cover
Contact Name
Retnowaty
Contact Email
retnowaty@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6285641513654
Journal Mail Official
jurnalkompetensi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Kelurahan Damai Bahagia, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, 76114
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Kompetensi
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 20870485     EISSN : 26569841     DOI : https://doi.org/10.36277/kompetensi.v15i1
Kompetensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini berisi tulisan ilmiah hasil penelitian maupun kajian pustaka dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, sains dan humaniora. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. P-ISSN : 2087-0485 dan E-ISSN : 2656-9841.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
Upacara Adat Kematian Cawir Metua Batak Karo : Kajian Wacana Kritis Natasya, Sarah Nathasia Br Tarigan; Sekali, Emmya Kristina Karo; Aritonang, Rebecca Saulina; Sinulingga, Jekmen
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.197

Abstract

Peneliti mengangkat sebuah artikel tradisi yang berjudul  upacara adat kematian cawir metua Batak Karo untuk dianalisis dalam wacana secara kritis. Masalah yang diteliti yaitu menjalankan upacara adat kematian cawir metua, faktor memengaruhi perubahan yang terdapat didalam upacara adat kematian cawir metua dan perubahan upacara kematian adat cawir metua serta  modal sosial didalam upacara kematian cawir metua. Metode yang digunakan didalam tulisan ini yaitu metode kualitatif. Sumber data yang diperoleh melalui sosial media. Tehnik pengumpulan data dengan menyimak dan mencatat data melalui sumber internet. Penelitian memaparkan hasil analisis pada Upacara kematian adat cawir metua dengan analisisi wacana kritis. Yang disebut cawir metua ialah yang sudah tiada, dan dapat juga disebut semua anak-anaknya sudah menikah (berkeluarga) serta telah memiliki cucu dari anak laki-laki dan perempuannya. Cawir metua adalah tingkat upacara adat kematian yang didambakan pada setiap masyarakat etnik Batak Karo karena dapat dikatakan tanggung jawabnya di dunia ini sudah selesai guna mendidik anak-anaknya sampai semua anak-anaknya berkeluarga. Masyarakat Karo melaksanaan upacara adat kematian cawir metua sudah menjadi tradisi adat-istiadat turun temurun yang dilakukan bagi kerabat yang sudah meninggal apalagi sudah berada di fase  cawir metua.
Wacana Durhaka pada Legenda Lau Kawar Kajian Analisis Wacana Kritis oleh Teun A. Van Dijk Tarigan, Adam Wijaya; Silaban, Joyce; Simamora, Eveline; Sinulingga, Jekmen
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.198

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan makna durhaka dari legenda Lau Kawar. Selain itu peneliti menggunakan analisis wacana kritis dengan menggunakan metode AWK oleh Teun A. Van Dijk, yang terdiri dari tiga analisis, yaitu analisis teks, analisis kognisi, dan analisis sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk. Subyek penelitian ini adalah legenda Danau Lau Kawar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca artikel atau cerita legenda, mengklasifikasikan wacana dan menganalisis informasi yang tersedia.Wacana durhaka dalam legenda Lau Kawar memperlihatkan analisis tekstual yang maksudnya wacana durhaka akibat dari perlakuan atau ucapan yang tidak pantas sehingga melukai dan menyakiti perasaan orang tua sang anak. Terkhusus ibu, yang membesarkan, mendidik dan melahirkan seorang anak ke dunia. Seorang anak tidaklah boleh ingkar dengan peraturan atau perintah yang sudah diikatkan dengan janji terhadap orang tuanya, sehingga tidak menyakiti perasaan orang tuanya, seperti anak dalam legenda Lau Kawar tersebut. Analisis sosial memperlihatkan bahwa wacana durhaka pada masyarakat Karo zaman dahulu melalui legenda Lau Kawar sebagai bentuk ketakutan jika melanggar dan ingkar dengan perintah orang tua, kelak akan mendapatkan bala dari sang pencipta. Pada masa kini sudah direvitalisasi menjadi norma kesusilaan.
ANALISIS WACANA DESKRIPTIF DALAM UPACARA MAMONGOTI BAGAS (MEMASUKI RUMAH BARU) MASYARAKAT BATAK TOBA Hutagalung, Irfan; Siagian, Samuel Alexander; Sitanggang, Johanes; Sinulingga, Jekmen
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.200

Abstract

Penelitian in membahas tentang tradisi lisan mamongoti bagas (memasuki rumah baru) dalam masyarakat Batak Toba. Teori yang digunakan adalah teori teks, koteks dan konteks dan kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Datanya adalah serangkaian acara memasuki rumah baru masyarakat Batak Toba. Hasilnya menunjukkan bahwa teks dalam acara memasuk rumah baru dalam masyarakat Batak Toba memilik makna pembentukan hubungan sosial yang baru. Koteks mengandung unsur prosemik dimana ada jeda diantara penutur, sehingga kita tahu apa posis seseorang dalam acara memasuk rumah baru dalam masyarakat Batak Toba. Konteks yang terdapat adalah konteks situasi, sosial dan tempat. Acara memasuk rumah baru mengandung tiga kearifan lokal, yaitu ucapan syukur, kerukunan dan kedamaian, serta peduli lingkungan. Dari pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tradisi memasuk rumah baru dalam masyarakat Batak Toba mengandung kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan sebaga tradisi lisan masyarakat Batak Toba.
EKSPLORASI MEDIA PEMBELAJARAN PPKN MELALUI POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SMP Faradila, Cika; Lubis, Muhammad Dzaki Al-Karim; Depari, Samuel Pratama; Jamaludin, Jamaludin
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.201

Abstract

Dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital, guru perlu memiliki kompetensi pedagogik yang mumpuni. Dalam konteks ini, penggunaan teknologi pop up book bukan hanya sekadar alternatif, tetapi juga menjadi keharusan untuk memperkuat daya saing proses pembelajaran. Kompetensi pedagogik merujuk pada kemampuan seorang guru dalam mengelola proses pembelajaran secara profesional. Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru adalah melalui pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru PPKn di SMP Negeri 17 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak penggunaan teknologi pop up book sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa, serta mengetahui pengaruh Penerapan  teknologi pop up book dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pop up book memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar siswa dan terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Dampak positifnya menciptakan dasar untuk perubahan jangka panjang, memperkuat urgensi teknologi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Integrasi Bahan Ajar Dalam Pengembangan Literasi Keuangan Pada Mahasiswa Astuti, Ratna Fitri; Permatasari, Indah; Anisa, Nur
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.202

Abstract

Mahasiswa lebih banyak memiliki literasi keuangan yang bersumber dari media sosial dan juga bacaan lain di internet secara bebas yang tidak diketahui kebenarannya. Literasi keuangan mahasiswa yang tepat salah satunya dapat diasah melalui pemahaman lembaga keuangan yang digunakan dalam kehidupan masyarakat, sehingga mata kuliah bank dan lembaga keuangan bukan bank menjadi salah satu sumber ilmu untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode action research (penelitian tindakan), penelitian dilakukan pada 74 mahasiswa. Tahapan penelitian tindakan yang dilakukan adalah model spiral dialektik dengan empat langkah antara lain identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis dan interpretasi data serta perencanaan Tindakan. literasi keuangan yang dimiliki mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi tersebar pada 3 kategori. Sebanyak 4,05% atau 3 mahasiswa memiliki literasi keuangan pada tingkat cukup baik, 40,54% atau 30 mahasiswa pada tingkat baik dan 55,41% atau 41 pada tingkat sangat baik. Keadaan tersebut menggambarkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mengenal pengetahuan dasar yang dibutuhkan dalam mengelola keuangan yang dimiliki. Ketersediaan bahan ajar yang tepat dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa dalam menambah wawasan lembaga keuangan yang tersedia, sehingga mahasiswa dapat memanfaatkan lembaga keuangan yang tepat untuk mengelola keuangannya.
ANALISIS GERAKAN LITERASI SEKOLAH MELALUI POJOK BACA PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SDN 2 PECANGAAN WETAN Khan, Sinta Jay; Zumrotun, Erna; Widiyono, Aan
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.203

Abstract

Literasi adalah keterampilan penting yang harus dikuasai oleh setiap individu dalam era globalisasi ini. Upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan keterampilan literasi di sekolah yaitu dengan mengembangkan kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi pojok baca dalam Program Kampus Mengajar di SDN 2 Pecangaan Wetan dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, diantaranya: observasi, wawancara, dokumentasi, penyebaran kuesioner di kelas 5, dan pre-test dan post-test AKM Kelas 5. Gerakan literasi sekolah SDN 2 Pecangaan dilakukan melalui 3 tahap yaitu, tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. Dengan program Liner (Literacy Corner) yang ditata dan didekorasi semenarik mungkin dan berbagai koleksi buku anak yang menarik. Terbukti dengan hasil penyebaran kuesioner dari 32 peserta didik, 22 diantaranya merasa terbantu dan lebih gemar membaca setelah adanya pojok baca. Selain itu, hasil post-test AKM Kelas yang meningkat dengan hasil literasi 83%. Pelaksanaan post-test peserta didik mengalami peningkatan kemampuan literasi sebanyak 28% dari pelaksanaan pre-test yang hanya mendapat hasil 55% saja. Kemampuan literasi peserta didik dapat meningkat dengan upaya pembiasan membaca yang dibangun sejak dini serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Penggunaan Kalimat Simpleks dan Kompleks dalam Teks Berita Peserta Didik Kelas XI-1 SMA Negeri Balikpapan Musdolifah, Ari; Istianingrum, Rika; Damaryakti, Pranawengrum
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.205

Abstract

Kalimat adalah rangkaian kata-kata yang memuat subjek, predikat, dan intonasi final. Kalimat dibagi menjadi dua, yaitu kalimat simpleks dan kompleks. Kalimat simpleks adalah kalimat yang memiliki satu aksi/peristiwa dan satu struktur kalimat. Kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki dua atau lebih peristiwa/aksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kalimat simpleks dan kompleks dalam teks berita peserta didik kelas XI-1 SMA Negeri 8 Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data penelitian ini adalah kalimat dalam teks berita peserta didik, sedangkan sumber datanya adalah 5 teks berita peserta didik kelas XI-1 SMA Negeri 8 Balikpapan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Teknik keabsahan menggunakan triangulasi teknik dan ketekunan. Teknik analisis data menggunakan metode agih dan model interactive analysis Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan kalimat simpleks dan kompleks dalam 5 teks berita. Jumlah kalimat simpleks dalam 5 teks berita adalah 12, sedangkan jumlah kalimat kompleks parataktik adalah 4.
Penggunaan Model Pembelajaran Team Games Tournament Untuk Meningkatkan Disposisi Matematis pada Materi Logaritma Kelas X-9 SMAN 8 Balikpapan Waskitoningtyas, Rahayu Sri; Damayanti, Hilda
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.206

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan disposisi matematis siswa pada materi logaritma dengan model pembelajaran Teams Games Tournament pada kelas X-9 SMAN 8 Balikpapan. Waktu penelitian semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 materi logaritma. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini mengambil Kelas X-9 SMAN 8 balikpapan. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi observasi, kuesioner, dokumentasi, tes. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan disposisi matematis siswa kelas X-9 SMAN 8 Balikpapan meliputi (1) Hasil tes belajar matematika materi logaritma pada siklus II yang mencapai nilai di atas 66 mencapai 87%; (2) Hasil disposisi matematis siswa pada siklus II termasuk kategori tinggi ada 31 orang dengan memiliki disposisi sedang sebanyak 5 orang; (3) Rata-rata tes belajar matematika dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 15,59. Begitupula persentase ketuntasan siswa mengalami peningkatan sebesar 16,67%.
PENGARUH MINAT MEMBACA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 BALIKPAPAN Ratnawati, Indah Ika; Maryatin, Maryatin; Yankiapoli, Yosef Nober
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.209

Abstract

Membaca nyaring adalah sebagian dari hal penting yang dapat dilakukan seorang tenaga pendidik agar meningkatkan pemahaman, motivasi, dan hasil belajar siswanya di kelas, khususnya bagi peserta didik itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami atau mengidentifikasi apakah harga diri peserta didik mempengaruhi motivasi dan kinerja mereka di kelas bahasa Indonesia di SMK Negeri 3 Balikpapan di kelas sepuluh. Penelitian ini menggunakan teknik seleksi acak sederhana yaitu undian untuk memilih 105 siswa kelas X SMK Negeri 3 Balikpapan. Perolehan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian seperti kuesioner atau survei. Temuan penelitian menunjukkan bahwa minat belajar berpengaruh terhadap motivasi dan kinerja siswa kelas X di SMK Negeri 3 Balikpapan. Koefisien determinasi dari hasil penelitian sebesar enam puluh tujuh persen atau enam puluh tujuh persen dengan kategori sangat signifikan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar sangat dipengaruhi oleh minat membaca. Sebagai hasilnya, hipotesis nol (H0) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hipotesis alternatif yang diterima dalam rangkaian penelitian ini dapat dirinci sebagai berikut: ditemukan hubungan antara keinginan belajar dengan motivasi dan kinerja siswa kelas X SMK Negeri 3 Balikpapan dalam belajar bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat membaca mempunyai pengaruh sebesar 7% terhadap minat menulis dan 93% pengaruh dari faktor lain.
EKSISTENSI PENDIDIK YANG BERKUALITAS MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL DI SMK NEGERI 3 BALIKPAPAN Indriawati, Prita; Ratnawati, Indah Ika; Musdolifah, Ari; Maryatin, Maryatin; Hidayah, Lidya Intan
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 2 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i2.210

Abstract

Perkembangan pengetahuan dan tantangan pembelajaran pada era globalisasi mengharuskan guru untuk meningkatkan profesionalisme sesuai bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang peningkatan kualitas guru secara personal, serta untuk mengetahui gambaran kompetensi profesional guru, serta hambatan peningkatan profesionalisme guru di SMK Negeri 3 Balikpapan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Teknik Analisis Data menggunakan tiga alur kegiatan meliputi Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Hasil temuan penelitian menunjukkan sekolah dalam peningkatan kompetensi profesional yaitu pertama melaksanakan pelatihan guru pada program kurikulum dan pembelajaran, kedua pemantauan oleh kepala sekolah melalui supervisi internal dan supervisi eksternal oleh pengawas pendidikan, ketiga melibatkan pengawas, serta komite dalam kegiatan kurikuler, non kurikuler dan ekstrakurikuler di sekolah, keempat peningkatan penyediaan fasilitas yang cukup seperti media sarana pembelajaran dan informasi yang lengkap untuk pembelajaran. Dalam pengembangan kualitas personal yaitu melalui pelatihan penguatan kelembagaan yang sekolah adakan rutin setiap semester melibatkan pakar serta melalui dukungan sekolah untuk keterlibatan dalam organisasi profesi guru seperti KKG dan MGMP. Hambatan eksistensi peningkatan kualitas guru dalam profesionalisme ditemukan belum optimalnya pemahaman guru akan tugas dan tanggung jawab dalam pengembangan profesional, ditemukannya beberapa guru yang tidak mengikuti pelatihan, hambatan kendala fisik faktor umur, kesulitan waktu karena tuntutan regulasi. Dibutuhkan upaya melalui kerja sama antara sekolah, dinas, industri dan komite dalam pengawasan efektivitas pembelajaran di luar dan di dalam kelas.