cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu" : 36 Documents clear
PENINGKATAN KETERAMPILAN INSTALASI PERANGKAT KERAS KOMPUTER SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MAGANG Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Putra, I Ketut Perdana; Seniari, Ni Made; Yadnya, Made Sutha
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5850

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) is a fundamental aspect to ensure the security and continuity of academic activities, especially in technical laboratory environments that are highly prone to fire hazards. The Electrical Engineering Laboratory of the Faculty of Engineering, University of Mataram, is identified as a high-risk area due to the use of high-voltage electricity, electronic devices, and flammable materials. According to the fire triangle theory comprising fuel, heat, and oxygen fires can be prevented by eliminating one of these elements. A primary preventive effort in this context involves the use of fire extinguishers (APAR) and adequate training on their proper use. This study aims to evaluate the effectiveness of APAR training and awareness campaigns among active laboratory students. The training method applied an andragogical approach with the PASS technique (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), accompanied by pre- and post-tests, simulated fire suppression, and participatory observation. Results showed a significant improvement in students’ understanding, with the average score increasing from 18.75% to 88.38% and the standard deviation decreasing from 9.22 to 6.16, indicating more uniform comprehension among participants. A paired t-test revealed a highly significant difference (p < 0.0001), and one-way ANOVA supported that the training had a measurable effect on all evaluated aspects. Beyond cognitive gains, students also demonstrated positive affective and psychomotor responses through active participation and practical suggestions, such as improving extinguisher placement and adding usage instructions. These findings indicate that the APAR training program not only enhances technical knowledge but also cultivates a culture of safety within the academic environment. It is recommended that such training be institutionalized as part of the laboratory's integrated OSH management system
SOSIALISASI KESELAMATAN BERLALU LINTAS KEPADA PELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGURANGI ANGKA KEJADIAN KECELAKAAN PADA TAHUN 2024 Salsabila, Fera Fitri; Mahendra, Made; Widianty, Desi; Fajrin, Jauhar; Sarjan, Achmad Fajar Narotama; Dewi, Meilinda Kemala; Septiyan , Arsy
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5852

Abstract

Tahap perkembangan remaja pada siswa SMA/SMK membawa pengaruh pada pengelolaan emosi yang berdampak terhadap perilaku berlalu lintas. Untuk meningkatkan kesadaran serta mengurangi resiko kecelakaan berlalu lintas pada usia remaja, diperlukan pendidikan keselamatan berlalu lintas berupa kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di SMKN 1 Mataram dengan kondisi lalu lintasnya yang cukup padat. Kegiatan sosialisasi diawali dengan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa terhadap keselamatan berlalu lintas. Kemudian pemaparan materi yang disampaikan oleh Ditlantas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan dosen/civitas akademik Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kuis untuk menguji serta memperdalam pengetahuan siswa terhadap topik yang disampaikan dengan cara yang interaktif. Kegiatan sosialisasi ditutup dengan penyerahan simbolis alat keselamatan jalan kepada Kepala SMKN 1 Mataram untuk demontrasi nyata penggunaan alat keselamatan jalan di lingkungan SMKN 1 Mataram. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa para siswa telah mendapatkan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas di jalan.
SOSIALISASI DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR LIMBAH PERTANIAN DI DESA OMBU-OMBU JAYA KECAMATAN LAEYA KABUPATEN KONAWE SELATAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA Adawiyah, Robiatul; Nurmas, Andi; Boer, Dirvamena; Arma, Makmur Jaya; Hisein, Waode Siti Anima; Slamet, Agustono
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5878

Abstract

Limbah pertanian diartikan sebagai bahan yang dibuang di sektor pertanian seperti jerami padi, jerami jagung, jerami kedelai, jerami kacang tanah, kotoran ternak, sabut dan tempurung kelapa, dedak padi, dan yang sejenisnya. Kehadiran limbah tersebut dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga perlu diadakan penanganan yang tepat. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah Kepala Desa dan Jajarannya serta masyarakat Desa Ombu-Ombu Jaya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi.  Kegiatan PKM ini bertujuan untuk; (1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang efek negatif penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus baik terhadap manusia, tanah dan lingkungan hidup, (2) Memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah organik pertanian yang dapat digunakan sebagai pupuk organik cair (POC), sehingga mengurangi penggunaan pupuk anorganik, dan (3) Meningkatkan pengetahuan msyarakat tentang cara dan bahan dasar untuk membuat POC dari limbah organik pertanian.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi penyuluhan dan bimbingan teknis sebagai berikut : (1) Menyampaikan materi dengan cara ceramah dan diskusi mengenai efek negatif penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus baik terhadap manusia, tanah dan lingkungan hidup; bahan-bahan dasar pembuatan POC; manfaat POC dan (2) Melaksanakan pembuatan POC limbah pertanian. Setelah mengikuti kegiatan ini, khalayak sasaran diharapkan; (1) dapat meningkatkan pengetahuan tentang efek negatif dari penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus baik terhadap manusia, tanah dan lingkungan hidup, (2) dapat memahami manfaat limbah pertanian sebagai bahan dasar POC, sehingga mengurangi penggunaan pupuk anorganik, dan (3) dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara dan bahan dasar POC dari limbah pertanian dalam mengurangi penggunaan pupuk anorganik sehingga  secara ekonomi menguntungkan karena menurunnya biaya produksi.  
INISIASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA WAUKUNI DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH PERTANIAN Usman, Ida; Sudiana, I Nyoman; Kadidae, La Ode; Mukhsar, Mukhsar; Budiman, Herdi Budiman
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5887

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi KKN-Tematik Tahun 2024 di Desa Wakuni. Wilayah Desa Waukuni termasuk daerah yang cukup subur, sehingga sebahagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Hasil survei menunjukkan bahwa petani di Desa Waukuni hanya mengandalkan kesuburan tanah atau berbantuan pupuk sintetis. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pengalaman baru kepada masyarakat bagaimana memanfaatkan limbah-limbah pertanian menjadi pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk sintetis dan membantu mengembalikan tingkat kesuburan tanah. Program ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk membentuk kelompok-kelompok usaha pembuatan pupuk organik, yang secara langsung dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Adapun kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi survei lapangan untuk mendata potensi Desa Waukuni, pengumpulan bahan-bahan yang diperlukan, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan diseminasi potensi kegiatan pemberdayaan. Dari hasil pelatihan pembuatan pupuk organik dan diseminasi potensi pemberdayaan masyarakat, peserta dari masyarakat memperlihatkan antusiasme yang tinggi dan keinginan yang besar untuk menindaklanjuti kegiatan pengabdian ini.
MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAGI GURU SMA MELALUI PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BERBASIS LESSON STUDY Anggo, Mustamin; Misu, La; Kadir, Kadir; Kurniasari, Mustika
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5901

Abstract

Bagi siswa, pembelajaran berkualitas diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan penguasaan IPTEK. Bagi guru, pembelajaran berkualitas diperlukan untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan peningkatan karier. Tulisan ini dibuat untuk mendorong usaha perbaikan kualitas pembelajaran melalui Lesson Study. Pilihan terhadap Lesson Study didasari oleh kesadaran bahwa perbaikan pembelajaran hanya mungkin mencapai hasil optimal bila dilakukan secara bersama berkolaborasi dalam suatu tim untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi. Kegiatan ini dilaksanakan secara Bersama antara guru, dosen, dan mahasiswa. Hasilnya adalah pembelajaran dapat berjalan dengan sangat baik yang ditunjukan tingginya partisipasi siswa serta meningkatnya kemampuan siswa menyelesaikan masalah yang diberikan guru. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Lesson Study menjadikan guru dapat terlibat secara aktif dalam memecahkan masalah pembelajaran yang dialaminya serta dapat saling mendukung antar sesama guru untuk mencapai pembelajaran yang berkualitas.
UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN DETEKSI DINI GANGGUAN PENGLIHATAN PADA ANAK SEKOLAH MELALUI PELATIHAN TENAGA KESEHATAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Nintyastuti, Isna Kusuma; Nasrul, Monalisa; Andari, Marie Yuni; ITSW, Siti Farida; Suparta, I Gede; Artastra, I Ketut; Siswanto, Lalu M. Harmain; Rahmaniah, Harir
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5921

Abstract

Anak-anak dengan gangguan penglihatan akan mengalami dampak yang berat dalam perkembangannya dan berpengaruh pada kehidupan di masa depannya. Deteksi dini adanya gangguan penglihatan pada anak merupakan salah satu cara penemuan kasus yang efektif agar penatalaksanaannya segera bisa dilakukan. Oleh karena itu diperlukan kegiatan yang dapat meningkatkan cakupan deteksi dini pada anak oleh guru dengan pendampingan tenaga kesehatan (nakes) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai ujung tombak kegiatan promosi dan prevensi kesehatan di tingkat komunitas. Untuk meningkatkan kualitas skrining maka dilakukan kegiatan peningkatan kapasitas nakes berupa pelatihan pencegahan dan penatalaksanaan gangguan penglihatan dan kebutaan untuk nakes FKTP di wilayan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).  Pelatihan dilakukan kepada perawat dan dokter di FKTP perwakilan dari 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB. Materi yang diberikan berupa materi dasar cara deteksi dini gangguan penglihatan, kemampuan melakukan edukasi kepada guru dan tata laksana penyakit mata prioritas. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara klasikan dan praktik lapangan dalam 46 jam pelajaran. Salah satu luaran dari pelatihan tersebut adalah dilakukannya pelatihan untuk guru dan skrining gangguan penglihatan dan kebutaan. Pelatihan diikuti oleh 270 orang dan para peserta telah melakukan pelatihan pada 504 guru. Guru yang telah terlatih telah melakukan skrining pada 60.806 anak yang tersebar di 10 kabupaten kota. Cakupan deteksi dini pada anak sekolah menjadi luas karena nakes telah berhasil melatih guru setelah dibekali dengan materi dan metode pelatihan yang dilakukan. Pelatihan nakes FKTP dari seluruh wilayah provinsi NTB dapat memperluas cakupan dan meningkatkan jumlah deteksi dini gangguan penglihatan pada anak sekolah.
APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
Program Residu Minyak Jelantah Sebagai Aroma Terapi : Program Residu Minyak Jelantah Sebagai Aroma Terapi Sultan, Sultan; Yadnya, Made Sutha; Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7289

Abstract

Pemikiran untuk pengolahan hasil buang produksi terus dikembangkan untuk memperoleh pengasilan lebih dan meminimalisir hal yang negative (residu). Masalah residu dari minyal jelantah perlu dipikirkan agar dapat lebih bermanfaat. Salah satu pengembangan adalah pemanfaatan minyak jelantah merupakan dari limbah rumah tangga. Minyak ini  sering kali dibuang tanpa proses pengolahan lebih lanjut.  Hal ini mempunyai potensi besar  diubah menjadi produk bernilai ekonomis tinggi. Minyak hasil buang ini ditambahkan dengan  inovasi penambahan zat aditive dalam pembuatan lilin aroma terapi berbasis minyak jelantah. Keunggulan utama adalh dapat mengurangi pencemaran lingkungan dengan berputarnya energi yang diperoleh dari proses.  Peluang untuk membuka lapangan kerja serta  usaha berkelanjutan. Pengolahan  minyak jelantah yang salah dengan dibuang secara sembarangan  untuk menjadi produk UMKM dapat mencemari lingkungan lebih-lebih pada tanah dan air. Pengolahan yang ditawarkan menjadi produk bermanfaat mendukung prinsip ekonomi sirkular. Produksi secara rumahan terus dikembangakan sesuai dengan permintaan konsumen khusus pada aroma terapinya.
PELATIHAN PENDATAAN JENIS MANGROVE DALAM UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT PESISIR DI BAGEK KEMBAR, SEKOTONG, LOMBOK BARAT lestariningsih, Wiwid; Himawan, Mahardika Rizqi; Waspodo, Saptono; Paryono, Paryono; Amir, Sadikin; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu; Hamzah, Hamzah; Dewi, Amalia Sartika; Mahendra, Putra Ivan; Agung, Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7292

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, menyediakan habitat bagi biota laut, serta mendukung ekonomi masyarakat lokal. Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mendata jenis-jenis mangrove menjadi kendala dalam pelestarian jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, khususnya kelompok Pokmaswas, dalam melakukan identifikasi dan pendataan jenis mangrove secara partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Bagek Kembar, Sekotong, Lombok Barat, dengan melibatkan mahasiswa lokal dan asing dalam skema kolaborasi lintas budaya. Metode pelaksanaan mencakup sesi penyampaian materi, praktik lapangan, dan diskusi evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis-jenis mangrove lokal, serta meningkatnya semangat komunitas untuk melakukan pendataan mandiri secara berkala. Kegiatan ini menjadi contoh pendekatan kolaboratif dalam memperkuat peran masyarakat dalam konservasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
PENGUATAN LITERASI SOSIAL MELALUI FASILITASI AKTIVASI GABUNGAN KELOMPOK NELAYAN DESA KURANJI DALANG Rosyadi, Muhammad Arwan; syarifuddin, syarifuddin; Syuhada, Khalifatul; Fachrezy, M Alung
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7331

Abstract

Di era informasi saat ini, jaringan sosial kenelayanan dan kelautan semakin terbuka dan memberikan peluang nelayan untuk mendapatkan keuntungan secara sosial dan ekonomi, namun kebanyakan nelayan bekerja secara konvensional sehingga tidak memperoleh keuntungan tersebut. Di Desa Kuranji Dalang terdapat beberapa kelompok nelayan, namun belum terlatih mempraktikkan literasi sosial dan tidak terjalin kerjasama antar kelompok, sehingga masih bertindak sosial sebatas teknis (yang insidental) tidak meliputi kerjasama strategis yang kontinyu. Diperlukan penguatan literasi sosial melalui fasilitasi aktivasi gabungan kelompok nelayan. Metode pelaksanaan fasilitasi aktivasi ini melalui fasilitasi aktivasi gabungan kelompok nelayan. Pelaksanaan kegiatan fasilitasi aktivasi meliputi; (1) praktik penyusunan peta potensi laut secara sosial yang menghasilkan peta potensi ikan dasar laut di sekitar Kuranji Dalang, dan (2)  pengembangan jaringan sosial dengan instansi penyedia jaminan sosial, yang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Page 1 of 4 | Total Record : 36