cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pelatihan Publikasi Karya Ilmiah di Jurnal Ilmiah berbasis TIK bagi Guru Kelas Dina Mardiana; Simpun Simpun; Kuswari Kuswari; Ichyatul Afrom; Kristiani Natalina; Sapriline Sapriline; Femmy Femmy
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3459

Abstract

 ABSTRACTThe Community Empowerment Program (PPM) is one of the schemes in community service (PKM) activitiy carried out by the FKIP Lecturer Team from Palangka Raya University (UPR). This PKM-PPM activity was carried out for 30 classroom-teachers in Central Kalimantan Province through training and mentoring in an online workshop by a virtual zoom cloud meeting. The purpose of this PKM-PPM activity is to support the human resource excellence of classroom-teachers in terms of their competence to write scientific papers known as Classroom Action Research (PTK) and how to publish those papers in ICT-Based Scientific Journals or OJS. The training and mentoring method used was an integrated direct instruction-communicative approach which was held in July 2023. The science and technology provided through the implementation of this PKM-PPM activity can increase the knowledge and skill of classroom-teachers. This improvement is shown through the ability to compile scientific papers resulting from PTK reports and to  submit those manuscripts to OJS-based scientific journals. This is also evidenced by the attainment of evaluation results on classroom-teacher activity and performance (during training and mentoring), in which it was shown by the score of 82 on-average with a completeness percentage of 91%. Thus it can be concluded that the PKM-PPM activity that has been carried out by the Lecturer Team from FKIP of Palangka Raya University in 2023 have succeeded.Keywords: publications, scientific papers, scientific journals, class teachers  ABSTRAKProgram Pemberdayaan Masyarakat (PPM) merupakan salah satu skim dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Dosen FKIP dari Universitas Palangka Raya (UPR). Kegiatan PKM-PPM ini dilaksanakan kepada 30 orang guru kelas di Provinsi Kalimantan Tengah melalui pelatihan dan pendampingan berbentuk workshop secara daring dalam virtual zoom cloud meeting. Tujuan kegiatan PKM-PPM ini untuk mendukung keunggulan SDM Guru Kelas dalam hal kompetensi penulisan karya ilmiah berbentuk PTK dan cara mempublikasikannya di Jurnal Ilmiah Berbasis TIK atau OJS. Metode pelatihan dan pendampingan menggunakan pendekatan terpadu direct instruction-komunikatif yang dilaksanakan di bulan Juli tahun 2023 ini. Ipteks yang diberikan melalui pelaksanaan kegiatan PKM-PPM ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru kelas.  Peningkatan tersebut ditunjukkan melalui kemampuan menyusun artikel ilmiah hasil laporan PTK  dan mengirimkan naskah artikel ilmiahnya tersebut ke jurnal ilmiah berbasis OJS. Hal tersebut juga dibuktikan dengan perolehan nilai hasil evaluasi terhadap aktivitas dan kinerja guru kelas (saat pelatihan dan pendampingan), yakni rata-rata 82 dengan persentase ketuntasan 91%.  Dengan demikian dapat disimpulkan kegiatan PKM-PPM yang telah dilaksanakan Tim Dosen dari FKIP Universitas Palangka Raya pada tahun 2023 ini telah terlaksana dengan baik.Kata Kunci: publikasi, karya ilmiah, jurnal ilmiah, guru kelas
Appsmash Quizizz dan Artificial Intelligence (AI): Teknologi Gamifikasi Pembelajaran Seru dan Interaktif bagi Kelompok MGMP Kimia Kota Langsa Hasby Hasby; Muhammad Khalil; Nurhafidhah Nurhafidhah; Dona Mustika
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3590

Abstract

ABSTRACTThe Industrial Revolution 4.0 has created major changes in various sectors, including education, with a focus on combining advanced technologies such as AI and IoT with human innovation. This opens up opportunities for more interactive and personalized learning. However, there are still obstacles in adopting this technology in education. Limited resources with skills in utilizing technology in learning is one of the obstacles that must be overcome. This community service activity aims to provide education and workshops for Langsa City Chemistry MGMP teachers regarding the use of Appsmash Quizzizz and artificial intelligence (AI), so that it is hoped that it can improve teachers' skills in adopting technology in learning. This service activity is in partnership with MGMP Kimia Langsa City, involving 17 teachers. This community service is carried out through providing education and workshops on the use of technology in learning, especially AI and Appmash Quizzizz. During the activity, data was collected using pretest and posttest question instruments, observation sheets, and response sheets as activity evaluation materials. The results of the implementation of this service have had a positive impact by increasing partners' skills in adopting technology, especially AI and Appmash Quizizz with a percentage of >75% in all aspects, which include the introduction of AI (88%), use of hardware (76%), AI-based applications online (81%), AI applications in learning (94%), and AI integrated quizizz (87%). The data also shows that the percentage of partner satisfaction with the implementation of this activity reaches >90%. It is hoped that these skills can be habituated in carrying out learning. So, teachers who have skills in using technology will have an impact on the quality of learning, especially in high schools spread across Langsa City.Keywords: Artificial Intelligence, Chemistry MGMP, Interactive Learning, Quizizz. ABSTRAKRevolusi Industri 4.0 telah menciptakan perubahan besar di berbagai sektor, termasuk pendidikan, dengan fokus pada penggabungan teknologi canggih seperti AI dan IoT dengan inovasi manusia. Hal ini membuka peluang untuk pembelajaran yang lebih interaktif dan personal. Namun, masih ada kendala dalam mengadopsi teknologi ini dalam pendidikan. Terbatasnya sumber daya yang memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu kendala yang harus diatasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan workshop bagi guru MGMP Kimia Kota Langsa terkait penggunaan appsmash quizizz dan artificial intelligence (AI), sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam mengadopsi teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan MGMP Kimia Kota Langsa, dengan melibatkan 17 orang guru. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pemberian edukasi dan workshop tentang pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, khususnya AI dan appmash quizizz. Selama kegiatan berlangsung, dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan instrumen soal pretest dan postest, lembar observasi, dan lembar respon sebagai bahan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan pengabdian ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan keterampilan mitra dalam mengadopsi teknologi, khususnya AI dan appmash quizizz dengan persentase >75% pada seluruh aspek, yang meliputi aspek pengenalan AI (88%), penggunaan perangkat keras (76%), aplikasi AI berbasis online (81%), aplikasi AI dalam pembelajaran (94%), dan quizizz terintegrasi AI (87%). Data juga menunjukkan bahwa persentase kepuasan mitra terhadap pelaksanaan kegiatan ini mencapai >90%. Keterampilan ini diharapkan dapat dihabituasikan dalam melaksanakan pembelajaran. Sehingga dengan demikian, guru yang memiliki keterampilan dalam pemanfaatan teknologi akan memberikan dampak pada kualitas pembelajaran, khususnya yang ada di SMA yang tersebar di Kota Langsa. Kata Kunci: Artificial Intelligence, MGMP Kimia, Pembelajaran Interaktif, Quizizz.
Sosialisasi Pencegahan Speech Delay pada Anak Balita dengan Metode Terapi Wicara berbantu Media Video Edukasi kepada Ibu-Ibu Kelompok Pengajian Aisyiyah di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Aida Azizah; Evi Chamalah; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2864

Abstract

ABSTRACTCases of speech delay in children under five in Indonesia have increased during the pandemic. Cases of increasing speech delay are not only in urban areas but also in rural areas. One of the causes of the increase in speech delay cases among toddlers in Panusupan Village, Rembang District, Purbalingga Regency is the number of mothers who provide their children with devices to listen to videos and play games. The use of gadgets in these children is not accompanied by their parents. When playing on mobile devices, children only focus on the screen so they don't interact with the environment. In addition, the use of gadgets in children is also not given a time limit. Because children lack interaction with other people and the environment, their speaking skills do not develop. This causes speech delay in toddlers. However, parents, especially mothers, do not realize that their children have speech  delays, so they assume that there is no problem giving their children a device to watch videos or play games. Therefore, it is necessary to disseminate speech delay prevention to mothers, especially the Aisyiyah recitation group in Panusupan Village, Kec. Rembang, Kab. Purbalingga. The purpose of this outreach is to provide an understanding of the dangers and ways to prevent speech delay in children under five. Speech delay can be prevented by utilizing the videos seen by toddlers on devices using speech therapy methods. Speech therapy methods with the help of educational video media can be used to train toddlers to talk to avoid speech delay. The socialization was carried out in 6 stages, namely 1) preparation (situation analysis), 2) planning (needs analysis), 3) developing materials (instruments), 4) implementation, 5) evaluation, and 6) reporting and dissemination. After participating in the PKM activities, the mothers of the Aisyiyah recitation group had knowledge about the dangers, causes, and ways to prevent speech delay in children under five. In addition, the mothers of the Aisyiyah study group have the skills to apply speech therapy methods with educational video media to prevent children under five from experiencing speech delay. Keywords: speech delay, speech therapy, educational video, aisyiyah mothers  ABSTRAKKasus speech delay pada anak usia balita di Indonesia meningkat selama pandemi. Kasus meningkatnya speech delay tersebut tidak hanya di daerah perkotaan, tetapi juga di daerah pedesaan. Salah satu penyebab naiknya kasus speech delay pada balita di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga adalah banyaknya ibu yang memberikan gawai untuk menyimak video maupun bermain game kepada anak-anaknya. Penggunaan gawai pada anak-anak tersebut tidak didampingi oleh orang tuanya. Ketika sedang bermain gawai anak-anak hanya fokus pada layar sehingga membuat kurang berinterkasi dengan lingkungan. Selain itu, penggunaan gawai pada anak juga tidak diberi batasan waktu. Oleh karena anak kurang berinterkasi dengan orang lain dan lingkungan maka keterampilan berbicaranya tidak berkembang. Hal tersebut yang menyebabkan speech delay pada anak balita. Akan tetapi, para orangtua khususnya ibu tidak menyadari bahwa anaknya mengalami speech delay sehingga menganggap bahwa memberikan gawai pada anak untuk menyimak video atau bermain game tidak ada masalah. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi pencegahan speech delay pada ibu-ibu khususnya kelompok pengajian Aisyiyah di Desa Panusupan, Kec. Rembang, Kab. Purbalingga. Tujuan sosilisasi tersebut untuk memberikan pemahaman tentang bahaya dan cara pencegahan speech delay pada anak balita. Speech delay dapat dicegah dengan memanfaatkan video-video yang dilihat balita di gawai dengan metode terapi wicara. Metode terapi wicara dengan berbantuan media video edukasi dapat dimanfaatkan untuk melatih bicara balita agar terhindar dari speech delay.  Sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan 6 tahap, yaitu 1) persiapan (analisis situasi), 2) perencanaan (analisis kebutuhan), 3) mengembangkan materi (instrument), 4) pelaksanaan, 5) evaluasi, dan 6) pelaporan dan diseminasi. Setelah  mengikuti kegiatan PKM ibu-ibu kelompok pengajian Aisyiyah memiliki pengetahuan tentang bahaya, penyebab, dan cara mencegah speech delay pada anak balita. Selain itu, ibu-ibu kelompok pengajian Aisyiyah juga memiliki keterampilan mengaplikasikan metode terapi wicara dengan media video edukasi untuk mencegah anak-anak usia balita mengalami speech delay. Kata Kunci: speech delay, terapi wicara, video edukasi, ibu-ibu aisyiyah
PKM Parenting Education Berbasis Theraplay bagi Orangtua Siswa Berkebutuhan Khusus di SDN 1 Sowan Lor Hamidatur Rohmah; Santi Andriyani; Rizki Ailulia; Reizal Muhaimin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2972

Abstract

ABSTRACT This service activity aims to provide insight humanist care for parents in assisting children with special needs. The partner of this PKM program is SDN 1 Sowan Lor Kedung Jepara which has 27 students with special needs. The method PKM program includes several stages, namely: socialization, training, mentoring and evaluation (sustainable). The results PKM show that partners understand the material of parenting education. At the socialization stage, parents actively ask questions and share related to the child's condition. In the training stage, partners also play an active practicing theraplay which includes the engagement, nurture, structure, challenge. These four dimensions as a means of building bonding with children. Furthermore, the mentoring is carried out for parents in filling out the guidance book for parents. The evaluation is carried out through the distribution questionnaires using google forms to see the success of partners. This PKM provides benefits for parents in increasing the literacy humanist parenting insights in children so that their potential develops properly. Keywords: Children with Special Needs, Parents, Parenting Education, Parenting, Theraplay ABSTRAK Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan pengasuhan humanis bagi orangtua dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. Mitra program PKM ini adalah SDN 1 Sowan Lor Kedung Jepara yang memiliki siswa berkebutuhan khusus sebanyak 27. Adapun metode pelaksanakan PKM ini meliputi beberapa tahap yaitu: tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi (keberlanjutan). Hasil PKM ini menunjukkan bahwa mitra memahami materi kegiatan parenting education. Pada tahap sosialisasi orangtua aktif bertanya dan sharing terkait kondisi anak. Pada tahap pelatihan, mitra mempraktikkan model theraplay yang meliputi dimensi engagement (ketertarikan), dimensi nurture (kasih sayang), dimensi structure (struktur), dimensi challenge (tantangan). Keempat dimensi ini sebagai sarana membangun bonding dengan anak. Selanjutnya dilakukan tahap pendampingan orangtua dalam mengisi guidance book for parent. Tahap evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan google form guna melihat keberhasilan mitra. PKM ini memberikan manfaat bagi orangtua dalam menambah literasi wawasan pengasuhan yang humanis pada anak agar potensinya berkembang dengan baik. Kata kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Orangtua, Parenting Education, Pengasuhan, Theraplay
Meningkatkan Manajemen Usaha Pengusaha Kue Kering dengan Mengoptimalkan Potensi Lokal di Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Dewie Tri Wijayati Wardoyo; Harlina Meidiaswati; Trias Madanika Kusumaningrum; Nunik Dwi Kusumawati; Muhammad Rizky Ramadhan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3515

Abstract

ABSTRACTCommunity service is the contribution of higher education institutions to optimize community potential through various empowerment programs, for example strengthening micro, small and medium enterprises (MSMEs). Snacks and pastries are a potential business in several villages in the Kapas District, Bojonegoro Regency. Entrepreneurs who produce cakes and snacks are constrained by increasingly fierce competition, encourage business partners to lower the selling price of their products in order to compete. The increase in raw material prices further reduced the profit margins of entrepreneurs. Through training and mentoring, entrepreneurs are guided to calculate production costs, record simple financial reports and determine the appropriate selling price. Entrepreneurs are given the insight to be more creative in utilizing the potential of their surroundings as raw materials for their products, such as moringa leaves and banana stems as snacks. The training also provides knowledge on how to read market opportunities and increase product value through attractive packaging to increase sales value. The development of Bojonegoro tourism can be a marketing door, especially for products that are characteristic of Bojonegoro, such as ledre bananas and processed snake fruit as well as snacks from various commodities in the Kapas District. The results of the activities show that partners are satisfied with the activities carried out. The value of knowledge related to business management and marketing increased as seen from the posttest score. Furthermore, partners want assistance regarding the use of the latest digital platforms as promotional media. Keywords: Business Management, MSMEs, Cookies and Snack, Kapas District,  ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat merupakan kontribusi perguruan tinggi untuk mengoptimalkan potensi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan misalnya penguatan wirausaha mikro dan kecil dan menengah (UMKM). Jajanan dan kue kering merupakan salah satu usaha potensial di beberapa desa di Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Pengusaha produsen kue dan makanan ringan terkendala persaingan yang makin ketat yang mendorong mitra pengusaha menurunkan harga jual produknya agar dapat bersaing. Kenaikan harga bahan baku makin menurunkan keuntungan pengusaha. Melalui pelatihan dan pendampingan, pengusaha dibimbing melakukan perhitungan biaya produksi, mencatat laporan keuangan secara sederhana dan menentukan harga jual yang sesuai. Pengusaha diberikan wawasan agar lebih kreatif memanfaatkan potensi sekitar sebagai bahan baku produknya, seperti daun kelor dan batang pisang sebagai makanan ringan. Pelatihan juga membekali pengetahuan bagaimana membaca peluang pasar dan meningkatkan nilai produknya melalui kemasan yang menarik untuk meningkatkan nilai jual. Perkembangan pariwisata Bojonegoro dapat menjadi pintu pemasaran khususnya produk-produk yang menjadi ciri khas Bojonegoro seperti pisang ledre dan olahan salak serta makanan ringan dari berbagai komoditas yang ada di Kecamatan Kapas. Hasil kegiatan menunjukkan mitra pengusaha puas dengan kegiatan yang dilaksanakan. Nilai pengetahuan terkait manajemen bisnis dan pemasaran meningkat dilihat dari nilai posttest. Selanjutnnya mitra pengusaha menginginkan pendampingan tentang pemanfaatan berbagai platform digital terbaru sebagai media promosi. Kata Kunci: Manajemen Usaha, UMKM, Kue Kering, Kecamatan Kapas,
Workshop Pembuatan dan Publikasi Artikel Ilmiah di Jurnal atau Prosiding untuk Dosen dan Mahasiswa Dona Fitriawan; Dede Suratman; Edy Yusmin; Ahmad Yani T.; Dian Ahmad Budhysatrya; Romal Ijuddin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2339

Abstract

ABSTRACTThis service activity began with the publication conditions of lecturers and students which were felt to be very lacking in both proceedings and journals on a national and international scale in West Kalimantan. This form of service is a workshop or training "to create and publish scientific articles in journals or proceedings for lecturers and students at STKIP Singkawang". This workshop was attended by lecturers and final semester students at STKIP Singkawang. The method for creating and publishing this article includes: 1) adapting the published article to applicable writing rules, 2) creating published article guidelines in the form of an opening, introduction, discussion, research methodology, research results, conclusion, and supporting sections. The subjects of this activity were students and lecturers of the mathematics education study program at STKIP Singkawang. The product of this activity is the publication of scientific works for lecturers and students. Data collection techniques include observation, interviews and documentation techniques. The stages of this service activity are: 1) Preparation: determining the location and obtaining permission to carry out this workshop activity; 2) Implementation: holding workshops, analyzing test results, and assisting with the preparation and publication of scientific articles, conducting workshops in class; 3) Final: The output of this activity is an article published in a national journal. The result of this service is the holding of workshop activities in accordance with the steps that have been determined and the holding of guest lectures with STKIP Singkawang. Keywords: Workshop, Publication, Journal or Proceeding   ABSTRAKKegiatan pengabdian ini berawal dari kondisi publikasi dosen dan mahasiswa yang dirasa sangat kurang baik dalam prosiding maupun jurnal skala nasional dan internasional di Kalimantan Barat. Bentuk Pengabdian ini adalah workshop atau pelatihan “membuat dan mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal atau prosiding bagi dosen dan mahasiswa di STKIP Singkawang”. Workshop ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa semester akhir di STKIP Singkawang. Cara pembuatan dan penerbitan artikel ini meliputi: 1) menyesuaikan artikel publikasi dengan kaidah penulisan yang berlaku, 2) membuat pedoman artikel publikasi berupa pembukaan, pendahuluan, pembahasan, metodologi penelitian, hasil penelitian, penutup, dan bagian pendukung. Subyek kegiatan ini adalah mahasiswa dan dosen program studi pendidikan matematika di STKIP Singkawang. Produk dari kegiatan ini berupa publikasi karya ilmiah bagi dosen dan mahasiswa. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun tahapan kegiatan pengabdian ini adalah: 1) Persiapan: penentuan lokasi dan mendapatkan izin pelaksanaan dalam kegiatan perbengkelan ini; 2) Pelaksanaan: mengadakan lokakarya, menganalisis hasil tes, dan membantu persiapan dan persiapan publikasi artikel ilmiah, melakukan lokakarya di kelas; 3) Final: Keluaran dari kegiatan ini adalah artikel yang diterbitkan dalam jurnal nasional. Hasil dari pengabdian ini adalah terselenggaranya kegiatan workshop sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan dan terselenggaranya kuliah tamu bersama STKIP Singkawang. Kata Kunci: Workshop, Publikasi, Jurnal atau Prosiding 
Perencanaan Drainase di Wilayah Permukiman untuk Penyelesaian Masalah Banjir Rizki Astri Apriliani; Nurul Jannah Asid; Yunus Susilo; Aldea Noor Alina; Ardi Nurcahyo
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4108

Abstract

ABSTRACTUrban population density is increasing, causing significan problems. Population growth has an impact on demand for land and reduced water catchment areas. RW 08, which is in Wonorejo Village, Surabaya City, is developing into a dense residential area. Nearly all of the built-up settlements are buildings and leave no space for open land as absorption areas. Apart from these conditions, the construction carried out by the community does not follow the rules for a minimum distance of 0.5m between the yard fence and the outer edge of the channel. Not all houses have drainage channels because the development of the RW 08 area is not a well-organized housing complex, so awareness of the drainage channels for each house is different. The current condition of the drainage channels is also experiencing sedimentation and some have been damaged and require repair. The different dimensions of the channels also make the drainage flow into the river not smooth. Based on these problems, it is necessary to make efforts to prevent the recurrence of flooding with good drainage planning. The drainage planning stages consist of surveying existing drainage conditions as primary data, calculating and modeling rainfall data based on secondary data, hydrological analysis, and finally hydraulic analysis which will later be used in technical planning of drainage channels and dimensions. Keywords: Settlements, Drainage, Hydrology, Hydraulics ABSTRAKKepadatan masyarakat perkotaan semakin meningkat, mengakibatkan kesulitan yang signifikan. Pertambahan penduduk berdampak pada permintaan akan lahan dan berkurangnya daerah resapan air. RW 08 yang berada di Kelurahan Wonorejo Kota Surabaya berkembang menjadi kawasan pemukiman yang pesat. Pemukiman yang terbangun hampir keseluruhan berupa bangunan dan tidak menyisakan ruang untuk lahan terbuka sebagai area resapan. Selain kondisi tersebut, pembangunan yang dilakukan masyarakat tidak mengikuti aturan jarak pagar pekarangan dengan tepi luar saluran minimal 0,5m. Tidak semua rumah memiliki saluran drainase dikarenakan perkembangan wilayah RW 08 bukan merupakan perumahan yang terorganisir dengan baik, sehingga kesadaran akan membuat saluran drainase dari setiap rumah berbeda beda. Kondisi saluran drainase yang ada pada saat ini  juga ada yang mengalamii sedimentasi dan beberapa telah mengalami kerusakan sehingga memerlukan perbaikan. Dimensi dari saluran yang berbeda juga membuat tidak lancarnya aliran drainase menuju sungai. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu adanya upaya yang mampu mencegah terjadinya pengulangan banjir dengan perencanaan drainase yang baik. Tahapan perencanaan drainase terdiri dari survei kondisi drainase eksisting sebagai data primer, perhitungan dan pemodelan data curah hujan berdasarkan data sekunder, analisa hidrologi, dan yang terakhir adalah analisa hidrolika yang nantinya akan digunakan dalam teknis perencanaan saluran dan dimensi drainase. Kata Kunci: Permukiman, Drainase, Hidrologi, Hidrolika
Pelatihan Muhadatsah untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Madin Tashfiyatul Huda Baureno Bojonegoro Nurul Musyafaah; Muhammad Afthon Ulin Nuha; Mas tajuddin Ahmad; Fahrur Rozi; Muhammad Naufal Hakim
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3417

Abstract

ABSTRACTIn a community unfamiliar with the study of the Arabic language, it is perceived as foreign and challenging to learn. This is largely due to the absence of early exposure to Arabic. However, members of this community frequently encounter Arabic texts as the medium of the Qur'an, translated into Indonesian. Consequently, their understanding of these texts relies on translations, leading to incomplete and superficial comprehension, ultimately resulting in deviations in the application of the Qur'an's content. This situation arises due to the lack of efforts to introduce Arabic at a foundational level, which could enhance their understanding of the Qur'anic texts. To practice and apply the teachings, it is essential to comprehend the meanings of the words used. This understanding can only be achieved through learning the Arabic language. Therefore, training in the basic principles of Arabic is necessary to comprehend the Qur'an and apply its teachings in daily life. The outcomes of this initiative are promising, with the teachers at MADIN Tashfiyatul Huda Ngemplak Baureno displaying enthusiasm and experiencing improvement in their conversational skills. They can now articulate everyday sentences correctly and fluently, demonstrating proficiency in engaging in discussions with students at MADIN Tashfiyatul Huda. Keywords: Muhadatsah, Teacher, Madin. ABSTRAKDalam sekelompok masyarakat yang awam di bidang kajian bahasa Arab, mereka memandang bahasa Arab adalah bahasa yang asing dan sulit dipelajari, hal tersebut dikarenakan sejak dini tidak ada yang memperkenalkan bahasa Arab kepada mereka. Namun sering kali masyarakat awam dihadapkan pada teks-teks berbahasa Arab yang menjadi medium bahasa al-Qur’an yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, sehingga mereka dalam memahami teks tersebut berdasarkan hasil dari terjemahan, hal tersebut berakibat pada pemahaman yang kurang utuh dan mendalam sehingga berujung pada penyimpangan dalam pengamalan isi kandungan al-Qur’an. Kondisi tersebut disebabkan tidak adanya upaya pengenalan bahasa Arab pada tingkat dasar yang dapat memperbaiki pemahaman mereka akan teks al-Qur’an. Untuk dapat mengamalkannya tentu kita harus mampu memahami makna kata yang ada. Untuk dapat memahami makna kata tersebut, tentunya dengan mempelajari bahasa, yaitu bahasa Arab. Untuk mempelajari bahasa Arab diperlukan pelatihan kaidah dasar bahasa Arab sebagai sarana dalam memahami al-Qur’an serta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini adalah Guru MADIN Tashfiyatul Huda Ngemplak Baureno antusias dan mengalami peningkatan dalam maharah kalamnya. Mereka mampu melafalkan kalimat yang dipakai sehari-hari dengan benar dan lancar, dan juga bisa mempraktekkan muhadatsah kepada murid di MADIN Tashfiyatul Huda dengan baik. Kata Kunci: Muhadatsah, Guru, Madin. 
Pendampingan Pada Aparat dan UMKM Desa untuk Peningkatan Ekonomi Simpang Petai-Kampar Agus Ika Putra; Enno Yuniarto; S. Siswanto; Soewignjo Agus Nugroho; Syawal Satibi; K Khairat; Syamsu Herman; Muhammad Saeri; Arisman Adnan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.2812

Abstract

Simpang Petai village was formed due to the expansion of the village in 2008.  As a new village, Simpang Petai lacks facilities to face the challenges of implementing village development. The level of understanding and skills of the village officials for planning system is still very low.  The participation of UMKM in the implementation of village development needs to be carried out and strengthened as one of the bases of village stability and the driving force for improving the village economy.  The PkM Team of the Riau University Village Development Program, as Technical Assistance, helped solve village problems.  Inventarisasi PkM team, compile activities systematically and continuously, to improve the understanding and skills of officials and village communities in the process of preparing and implementing participatory village development planning. The forming of active participation of young people, as drivers of village UMKM, in development as the basis for the resilience of rural communities and the driving force of the village economy.  The activities of Advanced Welding Skills Practice, which with Product orientation, and Management Activities website Desa as the basis for village planning for Community Services and Marketing of Local Products succeeded in improving the economy of UMKM ABSTRAKDesa Simpang Petai terbentuk karena pemekaran desa tahun 2008. Sebagai desa baru, Simpang Petai minim fasilitas menghadapi tantangan melaksanakan pembangunan desa. Tingkat pemahaman dan keterampilan Aparat desa menyusun sistem perencanaan desa masih sangat rendah. Partisipasi UMKM dalam pelaksanaan pembangunan desa perlu dijalankan serta diperkuat sebagai salah satu basis stabilitas desa dan motor penggerak peningkatan Perekonomian desa. Tim Kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Bina Desa Universitas Riau, sebagai Technical Assistance, membantu menyelesaikan permasalahan desa. Inventarisasi tim PkM, menyusun kegiatan secara sistematis dan berkesinambungan, yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Aparat dan masyarakat desa pada proses penyusunan dan implementasi perencanaan pembangunan desa yang partisipatif. Terbentuknya partisipasi aktif para pemuda, sebagai penggerak UMKM desa, dalam pembangunan sebagai basis ketahanan masyarakat desa dan motor penggerak Perekonomian desa. Kegiatan Praktik Keterampilan Pengelasan Lanjut, yang dengan orientasi Produk, dan Kegiatan Pengelolaan website Desa sebagai basis perencanaan desa untuk Pelayanan Masyarakat dan Pemasaran Produk Lokal berhasil meningkatkan ekonomi UMKM.
Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Sejak Dini melalui Pelatihan Mendongeng Bagi Ibu-Ibu Kelompok Dawis Kacang Tanah III, Kecamatan Genuk, Kota Semarang Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Evi Chamalah; Aida Azizah; Leli Nisfi Setiana; Turahmat Turahmat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.3659

Abstract

ABSTRACT Storytelling is a very beneficial activity for children because it can teach children about morals, like language, help achieve development in emotional learning, improve the learning atmosphere, and introduce new values and cultural values to children. Apart from that, storytelling can also foster an interest in reading in children from an early age so that it can foster a culture of literacy in Indonesia. Therefore, storytelling skills are very important for parents, especially mothers who have children under five. To foster a culture of literacy in children, it must be done from an early age and starting from the family environment. Therefore, this PKM was carried out to provide storytelling skills training to the women of the Dawis Kacang Tanah III group in Bangetayu Kulon Village, Genuk District, Semarang City. This training was attended by 13 members of the Dawis Kacang Tanah III group. The method used is training with four stages, namely 1) planning, 2) implementing actions, 3) observation and evaluation, and 4) reflection. The results obtained from the training include mothers who have 1) knowledge about the benefits of fairy tales for young children, 2) storytelling skills using storybooks and finger puppets, and 3) a growing love of storytelling in young children.  Keywords: storytelling, literacy culture, early childhood  ABSTRAK Mendongeng merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat bagi anak karena dapat mengajarkan anak tentang moral, menyukai bahasa, membantu pencapaian perkembangan dalam pembelajaran emosi, meningkatkan suasana belajar, dan mengenalkan nilai-nilai baru serta nilai-nilai budaya pada anak. Selain itu, mendongeng juga dapat menumbuhkan minat baca pada anak sejak dini sehingga mampu menumbuhkan budaya litersi di Indonesia. Oleh karenanya keterampilan mendongeng sangat penting dimiliki oleh orang tua khususnya ibu yang memiliki anak balita. Untuk menumbuhkan budaya literasi pada anak harus dilakukan sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, PKM ini dilaksanakan untuk memberikan pelatihan keterampilan mendongeng pada ibu-ibu kelompok Dawis Kacang Tanah III di Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Pelatihan ini diikuti oleh anggota kelompok Dawis Kacang Tanah III sebanyak 13 orang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan empat tahapan, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan evaluasi, dan 4) refleksi. Adapun hasil yang diperoleh dari hasil pelatihan tersebut antara lain ibu-ibu telah memiliki 1) pengetahuan tentang manfaat dongeng bagi anak usia dini, 2) keterampilan mendongeng dengan media buku cerita dan boneka jari, dan 3) tumbuhnya rasa suka terhadap mendongeng pada anak usia dini.      Kata Kunci: mendongeng, budaya literasi, anak usia dini