cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 778 Documents
Inovasi Digital dalam Manajemen Sekolah untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Pendidikan: Studi Kepustakaan Rohima Rohima; Annisa Nur Zahra; Fidiatul Khairiah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1327

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam pengelolaan pendidikan, khususnya pada aspek manajemen sekolah. Inovasi digital menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dalam administrasi, pengelolaan informasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk inovasi digital dalam manajemen sekolah, implementasinya, dampaknya terhadap efektivitas pengelolaan, serta faktor pendukung dan tantangan yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi digital diwujudkan melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM), digitalisasi administrasi, platform berbasis cloud, perangkat komunikasi digital, dan sistem pendukung pengambilan keputusan. Implementasi inovasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi administrasi, akurasi data, kualitas layanan pendidikan, transparansi, serta pengambilan keputusan berbasis data. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kepemimpinan digital, kualitas sistem, kompetensi sumber daya manusia, dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi digital, kendala infrastruktur, adaptasi terhadap perubahan, dan pengelolaan data. Dengan demikian, inovasi digital memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pengelolaan pendidikan dan pengembangan tata kelola sekolah yang lebih baik.
Inovasi Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Artificial Intelligence (AI): Tantangan dan Peluang di Era Digital Sulis Darmila; Luthfi Tammam; Fitri Hadayani Harahap
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1332

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital menuntut restrukturisasi komponen kurikulum agar adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif inovasi kurikulum pembelajaran Bahasa Arab berbasis Kecerdasan Buatan (AI) melalui pemetaan peluang pedagogis, identifikasi tantangan nyata, serta perumusan model tata kelola integrasi yang ideal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap buku pengembangan kurikulum dan berbagai artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI menawarkan peluang besar dalam mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi melalui sistem adaptif (adaptive learning), penguatan kemahiran berbahasa (maharah) secara mandiri melalui conversational chatbot, serta efisiensi evaluasi makro berbasis AI Analytics. Namun, penetrasi teknologi ini juga menghadapi tantangan serius, seperti ancaman terhadap orisinalitas nalar akibat ketergantungan pada jawaban instan, isu perlindungan data, serta rendahnya kesiapan sumber daya manusia yang disebabkan oleh minimnya pemahaman guru terhadap substansi AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa formula kurikulum masa depan yang ideal adalah penerapan model kolaborasi manusia-mesin berbasis tata kelola human-centered governance yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka, di mana AI berfungsi sebagai penggerak teknis, sementara pendidik tetap memegang kendali utama (human-in-the-loop) dalam menjaga nilai-nilai moral dan humanistik pembelajaran.
Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Bidang Pengarustamaan Gender Dan Pemberdayaan Perempuan Di Dinas P3APM Kota Pekanbaru Syapril Abdullah; Herman Herman; Yeni Yuntika Dewi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1337

Abstract

Peningkatan kapasitas kelembagaan merupakan hal yang penting bagi setiap organisasi dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Upaya pengembangan kapasitas perlu diterapkan pada organisasi pemerintah termasuk pada Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru guna menunjang pemberian layanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pelaksanaan pengembangan kapasitas kelembagaan pada Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan di DP3APM Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Setelah data terkumpul melalui teknik yang tepat, peneliti mengklasifikasikannya berdasarkan jenis, kemudian mengolah dan menganalisisnya secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas kelembagaan pada Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP3APM Kota Pekanbaru belum berjalan optimal akibat beberapa kendala, yaitu keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kompetensi pegawai di bidangnya, budaya organisasi yang belum memadai, serta anggaran yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penambahan jumlah pegawai dan pengembangan kompetensi pegawai agar di masa mendatang mereka mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kota Pekanbaru.
Pengaruh Pembelajaran Sains terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5–6 Tahun di TK NA. ZI. FA Islamic School Suci Nurul Akhwatni Saragi; Wan Nova Listia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran sains terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun di TK NA. ZI. FA Islamic School. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 36 anak usia 5–6 tahun di TK NA. ZI. FA Islamic School. Sampel berjumlah 24 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 12 anak kelompok eksperimen dan 12 anak kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan bentuk non-equivalent control group design. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun, dan data dianalisis menggunakan statistik non parametrik uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test pada kelompok eksperimen sebesar 24,3 dan rata-rata skor post-test sebesar 34,6 sehingga mengalami perubahan sebesar 10,3 poin atau sebesar 42,4%. Menurut hasil test Statistics diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,002. Karena nilai p= 0,002 lebih kecil dari < 0,05 yang berarti terdapat perubahan yang signifikan setelah perlakuan diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Sains berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun. Dengan demikian, hipotesis Ha dalam penelitian ini diterima. Oleh karena itu, pembelajaran sains direkomendasikan untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran guna mendukung perkembangan kognitif dalam aspek kemampuan berpikir kritis anak sejak usia dini.
Proses Pembentukan Kebijakan Pendidikan: Analisis Deskriptif Tahapan Dan Dinamika Politik Sherly Nur Hidayah; Angga Denuyasa; Dina Novita; Abdul Kodir; Afriantoni Afriantoni
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1266

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan kebijakan pendidikan dengan menitikberatkan pada tahapan kebijakan serta dinamika politik yang mempengaruhinya. Kebijakan pendidikan merupakan instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan sumber daya manusia, sehingga proses pembentukannya perlu dikaji secara komprehensif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses pembentukan kebijakan pendidikan terdiri atas beberapa tahapan utama, yaitu identifikasi masalah, perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, implementasi, dan evaluasi. Setiap tahapan tersebut memiliki karakteristik tersendiri serta melibatkan berbagai aktor dengan kepentingan yang berbeda. Dalam praktiknya, proses ini tidak selalu berjalan secara linear, melainkan sering kali dipengaruhi oleh dinamika politik yang kompleks. Dinamika politik memiliki pengaruh signifikan dalam setiap tahapan kebijakan, terutama dalam proses perumusan dan pengambilan keputusan. Kepentingan aktor, distribusi kekuasaan, serta proses negosiasi menjadi faktor utama yang menentukan arah kebijakan. Kebijakan pendidikan tidak sepenuhnya bersifat netral, melainkan merupakan hasil kompromi dari berbagai kepentingan yang saling berinteraksi. Selain itu, tekanan dari kelompok kepentingan serta kondisi sosial-ekonomi juga turut mempengaruhi substansi kebijakan yang dihasilkan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kurangnya transparansi dan partisipasi publik dalam proses pembentukan kebijakan dapat mengurangi efektivitas kebijakan yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat serta memperkuat akuntabilitas dalam setiap tahapan kebijakan. Dengan demikian, kebijakan pendidikan yang dihasilkan diharapkan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Komik Digital Berorientasi Kearifan Lokal Bali Megoak-Goakan pada Materi Indonesiaku Kaya Budaya Siswa Kelas IV SD Putu Eka Sukmawati; I Gede Margunayasa; Ni Made Dainivitri Sinta Sari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik digital berorientasi kearifan lokal Bali Megoak-goakan pada materi Indonesiaku Kaya Budaya untuk siswa kelas IV SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 praktisi pendidikan, dan 18 siswa kelas IV SD Negeri 1 Silangjana. Data dikumpulkan melalui kuesioner validitas, kuesioner kepraktisan, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik digital memperoleh tingkat validitas ahli materi sebesar 98%, validitas ahli media sebesar 93%, kepraktisan praktisi sebesar 95%, dan kepraktisan siswa sebesar 90%, dengan rata-rata kualitas media sebesar 94% yang berada pada kategori sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar dari 46,66 pada pretest menjadi 91,29 pada posttest. Uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), yang menunjukkan bahwa media komik digital berorientasi kearifan lokal Bali Megoak-goakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan demikian, media yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Improving Students’ English Vocabulary Mastery Through Interactive Classroom Activities Amellia Amellia; Tiyas Saputri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1299

Abstract

Vocabulary is crucial in learning a language. It helps students understand things, talk to each other, read books, and write stories. Many students struggle to learn new English words. This is because they don't use English much, don't practice enough, and the teaching methods aren't very engaging. These problems make it difficult for students to learn words, which means they lack confidence and don't participate as much in English class. This study examines how classroom activities can help students learn English words. Researchers examined activities such as playing word games, talking in groups, telling stories, pretending to be someone, and engaging in fun exercises. This study was conducted at SDN Kenjeran 248 Surabaya, with third-grade students. Researchers wanted to make the classroom a fun place to learn. Researchers found that some students lacked basic vocabulary such as sweeping, writing, reading, and so on. Researchers will conduct classroom activities that can help students learn words. When students do fun things and work together, they want to learn more and participate more. They remember new words more easily. So, doing fun things in class is a way to help students learn new words and make learning English more fun and engaging.
Membangun Aktivitas Sosial Dan Pemuda Yang Berintegritas, Berlandasan Nilai-Nilai Islam Nurhidayah Nurhidayah; Maria Maria; Sri Mutia Anjani; Syaiful Rachman; Inka Okta Wahyudi; Dodi Irawan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1300

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat serta mengembangkan potensi sosial yang dimiliki oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kegiatan KKN dalam membangun aktivitas sosial dan membentuk pemuda yang berintegritas berdasarkan nilai-nilai Islam di Desa Tanjung Temiang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN yang meliputi kegiatan pengajian pemuda, mengajar mengaji anak-anak, gotong royong menjaga lingkungan, membantu petani berkebun, serta pembinaan akhlak dan kepemimpinan berbasis nilai Islam mampu meningkatkan partisipasi sosial masyarakat, khususnya pemuda. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran (shiddiq), tanggung jawab (amanah), dan kepedulian sosial (ta’awun) berhasil diinternalisasikan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Dampak yang terlihat antara lain meningkatnya sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial, serta kesadaran religius pemuda dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kegiatan KKN berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi strategi yang efektif dalam membentuk pemuda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial masyarakat.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Aktivitas Ritmik di Taman Kanak-Kanak Melati Kecamatan Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat Tamtriati Tamtriati; Rismareni Pransiska
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1313

Abstract

Penelitian ini diprakarsai karena keterampilan motorik kasar anak-anak di TK Melati, Kecamatan Pangkalan, masih kurang memadai, dibuktikan dengan koordinasi tubuh yang buruk, keseimbangan yang kurang, dan berkurangnya kepercayaan diri dalam aktivitas fisik. Masalah ini timbul dari metode pengajaran yang terlalu teoritis, membosankan, dan kurang variasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia prasekolah dengan menggunakan latihan gerakan dan menyanyi. Metodologi yang diadopsi adalah Penelitian Tindakan Kelas (KAR), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan persiapan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 14 siswa dari Kelompok B di TK Melati, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Metode pengumpulan data adalah observasi langsung menggunakan lembar observasi untuk mencatat aktivitas anak dan guru. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode persentase untuk menilai kompetensi belajar tradisional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan motorik kasar anak. Selama Siklus I, rata-rata proporsi keterampilan motorik kasar anak mencapai 50%. Setelah pelaksanaan langkah-langkah perbaikan pada Siklus II, yang menggabungkan variasi fisik terorganisir dan "Tarian Penguin" yang menarik, tingkat keberhasilan klasik meningkat menjadi 75%, mencapai standar penguasaan yang diharapkan. Studi ini menetapkan bahwa penggabungan beragam aktivitas gerakan dan musik yang menarik meningkatkan koordinasi, kelincahan, dan keseimbangan dalam kemampuan motorik kasar anak-anak usia dini
Strategi Guru dalam Menumbuhkan Minat Baca Pelajar Generasi Alpha M. Anwar Hakim; Anita Angraini Lubis
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1315

Abstract

Minat baca merupakan salah satu indikator penting dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia dan keberhasilan proses pendidikan. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa minat baca pelajar Generasi Z masih menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan pola konsumsi informasi yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, media sosial, dan penggunaan gawai yang semakin intensif. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi yang tepat dari guru untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat baca peserta didik sesuai dengan karakteristik Generasi Z sebagai generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi guru dalam menumbuhkan minat baca pelajar Generasi Z berdasarkan kajian literatur yang relevan. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku, prosiding, serta dokumen ilmiah yang membahas minat baca, literasi, Generasi Z, dan strategi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam menumbuhkan minat baca pelajar Generasi Z meliputi pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, penerapan program literasi berbasis aktivitas, penggunaan media sosial sebagai sarana literasi, penerapan gamifikasi, serta pengembangan pembelajaran kolaboratif yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Keberhasilan strategi tersebut dipengaruhi oleh kompetensi guru, dukungan lingkungan sekolah, ketersediaan sumber bacaan, dan keterlibatan keluarga. Dengan demikian, guru perlu mengembangkan strategi literasi yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik Generasi Z untuk membangun budaya membaca yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan.