cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 778 Documents
Strategi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI ) Rizky Rahayu; Hasbi Muammar Dalimunthe; Leo Kusuma; Zulhimma Zulhimma
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1211

Abstract

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, identitas, dan internalisasi nilai-nilai Islam pada peserta didik. Namun, praktik pembelajaran di lapangan masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga kurang efektif dalam meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman peserta didik. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan ideal pembelajaran SKI dan implementasinya. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif pendekatan, prinsip, pengalaman belajar, serta strategi pembelajaran SKI yang efektif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui analisis buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran SKI yang efektif memerlukan integrasi pendekatan historis, kontekstual, tematik, dan nilai, serta penerapan prinsip pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik. Selain itu, variasi pengalaman belajar seperti diskusi, role play, studi kasus, dan pembelajaran berbasis proyek terbukti meningkatkan keterlibatan peserta didik. Strategi pembelajaran seperti cooperative learning, problem-based learning, storytelling, inkuiri, dan pemanfaatan teknologi digital juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, diperlukan inovasi strategi pembelajaran yang sistematis dan adaptif agar pembelajaran SKI lebih bermakna dan relevan.
Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Di Era Society 5.0 Afnita Warni; Muhammad Saleh Nst; Fakhruddin Marjua Pane; Zulhimma Zulhimma
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1212

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an Hadits memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter religius, spiritual, dan intelektual peserta didik. Era Society 5.0 menghadirkan tantangan baru berupa perubahan pola belajar generasi digital yang menuntut strategi pembelajaran inovatif, kontekstual, dan adaptif terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan, penyediaan pengalaman belajar, dan strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang relevan di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui analisis jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an Hadits perlu mengintegrasikan pendekatan teacher-centred dan student-centred secara seimbang. Strategi pembelajaran efektif meliputi talaqqi, muroja’ah, contextual teaching and learning (CTL), inquiry learning, serta pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi Al-Qur’an interaktif dan e-learning. Penyediaan pengalaman belajar melalui tadabbur, pembiasaan religius, dan praktik sosial keagamaan mampu meningkatkan internalisasi nilai spiritual peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi generasi digital.
Analisis Deskriptif Keterampilan Menulis Dasar Siswa Sekolah Dasar pada Fase A dan Fase C Chindytia Chindytia; Goreti Rini Kristiantari; Ida Ayu Kade Dwi Puspita Sari; Kadeek Cintania Wijaya
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil keterampilan menulis dasar siswa kelas rendah (Fase A) dan kelas tinggi (Fase C) di sekolah dasar berdasarkan perspektif guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode survei melalui instrumen kuesioner skala Likert yang mencakup aspek isi/konten, organisasi kalimat, kosakata, mekanik penulisan, serta kemandirian dan kelancaran menulis. Subjek penelitian adalah empat orang guru kelas di Sekolah Dasar Kabupaten Badung yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa pada kedua fase berada pada kategori cukup di sebagian besar aspek, dengan pengecualian pada aspek organisasi dan struktur kalimat yang mencapai kategori baik. Perbedaan kemampuan menulis antara siswa Fase A dan Fase C tidak mencolok, yang mengindikasikan bahwa perkembangan keterampilan menulis tidak berjalan linier seiring bertambahnya jenjang kelas, melainkan dipengaruhi oleh intensitas latihan, lingkungan literasi, dan pendekatan pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya desain kurikulum pembelajaran yang lebih berdiferensiasi untuk menjembatani transisi literasi dari kelas rendah ke kelas tinggi
Pengantar Transformasi Pendidikan Agama Islam Laysa Zahran; Era Afriza; Ismail Sukardi; Nyanyu Soraya
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Pendidikan Agama Islam dalam perspektif epistemologis, pedagogis, dan evaluatif pada perkembangan pendidikan kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review melalui kajian berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan transformasi Pendidikan Agama Islam. Sumber data terdiri atas artikel jurnal, buku akademik, prosiding, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi Pendidikan Agama Islam mencakup perubahan sumber pengetahuan, cara memperoleh pengetahuan, serta sistem pembelajaran dan evaluasi pendidikan agama. Sumber pengetahuan dalam Pendidikan Agama Islam berkembang dari orientasi yang berpusat pada teks normatif menuju pendekatan yang lebih integratif melalui pemanfaatan literatur akademik, penelitian ilmiah, dan media digital tanpa meninggalkan Al-Qur’an dan Hadis sebagai landasan utama. Transformasi pedagogis memperlihatkan perubahan pembelajaran dari teacher centered learning menuju student centered learning melalui pendekatan diskusi, problem based learning, project based learning, dan pembelajaran berbasis pengalaman. Perkembangan teknologi digital, perubahan kurikulum nasional, perkembangan teori pendidikan, serta perubahan karakteristik peserta didik menjadi faktor utama yang mendorong transformasi Pendidikan Agama Islam. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam terus berkembang secara dinamis agar tetap relevan, kontekstual, dan adaptif terhadap perubahan sosial serta perkembangan pendidikan modern.
Analisis Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran: Strategi Adaptasi Guru terhadap Keberagaman Kemampuan dan Kesiapan Literasi Siswa Rahma Cahyaning Tias; Jihan Amalia; Eva Mellinsy; Anggit Aprilia Dwi Nastiti; Zahra Athira Nabilah; Rifki Sadam Fadillah; Handoko Handoko
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1219

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan evaluasi pembelajaran serta strategi adaptasi guru dalam menghadapi keberagaman kemampuan kognitif dan kesiapan literasi dasar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap Wali Kelas 3 di SDN 8 Metro Timur pada April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan prinsip penilaian terdiferensiasi dengan menyederhanakan instrumen tes bagi siswa kelas rendah, menghindari pertanyaan abstrak, serta memprioritaskan soal uraian singkat dibandingkan pilihan ganda untuk menggali alur pemikiran siswa secara mendalam. Evaluasi dilakukan secara bertahap dan formatif setelah penyelesaian setiap submateri dengan pembobotan nilai terbesar pada aktivitas harian. Namun, efektivitas evaluasi masih terhambat oleh disparitas literasi dasar yang signifikan dan minimnya pendampingan orang tua di rumah. Kesimpulannya, strategi adaptasi guru telah berupaya menjawab kebutuhan siswa yang heterogen, namun diperlukan penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga serta pelaporan hasil belajar yang lebih autentik tanpa tekanan batas ketuntasan minimal untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang inklusif dan responsif.
Peran Dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Sekolah Melalui Program Geliga Di SD Negeri 3 Bulian Ayu Intan Purnama Dewi Pt; Ni Putu Ratna Sukma Marselinda; Ni Komang Ayu Surya Laksmini; Ni Luh Putu Adita Wiyoni; I Gede Dena Ary Putra; Basilius Redan Werang
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan tanggung jawab kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas manajemen sekolah melalui program GELIGA (Gerakan Literasi Bulian 3) di SD Negeri 3 Bulian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan program GELIGA. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis melalui kegiatan membaca bersama, menyampaikan kembali isi bacaan, serta membuat poster berdasarkan bacaan yang telah dipahami siswa. Selain itu, siswa yang mengalami kesulitan membaca diberikan bimbingan khusus di perpustakaan sekolah. Pelaksanaan program GELIGA menunjukkan adanya upaya sekolah dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap. Dengan demikian, program GELIGA menjadi salah satu bentuk pengelolaan sekolah yang mendukung peningkatan efektivitas manajemen sekolah dalam bidang literasi.
Pengaruh Keterampilan Public Speaking dan Penguasaan Media Sosial Terhadap Kompetensi Kehumasan Peserta Didik SMKN 40 JAKARTA Naya Ika Cahyani; Christian Wiradendi Wolor; Eka Dewi Utari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1227

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh keterampilan public speaking dan penguasaan media sosial terhadap kompetensi kehumasan peserta didik SMKN 40 Jakarta. Pendekatan kuantitatif dipilih dalam kajian ini dengan metode survey kepada 72 responden dari jurusan Manajemen Perkantoran. Penghimpunan data melalui kuesioner daring dan dianalisa menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi melalui bantuan program JASP. Hasil kajian memperlihatkan keterampilan public speaking tidak berpengaruh signifikan terhadap kompetensi kehumasan (t = 1,750; sig. = 0,085), sedangkan penguasaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan (t = 8,965; sig. < 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kompetensi kehumasan (F = 133,1; sig. < 0,001) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,788, yang berarti 78,8% variasi kompetensi kehumasan dapat dijabarkan oleh kedua variabel tersebut. Disimpulkan bahwa penguasaan media sosial merupakan faktor dominan dalam membentuk kompetensi kehumasan, sementara keterampilan public speaking tetap relevan sebagai kemampuan komunikasi lisan. Penguatan keduanya secara terpadu dalam pembelajaran kehumasan di SMK menjadi rekomendasi utama penelitian ini.
Optimalisasi Manajemen Kelas Berbasis Literasi Digital dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Mengatasi Fenomena Low literacy di Sekolah Dasar Syalomita Anastasia M; Titi Seri Sitompul; M. Habibi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi manajemen kelas berbasis literasi digital dalam implementasi Kurikulum Merdeka sebagai strategi untuk mengatasi fenomena low literacy di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Proses kajian dilakukan dengan mengacu pada tahapan PRISMA melalui penelusuran artikel dari Google Scholar, Garuda Kemendikbud, dan Science Direct, ERIC dan DOAJ pada rentang tahun 2016–2026. Berdasarkan hasil seleksi, diperoleh 10 artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Pemanfaatan media digital mampu meningkatkan motivasi belajar, keterampilan membaca, kemampuan berpikir kritis, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, keberhasilan implementasi literasi digital dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengelola kelas, menciptakan suasana belajar yang aktif, serta memanfaatkan teknologi secara tepat dalam kegiatan pembelajaran. Namun, penerapan pembelajaran berbasis literasi digital masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana digital, kesenjangan akses teknologi, dan perbedaan kompetensi guru dalam penggunaan media pembelajaran digital. Oleh karena itu, optimalisasi manajemen kelas berbasis literasi digital menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung penguatan literasi siswa di sekolah dasar pada era Kurikulum Merdeka
Peran Single Parent terhadap Pendidikan Anak di Lingkungan Batok Bali Kota Serang Delvina Raissa; Stevany Avrizal; Agung Fauzi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1229

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran orang tua tunggal dalam pendidikan anak di lingkungan Batok Bali, Kota     Serang. Latar belakangnya adalah tantangan unik orang tua tunggal terhadap proses belajar dan pembentukan karakter anak. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bagaimana orang tua tunggal menjalankan peran ganda sebagai pendidik dan pengasuh, serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada orang tua tunggal terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terbatas waktu dan ekonomi, orang tua tunggal berusaha menanamkan nilai-nilai positif (kedisiplinan, motivasi, tanggung jawab) dalam pendidikan anak sehari-hari. Strategi adaptif seperti penjadwalan ketat dan keterlibatan keluarga besar membantu mereka. Temuan utama mengindikasikan bahwa beban ekonomi dan tekanan psikologis menjadi kendala signifikan. Kesimpulannya, orang tua tunggal memegang peran sentral dalam pendidikan formal maupun nonformal anak melalui bimbingan nilai dan komunikasi aktif, namun perlu dukungan sosial dan kebijakan publik yang memadai untuk mengatasi hambatan tersebut.
Pengaruh Media Digital dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Manajemen Perkantoran SMKN 40 JAKARTA Emilia Putri; Christian Wiradendi Wolor; Eka Dewi Utari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1236

Abstract

Kajian ini diperlakukan untuk melihat pengaruh media digital dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa Program Keahlian Manajemen Perkantoran di SMKN 40 Jakarta. Pendekatan yang dipergunakan yakni kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian berjumlah 72 siswa kelas X dan XI yang didapatkan melalui teknik total sampling. Perolehan didapatkan melalui kuesioner skala Likert empat poin dan dokumentasi nilai akademik yang ditransformasi ke dalam Z-score. Analisis data dijalankan melewati uji asumsi klasik lalu pengujian hipotesis dengan perangkat lunak JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media digital tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap hasil belajar siswa melalui nilai t hitung sebesar -1,826 dan signifikansi 0,072 > 0,05; (2) motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap hasil belajar siswa dengan nilai t hitung senilai 3,362 dan signifikansi 0,001 < 0,05; dan (3) media digital dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa melalui nilai F hitung sebesar 6,822 dan signifikansi 0,002 < 0,05, dengan kontribusi sebesar 16,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa meningkatnya hasil belajar siswa tidak berpacu pada ketersediaan media digital, tetapi juga membutuhkan penguatan motivasi belajar sebagai elemen internal yang menjadikan siswa untuk memanfaatkan media pembelajaran secara lebih baik.