesi tersebut bertahun-tahun, sisanya rata-rata telah aktif bekerja kurang dari 5 tahun. Angka di atas tidak termasuk para ilustrator pemula yang belum lama aktif berkarya. Melalui fleksibilitas kerja yang dimiliki freelance illustrator memungkinkan mereka menerima pekerjaan baik dari dalam maupun luar negeri. Pekerjaan tersebut dapat datang melalui sosial media maupun platform tertentu yang menghubungkan antara pekerja lepas dengan klien/perusahaan. Dengan skema tersebut menuntut para freelance illustrator memiliki daya tawar yang baik untuk menarik calon klien mereka, salah satunya melalui portofolio. Pada kenyataannya, di Kabupaten Kuningan masih banyak yang belum menyadari itu dan belum memiliki portofolio yang dikemas secara baik. Berkenaan dengan itu maka perlu sebuah upaya dalam mewujudkan hal tersebut, salah satunya melalui pelatihan dan praktik langsung (worskhop). PkM ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan freelance illustrator di Kabupaten Kuningan dalam merancang portofolio sebagai salah satu daya tarik atas jasa yang ditawarkan. PkM ini dilaksanakan selama dua hari, dengan cara memberikan materi tentang portofolio ilustrasi serta mempraktikkannya, Pelatihan ini mendapat antusiasme dan respon yang baik dari peserta sehingga hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya keterampilan peserta dalam merancang portofolio karya ilustrasi untuk menunjang promosi jasa yang hendak ditawarkan.
Pengenalan Teknologi Informasi Bagi Aparat Desa dan Masyarakat di Desa Sangkanhurip Kecamatan Cigandamekar Supriyadi, Sugeng; Herwanto, Heri
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.39

Abstract

Desa Sangkanhurip Kecamatan Cigandamekar adalah desa yang memiliki banyak objek wisata yang bisa dinikmati oleh masyarakat, baik yang berada di luar Kabupaten Kuningan maupun yang berada di Kabupaten Kuningan, bahkan masyarakat sekitarnya. Bahkan Desa Sangkanhurip sudah dinobatkan menjadi salah satu Desa Wisata yang ada di Kabupaten Kuningan Jawabarat. Dalam melaksanakan tugasnya sebagai desa wisata, perlu ditunjang dengan berbagai sarana dan prasarana, juga sumber daya manusia yang mumpuni. Sekarang ini desa sangkanhurip memiliki SDM yang sudah lumayan mumpuni dalam menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat dan menjalankan tugas-tugas dari pemerintah daerah, baik tingkat kecamatan maupun PEMDA Kabupaten.Namun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan kinerja aparat desa dan masyarakat desa sangkanhurip. Oleh karena itu perlu adanya penyampaian informasi dan pendampingan kepada Aparat Desa dan Masyarakat Desa Sangkanhurip terkait Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam menunjang dalam memaksimalkan kinerja di Desa Sangkanhurip. Berdasarkan hal tersebut diatas dan dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan dilakukan beberapa metode. Metode yang akan dilakukan adalah dengan Ceramah penyampaian informasi terkait pemanfaatan teknologi informasi, Tanya Jawab, dan Pemberian Contoh atau Simulasi. Diharapkan dengan adanya Pengabdian Masyarakat ini dapat membantu memberikan informasi dan pencerahan terkait dengan teknologi informasi dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja bagi Aparat Desa dan Masyarakat Desa Sangkanhurip Kecamatan Cigandamekar. Oleh karena itu, dalam pelaksaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami akan mengambil tema “Pengenalan Teknologi Informasi Bagi Aparat Desa Dan Masyarakat Di Desa Sangkanhurip Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan”.