cover
Contact Name
Annisa Junaid
Contact Email
annisa.junaid@umi.ac.id
Phone
+6282194098257
Journal Mail Official
jtsm@umi.ac.id
Editorial Address
Jln. Urip Sumoharjo KM. 05 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Macca
ISSN : 25410148     EISSN : 27209199     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil MACCA merupakan media publikasi tulisan ilmiah yang dibentuk oleh tim redaksi sebagai pengelola jurnal Program Studi Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia dalam  rangka mewadahi hasil pemikiran dan penelitian serta inovasi insan ketekniksipilan guna memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang Teknik Sipil yang meliputi Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi, Teknik Keairan, dan Manajemen Konstruksi.
Articles 331 Documents
Analysis of Mixing Time to The Compressive Strength of Concrete Uzda, Rabiyatul; Setiady, Morgan; Hatuhely, Billy
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0aqjms32

Abstract

Masalah pengadukan beton yang sering terjadi di lapangan adalah pengadukan beton yang hanya menggunakan waktu estimasi (perkiraan). Hal ini akan berdampak pada terjadinya segregasi beton yang mengakibatkan mutu beton tidak terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton pada beberapa variasi waktu pengadukan untuk mendapatkan hasil kuat tekan beton yang optimum. Berdasarkan SNI 2493: 2011 Waktu pengadukan yang baik berkisar antara 2 – 4 menit serta lama waktu pengadukan uji beton di laboratorium sebaiknya 5 menit.. terdapat 3 variasi pengujian kuat tekan beton (benda uji) yaitu 3, 5, dan 7 menit. Dimana variasi ini diambil berdasarkan analisa terhadap SNI 2493: 2011 tentang Tata Cara Pengerjaan Beton dan beberapa riset terdahulu. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan, variasi waktu pengadukan 3 menit memperoleh kuat tekan sebesar 22,329 Mpa, 5 menit memperoleh kuat tekan sebesar 21,854 Mpa dan 7 menit memperoleh kuat tekan 19,874 Mpa. Hal ini menunjukan bahwa semakin lama waktu pengadukan semakin menurun nilai kuat tekan yang diperoleh. Nilai kuat tekan tertinggi didapat pada waktu pengadukan 3 menit yaitu 22,329 Mpa mengalami penurunan sebesar 2,12% pada waktu pengadukan 5 menit dan 10,9% pada waktu pengadukan 7 menit.
Pengaruh Subtitusi Pasir Silika sebagai Agregat Halus pada Sifat Mekanik Beton Mutu Tinggi Cakrawijaya, Agung; Rukmana; Hadi, Abd Karim; Supardi, Sudarman; Fadhil, Arsyad
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/f829f746

Abstract

Pasir silika adalah salah satu dari jenis pasir alam yang dapat ditemukan di Indonesia, pasir silika adalah pasir yang mengandung lebih banyak silika (SiO2). Pasir silika biasa digunakan untuk bahan campuran semen, bahan pembuat keramik, dan bahan penjernih air. Saat ini pasir silika masih jarang digunakan sebagai bahan agregat halus dalam pembuatan beton, hal ini membuat pasir alam yang lain semakin tegerus akibat pesatnya pembangunan struktur beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasir silika terhadap sifat mekanik beton dan jumlah/persentase optimum pasir silika yang digunakan untuk rencana sifat mekanik beton. Penelitian ini dilakukan dengan mutu rencana (F’c) 40 Mpa serta variasi pasir silika yang digunakan yaitu 0%, 10%, 20%, 30% dan 40%. Hasil pengujian kuat tekan beton paling tinggi terjadi pada variasi pasir silika 10% sebesar 42,09 Mpa pada umur 28 hari, untuk hasil kuat tarik belah beton paling tinggi terjadi pada variasi 10% sebesar 4,48 MPa pada umur 28 hari. Dari hasil penelitian ini, ketika penambahan pasir silika 20% akan menyebabkan penurunan baik pada kuat tekan maupun kuat tarik belah beton.
Value Engineering Sistem Struktur Bangunan Gedung Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina Handayani, Rahmat Akbar; Sahir, Muh. Syahriadin; Nasution, Amrinsyah; Ashad, Hanafi; Utina, Toni
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fs7nh708

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi proses pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai dari pra-rencana, perencanaan hingga pelaksanaan dengan harapan diperoleh hasil yang optimal. Oleh karena itu perlu adanya teknik manajemen yang dapat digunakan untuk menghasilkan suatu pekerjaan yang dapat mengurangi biaya tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Untuk itu dilakukan studi value engineering pada gedung Rumah Sakit Pendidikan Ibnu Sina untuk mengetahui alternatif komponen struktur yang dapat menghasilkan nilai optimal. Objek penelitian tersebut akan dianalisis dengan menerapkan proses value engineering untuk mencari struktur alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti desain struktur eksisting. Sehingga dengan penerapan metode tersebut diperoleh alternatif dengan modifikasi pada penulangan penampang yang dapat memberikan penghematan hingga 11,38% untuk elemen struktur balok dan kolom. Dengan kontrol tingkat kinerja berdasarkan pushover analysis diperoleh perpindahan atap sebesar 0,151 m baik pada struktur eksisting maupun pada struktur alternatif, dimana keduanya masih berada pada tingkat immediate occupancy sehingga dapat diasumsikan memiliki fungsi yang sama. Dimana biaya yang dibutuhkan untuk struktur eksisting mencapai Rp. 10,444,076,368.95 sementara untuk struktur alternatif biaya yang dibutuhkan hanya mencapai Rp. 9,255,714,884.45.
Pengaruh Lebar Pemecah Gelombang Rangkaian Pipa Ujung Tertutup terhadap Gelombang Refleksi dan Transmisi Virlayani, Asnita; Syamsuri, Andi Makbul; Yani, Ahmad; Ahdania, Andi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/j60k5n66

Abstract

Penelitian tentang pemecah gelombang/breakwater berpori dewasa ini mengalami peningkatan, sehingga tercipta model yang bervariasi sebagai pemecah gelombang. Kemampuannya menyerap energi gelombang menjadi keunggulan pemecah gelombang berpori dalam mereduksi energi gelombang yang datang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi lebar model terhadap tinggi gelombang refleksi dan transmisi. Uji model model fisik dilakukan pada model pemecah gelombang rangkaian pipa ujung tertutup untuk mendapatkan karakteristik gelombang yang dihasilkan. Pipa yang digunakan adalah pipa PVC dengan ukuran diameter luar 3,2 cm serta diameter dalam 2,8 cm, serta tinggi model (h) adalah 16,8 cm. Variasi lebar model yaitu 30, 45 dan 60 cm, dan rasio lebar model terhadap panjang gelombang (B/L) = 0,164 – 0,571. Kedalaman air 13,6 dan 16,8 cm, dan rasio kedalaman air terhadap tinggi model (d/h) = 0,81 – 1,00. Hasil olah data menunjukkan semakin lebar pemecah gelombang akan memperbesar nilai Kr = 0,258 – 0,565 atau terjadi peningkatan sebesar 30,7 %, semakin lebar pemecah gelombang akan menurunkan nilai Kt = 0,379 – 0,160 atau terjadi penurunan sebesar 21,9 %. Dengan demikian dapat diketahui bahwa model pemecah gelombang rangkaian pipa ujung tertutup dapat meredam gelombang yang datang sampai dengan 47,4 %.
Studi Eksperimental Balok Beton Bertulang Menggunakan Serat Batang Sagu pada Campuran Beton Rahman; Sukman, Zahranillah; Ashad, Hanafi; Fadhil, Arsyad; BP, Muh Syarif
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ptkt5p07

Abstract

Hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat pada beton seperti kekuatan dan daktilitas beton bertulang yakni menggunakan serat. Serat yang digunakan adalah batang sagu. Tujuan penelitian ini mengetahui konstibusi serat batang sagu terhadap sifat mekanik dan pola retak beton, persentase serat batang sagu terhadap sifat mekanik dan perbandingan pola retak dengan adanya tambahan serat dan tidak adanya tambahan serat. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan dengan metode pengujian material semen, agregat kasar dan halus serta presentase serat batang sagu yang digunakan yakni 0%, 2,5%; 5%; 7,5%; 10%; dan 12,5% kemudian dilakukan pengujian kuat tekan, kuat tarik lentur dan kuat tarik belah, kemudian dianalisa serta pembahasan dari hasil penelitian. Dari pengujian pengaruh serat batang sagu terhadap kuat tekan, diperoleh tanpa serat batang sagu adalah 22,36 Mpa, dengan serat batang sagu 2,5% sebesar 22,93 Mpa, 5,0% sebesar 23,50 Mpa, 7,5% sebesar 24,06 Mpa; 10% sebesar 24,63 dan 12,5% sebesar 21,80 Mpa. Serat batang sagu terhadap tarik belah, tanpa tambahan serat batang sagu 2,34 Mpa; 2,5% sebesar 2,85 Mpa; 5,0% sebesar 3,30 Mpa; 7,5% sebesar 3,61 Mpa; 10% sebesar 3,81 Mpa; dan 12,5% sebesar 3,40 Mpa. Serat batang sagu terhadap tarik lentur, tanpa tambahan serat batang sagu adalah 3,75 Mpa; 2,5% sebesar 4,17 Mpa; 5,0% sebesar 4,55 Mpa; 7,5% sebesar 4,62 Mpa; 10% sebesar 4,79 Mpa dan 12,5% sebesar 3,99 Mpa.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Poros Bulukumba Akibat Aktifitas di Pasar Tanete Kabupaten Bulukumba Faghnawi, Ahrar; Mubarak, Rahmat; Badaron, St Fauziah; Gecong, Alimin; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/9s0vhd59

Abstract

Aktifitas di Pasar Tanete yang menggunakan lahan sampai diluar area yang telah disediakan menimbulkan gangguan lalu-lintas berupa kemacetan dan tundaan kendaraan. Padahal, pada tahun 2012 kawasan Tanete Kecamatan Bulukumpa merupakan salah satu dari 4 (empat) Pusat Pelayanan Kawasan perkotaan (PPK) yang ditetapkan dalam RTRW Kab. Bulukumba Tahun 2012-2032. Hal ini menjadikan ciri kawasan Tanete sebagai perkotaan menjadi semakin lengkap. Sehingga, fungsi pelayanan kegiatan di Kawasan Tanete harus dikaji atas implikasinya terhadap sistim interaksi ruang yang terjadi di dalamnya. Menjawab persoalan tersebut, penelitian ini berusaha untuk menjelaskan karakteristik dan kinerja ruas jalan poros Bulukumba-Sinjai sepanjang segmen 200 meter di depan Pasar Tanete menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, lewat data-data yang dikumpulkan pada hari pasar beroperasi dan tidak beropersi berupa geometrik ruas jalan, volume lalu-lintas, hambatan samping dan kecepatan aktual. Akhirnya disimpulkan bahwa tingkat pelayanan ruas jalan tersebut pada saat pasar beroperasi adalah E sementara pada saat pasar tidak beroperasi adalah B.
Perbandingan Pengujian Kadar Air dengan Metode Oven Laboratorium dan Speedy Moisture Test Saputra, Ryan Perdana; Widodo, Slamet; Sajali
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/4b56yc89

Abstract

Salah satu parameter yang digunakan untuk mengetahui kepadatan lapis pondasi ialah berat volume kering dan kadar air. Umumnya metode speedy moisture test sering digunakan untuk memperoleh nilai kadar air pada pekerjaan perkerasan tanah karena mampu dengan cepat mengetahui nilai kadar air. Meskipun terbilang cepat untuk mengetahui nilai kadar air, resiko kesalahan pada pengerjaan serta pengamatan dalam pengujian cukup besar sehingga mempengaruhi keakuratan hasil akhir. Untuk diperlukan alat pembanding mencari nilai kadar air yaitu oven laboratorium. Alat yang digunakan berupa dua unit alat oven laboratorium dan satu alat speedy moisture tester, serta sampel yang digunakan berupa pasir ex. Palu serta tanah lempung. Pada perhitungan regresi linear nilai perbandingan antara oven lab 1 dan oven lab 2 pada sampel pasir Ex. Palu berupa y=0.99996x dan untuk sampel tanah lempung yaitu y=1.0017x. Sedangkan linear nilai perbandingan antara alat oven lab 1 dan speedy pada sampel pasir Ex. Palu yaitu y=1.4654x untuk sampel tanah lempung yaitu y=1.2082x. Untuk kombinasi akurasi dan presisi dari setiap alat, metrik Total Analisa Error (TAE) digunakan. Angka yang TAE yang didapat pada lab oven 1: 0,0651; lab oven 2: 0.0983; Speedy: 0.5245.
Analisis Lanjutan Model Bangkitan Perjalanan pada Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar Kadir, Hamdan; Jihad, Ahmad; Junaid, Annisa
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/4yhtp675

Abstract

Kebutuhan sarana transportasi terus meningkat seiring dengan semakin tinggi mobilitas dalam kehidupan masyarakat. Salah satu lokasi rawan kemacetan adalah sekitar lokasi Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Bangkitan perjalanan yang terjadi pada lokasi penelitian merupakan salah satu permasalahan yang sering menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas pada waktu sibuk. Mengingat daerah kawasan Universitas Muhammadiyah Makassar terletak di jalan poros yang menghubungkan Kota Makassar – Gowa, maka sudah sepatutnya kepadatan lalu lintas sebisa mungkin di atasi secara cepat sebelum terjadinya kemacetan yang bisa berimbas pada terhambatnya transportasi penghubung antar kota. Metode pengambilan data adalah survei langsung, dengan membagikan kuisioner kepada mahasiswa, dosen ataupun karyawan yang datang, untuk menghitung kendaraan pribadi dan umum d lokasi. Metode analisis menggunakan metode regresi yang meliputi uji linearitas, korelasi, determinasi dan multikolinearitas serta untuk mendapatkan model yang terbaik berdasarkan nilai Determinasi (R2), nilai konstanta regresi, banyaknya variabel bebas dan tanda koefisien regresi. Dari 228 model yang dihasilkan dari kombinasi 9 (Sembilan) variabel bebas dan terikat, dipilih model ke 26 sebagai model yang memenuhi persyaratan. Model tersebut yakni Y = 1,495 + (-0,536).X1 + (-0,482).X3 + 1,251.X5 + (-0,227).X6 + 0,252.X8 + 0,172.X9 + 0,108.X10 (R2= 0,467)
Analisis Perencanaan Dinding Geser Berdasarkan Perbandingan Tipe Dinding Geser (Studi Kasus: Gedung Keuangan Banda Aceh) Rahmi, Yulita
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/y4pmn018

Abstract

Aceh merupakan salah satu daerah indonesia yang sering terjadi bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Salah satu upaya untuk meminimalisir dampak bencana gempa adalah dengan menyiapkan standar perencanaan infrastruktur gedung yang tepat berdasarkan SNI Gempa 1726:2019, yaitu dengan menggunakan dinding geser pada Gedung Keuangan Banda Aceh. Tujuan utama pada penelitian ini adalah mengetahui simpangan antar lantai struktur terhadap beban gempa yang dipikul menggunakan perletakan dinding geser tipe I dan perletakan dinding geser tipe T. Beban yang dipikul pada struktur yang akan dikombinasikan yaitu beban mati, hidup dan gempa. Adapun metode penelitian yang digunakan menggunakan metode analisis grafik dan tabel dengan analisisi Software SAP 2000 dengan mengambil 22 titik yang berhubungan dengan dinding geser, dan terdapat 2 tipe perletakan dinding geser yaitu tipe “I” dan “L”. Simpangan antar lantai maksimum pada tipe “L” sebesar 12,69 mm dan tipe “I” sebesar 3,77 mm. Pada hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa dinding geser tipe “I” memiliki simpangan antar lantai yg lebih kecil daripada tipe “L”. Oleh karena itu dinding geser tipe “I” dapat mereduksi kegagalan pada struktur berdasarkan SNI 1726:2019 pada gedung keuangan Banda Aceh.
Evaluasi kinerja Bendung Bettu Kabupaten Bulukumba Jamir, M; Hidayat, Taufiq Al; Mahmuddin; Wangsa, Fithriyah Arief
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/v1ehgt25

Abstract

Bendung Bettu merupakan satu dari beberapa bendung di DAS Sungai Bialo, Desa Dampang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Bendung Bettu merupakan bangunan bendung yang dibangun melintang di atas sungai Bialo untuk mengairi Daerah Irigasi Bettu (DI) seluas 1.817 Ha dan panjang saluran irigasi untuk alur utama 1.007 m dengan 3 saluran sekunder dengan panjang 11.000 m dan saluran tersier 940 m. Sumber air utama yang digunakan untuk mengairi Daerah Irigasi Bettu berasal dari Bendung Bettu yang mengairi lima desa dan satu desa di desa Dampang, Barombong, Bialo, Paenre lompoe, Bontosunggu dan Caile. Menganalisis kriteria penilaian fungsi dan kondisi bendung Bettu berdasarkan struktur bangunannya. Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode penentuan yang dikembangkan oleh Prof. Thomas L. Saaty. Metode Proses Hirarki Analitik (AHP). Adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan suatu keputusan. Dari beberapabeberap parameter yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Komponen kinerja bendung sebagai indikator kondisi bendung dibagi menjadi tujuh bagian yaitu debit, sedimen, mercu, bangunan pengambilan, bangunan pembilas, kantong lumpur dan bangunan penguras. Dari ketujuh komponen bendung tersebut bobot kondisi bendung sebesar 26,02% dan kondisi bendung mengalami kerusakan sedang. Fungsi bendung 72,51% dan keberfungsian bendung dalam Kondisi Cukup. Bendung Bettu merupakan satu dari beberapa bendung di DAS Sungai Bialo, Desa Dampang, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Bendung Bettu merupakan bangunan bendung yang dibangun melintang di atas sungai Bialo untuk mengairi Daerah Irigasi Bettu (DI) seluas 1.817 Ha dan panjang saluran irigasi untuk alur utama 1.007 m dengan 3 saluran sekunder dengan panjang 11.000 m dan saluran tersier 940 m. Sumber air utama yang digunakan untuk mengairi Daerah Irigasi Bettu berasal dari Bendung Bettu yang mengairi lima desa dan satu desa di desa Dampang, Barombong, Bialo, Paenre lompoe, Bontosunggu dan Caile. Menganalisis kriteria penilaian fungsi dan kondisi bendung Bettu berdasarkan struktur bangunannya. Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode penentuan yang dikembangkan oleh Prof. Thomas L. Saaty. Metode Proses Hirarki Analitik (AHP). Adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan suatu keputusan. Dari beberapabeberap parameter yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Komponen kinerja bendung sebagai indikator kondisi bendung dibagi menjadi tujuh bagian yaitu debit, sedimen, mercu, bangunan pengambilan, bangunan pembilas, kantong lumpur dan bangunan penguras. Dari ketujuh komponen bendung tersebut bobot kondisi bendung sebesar 26,02% dan kondisi bendung mengalami kerusakan sedang. Fungsi bendung 72,51% dan keberfungsian bendung dalam Kondisi Cukup.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil MACCA (FEBRUARI 2026) Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (OKTOBER 2025) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (JUNI 2025) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (FEBRUARI 2025) Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 8 No 3 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Oktober 2023 Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2023 Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 7 No 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Oktober 2022 Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2022 Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 6 No 3 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Oktober 2021 Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2021 Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 5 No 3 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA Oktober 2020 Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2020 Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA Februari 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 4 No 3 (2019): Jurnal Teknik Sipil Macca Oktober 2019 Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil Macca Juni 2019 Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Teknik Sipil Macca Februari 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): Jurnal Teknik Sipil MACCA More Issue