cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025)" : 40 Documents clear
Persepsi Praktisi Pendidikan Vokasi Mengenai Keterampilan Interpersonal dalam Menghadapi Era Society 5.0 Tuah, Yayan Adrianova Eka; Setyawan, Antonius Edy; Riberu, Leonardo Hendri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.711

Abstract

Saat ini, hadirnya era society 5.0 digadang-gadang menjadi respon untuk menghadapi industry 4.0. Sayangnya, fokus instansi pengembang sumber daya manusia, khususnya pendidikan vokasional masih pada peningkatan hardskill. Sedangkan konsep society 5.0 adalah keseimbangan hardskill dan softskill yang salah satunya adalah keteraampilan interpersonal. Studi ini mengeksplorasi persepsi guru dan siswa di pendidikan vokasional mengenai penerapan interpersonal skill sebagai upaya mengahadapi era society 5.0 melalui pembelajaran. Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara semi terstruktur dengan 42 guru dan 73 siswa di pendidikan vokasional. Analisis data menggunakan analisis tematik data kualitatif melalui bantuan visualisasi dari NVivo. Hasil analisis menemukan empat tema utama, yaitu keteraampilan yang muncul, strategi intruksional, tantangan selama pembelajaran, dan dukungan. Secara garis besar, keberhasilan dalam menghadapi era society 5.0 melalui pengembangan keterampilan interpersonal ditentukan oleh sinergi dari empat aspek yang ditemukan tersebut. Hanya saja, temuan keterampilan interpersonal yang kurang komprehensif mengindikasikan bahwa pendidikan vokasional perlu mengembangkan keterampilan baru. Disisi lain, tantangan yang cukup kompleks sangat memerlukan peningkatan kesadaran, literasi, kesiapan dan motivasi dari guru dan siswa. Terakhir, pendidikan vokasional sangat perlu untuk menekankan dukungan sejawat, dukungan keluarga, dukungan infrastruktur dan dukungan guru sebagai pemacu tumbuhnya keterampilan interpersonal dalam rangka menghadapi society 5.0.
Strategi Komunikasi Digital Generasi Z: Analisis Pragmatik Kreativitas Bahasa dalam Komentar TikTok Tampubolon, Mesi Florenza; Sanjaya, Sidney Caroline; Pratama, Rozikin Adi; Anhar, Anhar
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.715

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam bagaimana Generasi Z memanfaatkan TikTok sebagai ruang komunikasi digital, khususnya melalui interaksi pada kolom komentar. Dengan menggunakan pendekatan pragmatik, kajian ini menyoroti kreativitas berbahasa yang berkembang dalam komunitas digital, seperti penggunaan bahasa gaul, singkatan, hingga emoji yang menjadi sarana ekspresi diri. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 30 responden dari kalangan Generasi Z. Temuan menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berperan sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial, pencarian informasi, serta sarana pembentukan identitas digital. Komentar yang ditinggalkan pengguna menggambarkan strategi komunikasi yang dinamis, ekspresif, dan sesuai dengan budaya digital generasi muda. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan peran penting TikTok dalam membentuk pola komunikasi digital Generasi Z sekaligus memperkaya perkembangan bahasa dan strategi komunikasi di era teknologi saat ini.
Menjembatani Jarak Komunikasi dalam Pembelajaran Teori Sosial di Pendidikan Tinggi Pascawati, Janisa; Patahillah, Husnul Hidayah Binti; Hidayatullah, Fauzan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.726

Abstract

Perbedaan gaya komunikasi antara dosen dan mahasiswa sering menimbulkan jarak yang membuat materi sulit dipahami dan menurunkan keterlibatan belajar. Penelitian ini mengkaji penerapan Communication Accommodation Theory (CAT) dalam konteks pembelajaran digital di pendidikan tinggi, khususnya untuk mengatasi jarak komunikasi antara dosen dan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Makassar. Data dianalisis dengan pendekatan tematik menggunakan kerangka CAT. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa cenderung merasa jauh dari materi ketika dosen menyampaikan pembelajaran secara monoton tanpa interaksi. Sebaliknya, mahasiswa merasa lebih terhubung ketika dosen menggunakan media audiovisual berdurasi singkat (6–10 menit), narasi berintonasi, alur bercerita, serta pembagian materi dalam segmen yang jelas. Temuan ini menegaskan pentingnya konvergensi dalam komunikasi dosen untuk menyesuaikan gaya penyampaian dengan preferensi mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan CAT dalam pembelajaran digital mampu memperkecil jarak komunikasi, meningkatkan keterlibatan mahasiswa, dan memperkuat kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Menumbuhkan Interaksi Saling Menghargai melalui Boardgame tentang Nilai-Nilai Budaya Maaf, Tolong, dan Terima Kasih di Kalangan Siswa SD Wahyudi, Agus; Rulyansah, Afib; Rahayu, Dewi Widiana; Syaiful, Yuanita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran berupa boardgame edukatif yang mengintegrasikan nilai-nilai sopan santun dalam konteks permainan sosial yang menyenangkan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen non-equivalent control group design, penelitian ini melibatkan 60 siswa kelas IV dari sebuah sekolah dasar negeri di Surabaya yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen (menggunakan boardgame) dan kelompok kontrol (metode konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert, lembar observasi, dan wawancara pendukung digunakan untuk mengukur perubahan dalam penggunaan bahasa sopan, kesediaan membantu, dan sikap empatik. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dalam semua indikator interaksi sosial, berbeda dengan kelompok kontrol yang peningkatannya tidak signifikan. Data juga menunjukkan bahwa siswa lebih aktif, reflektif, dan terlibat secara emosional selama bermain boardgame. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi alternatif yang kontekstual dan efektif dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan experiential learning dalam menanamkan nilai-nilai sosial kepada anak, dengan menjadikan pembelajaran sebagai pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Boardgame yang dirancang secara kontekstual tidak hanya mengedukasi, tetapi juga membangun ruang sosial yang merangsang empati, komunikasi, dan kebiasaan menghargai orang lain.
Peran Teks Artikel Ilmiah Sebagai Media Pengembangan Pengetahuan Mahasiswa Prodi Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Medan Lubis, Zahrani Nur Latifah; Rambe, Hafijah Arini; Sembiring, Sindi Novelia Br; Rizky, Reny Nadia; Adelia, Tika; Harahap, Hilma Rosyidah; Daulay, Muhammad Anggie Januarsyah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.720

Abstract

Artikel ilmiah berperan signifikan dalam pendidikan tinggi sebagai sarana penyebaran informasi, penguatan kemampuan literasi akademik, dan pengembangan daya pikir kritis mahasiswa. Bagi mahasiswa pada bidang administrasi perkantoran, artikel ilmiah menjadi penghubung penting antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan penerapan profesional di dunia kerja saat ini. Penelitian ini bertujuan menelaah bagaimana artikel ilmiah dimanfaatkan sebagai media pengembangan pengetahuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta kuesioner kepada 30 responden yang dipilih secara purposive. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemudahan akses terhadap artikel ilmiah dan menilai kontennya sesuai dengan bidang keilmuan. Penggunaan artikel ilmiah memberikan kontribusi positif terhadap perluasan wawasan, peningkatan kemampuan analitis, literasi ilmiah, keterampilan penulisan, serta kompetensi profesional. Meski demikian, masih dijumpai hambatan seperti keterbatasan waktu membaca, kendala bahasa asing, dan rendahnya motivasi. Secara keseluruhan, artikel ilmiah memiliki peran strategis dalam membentuk pengetahuan teoritis, praktis, dan kritis mahasiswa sehingga diperlukan strategi pembelajaran dan literasi akademik yang lebih terarah untuk mengoptimalkan pemanfaatannya.
Pemanfaatan Teknologi Pendidikan Untuk Pengembangan Maharah Kalam Di Perguruan Tinggi Zuashfiyailina, Zuashfiyailina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi pendidikan dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab pada mahasiswa tingkat menengah dan lanjut di Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Imam Bonjol Padang Metode yang digunakan adalah deskriptif campuran dengan menggabungkan data kuantitatif melalui angket dan data kualitatif melalui wawancara mendalam. Sampel penelitian terdiri atas mahasiswa semester 4 dan semester 6. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa mahasiswa semester 6 memperoleh skor rata-rata lebih tinggi (4,1) dibandingkan mahasiswa semester 4 (3,68) pada hampir semua indikator, termasuk frekuensi penggunaan media digital, kualitas interaksi, motivasi, dan kepercayaan diri. Temuan kualitatif mendukung data tersebut dengan memperlihatkan bahwa mahasiswa semester 6 lebih percaya diri, terbiasa dengan presentasi daring, dan lebih aktif dalam diskusi berbasis teknologi, sedangkan mahasiswa semester 4 masih berada pada tahap adaptasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman belajar berpengaruh signifikan terhadap optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya strategi pembelajaran berbasis teknologi yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan mahasiswa agar efektivitas pembelajaran lebih maksimal.
Analisis Hambatan dan Strategi Guru dalam Menerapkan Model Project Based Learning: Suatu Kajian Literatur Nafia, Fidia Aisyah; Putri, Agnes Imelia; Ramadhani, Suci; Febrianti, Dina; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.728

Abstract

Project Based Learning (PjBL) diyakini mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21, namun implementasinya sering menghadapi hambatan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur terhadap publikasi 2015–2024. Hasil analisis menunjukkan hambatan utama berupa keterbatasan waktu dan kurikulum, kesiapan guru, sarana prasarana, motivasi siswa, serta evaluasi. Strategi efektif meliputi perencanaan matang, peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan sumber daya lokal, dan pengembangan penilaian autentik. Kajian ini menegaskan pentingnya dukungan guru, sekolah, dan kebijakan dalam memperkuat praktik PjBL.
Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 176 Palembang Salsabila, Intan Devira; Julianti, Evi; Sholehah, Siti; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembentukan Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SDN 176 Palembang tahun ajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 31 siswa, guru kelas, kepala sekolah, serta wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah diterapkan dengan cukup baik, ditandai dengan berkembangnya nilai gotong royong, kemampuan bernalar kritis, keimanan, dan akhlak mulia. Mayoritas siswa merasa lebih termotivasi, lebih mandiri, serta menilai pembelajaran lebih menyenangkan dan mendorong kerja sama. Kegiatan berbasis proyek melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila juga terbukti meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, dan kreativitas siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka berpengaruh positif terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar, meskipun masih terdapat kendala teknis yang memerlukan solusi lebih lanjut.
The Transformation of Marketing Communication through Social Media among Local MSMEs of the Baduy Luar Indigenous Community Noor, Jabal; Maha, Srie Karina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.737

Abstract

The digital era has transformed the dynamics of communication, economics, and cultural representation in various societies, including among Indonesia's indigenous communities. The Baduy Luar community, known for its strong adherence to traditional customs, is undergoing a gradual transformation through the use of digital platforms. This study explores how social media functions as a medium for marketing communication and cultural expression among local micro, small, and medium enterprises (MSMEs) within the Baduy Luar community. Using cultural communication and digital marketing perspectives, the study highlights how social media enables indigenous entrepreneurs to balance cultural authenticity with market visibility. Empirical observations indicate that social media has become an easily accessible and low-cost marketing tool that allows Baduy artisans to expand their markets while preserving traditional values. The integration of local identity, narrative authenticity,and digital marketing strategies forms a new model of indigenous marketing communication. The research findings indicate that the Baduy Luar community utilizes social media not as a symbol of modernization,but as a means of cultural expression and economic resilience. Digital media is utilized to expand market access while upholding ethical principles derived from ancestral traditions. This transformation presents a digital communication model rooted in local wisdom and aligned with ecological and moral responsibility. Theoretically,this research contributes to the development of value-oriented development communication studies. Practically, the results provide insights for policymakers and digital marketers in designing inclusive and culturally rooted communication strategies. The case of the Baduy Luar demonstrates that technological advancement, when guided by ancestral philosophies,can actually strengthen local identity.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI BERMAIN BALOK DI KOBER BANI YAHYA Nur, Maulida; Abqoriah, Abqoriah; Pahrul, Yolanda; Rini, Ratu Yustika; Mulyawan , Galuh
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.736

Abstract

This study aims to enhance the cognitive abilities of children aged 4–5 years through block play activities at Kober Bani Yahya in Serang City, Banten. The background of the study emphasizes the importance of the play-and-learn approach in early childhood development. The research adopted a two-cycle Classroom Action Research design involving 10 children in Group A. Each cycle comprised four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using both qualitative and quantitative methods. The results indicated a significant improvement in the children’s cognitive abilities. In the pre-cycle, the average cognitive ability ranged from 35–40% (Undeveloped category). Following the block play intervention, the average increased to 58–65% (Starting to Develop and Developing as Expected categories) in Cycle I. The highest improvement was recorded in Cycle II, where the average reached 83–90%, with most children categorized as Very Well Developed.These findings confirm that block play effectively enhances cognitive skills such as shape and size classification, color recognition, problem-solving, and symbolic reasoning. The study concludes that block-based learning is a concrete, enjoyable, and relevant approach to optimizing early childhood cognitive development

Page 1 of 4 | Total Record : 40