cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Jebakan Paylater Era Flexing: Studi Integratif TPB terhadap Literasi Keuangan Digital, Kontrol Diri, dan Gaya Hidup Konsumtif Gen Z di Kota Bandung Komalasari, Ayu Endah; Firmansyah, Habil
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3212

Abstract

Fenomena PayLater sebagai inovasi Financial Technology (FinTech) telah memicu peningkatan perilaku konsumtif di kalangan Generasi Z (Gen Z) di Indonesia, dengan nilai utang mencapai Rp29,59 triliun pada tahun 2024, terutama di kota-kota besar seperti Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Theory of Planned Behavior (TPB) terhadap literasi keuangan digital, kontrol diri, dan gaya hidup konsumtif dalam perilaku penggunaan PayLater pada Gen Z. Studi ini berupaya mengintegrasikan aspek kognitif, psikologis, dan sosial guna mengisi kesenjangan penelitian sebelumnya yang cenderung menyoroti faktor ekonomi tanpa mempertimbangkan perilaku dan kontrol individu. Hipotesis utama menyatakan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap penggunaan PayLater, kontrol diri berpengaruh terhadap perceived behavioral control (PBC), serta gaya hidup konsumtif berpengaruh terhadap norma subjektif (SN). Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan teknik survei daring yang melibatkan 300 responden Gen Z di Kota Bandung, menggunakan purposive sampling dan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari ketiga variabel terhadap perilaku penggunaan PayLater, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan strategis untuk mengurangi risiko utang konsumtif dan meningkatkan literasi keuangan digital. Temuan ini juga diharapkan mendukung implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 yang menekankan keseimbangan antara inovasi keuangan digital dan inklusi keuangan berkelanjutan.
Akuntabilitas Anggaran Publik dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Kebijakan Keuangan di Era Digital Makatara, Biva Aditya Yuda; Dida, Marimbi Liebe Na’illah; Utomo, Decky Dwi; Marta, Fitri Yul Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara akuntabilitas anggaran publik dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan keuangan di era digital. Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi peningkatan transparansi dan keterlibatan publik, terutama melalui penerapan platform e-budgeting dan portal data terbuka di pemerintah daerah. Namun demikian, tantangan seperti kesenjangan digital, rendahnya literasi keuangan masyarakat, serta resistensi birokrasi terhadap inovasi masih menjadi hambatan utama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus multi-situs pada beberapa pemerintah daerah di Indonesia, penelitian ini menggali bagaimana implementasi teknologi digital memengaruhi kualitas akuntabilitas dan efektivitas partisipasi publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi secara signifikan meningkatkan akses masyarakat terhadap data anggaran dan memperkuat mekanisme pengawasan publik. Namun, efektivitas partisipasi masih sangat bergantung pada desain platform yang inklusif, kemudahan akses, serta responsivitas pemerintah dalam menindaklanjuti masukan warga. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan komitmen politik dari para pemangku kebijakan terbukti menjadi faktor penentu keberhasilan penerapan akuntabilitas digital. Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan inklusi digital, peningkatan kapasitas literasi keuangan, dan penguatan sistem pengendalian internal. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi digital governance yang lebih transparan, partisipatif, dan akuntabel guna meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan publik di masa mendatang.
Pengaruh Penerapan Good Governance terhadap Kinerja di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Dwitasari, Anita Theresia; Mulyana, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan prinsip-prinsip good governance terhadap kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Good governance yang meliputi transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan responsibilitas diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier untuk menguji hubungan antara variabel good governance dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan good governance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan prinsip good governance secara konsisten untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Studi ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari penerapan prinsip-prinsip Good Governance terhadap kinerja karyawan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatori, menerapkan desain survei untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat dan menguji hipotesis. Data untuk penelitian ini diperoleh dari sumber primer dan sekunder, dengan total 60 responden. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan dokumentasi, serta menganalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara penerapan Good Governance dan kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Governance, yang didasarkan pada transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas, menunjukkan bahwa kinerja Pegawai juga dapat dipengaruhi oleh faktor dan penyebab lain di luar penerapan Good Governance. Faktor-faktor tersebut mencakup motivasi kerja, disiplin, tunjangan, dan budaya organisasi, yang juga berkontribusi dalam mengoptimalkan kinerja Pegawai.
Analisis Implementasi Laporan Keuangan BUMDes Sesuai SAK ETAP Pada BUMDes Mitra Sejahtera, Ngawi Syahada, Widya Cholifatus; Aristantia, Selvia Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3218

Abstract

Laporan keuangan memiliki peranan yang sangat penting dalam menggambarkan kondisi keuangan serta kinerja suatu entitas, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berfungsi sebagai penggerak utama perekonomian di tingkat desa. Sebagai lembaga yang mengelola dana publik dan aset desa, BUMDes diharapkan mampu menyusun laporan keuangan yang reliabel, transparan, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi laporan keuangan pada BUMDes Mitra Sejahtera dengan mengacu pada kesesuaian terhadap Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi terhadap pengurus BUMDes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Mitra Sejahtera telah menyajikan empat komponen utama laporan keuangan, yaitu laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas. Namun, komponen penting berupa Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) belum disusun, serta masih terdapat ketidaksesuaian dalam pengakuan aset tetap, perhitungan beban penyusutan, dan klasifikasi arus kas. Faktor utama yang menyebabkan belum optimalnya penerapan SAK ETAP adalah keterbatasan sumber daya manusia dan rendahnya pemahaman pengurus terhadap prinsip-prinsip akuntansi. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas dan pelatihan bagi pengurus agar pelaporan keuangan dapat disajikan secara lebih akurat dan sesuai standar. Meskipun demikian, BUMDes Mitra Sejahtera telah menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan akuntabilitas serta transparansi melalui penerapan standar akuntansi yang lebih baik di masa mendatang.
Pengaruh Green Marketing terhadap Keputusan Pembelian dengan Brand Image sebagai Mediator Sofyan, Hady; Nasim, Eman Sulaeman; Effendi, Marwan; Mulyeni, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3219

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan guna menganalisis pengaruh Green Marketing terhadap keputusan pembelian konsumen dengan Brand Image sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan kesadaran masyarakat akan isu lingkungan yang memotivasi perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran ramah lingkungan sebagai daya tarik bagi konsumen. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu penyebaran kuesioner kepada konsumen produk ramah lingkungan tulipware di Kota Cimahi. Sample penelitian diambil dengan menggunakan rumus cochran dengan tingkat eror 8% sehingga didapatkan jumlah sampel 150 responden. Data dianalisis dengan teknik Partial Least Square (PLS) guna menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian mengungkapkan bahwasanya Green Marketing memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Image, serta Brand Image memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, Brand Image terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh Green Marketing terhadap keputusan pembelian produk tulipware di Kota Cimahi. Temuan ini menandakan bahwasanya penerapan strategi pemasaran hijau yang lebih baik oleh perusahaan akan meningkatkan citra positif merek yang tercipta di benak konsumen, yang kemudian akan berdampak pada peningkatan minat dan keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi perusahaan agar memperkuat komitmen terhadap praktik pemasaran berkelanjutan dan menjaga konsistensi dalam membangun citra merek ramah lingkungan guna memperkuat daya saing di pasar.
Analisis Pengendalian Kualitas Kemasan Bakso Frozen pada UMKM F Raodah, Raodah; Ramdhani, Irin; Erniyani, Erniyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3220

Abstract

UMKM Bakso Frozen F menghadapi permasalahan kecacatan pada kemasan plastik PE, terutama berupa sobekan yang sering dikeluhkan reseller setelah proses distribusi. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas produk, mengurangi kepuasan pelanggan, serta berdampak negatif terhadap daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab cacat kemasan serta merumuskan langkah perbaikan agar mutu produk dapat terjaga dengan baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui studi kasus pada UMKM Bakso Frozen F. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah penjualan dan frekuensi cacat sobek selama enam bulan, observasi proses produksi, serta wawancara dengan pemilik usaha terkait praktik pengendalian kualitas yang diterapkan. Analisis dilakukan dengan menggunakan peta kendali (control chart) untuk memantau stabilitas proses dan diagram Ishikawa untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi proporsi cacat sobek dengan rata-rata 2,78% per bulan. Beberapa penyebab utama yang teridentifikasi meliputi kualitas bahan kemasan yang relatif tipis, pengaturan mesin sealer yang kurang optimal, serta penanganan distribusi yang belum memadai. Melalui analisis tersebut, dirumuskan strategi perbaikan berupa pemilihan bahan kemasan yang lebih kuat, kalibrasi rutin mesin penyegel, serta peningkatan standar distribusi. Dengan penerapan usulan ini, diharapkan tingkat kecacatan dapat ditekan sehingga produk sampai ke konsumen dalam kondisi yang lebih aman dan berkualitas.
Kajian Literatur Mengenai Peran Keterampilan Teknologi Informasi Dasar (Microsoft Excel) dalam Mendukung Efektivitas Manajemen Data dan Pengambilan Keputusan di Pelayanan Kesehatan Primer Yeni, Anita Citra; Syahputra, M.; Hanifa, Amalia; Werleam, Ihsan; Fauzi, Dede
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3221

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah memberikan dampak besar terhadap cara tenaga kesehatan mengelola data dan mengambil keputusan, khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan primer seperti puskesmas dan klinik. Dalam konteks tersebut, kemampuan dasar dalam menggunakan Microsoft Excel menjadi salah satu keterampilan penting yang berperan dalam meningkatkan efektivitas manajemen data. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah bagaimana keterampilan dasar penggunaan Microsoft Excel dapat membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan data serta mendukung proses pengambilan keputusan di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Metode penelitian dilakukan melalui penelusuran dan analisis berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, artikel penelitian, dan laporan institusi kesehatan yang membahas penerapan teknologi informasi dalam manajemen data kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguasaan Microsoft Excel memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kecepatan, ketepatan, dan akurasi dalam proses input, pengolahan, serta analisis data kesehatan. Selain itu, fitur visualisasi data seperti tabel, grafik, dan dashboard mempermudah tenaga kesehatan dalam menyajikan informasi yang jelas, terukur, dan mudah dipahami. Hal ini membantu proses pengambilan keputusan berbasis data menjadi lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan. Kajian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi teknologi informasi dasar, khususnya kemampuan menggunakan Microsoft Excel, bagi tenaga kesehatan di lini pelayanan primer. Peningkatan keterampilan ini diharapkan dapat mendukung efisiensi sistem informasi kesehatan, mempercepat proses analisis data, serta berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
Analisis Perceived Price dan Quality sebagai Determinan Perceived Value Pengguna ChatGPT Buditama, Wayan Satya Pariana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3222

Abstract

Aplikasi kecerdasan buatan (AI) generatif, khususnya ChatGPT, telah mengalami adopsi yang masif dan mengubah cara pengguna mencari informasi serta berinteraksi dengan teknologi. Dalam pasar yang kompetitif ini, memahami perceived value pengguna menjadi krusial bagi penyedia layanan. Perceived value merupakan konsep penting bagi pemasar karena terbukti memengaruhi perilaku konsumen di setiap fase pembelian.Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang membentuk perceived value pengguna aplikasi AI ChatGPT, dengan fokus pada konteks pengguna di Provinsi Bali. Secara spesifik, studi ini menguji dampak perceived price dan perceived quality terhadap perceived value.Metodologi penelitian yang digunakan kuantitatif eksplanatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebar kepada 100 responden pengguna ChatGPT, yang dipilih melalui metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan Analisis Jalur dan Sobel test. Temuan utama menunjukkan bahwa perceived price tidak secara langsung memengaruhi perceived value. Sebaliknya, pengaruh perceived price terhadap perceived value dimediasi secara penuh (full mediation) oleh perceived quality. Secara spesifik, hasil analisis jalur membuktikan bahwa perceived price berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived quality, dan perceived quality kemudian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perceived value. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi strategis bagi penyedia layanan AI untuk meningkatkan perceived value pengguna, penetapan harga misalnya untuk layanan premium tidak dapat berdiri sendiri dan harus memastikan bahwa harga yang mereka tetapkan sepadan dengan kualitas fitur, akurasi informasi, dan keandalan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Pemeriksaan Ultrasonografi dengan Kesesuaian Jadwal Antenatal Care di Puskesmas Kusmayanti, Hesti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3223

Abstract

Antenatal care (ANC) merupakan salah satu intervensi utama untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui pemantauan kehamilan yang teratur dan terintegrasi. Pemeriksaan ultrasonografi (USG) berperan penting dalam mendeteksi kelainan janin, memperkirakan usia kehamilan, serta memastikan kondisi maternal dan fetal tetap optimal. Namun, tingkat pengetahuan ibu hamil tentang USG sering kali masih terbatas sehingga berdampak pada rendahnya kepatuhan terhadap jadwal kunjungan ANC. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan ultrasonografi dengan kesesuaian jadwal antenatal care di puskesmas. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 30 responden yang dipilih melalui metode consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup aspek pengetahuan tentang definisi, manfaat, waktu pelaksanaan, serta keamanan USG, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil menunjukkan bahwa 33,3% responden memiliki pengetahuan baik tentang USG, 26,7% cukup, dan 40,0% kurang, sedangkan 63,3% responden memiliki kesesuaian jadwal ANC. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan terhadap jadwal ANC (p=0,007), dengan nilai odds ratio 16,0 yang menunjukkan bahwa ibu hamil dengan pengetahuan baik berpeluang 16 kali lebih besar mengikuti jadwal ANC sesuai rekomendasi. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan USG melalui edukasi kesehatan yang komprehensif, dukungan keluarga, dan pendekatan digital dapat meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal ANC serta mendukung pencapaian target kesehatan maternal dan neonatal.
Pengaruh Pengetahuan Keluarga Tentang Penyakit Jiwa Dan Dukungan Sosial Terhadap Beban Perawatan Pada Keluarga Pasien Gangguan Jiwa: Studi Cross-Sectional Zain, Bagus Perdana Kusuma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3224

Abstract

Gangguan kesehatan jiwa memberikan dampak signifikan tidak hanya pada individu pasien tetapi juga pada sistem keluarga mereka yang bertanggung jawab sebagai pemberi perawatan utama.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan keluarga tentang penyakit jiwa dan dukungan sosial dengan beban perawatan pada keluarga pasien gangguan jiwa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan melibatkan 27 responden anggota keluarga pasien di Unit Rawat Inap Psikiatri, dan data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur serta dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif signifikan antara pengetahuan keluarga dengan beban perawatan (r = -0,587, p = 0,002) dengan responden berpengetahuan tinggi mengalami beban 13,5 poin lebih rendah, sedangkan dukungan sosial menunjukkan pengaruh yang lebih kuat (r = -0,642, p < 0,001) dengan selisih beban sebesar 17,2 poin antara kelompok dukungan tinggi dan rendah, dan secara simultan kedua variabel menjelaskan 56,1% variasi beban perawatan dengan dukungan sosial berkontribusi 42,8% dan pengetahuan 31,8%. Intervensi komprehensif yang mengintegrasikan psikoedukasi kesehatan jiwa dengan penguatan sistem dukungan sosial merupakan strategi optimal untuk mengurangi beban perawatan keluarga secara berkelanjutan, dan disarankan agar tenaga kesehatan dan pembuat kebijakan mengembangkan program pendidikan keluarga dan layanan dukungan sosial yang terstruktur untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga pasien gangguan jiwa.