cover
Contact Name
Retnowaty
Contact Email
retnowaty@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6285641513654
Journal Mail Official
jurnalkompetensi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
Jl. Pupuk Raya, Kelurahan Damai Bahagia, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, 76114
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Kompetensi
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 20870485     EISSN : 26569841     DOI : https://doi.org/10.36277/kompetensi.v15i1
Kompetensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini berisi tulisan ilmiah hasil penelitian maupun kajian pustaka dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, sains dan humaniora. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. P-ISSN : 2087-0485 dan E-ISSN : 2656-9841.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
Diskriminasi Perempuan Pada Berita Pelecehan Seksual Di Portal Berita Online Liputan 6.Com Musdolifah, Ari; Istianingrum, Rika; Maulida, Nurliani; Marselina, Sesi
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.213

Abstract

Diskriminasi terhadap perempuan menjadi satu hal yang rumit karena menjadi kekhasan bagi perempuan. Salah satu bentuk diskriminasi adalah diskriminasi gender. Diskriminasi gender khususnya pelecehan seksual mencerminkan ketimpangan kekuasaan antara laki-laki dan perempuan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan diskriminasi terhadap perempuan dalam berita  mengenai pelecehan seksual di portal berita online. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah portal berita online Tribunnews.com dan Liputan6.com yang memuat 4 berita yang terkait dengan pelecehan seksual terhadap perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menyimak dan mencatat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah adanya diskriminasi gender khususnya perempuan dalam bentuk kekerasan fisik dan non fisik. Kekerasan fisik dalam 4 berita tersebut adalah adanya sentuhan fisik dari laki-laki terhadap perempuan. Selain itu, bentuk kekerasan non fisiknya adalah tuturan verbal yang berupa sindiran terhadap perempuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan kepada pembaca terkait kekerasan seksual sehingga dapat diambil tindakan yang efektif untuk melindungi hak-hak perempuan dan mengatasi permasalahan diskriminasi yang terjadi.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA ULOS HARUNGGUAN MUARA Parasian, Nehemia Anugrah; Sinulingga, Jekmen; Sinaga, Warisman
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.215

Abstract

UHM merupakan salah satu ulos etnik Batak Toba. Ulos yang berasal dari Muara ini memiliki motif yang tergabung dari motif ulos yang dimiliki oleh etnik Batak Toba dan komodifikasi dilakukan sebagai pengembangan dari ulos ini. UHM memiliki kain dengan motif yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat Batak Toba yang hidup di sekitar Danau Toba. Motif ini memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat Batak Toba, karena melambangkan keberanian dan semangat juang untuk menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk simbol, fungsi, makna yang terdapat pada UHM dan mendeskripsikan komodifikasi yang terdapat pada UHM. Teori yang digunakan dalam menganalisis data merupakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Charles Sanders Peirce dan teori komodifikasi yang dikemukakan oleh Mosco. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian dihasilkan dari penelitian lapangan dan penelitian sekunder. Pada penelitian ini ditemukan hasil simbol, yakni 22 bentuk simbol motif antara lain: topi, simarpusoran, ragi ambasang, bolean, suri suri, hait masusang, maratur, bola bola anduri, pucca, sibolang, ragi hotang, pinunsaan, ragi singkam, mangiring, situtur, ragi hidup, runjat, suri suri sanggar, gatip gatip, sibolang maranak, maratur toba, dan sitolu tuho. Dari hasil penelitian terhadap fungsi simbol, ditemukan 2 fungsi, yakni: (1) fungsi simbolis dan (2) fungsi praktis. Berdasarkan maknanya, ditemukan 2 makna, yakni: (1) makna konotasi dan (2) makna denotasi, serta komodifikasi yang terdapat yakni: (1) komodifikasi fungsi dan penggunaan UHM dan (2) komodifikasi fungsi dan bentuk UHM.
TINDAK TUTUR PADA PATAMPEI PARSAHAPAN ETNIK SIMALUNGUN Sigiro, Triputri; Sinaga, Warisman; tampubolon, Flansius
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.218

Abstract

Kurangnya pemahaman generasi muda tentang adat istiadat terutama adat patampei parsahapan maka diperlukannya dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan adat patampei parsahapan, menjelaskan tentang penuturnya, menganalisis tindak tuturnya, dan menjelaskan fungsi tindak tutur pada adat patampei parsahapan suku Simalungun. Teori tindak tutur sesuai digunakan untuk penelitian ini. Teori Austin dan Searle dipilih dan digunakan dalam penelitian ini. Austin membagi tindak tutur menjadi tiga yaitu: tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, dan tindak tutur perlokusi. Searle membedakan tindak tutur ilokusi berdasarkan fungsinya menjadi lima yaitu: tindak tutur representatif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data yaitu metode kepustakaan dan tenik wawancara. Data yang diperoleh lalu di analisis yaitu mulai dari penerjemahan tuturan dari Bahasa Simalungun ke Bahasa Indonesia. Mengeliminasi data yang tidak relevan. Mengklasifikasikan data. Data dianalisis berdasarkan jenis dan fungsinya. Membuat kesimpulan dari penelitian.  Dari penelitian ini dapat ditemukan sebagai berikut: adat patampei parsahapan adalah perkenalan secara resmi kedua keluarga belah pihak, membahas mengenai jumlah partadingan, lokasi dan waktu pesta, jumlah hiou, dan lain sebagainya. Pada patampei parsahapan ini anak boru jabu, anak boru sanina dari pihak paranak dan parboru, tulang dari pengantin perempuan, tokoh adat turut memberikan tuturan. Tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi ditemukan dalam adat patampei parsahapan. Terdapat empat fungsi tindak tutur yaitu tindak tutur representatif, direktif, komisif, dan ekspresif.  Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi sebagai dasar pertimbangan, pendukung dan sumbangan pemikiran kepada masyarakat mengenai tindak tutur pada adat patampei parsahapan.
LEKSIKOSTATISTIK BAHASA BATAK KARO DAN BAHASA BATAK TOBA: SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Ginting, Ria Clara; Sinaga, Warisman; Damanik, Ramlan
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan genetik antara bahasa Batak Karo dan Batak Toba, menentukan waktu perpisahan linguistik mereka, dan memperkirakan usia kedua bahasa tersebut. Menggunakan teori linguistik historis komparatif, khususnya pendekatan leksikostatistik dan glotokronologi yang dikemukakan oleh Gorys Keraf, penelitian ini menyediakan kerangka analisis untuk memahami evolusi linguistik dari bahasa-bahasa ini. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui kombinasi metode observasi, wawancara, teknik pencatatan, dan perekaman. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 500 kosakata yang diteliti, terdapat 320 pasangan kata kerabat yang menunjukkan hubungan genetik sebesar 65%. Perpisahan antara bahasa Batak Karo dan Batak Toba diperkirakan terjadi sekitar tahun 1028 M atau pada abad ke-11, sekitar 995 tahun yang lalu (dihitung dari tahun 2023). Hasil ini memiliki implikasi penting bagi klasifikasi dan pemahaman hubungan genetik dalam bahasa-bahasa Batak. Temuan ini menekankan pentingnya penelitian komparatif yang lebih komprehensif yang melibatkan semua varian bahasa Batak guna mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang hubungan genetik dalam keluarga bahasa Batak. Penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada studi linguistik historis komparatif bahasa-bahasa Austronesia di Indonesia, tetapi juga menyoroti pentingnya melestarikan keunikan dan kekayaan linguistik setiap varian bahasa Batak.
BENTUK DAN RITUAL MANGAN NA PAET DI ALIRAN KEPERCAYAAN PARMALIM ETNIK BATAK TOBA Silalahi, Ayudya Annisa; Siahaan, Jamorlan; damanik, Ramlan
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.220

Abstract

Upacara ritual Mangan na Paet merupakan praktik penting dalam kepercayaan masyarakat Parmalim, yang secara harfiah berarti "makan yang pahit." Frasa ini memiliki makna simbolis dan spiritual, mengajarkan filosofi hidup Parmalim tentang menerima kesulitan dan penderitaan sebagai bagian dari proses spiritual dan pembelajaran hidup. Penelitian mengenai kearifan lokal dalam ritual ini bertujuan mengungkap nilai-nilai penting seperti penghormatan terhadap leluhur dan alam, gotong royong, pelestarian tradisi, seni dan budaya lokal, serta nilai spiritual dan moral. Menggunakan teori kearifan lokal dari Sibarani, yang dibagi menjadi kearifan lokal kedamaian dan kesejahteraan, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan triangulasi data untuk menggali pemahaman mendalam mengenai ritual Mangan na Paet. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kualitatif untuk menghasilkan kesimpulan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal kedamaian dalam ritual ini mencakup etika, kebenaran, solidaritas, kedamaian, mediasi, dan konsistensi. Sementara itu, kearifan lokal kesejahteraan meliputi kerja keras dan pendidikan. Ritual Mangan na Paet dalam kepercayaan Parmalim memiliki makna mendalam, memperkuat identitas budaya, dan menjadi media edukasi bagi generasi muda dalam memahami nilai-nilai luhur kepercayaan ini.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS ANEKDOT MELALUI GAMBAR KARIKATUR BERBANTUAN MEDIA DIGITAL IBIS PAINT PADA KELAS X DKV SMK NEGERI 3 BALIKPAPAN Maulida, Nurliani; Prasetya, Kiftian Hady; Musdolifah, Ari; Baiti, Ida Nur
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan menulis siswa pada salah satu materi pembelajaran bahasa Indonesia yaitu teks anekdot dengan menggunakan model cooperative learning dan media digital ibis paint melalui sebuah gambar karikatur. Subjek didalam penelitian ini adalah siswa kelas X DKV SMK Negeri 3 Balikpapan yang berjumlah 36 siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian tindakan Kelas (PTK) dengan 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan beberapa instrumen penelitian yaitu lembar observasi dan tes. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah penyebaran angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh di lapangan menurut hasil LKPD yaitu rata-rata nilai pada siklus I sebesar 71,9%. Sedangkan pada siklus II rata-rata nilai yang diperoleh 78,4%. Dari kedua siklus yang telah dilaksanakan, terlihat bahwa terjadi peningkatan sebesar 6,5 %. Hasil penelitian peningkatan keterampilan menulis siswa yang diperoleh dari lembar instrumen observasi pengamatan siswa memiliki hasil, nilai rata-rata pada siklus I sebesar 77,5% sedangkan nilai rata-rata yang didapatkan pada siklus II sebesar 80%, dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan sebesar 2,5%. Disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran cooperative learning menggunakan media digital ibis paint melalui gambar karikatur dapat meningkatkan keterampilan menulis yang dimiliki siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks anekdot kelas X DKV SMK Negeri 3 Balikpapan tahun ajaran 2023/2024.
ANALISIS KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT SUKU BATAK TOBA DI KELURAHAN BELAWAN SICANANG, KECAMATAN MEDAN BELAWAN, KOTA MEDAN Nainggolan, Edoy; Manalu, Febbry Vebilola; Nainggolan, Fransiska Marito; Delita, Fitra
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi masyarakat suku batak toba di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Selain itu, penelitian ini akan menganalisis  sistem silsilah, dan sistem kekerabatan masyarakat suku batak toba di Kelurahan Belawan Sicanang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan gambaran mengenai kehidupan sosial budaya dari suku Batak Toba di Kelurahan Belawan Pulau Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri khas yang membedakan suku batak toba ini berbeda dengan yang lain seperti dari segi salam “horas”, rumah adat yang awalnya digunakan untuk sebagai tempat tinggal penduduk suku batak toba, ikan mas arsik (dekke simudur-udur), beras (boras sipir ni tondi), ulos batak hasil tenunan masyarakat batak toba, dan daging babi. Dalam sistem silsilah, panggilan untuk sesama masyarakat batak toba berbeda-beda sesuai dengan marga yang ia bawakan, dan di daerah perantauan sesama masyarakat batak toba bila bertemu dapat akrab karena adanya marga dan asal daerah yang sama-sama dari wilayah batak toba. Masyarakat batak toba memiliki filsafat hidup yang dikenal dengan “dalihan na tolu” yang berisikan somba marhula-hula, elek marboru, dan manat mardongan tubu.
ANALISIS FAKTOR KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH DASAR PADA MUATAN PPKN (STUDI DESKRIPTIF PADA SDN SETIABUDI 01 PAGI) Hildatul Azmaliyah; Petrus Paulus Mbette Suhendro; Uswatun Hasanah; Fahrurrozi
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan diri penting dalam pendidikan dasar karena memengaruhi prestasi, partisipasi aktif, dan perkembangan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SDN Setiabudi 01 Pagi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui survei. Populasi penelitian ini adalah siswa SDN Setiabudi 01 Pagi, dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri PPKn, yang didasarkan pada lima indikator kepercayaan diri menurut Lauster yaitu: keyakinan pada kemampuan diri, objektif, optimis, bertanggung jawab, dan rasional serta realistis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SDN Setiabudi 01 Pagi memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi, yaitu sebesar 73,168.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Melalui Metode Role Playing Izzati, Faiza Nuril; Kurnianti, Endang M; Hasanah, Uswatun
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.242

Abstract

Berbicara adalah keterampilan lingkuistik yang sangat penting karena digunakan dalam situasi sehari-hari. Namun, penelitian mengungkapkan bahwa keterampilan berbicara siswa masih rendah karena kurangnya kepercayaan diri dan akses ke sumber daya yang memberi mereka kesempatan berbicara saat pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, menggunakan metode role playing dalam pembelajaran adalah salah satu solusi yang digunakan untuk memperkuat keterampilan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas penerapan metode pembelajaran role playing dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan studi literatur, yang terdiri dari 11 publikasi yang berkaitan dengan topik penelitian yang bersumber dari Google Scholar periode 5 tahun terakhir. Temuan studi literatur menunjukkan bahwa metode role playing dianggap sebagai strategi pengajaran yang menarik dan inovatif yang dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar.
Urgensi Pendidikan Karakter Cinta Damai Bagi Siswa SD Untuk Mencegah Perilaku Bullying Apriliani, Debi; Hasanah, Uswatun; Suhendro, Petrus Paulus Mbette; Fahrurrozi, Fahrurrozi
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.246

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin membuat merosotnya etika dan moral sehingga banyaknya kasus perundungan yang terjadi pada para siswa menjadi sebuah isu yang sangat disayangkan di dalam dunia pendidikan khususnya di sekolah dasar, Bullying di sekolah dasar telah menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan karena dampak negatifnya terhadap perkembangan psikologis dan sosial siswa. Pendidikan karakter cinta damai adalah pendekatan yang diusulkan untuk menanggulangi masalah ini dengan menanamkan nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan empati sejak dini. Dengan demikian penulisan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi pendidikan karakter cinta damai bagi siswa SD dalam upaya mencegah perilaku Bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan metode kualitatif deskriptif, data yang diambil berasal dari penelitian yang sudah ada di internet.Pendidikan karakter cinta damai memiliki peranan penting dalam mencegah perilaku Bullying. Dengan menerapkan pendidikan karakter cinta damai, harapannya adalah siswa akan menjadi orang yang memiliki kesadaran sosial yang tinggi, memiliki empati dan toleransi, dan aktif bekerja untuk menciptakan masyarakat yang damai dan adil. Dengan begitu, diharapkan mereka dapat menghindari perilaku Bullying. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter cinta damai bagi siswa SD memiliki urgensi besar dalam mencegah perilaku Bullying. Karakter pendidikan yang mendorong cinta damai dapat membentuk budaya pendidikan yang inklusif dan aman, mengurangi insiden Bullying, dan melindungi siswa yang rentan menjadi korban.