cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pelatihan Microsoft Office 2010 pada Kelompok Kerja Kepala TK (K3TK) dan Gugus Paud Naga di Kota Batam sebagai Aplikasi dari Pembelajaran Komputer pada Anak Usia Dini Tukino Tukino
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.923 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.245

Abstract

ABSTRACTThe material provided in this guidance is divided into 3 groups, there are Microsoft Word, Microsoft PowerPoint and Microsoft Paint. Activities are carried out based on the division level of the ability/skill of each teacher. Teachers who have been adept grouped separately from the teacher who still lay on the computer so that the coaching is intensive. Teachers who still lay be guided and accompanied by the instructor ranging from the procedure turn on the computer, opening files, saving files, using the mouse, typing basic, introduction computer parts up on the procedure to turn off the computer. The methods applied in this activity is the Method of Presentation, Demonstration and Practice. The method of Presentation used for the introduction of software using Microsoft PowerPoint 2010. The results of this study are: First, the Training provided some of the materials associated with efforts to improve the quality of learning by giving knowledge about the use of the Program PowerPoint to create interactive games as learning media multimedia ICT-based attractive and interactive, Second, the Material presented can be accepted, digested, and understood the participant well, the Third, the Activity takes place smoothly, on time and as expected. Keywords: Microsoft Word, Microsoft PowerPoint, and Microsoft Paint. ABSTRAKMateri yang diberikan dalam pembinaan ini terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok  Microsoft Word, Microsoft PowerPoint dan Microsoft Paint. Kegiatan dilakukan berdasarkan pembagian tingkat kemampuan/skill masing - masing guru. Guru yang telah mahir dikelompokkan tersendiri dari guru yang masih awam tentang komputer supaya pembinaan lebih intensif. Guru yang masih awam dibimbing dan ditemani instruktur mulai dari prosedur menyalakan komputer, membuka file, menyimpan file, menggunakan mouse, mengetik dasar, pengenalan bagian-bagian komputer sampai pada prosedur mematikan komputer. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah Metode Presentasi, Demonstrasi dan Praktik. Metode Presentasi digunakan untuk pengenalan software menggunakan Microsoft PowerPoint 2010. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Pelatihan memberikan beberapa materi yang terkait dengan upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan pemberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan Program PowerPoint untuk membuat game interaktif sebagai media pembelajaran multimedia berbasis TIK yang atraktif dan interaktif, Kedua, Materi yang disajikan dapat diterima, dicerna, dan dipahami peserta dengan baik, Ketiga, Kegiatan berlangsung lancar, tepat waktu dan sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci: Microsoft Word, Microsoft PowerPoint, dan Microsoft Paint.
Pengembangan Permainan Tradisional terhadap Pembentukan Karakter Anak sebagai Wujud Pengabdian Masyarakat di Desa Warungering, Lamongan Iib Marzuqi; Moh. Azus Shony Azar; Badi’ Zamani Rohman; Samsudin Khabib; Nofa Eka Putri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.174 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2762

Abstract

ABSTRACTTraditional games are games played by groups or individuals in society that express social and cultural identities based on standards and values that are told and followed from generation to generation. Traditional games improve children's motor skills and further stimulate muscle and brain growth. The writing of this article uses a descriptive method with a qualitative approach. This study took place in the field behind SDN Warungering with children as respondents.The data is presented descriptively through the methods of observation, interviews and documentation. The results of the research based on a questionnaire in the Warungering village showed that when children had free time they used to play traditional games with their friends such as playing rubber jumps, stilts and gobak sodor. Some of the games that are carried out will shape the character of children such as honesty, sportsmanship, cooperation, and so on. Keywords: traditional games, characters, children ABSTRAKPermainan tradisional adalah permainan yang dimainkan oleh kelompok atau individu dalam masyarakat yang mengekspresikan identitas sosial dan budaya berdasarkan standar dan nilai yang diceritakan dan diikuti dari generasi ke generasi. Permainan tradisional meningkatkan keterampilan motorik anak dan lebih merangsang pertumbuhan otot dan otak. Penulisan artikel ini menggunakan metode deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengambil lokasi di tanah lapang belakang SDN Warungering dengan responden anak-anak. Data disajikan secara deskriptif melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan angket di desa Warungering menunjukkan bahwa anak-anak saat mempunyai waktu luang dimanfaatkan untuk bermain permainan tradisional bersama teman-temannya seperti bermain lompat karet, egrang dan gobak sodor. Dari beberapa permainan yang dilaksanakan tersebut akan membentuk karakter anak seperti kejujuran, sportivitas, kerja sama, dan lain sebagainya. Kata Kunci: permainan tradisional, karakter, anak
Pelatihan Pengolahan Bahan Alam (Ubi dan Daun Ketela) bersama Ibu-ibu PKK Desa Kanten M. Ivan Ariful Fathoni; Ida Fauziatun Nisa’; Nurul Huda; Sunu Wahyudhi; Abhariyatul Mahmudah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.988 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i1.1722

Abstract

 ABSTRACTThis community service program collaborates with a partner called PKK Kanten Village. Empowering the members of PKK and rice farmers as parts of society and classified as productive workers are essential to be carried out, one of which is by providing a training to process the natural ingredients i.e. cassava. The Latin words for Cassava is Ipomoea batatas, it is a plant which has many benefits. Some products of cassava that has been processed use the tuber part. In this program, apart from the tubers, the cassava leaves are also used for producing a product. The processed products are teya noodles and cassava sticks. This community service program is carried out for one day in Kanten Village. After learning how to produce processed cassava products, the next stage is packaging the products, so it is ready to be sold and fulfill the health standards. The members of PKK as training participants were very enthusiastic in the activity. It can be viewed from the full involvement of all participants in each activity session and the results of the satisfaction questionnaire distributed to the participants. Keywords: processed cassava, The members of PKK, cassava leaves, teya noodles, cassava sticks ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bekerjasama dengan mitra yaitu PKK Desa Kanten. Pemberdayaan Ibu-ibu PKK dan pemadi sebagai anggota masyarakat dan masih tergolong sebagai tenaga kerja produktif sangat penting dilakukan, salah satunya berupa pelatihan pengolahan bahan alam yang melimpah yakni ketela. Ketela memiliki nama latin Ipomoea batatas, merupakan tanaman yang kaya akan manfaat. Beberapa hasil olahan ketela yang telah dilakukan sebagian besar masih memanfaatkan bagian umbi. Pada pelatihan ini selain bagian umbi, bagian daun ketela juga dimanfaatkan untuk olahan. Hasil olahan yang dihasilkan berupa mie teya dan stik ketela. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan selama satu hari di Desa Kanten. Setelah belajar memproduksi hasil olahan ketela, kemudian dilanjutkan dengan pengemasan menjadi produk yang siap untuk dijual dan sesuai standar kesehatan. Peserta pelatihan ibu-ibu PKK sangat antusias mengikuti kegiatan. Hal ini ditunjukkan dengan keterlibatan penuh dari semua peserta di setiap sesi kegiatan, serta dari hasil instrumen angket kepuasan yang diedarkan ke peserta. Kata Kunci: olahan ketela, ibu-ibu PKK, daun ketela, mie teya, stik ketela.
Pembuatan Cocopeat sebagai Media Tanam dalam Upaya Peningkatan Nilai Sabut Kelapa Ari Kuntardina; Widya Septiana; Qirana Wahida Putri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.863 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2333

Abstract

Coconut coir waste in Bojonegoro city market, Bojonegoro subdistrict, Bojonegoro regency causes its own problems. Solutions to overcome it by processing coconut coir waste into products that have benefits and selling value. One alternative is to process coconut coir into cocopeat. Coconut coir is the outer skin of the coconut fruit. Coconut coir is mostly only stacked after the meat is taken. This happens because of the lack of public awareness to manage the waste of coconut coir. By looking at the source of raw materials that are abundant and have not been utilized optimally. This is the reason in the manufacture of Cocopeat for the increase in added value of coconut coir as a planting medium. By converting coconut coir waste into planting media will reduce environmental pollution and can add economic value to the surrounding community. The purpose of this study is to find out the potential of coconut coir waste as a planting medium. The result of the activity is a solution to utilize coconut coir waste into a planting medium that has been packaged and ready for sale. Keywords: Coconut Coir Waste, Planting Media, Economic Value
Pelatihan Pemanfaatan Sistem Pembelajaran Daring bagi Guru-Guru SMA di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan Muhammad Basri; Yusuf Perdana; Nur Indah Lestari; Marzius Insani
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.485 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i2.1193

Abstract

ABSTRACTAlong with the development of information and communication technology by utilizing the internet in all aspects of life, one of the growing utilization of the internet is in the field of education. Improving the quality of teachers, especially high school teachers, needs to be improved through various skills in material selection, teaching materials, learning media to learning models that are relevant to student needs and technological developments. However, in reality not all teachers can implement online learning, so it is necessary to conduct training on the use of learning for high school teachers, especially for high school teachers in Palas District South Lampung Regency. Presentation and demonstration methods for training carried out by training in the creation of a learning management system with google class application carried out by training participants with independent and responsible assistance. The results showed that the entire out well the increase in the knowledge of high school teachers palas subdistrict, south lampung regency towards a bold learning system with several google classroom Learning Management System platforms and google meet. Keywords: Training, Utilization, Online Learning System ABSTRAKSeiring dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan memanfaatkan internet dalam segala aspek kehidupan, salah satu pemanfaatan internet yang sedang berkembang yakni di bidang pendidikan. Peningkatan kualitas guru-guru, khususnya guru-guru SMA perlu ditingkatkan melalui berbagai keterampilan dalam pemilihan materi, bahan ajar, media belajar hingga model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa dan perkembangan teknologi. Akan tetapi pada kenyataannya tidak semua guru dapat mengimplementasikan pembelajaran daring, sehingga perlu dilakukan pelatihan pemanfaatan pembelajaran daring bagi guru-guru Sekolah Menengah Atas khususnya bagi guru SMA di Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Metode presentasi dan demonstrasi hingga pelatihan yang dilakukan dengan praktik pembuatan pengembangan learning manajemen sistem dengan aplikasi google classroom yang dilakukan oleh peserta pelatihan secara mandiri dan bertanggungjawab. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pengabdian sudah terlaksana dengan baik yang ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan guru-guru SMA Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan terhadap sistem pembelajaran daring dengan beberapa platform Learning Management Sistem google classroom dan google meet. Kata Kunci: Pelatihan, Pemanfaatan, Sistem Pembelajaran Daring
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Perancangan Soal Berbasis Komputer Rochmawati Rochmawati; Susanti Susanti; Agung Listiadi; Eko Wahjudi; Suci Rohayati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.979 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.233

Abstract

ABSTACTA teacher should be updating IT currently is already widely used, one of which is the designing problems based IT at school in this regard problems online. The purpose of this training is to know how the implementation of the training design tool evaluation software with quis creator for teachers MGMP Se-Sidoarjo; and to conduct an evaluation of the implementation of the training software quis creator. This training method using direct instruction. The results showed that the implementation of the training training evaluation tool design software quis creator for teachers MGMP Sidoarjo is going well and according to the schedule already agreed. In total there are four activities followed by participants in a series of training activities. Training activities include the introduction of an application in the evaluation of learning, installation software advocates for problems such as subjects.; 2) Evaluation of implementation of training software quis creator, trainees feel happy and want advanced training. Keywords: IT, software training, reserved online ABSTRAKSeorang guru harus mengupdate IT yang saat ini sudah banyak digunakan, salah satunya adalah merancang soal-soal yang berbasis IT di sekolah dalam hal ini soal-soal online. Tujuan pelatihan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelatihan perancangan alat evaluasi dengan software quis creator  bagi guru-guru MGMP Se-Sidoarjo; dan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan pelatihan software quis creator  . Pelatihan ini menggunakan metode direct instruction. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan perancangan alat evaluasi software quis creator  bagi guru-guru MGMP Se-Sidoarjo berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati. Secara keseluruhan terdapat empat kegiatan yang diikuti oleh peserta dalam rangkaian kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pelatihan antara lain pengenalan aplikasi dalam evaluasi pembelajaran, penginstallan software pendukung untuk soal-soal mata pelajaran.; 2) Evaluasi Pelaksanaan Pelatihan software quis creator, peserta pelatihan merasa senang dan menginginkan pelatihan lanjutan. Kata kunci: IT, pelatihan software, soal online
Optimalisasi Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Guru Widowati Pusporini; Devi Septiani; Nuryani Dwi Astuti
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.904 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v5i2.2073

Abstract

The problem behind the holding of these abdimas is the need to increase teachers' performance in the ability to write scientific works. The scientific work of teachers is needed for the fulfillment of one of the conditions of promotions. Abdimas aims to: provide knowledge to teachers about the rules of scientific article writing technique; provide services and assistance to teachers, how to develop articles from research reports; guide teachers in the process of submitting articles in national journals. The methods in this abdimas are of several types: video conferences, discussions, and practices. The lecture was conducted at the beginning of the socialization of abdimas activities. This activity was held from the end of July to the end of August 2021. There were 9 teachers who were participants in the implementation of these abdimas. Initial socialization is done through video conferences, and teachers are able to improve the content of draft articles that have been compiled. Assistance services during the period between socialization to submission, done using email (Gmail), Google Drive, and WhatsApp application. Discussions were conducted during the assistance activities of article preparation, and practice methods were used when teachers submitted in OJS Jurnal ARISEN (Nasional). Applications used in performing this abdimas include Zoom, Gmail, Google Drive, and WhatsApp (WAG). Abdimas activities carried out have hit the expected target.Permasalahan yang melatarbelakangi diadakannya abdimas ini adalah, kebutuhan peningkatan performance guru dalam kemampuan menulis karya ilmiah. Karya ilmiah guru sangat dibutuhkan untuk pemenuhan salah satu syarat peningkatan jabatan guru. Abdimas ini bertujuan untuk: memberikan pengetahuan kepada guru mengenai kaidah penulisan artikel ilmiah; memberikan layanan dan asistensi kepada guru, bagaimana melakukan pengembangan artikel dari laporan penelitian; membimbing guru dalam melakukan proses submit Artikel dalam jurnal nasional. Metode yang digunakan dalam abdimas ini ada beberapa jenis: ceramah, diskusi, dan praktek. Ceramah dilakukan pada awal sosialisasi kegiatan abdimas. Kegiatan ini dilaksanakan pada akhir juli sampai dengan akhir Agustus 2021.Terdapat 9 orang guru yang menjadi peserta dalam pelaksanaan abdimas ini. Sosialisasi awal dilakukan melalui vicon, guru mampu memperbaiki konten draf artikel yang telah disusun. Layanan Asistensi selama rentang waktu antara sosialisasi sampai dengan submitting, dilakukan menggunakan email (gmail), Google Drive dan aplikasi whatsapp. Diskusi dilakukan selama kegiatan pendampingan penyusunan artikel, dan metode praktek dipergunakan pada saat guru-guru melakukan submit di OJS Jurnal ARISEN (Nasional). Aplikasi yang dipergunakan dalam melakukan abdimas ini antara lain: Zoom, gmail, google drive, dan whatsapp (WAG). Kegiatan abdimas yang dilaksanakan telah mencapat target yang diharapkan.
Peningakatan Ekonomi Masyarakat melalui Pemberdayan Perempuan Pesisir di Desa Olele Kabupaten Bone Bolango Juliana Juliana; Yuniarti Koniyo
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.179 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.622

Abstract

ABSTRACTOlele Village is one of the villages located in Bone Bolango Regency and is included in the Coastal Region. Most Olele villagers have livelihoods as fishermen, so most Olele village women are fishermen's wives. The purpose of community service activities carried out in Olele village is to increase community income through empowering coastal women. The method used consists of two forms, namely counseling and training. Coastal women who were participants in service activities were 30 fishermen wives. The material provided in counseling is about the types of diversification of processed products and fisheries processing techniques. Training is provided through hands-on practice and assistance during service activities. The products produced are fish fingers, dragon foot fish, jelly, pudding, and crackers which will be sold to increase community income especially for fishermen's wives. The results of community service activities carried out in the village of Olele are increased knowledge and skills diversification of processed fisheries products for fishermen wives who have received service activities. Community service activities also provide increased income for the community through the sale of various processed fishery products. Keywords:  Fish Finger, Foot Dragon Fish, Jelly Candy, Pudding, and Fish Crackers.  ABSTRAKDesa olele merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Bone Bolango dan termasuk wilayah pesisir. Penduduk desa Olele sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, sehingga sebagian besar perempuan desa Olele merupakan istri nelayan. Tujuan kegiatan pengabdian yang dilakukan di desa Olele yaitu untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan pesisir. Metode yang digunakan terdiri dari dua bentuk yaitu penyuluhan dan pelatihan. Perempuan pesisir yang dijadikan peserta pada kegiatan pengabdian adalah istri-istri nelayan sebanyak 30 orang. Materi yang diberikan pada penyuluhan yaitu tentang jenis diversifikasi produk olahan dan teknik pengolahan hasil perikanan. Pelatihan diberikan dengan cara praktek langsung dan pendampingan selama kegiatan pengabdian berlangsung. Produk yang dihasilkan adalah fish finger, foot dragon fish, permen jell,  puding, dan kerupuk yang akan dijual untuk meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya bagi istri-istri nelayan. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan di desa Olele yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang diversifikasi produk olahan perikanan bagi istri-istri nelayan yang telah mengikuti kegiatan pengabdian. Kegiatan pengabdian juga memberikan dampak bagi peningkatan pendapatan masyarakat melalui penjualan diversifikasi produk olahan perikanan.  Kata Kunci: Kaki Naga, Kerupuk, Nugget, Permen dan Puding.
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Limbasari Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga Zulia Karini; Hendra Marcos; Yusida Munsa Idah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.406 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.260

Abstract

ABSTRACTTourism Awareness Group (POKDARWIS) Limbasari is group that manages various tour packages in Limbasari village, Bobotsari District, Purbalingga Regency. The tour activity packages that offered by Limbasari village are, River Tubing and Outbound, and homestay packages. Some local and foreign tourists come and stay and do rural tourism activities for one to two days before the main activities. The main problem of this group is communication problem with the foreign tourist. The other problem is, there is brochures of Homestay managers and tour packages for tourist causing the number of visitors decease from year to year. This is also due to the absence of a website that is developing optimally and up to date. The solution provided is by giving English language training, brochure-making training, training in creating and managing websites to partners. The method of carrying out activities includes discussions with partners, English language training and training in creating websites and brochures. Keywords: POKDARWIS, tourist village, Limbasari ABSTRAKKelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Limbasari adalah kelompok yang mengelola berbagai paket wisata di Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Jenis kegiatan yang ditawarkan di Desa Limbasari adalah River Tubing dan Outbound, dan paket homestay. Beberapa wisatawan lokal dan asing datang dan tinggal dan melakukan kegiatan wisata pedesaan selama satu hingga dua hari sebelum kegiatan utama. Hambatan utama yang dihadapi kelompok ini adalah masalah komunikasi dengan wisatawan assing. Hambatan lain yaitu belum adanya brosur yang lengkap untuk pengelola wisata dan paket homestay bagi wisatawan menyebabkan jumlah pengunjung menurun dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan tidak adanya situs web yang berkembang secara optimal dan up to date. Solusi yang disediakan adalah dengan memberikan pelatihan bahasa Inggris, pelatihan pembuatan brosur, pelatihan dalam membuat dan mengelola situs web untuk mitra. Metode pelaksanaan kegiatan termasuk diskusi dengan mitra, pelatihan bahasa Inggris dan pelatihan dalam membuat situs web dan brosur. Kata Kunci: POKDARWIS, desa wisata, Limbasari
UPAYA PENINGKATAN PENGHASILAN TAMBAHAN WARGA ANGGOTA KELOMPOK POSDAYA KELURAHAN BUBAKAN KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG MELALUI BUDIDAYA IKAN LELE DI PEKARANGAN RUMAH Suwandi Suwandi; Sudargo Sudargo; Sukma Nur Ardini
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.426 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.83

Abstract

Kelurahan Bubakan is located in District Mijen in Semarang city. The potential of this village is very huge. There are Posdaya and 2 (two) farmer groups with various fields of business; chicken farms, goat farmers, tapioca starch factories. However, the survey found 74 families of pre-prosperous and 86 prosperous families level 1 out of 245 families who joined Posdaya. The condition and local potential that maximized by the team through KKN-PPM by doing catfish cultivation program in the yard by using tarpaulins as an economic means to achieve maximum target. The superior skills of the program is through; (a) cultivation of catfish, (b) making processed catfish derived products, (c) packing processed products based on catfish, (d) marketing of processed products derived from catfish. The implementation of KKN-PPM 2016 program has been implemented well and in accordance with the target that has been designed is 20 (twenty) tarpaulin ponds with the size 4x6m2 and 1000 seedlings / ponds have been distributed on August 17, 2016. Therefore, most of the residents have felt the results of KKN-PPM catfish program. Assistance from University of PGRI Semarang remains to realize the program of dedication and community empowerment as a sustainable program.Keywords: Increased income, Posdaya, Catfish farming, Home yard.ABSTRAKKelurahan Bubakan terletak di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Potensi kelurahan ini sangat besar. Terdapat posdaya dan 2 (dua) kelompok tani dengan bermacam bidang usaha, ada peternakan ayam, peterternakan kambing, pabrik tepung tapioka. Namun masih ditemukan 74 keluarga prasejahtera dan 86 keluarga sejahtera 1 dari 245 kepala keluarga yang tergabung dalam posdaya. Kondisi masyarakat serta potensi lokal yang ada tersebut dimaksimalkan oleh tim melalui program KKN-PPM budidaya lele di pekarangan rumah dengan menggunakan terpal sebagai sarana yang ekonomis guna mencapai target yang maksimal. Adapun keterampilan unggulan program adalah melalui; (a) budidaya ikan lele, (b) membuat produk olahan turunan ikan lele, (c) packing produk olahan berbahan dasar ikan lele, (d) pemasaran produk olahan turunan ikan lele. Pelaksanaan program KKN-PPM 2016 telah terlaksana dengan baik dan sesuai  dengan target yang telah dirancang yaitu 20 (dua puluh) kolam terpal dengan ukuran 4x6m2 dan 1000 bibit lele/kolam telah disebarkan pada tanggal 17 Agustus 2016 sehingga saat ini sebagian besar dari warga telah merasakan hasil panen lele hasil program KKN-PPM tersebut. Pendampingan dari pihak Universitas PGRI Semarang serta Kecamatan dan Kelurahan Bubakan terus dilakukan untuk mewujudkan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan (sustainable).Kata Kunci: Peningkatan penghasilan, Posdaya, Budidaya ikan lele, Pekarangan rumah.Â