cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 613 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI DI SDN 02 MAYANGAN Dewi Azizah; Amalia Fitri; Dina Nurmalisa; Fathi Risqullah; Rini Utami; Susanto Susanto; Ariesma Setyarum; Anggun Lestianingsih
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2001

Abstract

Abstract: Literacy and numeracy are two important skills that every individual must have, especially in the current digital era. However, SDN 02 Mayangan is classified as a school with low literacy and numeracy skills. This can be seen from students in high classes still not being able to complete multiplication operations, students' literacy levels are relatively low, and students feel bored in class learning. Appropriate learning media and integration of local wisdom in learning can help improve student literacy and numeracy. However, most teachers have not been able to create learning media that suits students' needs and is based on local wisdom. Thus, there is a need for training and assistance in creating local wisdom-based learning media for teachers. The method for implementing this community partnership program uses Service Learning (SL). The SL method consists of four steps, namely investigation, preparation, action, and reflection. With this community service activity, teachers can improve their abilities in compiling and applying digital media, snakes and ladders media, and storybooks based on local wisdom to optimize students' literacy and numeracy skills. In this activity, 82% of participants felt very satisfied with the material presented and 80% of participants felt very satisfied with the method used. Keyword: learning media; local wisdom; literacy; numeracy Abstrak: Literasi dan numerasi merupakan dua keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap individu, terutama di era digital saat ini. Namun, SDN 02 Mayangan tergolong sekolah dengan kemampuan literasi dan numerasi yang rendah. Hal ini dapat dilihat dari siswa pada kelas tinggi masih belum bisa meyelesaikan operasi perkalian, tingkat literasi siswa tergolong rendah, dan siswa merasa jenuh dalam pembelajaran di kelas. Media pembelajaran yang tepat dan integrasi kearifan local dalam pembelajaran dapat membantu meningkatkan literasi dan numerasi siswa. Namun demikian sebagian besar guru pun belum mampu membuat media pembelajaran yang sesuai kebutuhan siswa dan berbasis kearifan lokal. Dengan demikian diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk guru. Metode pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini menggunakan Service Learning (SL). Metode SL terdiri dari empat langkah, yaitu investigasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, guru dapat meningkatkan kemampuannya dalam menyusun dan menerapkan media digital, media ular tangga, dan buku cerita   berbasis kearifan local untuk mengoptimalkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Pada kegiatan ini, 82% peserta merasa sangat puas terhadap materi yang disampaikan dan 80% peserta merasa sangat puas terhadap metode yang digunakan. Kata kunci: media pembelajaran; kearifan lokal; literasi; numerasi.  
PELATIHAN KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA DALAM BIDANG PARAGRAF OLEH GURU SD SE-DESA MARTEBING KECAMATAN DOLOK MASIHUL Rusda Nita Nelly Manurung; Esra Perangin Angin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2010

Abstract

Abstract:This research aims to provide knowledge and skills experience in Indonesian language proficiency in the field of Indonesian paragraph grammar for state elementary school teachers in Martebing Village. The problem in this research is that many teachers do not understand and are skilled in writing and expressing their ideas and thoughts sequentially in a series of sentences that form paragraphs.  The target of this activity is changes in attitudes, knowledge and skills in writing Indonesian paragraphs for teachers at SD Negeri 102062 Martebing, Dolok Masihul District. The activity method uses training methods through lectures, guided discussions and intensive-participatory questions and answers. The activity was carried out through a presentation of paragraph layout material from the resource person, followed by practice in writing parts of the requirements for a good Indonesian paragraph. The results of community service activities can be concluded that there has been a change in attitudes, knowledge and skills in state elementary school teachers throughout Martebing Village while writing Indonesian paragraphs. Key words: training; proficiency; elementary School teacher. Abstrak: Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pengetahuan dan keterampilan Kemahiran Berbahasa Indonesia bidang Tata Paragraf Bahasa Indonesia bagi guru SD Negeri se-Desa Martebing. Permasalahan dalam Pengabdian ini, banyak guru yang belum paham dan terampil dalam menulis serta menuangkan ide, gagasan berpikirnya secara runtun dalam rangkaian kalimat yang membentuk paragra.  Sasaran kegiatan ini adalah perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam menulis paragraf bahasa Indonesia guru SD Negeri 102062 Martebing Kecamatan Dolok Masihul. Metode kegiatan menggunakan metode pelatihan melalui ceramah, diskusi terpimpin dan tanya jawab secara intensif- partisipasif. Kegiatan dilakukan melalui presentasi materi tata paragraf dari narasumber dilanjutkan dengan latihan menulis bagian-bagian persyaratan paragraf bahasa Indonesia yang baik. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada guru sekolah dasar negeri se-Desa Martebing Selama dalam menulis paragraf bahasa Indonesia. Kata kunci: pelatihan; kemahiran; guru SD 
PELATIHAN PENERAPAN APLIKASI ARSIP SURAT DI DESA TELUK DALAM Amalia Amalia; Wan Mariatul Kifti; Sudarmin Sudarmin; Reski Ramadhan Siregar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2014

Abstract

especially in managing letters. Letters are often used as reminders in the future. Handling letters is called valuable because it stores the necessary information. Data regarding incoming and outgoing mail must be stored properly and correctly to make the management process easier. At the Teluk Dalam Village Office in managing letter archives is still done manually where agenda books are often used to recap letter data. So if one day you need mail data, it will take a long time to find the data, especially data that has been stored for many years. Therefore, we provide a solution in the form of providing training to Village Officials regarding applications that can be used to archive letters. The methods for carrying out these activities are providing material and collecting data. The target of this activity is that 95% of Village Officials are able to implement the application. Keyword: files, lettersAbstrak: Pemanfaatan teknologi informasi yang semakin canggih dapat membantu pekerjaan terutama dalam pengelolaan surat. Surat sering dijadikan alat pengingat dikemudian hari. Penanganan surat disebut berharga sebab menyimpan informasi yang diperlukan. Data mengenai surat masuk dan surat keluar harus disimpan secara baik dan benar agar mempermudah proses pengelolaannya. Di Kantor Desa Teluk Dalam pengelolaan arsip surat masih dilakukan secara manual dimana buku agenda sering digunakan untuk merekap data surat. Sehingga jika suatu saat memerlukan data surat maka membutuhkan waktu yang lama agar dapat menemukan data tersebut terlebih data yang disimpan dalam kurun waktu yang sudah bertahun lamanya. Oleh karena itu, kami memberikan solusi berupa pemberian pelatihan kepada Perangkat Desa terkait aplikasi yang bisa digunakan untuk mengarsipkan surat. Adapun metode dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah pemberian materi dan pengumpulan data. Target dari kegiatan ini adalah 95% para Perangkat Desa mampu menerapkan aplikasi tersebut. Kata kunci: arsip, surat 
PENYUSUNAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN DI SDN BANDENGAN 02 Nurina Hidayah; Sayyidatul Karimah; Susanto Susanto; Sarah Mukti Maliki; Halimah Maula Ulfa
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2020

Abstract

Abstract: Game-based learning technology has many advantages and can overcome the low literacy, numeracy skills, and interest in learning of Bandengan 02 elementary school students. However, the resources owned have not been maximally utilized by teachers. So it is necessary to provide assistance in preparing game-based learning technology for teachers. Teachers who are able to develop game-based learning can improve literacy, numeracy, and student interest in learning in the classroom. The method of implementing community service is service learning (SL). Service learning is a learning method that prioritizes service, both to oneself, to others, and to the environment. The assistance provided was in the form of  preparation of a Google Site and Wordwall for learning by teachers of SDN Bandengan 02, numeracy learning assistance in the classroom; and literacy learning assistance in the classroom. The implementation team, consisting of three lecturers and two students, divided the tasks for each of the program plans. The results of the implementation of the activities obtained  an increase in literacy skills by 16% and numeracy by 26% for students of SDN Bandengan 02, and  90% of SDN Bandengan 02 teachers were able to develop a personalized Google Site to facilitate students' independent learning. Keyword: google site; learning technology; literacy; numeracy; service learning  Abstrak: Teknologi pembelajaran berbasis permainan memiliki banyak keunggulan serta mampu mengatasi rendahnya kemampuan literasi, numerasi dan minat belajar siswa SD Bandengan 02. Akan tetapi sumber daya yang dimiliki belum maksimal dimanfaatkan oleh guru. Sehingga perlu adanya pendampingan penyusunan teknologi pembelajaran berbasis permainan untuk guru. Guru yang mampu Menyusun pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan kemampuan literasi, numerasi serta minat belajar siswa di kelas. Metode pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat yaitu service learning (SL). Service Learning merupakan sebuah metode pembelajaran yang mengutamakan sebuah pelayanan, baik pelayanan terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, maupun terhadap lingkungan. Pendampingan yang dilakukan berupa, penyusunan Google Site dan Wordwall untuk pembelajaran oleh guru SDN Bandengan 02, pendampingan pembelajaran numerasi di kelas, pendampingan pembelajaran literasi di kelas. Tim pelaksana yang terdiri dari tiga dosen dan dua mahasiswa membagi tugas untuk masing-masing rencana program tersebut. Hasil pelaksanaan kegiatan diperoleh yaitu  peningkatan kemampuan literasi sebesar 16% dan numerasi sebesar 26% untuk siswa-siswa SDN Bandengan 02, dan  90% Guru-guru SDN Bandengan 02 mampu menyusun Google Site pribadi untuk memfasilitasi siswa belajar secara mandiri. Kata kunci: google site; literasi; numerasi; service learning; teknologi pembelajaran 
PEMANFAATAN INTERNET SEHAT MENUJU GENERASI UNGGUL PADA DESA CENGKERING PEKAN KABUPATEN BATUBARA Havid Syafwan; Fauriatun Helmiah; Pristiyanilicia Putri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2024

Abstract

Abstract: Healthy and wise use of the internet is an important factor in forming a superior generation in the current era of digitalization. This Community Service activity educates participants on how to use the internet healthily to support individual and community development towards achieving a superior young generation in Cengkering Pekan Village, Batubara Regency. The PKM activity method is in the form of socialization to participants by explaining several aspects, starting from digital literacy, introduction and use of the internet, and social media, to the impact of internet use on life. Healthy internet use can improve critical thinking abilities, creativity, and technical skills, all of which are the main components of a superior generation. In addition, education regarding digital ethics and cyber security has proven effective in reducing the risks associated with unwise internet use. The results of this PKM activity conclude that collaboration between the government, educational institutions, and the community is very necessary to promote healthy internet use to create a competent generation, that has integrity and is highly competitive in the future.            Keywords: healthy internet; superior generation; cengkering pekan village.  Abstrak: Penggunaan internet yang sehat dan bijaksana merupakan faktor penting dalam membentuk generasi unggul di era digitalisasi saat ini. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memberikan edukasi kepada para peserta kegiatan bagaimana pemanfaatan internet sehat dalam mendukung perkembangan individu dan masyarakat menuju pencapaian generasi muda unggul yang ada di Desa Cengkering Pekan Kabupaten Batubara. Bentuk metode kegiatan PKM ini berupa sosialisasi kepada para peserta dengan memaparkan beberapa aspek, mulai dari literasi digital, pengenalan dan penggunaan internet, sosial media, hingga dampak penggunaan internet terhadap kehidupan. Dalam penggunaan internet yang sehat dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan teknis, yang semuanya merupakan komponen utama dari generasi unggul. Selain itu, edukasi mengenai etika digital dan keamanan siber terbukti efektif dalam mengurangi risiko yang terkait dengan penggunaan internet yang tidak bijak. Adapun hasil kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempromosikan pemanfaatan internet sehat guna menciptakan generasi yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing tinggi di masa depan. Kata kunci: internet sehat; generasi unggul; desa cengkering pekan
PELATIHAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Ibrahim Ibrahim; Inka Nusamuda Pratama; Ilham Zitri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2032

Abstract

Abstarct : The Creative Economy Development Training for Indonesian Migrant Workers in Malaysia addresses participants' lack of understanding and skills in marketing strategies and developing creative ideas essential for inclusive economic growth. Group discussions, simulations, and practical sessions are at the heart of this training, allowing participants to share experiences, develop thinking, and apply learned concepts in authentic contexts. Apart from improving individual skills, the main aim of the training is to strengthen awareness of the vital role of the creative economy in driving inclusive growth. The results of this program were that most participants needed more knowledge in marketing and developing creative ideas. Therefore, an interactive and participatory approach was used in preparing activities. Participants develop a deep understanding of effective marketing strategies and creative idea development techniques. At the end of the program, participants will not only be able to become active agents of change in advancing the creative economy in Malaysia. Still, they can also improve the welfare of the Indonesian migrant worker community. This training not only functions as a source of knowledge but also as a forum for building sustainable capacity and awareness in the context of the creative economy. Keywords : Training; Creative Economy; Indonesian Migrant Workers; Malaysia                                                                                           Abstrak : Pelatihan Pengembangan Ekonomi Kreatif bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia dirancang untuk mengatasi kekurangan pemahaman dan keterampilan peserta dalam strategi pemasaran dan pengembangan ide kreatif yang esensial bagi pertumbuhan ekonomi inklusif. Diskusi kelompok, simulasi, dan sesi praktis menjadi inti dari pelatihan ini, memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman, mengembangkan pemikiran, dan menerapkan konsep yang dipelajari dalam konteks nyata. Selain meningkatkan keterampilan individu, tujuan utama pelatihan adalah memperkuat kesadaran akan peran vital ekonomi kreatif dalam menggerakkan pertumbuhan yang inklusif.metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah dan diskusi. Hasil program ini yaitu, mayoritas peserta teridentifikasi belum memiliki pengetahuan yang memadai dalam pemasaran dan pengembangan ide kreatif, oleh karena itu pendekatan interaktif dan partisipatif digunakan dalam penyusunan kegiatan. Peserta mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang strategi pemasaran yang efektif dan teknik pengembangan ide kreatif. Diakhir program, peserta tidak hanya mampu menjadi agen perubahan aktif dalam memajukan ekonomi kreatif di Malaysia, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan komunitas pekerja migran Indonesia secara keseluruhan. Pelatihan ini bukan hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kapasitas dan kesadaran yang berkelanjutan dalam konteks ekonomi kreatif. Kata Kunci : Pelatihan; Ekonomi Kreatif; Pekerja Migran Indonesia; Malaysia
PEMBUATAN APLIKASI ADMINISTRASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN DESA Risnawati Risnawati; Maulana Dwi Sena; Nurul Rahmadani; Hanif Muflih Saputra Martin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2044

Abstract

Abstract: The Village Office is a government agency that interacts directly with the community to assist with community service activities such as administrative services in processing documents which are carried out using a normal office system without storage using a database, resulting in problems in archiving and searching for data. The method for implementing this community service is in the form of training. Teluk Dalam Village, Air Batu District, is currently using office applications for processing documents related to village data. However, the application can only be used to the extent of utilizing document processing facilities, so it still has weaknesses in document storage which results in the quality of service being less than optimal. To overcome this problem, an administrative application is needed whose storage process uses a database, namely by using a VBA macro application with the aim of helping village officials to carry out administrative services well and making it easier to search for data.. Keywords:, VBA macro application; administration; village services.  Abstrak: Kantor Desa adalah salah satu instansi pemerintahan yang berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk membantu kegiatan pelayanan kepada masyarakat seperti pelayanan administrasi dalam pemrosesan dokumen yang dilakukan dengan sistem perkantoran biasa tanpa penyimpanan menggunakan database sehingga mengakibatkan masalah dalam pengarsipan dan pencarian data. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam bentuk pelatihan.Desa Teluk Dalam Kecamatan Air Batu saat ini sudah menggunakan aplikasi perkantoran  untuk pemrosesan dokumen terkait dengan data-data desa. Namun aplikasinya hanya dapat digunakan sebatas pada pemanfaatan fasilitas pemrosesan dokumen saja sehingga masih memiliki kelemahan dalam penyimpanan dokumen yang mengakibatkan kualitas pelayanan masih kurang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan aplikasi administrasi yang proses penyimpanannya menggunakan database yaitu dengan menggunakan aplikasi macro VBA dengan tujuan dapat membantu perangkat desa untuk melakukan pelayanan administrasi dengan baik dan mempermudah dalam pencarian data. Kata kunci: aplikasi macro VBA; administrasi; pelayanan desa
WOMEN EMPOWERING THROUGH DECOUPAGE Hommy Dorthy Ellyany Sinaga; Petrus Loo; Dedy Lazuardi; Sri Rezeki; Norhaslina BT Asri; Mashitah Binti Duralim; Nur Fadzillah Binti Jaafar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2049

Abstract

Abstract: The community service activity "Women Empowering Through Decoupage," conducted in continuation of the Memorandum of Understanding with Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic, was organized by several lecturers at Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya from October 2nd to October 5th, 2023. The target participants were Puspanita (Wives of Lecturers/Employees) of Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic. The activity focused on training participants in decorating pandan clutch using decoupage techniques. This collaboration between lecturers at Eka Prasetya College of Economics and Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic lecturers aimed to empower Puspanita by imparting new knowledge and skills. The production outcomes potentially hold economic value. The activity garnered a highly positive response from all participants.            Keywords: decoupage; pandan clutch; puspanita; sultan azlan shah malaysia polytechnic; women empowering,  Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Women Empowering Through Decoupage dilakukan sehubungan dengan kelanjutan dari MoU dengan Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh beberapa Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya dan berlangsung pada 2-5 Oktober 2023, dengan sasaran peserta adalah Puspanita (Istri dari Dosen/Pegawai) Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Aktivitas yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan menghias tas pandan dengan menggunakan Teknik decoupage. Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kolaborasi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya dengan dukungan Dosen dari Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Dari kegiatan ini, para Puspanita mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan yang baru. Hasil produksi dapat menjadi peluang bernilai ekonomis. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari seluruh peserta. Kata kunci: decoupage; cluth pandan; pemberdayaan perempuan; politeknik sultan azlan shah; puspanita 
PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL KEGIATAN BAGI SISWA MAS BAHRUL ULUUM AL-KAMAL ASAHAN Zulkarnain Sirait; Akmal Akmal; Suparmadi Suparmadi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2092

Abstract

Abstract. MAS Bahrul Uluum Al-Kamal is located in Siumbut-umbut sub-district, Kisaran Timur sub-district, Asahan district. The majority of students at this school are students who live at the MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Islamic boarding school. The aim of this service is to increase madrasah students' understanding of activity proposals held within the madrasah or activities outside the madrasah as well as to improve students' skills in writing activity proposals properly and correctly. What madrasah students need is training in writing activity proposals because so far they have been considered not good enough. The methods used in this service activity are observation, training and mentoring (the practice of making student activity proposals). Through interviews with the Head of Student Affairs and the head of extracurricular activities at MAS Bahrul Uluum Al-Kamal, data was obtained that this madrassa student experienced difficulties in preparing activity proposals. Furthermore, through observation activities it was found that after the training activities students experienced an increase in their skills in preparing activity proposals. The result of carrying out the activities is that students who take part in the training have a good understanding of making activity proposals and know and have the ability to prepare activity proposals organized by the madrasah so that they can apply them to other madrasah activities. Keywords: training; activity proposals; student  Abstrak. MAS Bahrul Uluum Al-Kamal terletak di kelurahan Siumbut-umbut kecamatan Kisaran Timur kabupaten Asahan. Siswa di sekolah ini mayoritas merupakan santri yang menetap di pondok pesantren MAS Bahrul Uluum Al-Kamal. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa madrasah tentang proposal kegiatan yang diselenggarakan dilingkungan madrasah ataupun kegiatan ke luar madrasah serta untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam penulisan proposal kegiatan dengan baik dan benar. Yang dibutuhkan oleh siswa madrasah adalah pelatihan menulis proposal kegiatan karena selama ini dinilai masih kurang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi, pelatihan dan pendampingan (praktik pembuatan proposal kegiatan siswa). Melalui wawancara dengan Waka kesiswaan dan ketua ekskul MAS Bahrul Uluum Al-Kamal diperoleh data bahwa siswa madrsah ini mengalami kesulitan dalam menyusun proposal kegiatan. Selanjutnya melalui kegiatan observasi didapati bahwa setelah kegiatan pelatihan siswa mengalami peningkatan dalam keterampilan menyusun proposal kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan adalah siswa yang mengikuti pelatihan memiliki pemahaman yang baik tentang pembuatan proposal kegiatan dan mengetahui serta memiliki kemampuan untuk menyusun proposal kegiatan yang diselenggarakan oleh madrasah sehingga dapat mereka terapkan pada kegiatan madrasah lainnya. Kata kunci: pelatihan; proposal kegiatan; siswa
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA DALAM PEMBUATAN KONTEN KREATIF (PHOTOGRAPHY, AUDIO DAN VIDIO EDITING) PADA MEDIA SOSIAL Parini Parini; Rizky Fauziah; Andrew Ramadhani; Nurul Masitha
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2105

Abstract

Abstract: In the current digital era, the ability to produce interesting and quality content is very important, especially for the younger generation who interact a lot via social media platforms. Therefore, it is important to organize training on creating creative content using simple and easy applications. Alma'shum Sidodadi Private Vocational School wants to improve the quality of students' competence through photography, audio and video editing. Therefore, training and guidance is needed so that students have skills and can develop talents in making video media. In this way, students can produce work that can be used as presentation media at school as well as becoming content creators or entrepreneurs in the editing field, thus producing independent students. The aim of this training is to help students develop creative thinking skills, equip them with technical skills in using software for content creation, teach them how to convey messages effectively through various content media, and encourage students to see opportunities in the creative industry and design content that has commercial value. This service is carried out through observation stages, followed by training providing material and direct practice using the Canva and Catcut applications. It is hoped that the results of this service will improve students' skills in creating creative content and raise the enthusiasm of participants in business in the digital era.Keywords: creative content; photography; audio editing; video editing; social media Abstrak: Dalam era digital saat ini, kemampuan untuk menghasilkan konten yang menarik dan berkualitas menjadi sangat penting, terutama bagi generasi muda yang banyak berinteraksi melalui platform media sosial. Oleh karena itu, penting untuk menyelenggarakan pelatihan tentang pembuatan konten kreatif dengan menggunakan aplikasi yang sederhana dan mudah. SMK Swasta Alma’shum Sidodadi ingin meningkatkan kualitas kompetensi siswa/i melalui photography, audio dan editing video, Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan bimbingan agar siswa memiliki keterampilan dan dapat mengembangkan bakat dalam membuat media berbentuk video. Dengan demikian, siswa dapat menghasilkan karya yang bisa digunakan sebagai media presentasi di sekolah serta menjadi content creator atau pengusaha di bidang pengeditan, sehingga menghasilkan siswa yang mandiri. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, membekali mereka dengan keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak untuk pembuatan konten, mengajarkan cara menyampaikan pesan dengan efektif melalui berbagai media konten, serta mendorong siswa untuk melihat peluang dalam industri kreatif dan merancang konten yang memiliki nilai komersial. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tahapan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan pemberian materi dan praktek langsung dengan menggunakan aplikasi canva dan catcut. Hasil dari pengabdian ini harapannya siswa/i dapat meningkatkan  keterampilan siswa/i dalam pembuatan konten kreatif serta membangkitkan semangat peserta dalam bisbis di era digital.Kata kunci: Konten Kreatif; fotographi; Audio; vidio editing; sosial media