cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Dampak Implementasi Coretax System dalam Praktik Akuntansi Pajak dan Kepatuhan PPN di Indonesia Arum, Mega; Lamsah, Lamsah; Fitrianingsih, Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana penerapan Coretax System memengaruhi praktik akuntansi pajak serta tingkat kepatuhan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia. Sistem Coretax, yang mulai diterapkan secara bertahap sejak 2025, merupakan bagian dari agenda besar reformasi digital Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam rangka meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kualitas administrasi perpajakan nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka yang mencakup literatur akademik, regulasi perpajakan, laporan resmi pemerintah, serta berbagai publikasi relevan mengenai digitalisasi sistem perpajakan.Temuan awal menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari proses administrasi yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual menuju sistem digital yang lebih terpadu. Coretax dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan transaksi, melakukan validasi otomatis terhadap Pajak Masukan dan Pajak Keluaran, serta meminimalkan potensi kesalahan administratif. Integrasi data juga berpotensi memperkuat pengawasan kepatuhan wajib pajak secara real-time. Namun demikian, implementasi Coretax tidak terlepas dari berbagai tantangan. Beberapa kendala yang teridentifikasi meliputi meningkatnya biaya kepatuhan bagi sebagian wajib pajak, keterbatasan literasi digital terutama pada pelaku UMKM, serta potensi gangguan teknis pada fase awal penerapan sistem. Selain itu, kesiapan infrastruktur digital di berbagai daerah turut menentukan efektivitas pelaksanaan kebijakan ini. Keberhasilan Coretax sangat bergantung pada dukungan regulasi yang adaptif, sosialisasi yang berkelanjutan, serta pendampingan intensif kepada wajib pajak. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur mengenai digitalisasi perpajakan sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pemangku kepentingan dan pelaku usaha dalam menyikapi transformasi sistem perpajakan nasional.
Pengaruh Pemahaman Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Wahang, Ludgardis Kidi; Baba, Nafsia; Nurseptiani, Anisa; Lusiana, Eva; Hasanah, Afifah Nabila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman kewajiban perpajakan terhadap tingkat kepatuhan pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya tingkat kepatuhan pajak di sektor UMKM, yang diduga disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap regulasi dan mekanisme perpajakan. Pemahaman yang terbatas mengenai kewajiban pajak seringkali menghambat pelaku UMKM dalam melaksanakan kewajibannya secara tepat waktu dan sesuai ketentuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner berskala Likert, yang disebarkan kepada 40 responden UMKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan serangkaian uji statistik, meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi, serta regresi linier sederhana untuk mengukur hubungan antara variabel pemahaman pajak dan kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,465 dan tingkat signifikansi 0,002, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemahaman perpajakan dan kepatuhan wajib pajak. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = 33,820 + 0,326X, mengindikasikan bahwa peningkatan pemahaman pajak akan berbanding lurus dengan peningkatan kepatuhan wajib pajak UMKM. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya sosialisasi dan edukasi perpajakan yang berkelanjutan untuk membangun kesadaran, pemahaman, serta kepatuhan pajak secara mandiri di kalangan pelaku UMKM.
System Literature Review Analisis Green Accounting terhadap Kinerja Perusahaan Sektor Pertambangan Rismawati, Rismawati; Sari , Irna Maya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam pengaruh penerapan green accounting terhadap kinerja perusahaan sektor pertambangan dalam konteks transformasi digital dan sosial yang ditandai dengan munculnya kerangka Industry 4.0 dan Society 5.0. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 21 jurnal nasional terindeks SINTA dan Garuda periode 2024–2025, diperoleh temuan bahwa 18 jurnal menunjukkan adanya pengaruh penerapan green accounting terhadap kinerja perusahaan, dengan rincian 14 berpengaruh positif, 4 berpengaruh negatif, dan 3 tidak berpengaruh signifikan. Hasil penelitian menegaskan bahwa implementasi green accounting mampu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, transparansi pelaporan lingkungan, serta reputasi perusahaan, terutama ketika diintegrasikan dengan inovasi teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), Big Data Analytics, dan kecerdasan buatan (AI) yang menjadi pilar utama Industry 4.0. Selanjutnya, paradigma Society 5.0 menekankan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan, di mana kesejahteraan sosial dan keberlanjutan menjadi orientasi utama dalam penerapan teknologi ramah lingkungan. Temuan kajian ini juga mengungkap bahwa integrasi green accounting dengan teknologi digital dan prinsip humanis dapat memperkuat legitimasi sosial, daya saing, dan keberlanjutan perusahaan dalam jangka panjang. Namun, tantangan seperti tingginya biaya implementasi, keterbatasan regulasi lingkungan, serta rendahnya kesadaran manajerial masih menjadi hambatan utama. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara green accounting, Industry 4.0, dan Society 5.0 memiliki potensi besar untuk mendorong peningkatan kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan perusahaan secara berkelanjutan
Pengaruh Supply Chain Transparency dan Supply Chain Agility terhadap Supply Chain Performance Pada UMKM Mebel Hadinda, Hadinda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supply chain transparency dan supply chain agility terhadap supply chain performance pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor mebel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada para pelaku UMKM mebel. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supply chain transparency berpengaruh positif dan signifikan terhadap supply chain performance, dengan nilai original sample sebesar 0,592, T-hitung 2,464, dan P-value 0,000. Demikian pula, supply chain agility berpengaruh positif dan signifikan terhadap supply chain performance, dengan nilai original sample 0,344, T-hitung 4,187, dan P-value 0,014. Hasil discriminant validity juga menunjukkan nilai yang baik, yaitu supply chain transparency = 0,803, supply chain agility = 0,826, dan supply chain performance = 0,846, yang menegaskan bahwa seluruh konstruk penelitian memenuhi kriteria validitas yang memadai. Temuan ini menunjukkan bahwa keterbukaan informasi serta kelincahan rantai pasok merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan kinerja rantai pasok UMKM mebel. Oleh karena itu, disarankan agar pelaku UMKM mebel meningkatkan transparansi dan kelincahan melalui pemanfaatan teknologi digital, diversifikasi pemasok, serta pelatihan manajemen rantai pasok untuk menciptakan sistem yang efisien, responsif, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Kewenangan Akuntan Publik dalam Pemeriksaan Keuangan BUMN dan Implikasinya terhadap Akuntabilitas Negara Lestari, Putri Ayu; Suhartono, Slamet
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar dan alasan pemberian kewenangan pemeriksaan keuangan kepada akuntan publik terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta menelaah implikasinya terhadap prinsip akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil kajian menunjukkan bahwa pelibatan akuntan publik dalam audit BUMN didorong oleh kebutuhan efisiensi, profesionalitas, dan percepatan pelaporan keuangan dalam konteks penerapan good corporate governance. Dari sisi yuridis, kewenangan ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara yang memberikan ruang bagi audit eksternal. Namun, dari sisi konstitusional, muncul potensi disharmoni dengan Pasal 23E UUD 1945 yang menegaskan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai satu-satunya lembaga pemeriksa keuangan negara. Kondisi ini menimbulkan persoalan legitimasi dan akuntabilitas hasil audit, terutama ketika terjadi dualisme pemeriksaan antara BPK dan akuntan publik. Penelitian ini merekomendasikan harmonisasi hukum melalui revisi peraturan perundang-undangan, penegasan batas kewenangan audit antara BPK dan akuntan publik, serta penerapan mekanisme joint audit yang terintegrasi secara digital untuk memperkuat transparansi dan koordinasi. Dengan demikian, keuangan negara yang dikelola oleh BUMN dapat diaudit secara profesional tanpa menghilangkan sifat publiknya dan tetap menjamin akuntabilitas negara kepada rakyat.
Penerapan Nilai Kerakyatan Pancasila dalam Menangkal Polarisasi Opini di Media Sosial Victorio, William; Tumanggor, Raja Oloan; Maharani, Bintang; Pasya, Nadya Isfahany; Angel, Grace; Pangestu, Yoga
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3432

Abstract

Polarisasi opini di media sosial indonesia semakin menguat akibat algoritma digital yang menciptakan echo chamber dan filter bubble, membatasi keberagaman berbagai perspektif serta memperkuat bias kognitif. Fenomena ini mengancam kohesi sosial dan mengikis nilai-nilai deliberatif yang sudah menjadi ciri khas demokrasi indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji relevansi sila keempat pancasila, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan sebagai kerangka normatif dalam meredam polarisasi digital. Analisis dilakukan terhadap literatur terkini yang akan membahas pengaruh algoritma, fragmentasi identitas, dan perilaku kewargaan digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip musyawarah dan kebijaksanaan dalam Pancasila dapat mendorong dialog inklusif, mereduksi konflik Title Author identitas, serta memperkuat ketahanan nasional. Selain itu, literasi digital berbasis nilai Pancasila diidentifikasi sebagai strategi penting dalam menghadapi polarisasi, dengan menekankan sinergi antara kebijakan publik, tata kelola platform, pendidikan, dan partisipasi masyarakat. Melalui internalisasi nilai etis dan tanggung jawab sosial dalam praktik digital, Indonesia berpeluang membangun demokrasi yang deliberatif dan inklusif di tengah disrupsi teknologi. Secara keseluruhan, penerapan nilai kerakyatan Pancasila secara kontekstual dalam ruang digital bukan hanya menjadi solusi normatif terhadap polarisasi opini, tetapi juga fondasi strategis dalam membangun demokrasi indonesia yang lebih inklusif, berkeadaban, dan tangguh menghadapi tantangan era digital.
Efektivitas Pemenuhan Hak Upah Karyawan Yang Mengalami Kecelakaan Kerja Melalui Klaim STMB BPJS Ketenagakerjaan Pada PT Mulia Esa Catur Abadi Baya, Ananda Mikky; Utomo, Septian Sony
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3433

Abstract

Kecelakaan kerja pada karyawan outsourcing tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga menimbulkan kerentanan ekonomi yang signifikan, terutama ketika hak atas upah tidak terpenuhi karena tidak masuk bekerja selama masa pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas klaim Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) BPJS Ketenagakerjaan sebagai instrumen pemenuhan hak upah di PT Mulia Esa Catur Abadi. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur, observasi administratif, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa perusahaan telah menjalankan peran fasilitatif dalam pelaporan kecelakaan dan pengajuan klaim, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, keterlambatan pelaporan, ketidaksesuaian data upah, serta minimnya literasi pekerja terhadap prosedur klaim. Hambatan ini berdampak pada tertundanya pencairan dana dan menurunnya kepuasan pekerja. Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara perusahaan, pekerja, dan BPJS dalam menjamin keberlanjutan penghasilan serta mendukung program Return to Work (RTW). Implikasi praktis meliputi perlunya audit internal, digitalisasi pelaporan, dan penguatan edukasi hak normatif. Klaim STMB bukan sekadar prosedur administratif, melainkan wujud perlindungan sosial yang menuntut komitmen kolektif agar hak pekerja terpenuhi secara adil dan manusiawi. Penelitian ini juga mengisi celah kajian sebelumnya yang belum menyoroti secara spesifik efektivitas klaim STMB pada perusahaan outsourcing. Dengan demikian, hasil studi ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri dalam memperkuat sistem jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
Kepatuhan Prosedur K3 Melalui Safety Campaign Terhadap Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Karyawan PT. Mulia Esa Catur Abadi Fadilah, Dewi Nur; Utomo, Septian Sony
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelaksanaan safety campaign terhadap tingkat kepatuhan pekerja dalam menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Mulia Esa Catur Abadi. Metode penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap karyawan serta koordinator lapangan yang terlibat dalam program kampanye keselamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan safety campaign yang dilakukan secara rutin melalui pelatihan, briefing harian, pemasangan media edukatif, dan pengawasan lapangan mampu meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja. Kampanye keselamatan juga terbukti efektif dalam menurunkan angka kecelakaan kerja melalui pembentukan perilaku kerja aman dan disiplin penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Faktor pendukung utama keberhasilan implementasi K3 adalah komitmen manajemen, keteladanan pemimpin lapangan, dan partisipatif aktif antar pekerja dalam membangun budaya saling peduli terhadap keselamatan. Disisi lain, kendala yang masih dihadapai meliputi rasa kurang nyaman dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan tekanan produksi yang tinggi, yangkadangmemengaruhi kedisiplinan pekerja. Penelitian ini dilakukan di Gresik, Jawa Timur, selama periode Juli hingga Oktober 2025, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan outsourcing dalam membangun sistem komunikasi keselamatan kerja yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi. Secara keseluruhan, safety campaign berperan penting sebagai strategi komunikasi yang membangun budaya keselamatan berkelanjutan di lingkungan kerja dan berkontribusi dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja
Pengaruh Kepercayaan Pelanggan dan Online Customer Review terhadap Kepuasan Pelanggan dengan Keputusan Pembelian sebagai Variabel Mediasi pada Pengguna Shopee Food di Kota Semarang Putra, Adimas Roki; Puspitasari, Ratih Hesty Utami; Nastiti, Prianka Ratri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan pelanggan dan online customer review terhadap kepuasan pelanggan dengan keputusan pembelian sebagai variabel mediasi pada pengguna ShopeeFood di Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 160 responden yang merupakan pengguna aktif ShopeeFood. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pelanggan dan online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, keputusan pembelian terbukti mampu memediasi hubungan antara kepercayaan pelanggan dan ulasan daring terhadap kepuasan pelanggan. Kepercayaan pelanggan yang tinggi meningkatkan keyakinan konsumen terhadap keamanan serta kualitas layanan ShopeeFood, sedangkan ulasan pelanggan secara daring berperan sebagai sumber informasi yang memperkuat persepsi positif terhadap layanan. Hasil mediasi menunjukkan bahwa keputusan pembelian menjadi faktor penting yang menghubungkan antara persepsi awal pelanggan dengan pengalaman akhir penggunaan layanan. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis bagi pengembangan ilmu pemasaran digital serta implikasi praktis bagi perusahaan penyedia layanan pesan-antar makanan dalam meningkatkan strategi pemasaran berbasis kepercayaan dan ulasan pelanggan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam memperkuat loyalitas pelanggan melalui peningkatan kualitas informasi, transparansi layanan, dan optimalisasi fitur ulasan konsumen di platform digital.
Pengaruh Edukasi Pajak dan Kesadaran Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pribadi di Era Digital Agustina, Githa Trinanda; Attahashi, Ampon Muhammad Rayan; Affisa, Nahda Nur; Lailani, Aqmarina; lakun, Yohana Frhansiska Nogo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3436

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pajak dan tingkat kesadaran pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di era digital. Dalam konteks transformasi sistem perpajakan modern, pemanfaatan teknologi informasi seperti e-filing dan e-billing dinilai mampu meningkatkan pemahaman serta kemudahan dalam memenuhi kewajiban pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edukasi pajak yang disampaikan melalui berbagai media digital, termasuk platform daring dan media sosial, memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang jauh lebih kecil dari batas 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman wajib pajak mengenai hak dan kewajiban perpajakan, maka semakin besar pula kecenderungan untuk patuh terhadap peraturan yang berlaku. Selain itu, variabel kesadaran pajak juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan, dengan nilai signifikansi identik, yaitu 0,000. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 88,6% variasi dalam tingkat kepatuhan wajib pajak pribadi, yang berarti faktor edukasi dan kesadaran menjadi determinan utama dalam perilaku kepatuhan pajak. Hasil ini menegaskan pentingnya strategi edukasi pajak yang berkelanjutan, adaptif, dan berbasis teknologi digital sebagai sarana membangun pemahaman, kepercayaan, serta komitmen masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat kampanye literasi pajak digital dan meningkatkan kualitas layanan perpajakan online guna mewujudkan kepatuhan pajak yang lebih optimal dan berkelanjutan.