cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 478 Documents
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT Puspitasari, Candra Eka; Putri, Nur Romdani; Azrin, Muhammad; Risckye, Wahyu Maulana; Putri, Ermita; Annisa, Janatul
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6357

Abstract

Stunting is a health problem caused by chronic or recurrent malnutrition during pregnancy and childhood. The prevalence of stunting in West Nusa Tenggara is higher than the national average, which was 80.8% in 2018. In 2023, there were 497 cases of stunting in Aik Darek village, Batukliang, Central Lombok. To overcome this problem, a stunting prevention socialization activity was held on 10 January 2025 in Aik Darek village, Batukliang, Central Lombok. This activity was attended by 18 participants, consisting of PKK women, pregnant women, and 7 posyandu cadres. The method used was lectures and interactive discussions on the importance of nutrition in pregnancy, exclusive breastfeeding, and consumption of blood supplement tablets. The evaluation of the activity showed that the participants' understanding became better after the discussion process, marked by the participants being able to answer the questions asked by the resource person correctly. This activity is expected to support the government's efforts to reduce stunting rates and improve the quality of Indonesia's future generations
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA AIK DAREK MELALUI EKONOMI HIJAU DALAM PROGRAM KKN PMD Eka Puspitasari, Candra; Yuliani, Dina; Cahyani, Nisa; Wija Alpi Kurnia , Lalu; Haratullisani, Julia; Annisa, Janatul; Romdani Putri, Nur; Maulana Risckye, Wahyu; Azrin, Muhammad; Putri, Ermita; Asyariandi, Mufti
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6365

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram di Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah bertujuan menerapkan konsep ekonomi hijau untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Kegiatan dilakukan selama 23 Desember 2024 hingga 7 Februari 2025 melalui pendekatan partisipatif bersama masyarakat, pemerintah desa, dan mitra terkait. Fokus program meliputi pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk kompos, pembuatan bak sampah bambu, penghijauan, edukasi lingkungan, penguatan UMKM berbasis bisnis hijau, dan sosialisasi pencegahan stunting. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah organik, kebersihan lingkungan, serta pengembangan produk lokal. Distribusi pupuk kompos mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sementara promosi UMKM melalui media sosial memperluas akses pasar. Kendala seperti cuaca dan keterbatasan fasilitas diatasi melalui kolaborasi aktif. Kegiatan ini berdampak positif dan berpotensi berkelanjutan jika didukung oleh pemerintah desa dan Karang Taruna secara berkesinambungan
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN GOOGLE COLAB PADA PEMBELAJARAN PYTHON DAN MACHINE LEARNING BAGI DOSEN MATEMATIKA DI PALEMBANG Octarina, Sisca; Puspita, Fitri Maya; Yuliza, Evi; Indrawati, Indrawati
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6457

Abstract

Learning and research in higher education have experienced many challenges and problems, especially after the Covid-19 pandemic. However, these challenges have been overcome using online learning platforms such as Moodle University, Zoom, Google Meetings, and Microsoft Teams. However, this has not been fully resolved in the field of research. It is sometimes complicated for research teams to work together on research. Research records or research logbooks are not quickly sent via email. In addition, research records, such as computer programming, require direct handling of the program that has been created without copying and pasting. Mathematics research also requires fast and dynamic access. Google Colab is a Google collaboration that provides free, cloud-based tools for education and research. Google Colab is particularly eye-catching because it gives users free access to GPU services as a computing backend that can be used for 12 hours. If you want to learn Python and machine learning, buying a computer with an additional GPU is unnecessary. The training process in these two fields is tricky, especially if the equipment is inadequate. Mathematics lecturers in Palembang need assistance because lecturers' knowledge about Google Colab is still very low. The implementation team conducted a mentoring activity on using Google Colab for machine learning and Python through the Zoom platform. The activity consists of several stages: explanation, tutorial, and practice.
PENYULUHAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK SAPI KELOMPOK TERNAK IYE GATI DI DESA SUKADANA, KECAMATAN PUJUT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aminurrahman, Aminurrahman; Depamede, Sulaiman Ngongu; Suhardiani, Roro Agustien; Purnamasari, Dwi Kusuma; Noersidiq, Azhary; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Musanip, Musanip; Fahrullah, Fahrullah; Muhsinin, Muhammad; Maslami, Vebera; Gifari, Zaid Al
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6720

Abstract

Penyuluhan manajemen ternak sapi diberikan kepada kelompok ternak Iye Gati diDesa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah untuk meningkatkan keterampilan dalampemeliharaan, perkandangan, kesehatan, dan reproduksi sapi potong. Keberhasilanpeternakan bergantung pada pembibitan, pakan, dan manajemen pemeliharaan, denganfaktor non-genetik berkontribusi besar terhadap efisiensi reproduksi. Pengabdian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapiyang dilakukan di Kelompok Ternak Iye Gati di Desa Sukadana Kecamatan PujutKabupaten Lombok Tengah. Kurangnya pengetahuan peternak dalam pemeliharaanmenjadi tantangan utama. Penyuluhan dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkanwawasan peternak serta mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (SDGspoin 2). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui survei, wawancara,observasi, pemaparan materi, dan diskusi untuk meningkatkan produktivitas peternakan diDesa Sukadana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasilmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemenpemeliharaan. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatansignifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasilevaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalahyang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya,penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak sapi di Kelompok Ternak Desa Sukadana telahmemberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraanpeternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi danvariasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensifuntuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Peningkatan Kapasitas Peternak Tradisional melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan, Pakan, dan Pemeliharaan Sapi Semi-Intensif di Desa Teniga, Lombok Utara Gifari, Zaid Al; Andriati, Rina; Ashari, M.; Poerwoto, Happy; Suhardiani, Rr. Agustien; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Septian, I Gede Nano; Putra, Ryan Aryadin; Anwar, Khairil
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6810

Abstract

Desa Teniga, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi peternakan sapi yang cukup besar, namun sebagian besar masyarakatnya masih menerapkan sistem pemeliharaan secara tradisional dan semi-intensif. Tantangan yang dihadapi peternak mencakup rendahnya pemahaman tentang manajemen kesehatan ternak, pemberian pakan yang kurang optimal, serta teknik pemeliharaan yang belum terstandarisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan pada optimalisasi manajemen kesehatan, pakan, dan pemeliharaan sapi. Metode pelaksanaan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan interaktif, serta demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak terhadap pentingnya sanitasi kandang, pemberian pakan berbasis nutrisi, serta pengelolaan kesehatan sapi secara preventif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peternak tradisional di Desa Teniga mampu menerapkan praktik pemeliharaan sapi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga peternak.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN DAN TRANSPORTASI LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) DI KERAMBA JARING APUNG DUSUN UJUNG BETOK LOMBOK TIMUR Asri, Yuliana; Affandi, Rangga Idris; Mulyani, Laily Fitriani; Dwiyanti, Septiana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Alim, Sahrul; Diniariwisan, Damai; Setyono, Bagus Dwi Hari; Sumsanto, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6928

Abstract

Spiny lobsters (Panulirus homarus) are a high-value fishery commodity with strong demand in both local and international markets. Ujung Betok, located on the coast of East Lombok, is a center for spiny lobster aquaculture using floating net cages (FNC). Despite growing production, a common issue observed during transport is the decline in lobster quality, and in some cases, mortality, which significantly reduces market value. To address this problem, technical training was conducted focusing on post-harvest handling and transportation techniques aimed at preserving lobster quality up to the point of delivery. The activity was carried out through field surveys, educational sessions, and hands-on practical demonstrations at the FNC sites in Ujung Betok. Effective post-harvest handling is indicated by the lobster's ability to survive transport in healthy, undamaged condition, maintaining freshness equivalent to that at harvest. The post-harvest procedure includes sorting, holding, cold stunning, packaging, and transportation. Drier packaging methods have shown to significantly extend survival during transit. The fundamental principle of spiny lobster handling and packaging is to maintain product quality while minimizing physical injury and stress, both of which can lead to mortality.
PROGRAM PEMENUHAN ENERGI DI RUMAH QUR’AN SEMBALUN DESA SEMBALUN BUMBUNG, KECAMATAN SEMBALUN, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Yadnya, Made Sutha; Ramadhani, Cipta; Zubaidah, Teti; Kanata, Bulkis; Rosmaliati, Rosmaliati
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6977

Abstract

Sembalun Bumbung Village, East Lombok, faces the problem of river pollution due to the disposal of livestock manure and garbage, which on the other hand has great potential to be processed into biogas as an economical, environmentally friendly, and sustainable alternative energy. This program aims to design and implement a biogas system at Rumah Qur'an At-Tazkiyyah Sembalun, a boarding school that is also a center for community empowerment, to meet energy needs while reducing environmental pollution. The methods used include training and assistance to students and the community about biogas processing, starting from organic waste fermentation, the use of fermented gas for cooking and electricity, to the use of residual waste as organic fertilizer, as well as education on livestock care and waste management to support the sustainability of the program. Expected outputs include the production of renewable energy in the form of biogas for cooking and electricity, reduction of waste that pollutes the environment, increasing public awareness about waste management, and creating a cleaner and healthier environment. Keyword : livestock manure; garbage; energy; biogas; organic fertilizer
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
PENINGKATAN KAPASITAS TIM PEMANTAU HIU PAUS (Rhincodon typus) MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENANDA AKSELEROMETER DI DESA BOTUBARANI, GORONTALO Himawan, Mahardika Rizqi; Lestariningsih, Wiwid Andriyani; Tilahunga, Sukirman
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7201

Abstract

Pelatihan peningkatan kapasitas bagi tim pemantau hiu paus di Pantai Botubarani, Gorontalo, dilakukan untuk mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi akselerometer dalam pemantauan hiu paus. Latar belakang kegiatan ini adalah kebutuhan mendesak untuk memanfaatkan teknologi terkini guna meningkatkan akurasi data ekologi dan perilaku hiu paus sebagai spesies yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam ekosistem laut. Tujuan pelatihan adalah membekali peserta dengan pengetahuan teoritis dan keterampilan teknis agar mampu mengoperasikan alat akselerometer secara mandiri dalam pemantauan hiu paus. Metode pelatihan yang digunakan berupa pendampingan intensif selama lima hari yang mengintegrasikan sesi teori di darat dan praktik lapangan di perairan. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor post-test mencapai ≥80% dibandingkan rata-rata pre-test yang di bawah 50%. Selain itu, pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan pengoperasian alat, pengambilan data, serta analisis dan interpretasi hasil perekaman gerakan hiu paus. Diskusi terkait protokol keselamatan pemasangan alat juga memperkuat kesiapan peserta dalam pelaksanaan di lapangan. Peserta dipilih berdasarkan kemampuan snorkeling, pengoperasian komputer, dan keterwakilan lembaga, sehingga pelatihan berjalan efektif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis tim pemantau dan mendukung keberlanjutan program konservasi hiu paus di Pantai Botubarani dengan teknologi modern.