cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Modal Sosial Warga Binaan dalam Interaksi dengan Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Manado Dengah, Grace Merry Ariane; Oroh, Glen Moses; Diawang, Jemberis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk dan dinamika modal sosial yang dimiliki oleh warga binaan dalam interaksi mereka dengan petugas pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado. Modal sosial dipandang sebagai aset penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas warga binaan dan petugas Lapas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara warga binaan dan petugas tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga membentuk arena sosial yang kompleks, di mana kepercayaan, norma, dan jaringan sosial memainkan peran sentral. Modal sosial membantu warga binaan membangun hubungan yang konstruktif, memperoleh akses terhadap program pembinaan, serta mengurangi potensi konflik di dalam Lapas. Meskipun relasi kekuasaan di Lapas bersifat hierarkis dan diwarnai keterbatasan sumber daya, kehadiran modal sosial memungkinkan terciptanya suasana sosial yang lebih harmonis dan mendukung keberhasilan proses pembinaan. Modal sosial juga berfungsi sebagai sarana adaptasi sosial bagi warga binaan dalam menghadapi tekanan lingkungan yang tertutup. Nilai kepercayaan, solidaritas, dan gotong royong yang terbentuk menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban serta memperkuat rasa kebersamaan di antara mereka. Oleh karena itu, peningkatan interaksi yang humanis dan pembinaan berbasis partisipasi aktif warga binaan menjadi langkah strategis untuk memperkuat efektivitas sistem pemasyarakatan serta mendukung proses reintegrasi sosial setelah masa hukuman berakhir.
Pengaruh Pelatihan, Pengembangan Karir, dan Keterlibatan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Jaya Beton Indonesia Plant Medan Ikbar, M.; Roni, Shofyan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3468

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana pelatihan, pengembangan karir, dan keterlibatan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Jaya Beton Indonesia Plant Medan. Penelaahan ini memakai pendekatan kuantitatif berjenis asosiatif guna menganalisis hubungan antara variabel penelitian. Informasi penelitian dihimpun menggunakan instrumen kuesioner yang dibagikan kepada seluruh karyawan sebagai responden, serta didukung oleh data sekunder berupa literatur dan dokumen perusahaan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linier berganda menggunakan bantuan perangkat lunak statistik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa secara parsial, pelatihan memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan kerja, demikian pula dengan pengembangan karir yang juga memberikan pengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, keterlibatan kerja menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun secara simultan, Ketika diuji secara bersama, seluruh variabel menunjukkan dampak positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan. Dengan mempertimbangkan temuan tersebut, direkomendasikan agar perusahaan lebih memperhatikan peningkatan kualitas pelatihan, memperluas kesempatan pengembangan karir, serta merancang strategi yang mampu meningkatkan keterlibatan kerja secara efektif agar kepuasan kerja karyawan dapat terus ditingkatkan.
Analisis Biaya Manfaat Sosial Pembelajaran Daring Saat COVID-19 Menurut Persepsi Mahasiswa UNIMED Naipospos, Daffa Alfah Ridho; ButarButar, Geby Natalia; Sugianto, Mutia; Putri, Nazwa Aulia; Siagian, Septriani Theresia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3469

Abstract

Studi ini mengevaluasi biaya dan manfaat sosial yang terkait dengan kebijakan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi COVID-19, khususnya dari perspektif mahasiswa Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan survei terhadap 78 mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil penelitian menunjukkan beragam aspek biaya sosial, seperti beban keuangan akibat pengeluaran tambahan untuk biaya kuota internet sebesar Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan yang dirasakan oleh 52,6% responden, permasalahan teknis berupa gangguan koneksi jaringan yang dialami oleh 85,9% mahasiswa, serta dampak psikologis seperti kelelahan, stres, dan penurunan motivasi yang dilaporkan oleh 83,1% peserta. Dari sisi manfaat sosial, 92,3% mahasiswa merasa lebih aman dari risiko penyebaran virus, 89,7% mengalami penghematan biaya transportasi dan konsumsi harian, serta 89,7% merasakan peningkatan kemampuan digital dan adaptasi terhadap teknologi pembelajaran daring. Secara keseluruhan, mahasiswa memberikan penilaian positif terhadap kebijakan ini, dengan 59% menyatakan kebijakan ini “cukup sesuai”, 34,6% menilai “sangat sesuai”, dan 46,2% merasa bahwa keuntungan dan kesulitan relatif seimbang. Berdasarkan Analisis Biaya-Manfaat Sosial, studi ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat biaya sosial yang cukup tinggi, manfaat seperti perlindungan kesehatan, efisiensi biaya, serta peningkatan keterampilan digital dinilai setara bahkan lebih besar. Oleh karena itu, kebijakan ini dianggap efektif sebagai langkah darurat pendidikan saat pandemi, sekaligus memberikan pelajaran penting bagi perumusan kebijakan pendidikan di masa depan.
The Translation Of Complex Sentences In “Cantik Itu Luka” Novel Orlando, Alexander Goldy; Utami, Ni Made Verayanti; Maharani, Putu Devi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3471

Abstract

This study investigates the sentence structures found in the novel and the acceptability of their translations in the target language. The data were collected through direct observation and analyzed using a descriptive qualitative method. The study was conducted because English exposure in countries where English is not the native language does not guarantee that people can fully understand and use it accurately. The analysis identified seven intentional complex sentences that were translated into corresponding complex sentences in the English version of the novel. The original author predominantly used the subordinators “untuk” and, in several parts, “agar.” In the English translation, a variety of subordinators were employed to maintain grammatical and contextual equivalence. The structural distribution shows that Independent–Dependent constructions appeared in 75% of the data, while Dependent–Independent constructions accounted for 25%. This indicates that the translator generally preferred maintaining the source text’s syntactic pattern, ensuring readability and coherence in the target language. Based on the questionnaire responses, approximately 88% of the translated complex sentences were considered easily understood by respondents, indicating high translation acceptability. However, according to Larson’s (1984) theory of Translation Acceptability, two sentences failed to meet the acceptability criteria due to minor issues in meaning equivalence and naturalness. Overall, the findings highlight the importance of syntactic and semantic accuracy in literary translation to preserve the author’s intent and maintain fluency in the target language, especially when translating complex sentence structures across linguistically distant languages.
Hubungan Pola Asuh Permisif Orang Tua Dengan Kemandirian Anak Asd Di Ourkidz Situmorang, Rangga Satrio Prayoga; Oktariani, Oktariani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3472

Abstract

Menurut temuan pengamatan, menunjukkan sebagian besar anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di Ourkidz Medan masih mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri, seperti makan, berpakaian, dan mengikuti rutinitas tanpa bantuan. Sebagian faktor yang menyebabkan rendahnya kemandirian anak yaitu pola asuh permisif dari orang tua, di mana orang tua cenderung memberikan kebebasan tanpa batas dan minim kontrol, sehingga anak tidak terbiasa dengan struktur dan tanggung jawab. Metode kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan pendekaran korelasi. Populasi pada studi ada 30 orang tua dari anak ASD yang menjalani terapi di Ourkidz Medan. Teknik sampling yang dipakai ialah total sampling, dengan melibatkan seluruh populasi sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert, yang meliputi dari dua skala, satunya adalah skala pola asuh permisif dan skala kemandirian anak ASD. Berdasarkan hasil uji validitas, seluruh 40 item pernyataan pada skala pola asuh permisif dan skala kemandirian anak ASD dinyatakan valid. Hasil temuan uji reliabilitas menunjukkan bahwa skala pola asuh permisif mempunyai nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,988, sedangkan skala kemandirian anak ASD sebesar 0,987 yang dimana kedua nilai tersebut menunjukkan reliabel karena > 0,70. Hasil uji korelasi Pearson memperlihatkan hubungan negatif antara kemandirian anak dengan gangguan spektrum autisme dan pola asuh permisif ditemukan (r = -0,499; p = 0,005). Ini menunjukkan bahwa semakin permisif pola asuh orang tua, semakin rendah kemandirian anak dengan gangguan spektrum autisme.  
Analisis Perbandingan Kinerja Model Machine Learning dalam Prediksi Harga Saham TLKM Suyatna, Suyatna; Satrio, Adi Joko; Pratama, Satrio Putra; Indarto, Mamat; Syarif, Fadillah; Amsury, Fachry
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3476

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kinerja model machine learning dalam memprediksi harga penutupan saham TLKM berdasarkan data historis periode 2005 hingga 2024. Tiga algoritma diterapkan, yaitu linear regression, random forest, dan neural network (MLP), yang masing-masing mewakili tingkat kompleksitas berbeda. Evaluasi dilakukan menggunakan teknik cross validation dengan tiga metrik utama, yakni R², MAE, dan RMSE, untuk menilai ketepatan serta stabilitas hasil prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa random forest memiliki performa paling unggul dibandingkan dua model lainnya karena mampu menghasilkan prediksi yang stabil, akurat, dan efisien pada berbagai variasi data. Model ini juga menunjukkan kemampuan generalisasi yang tinggi, di mana hasil prediksi pada data uji memiliki tingkat kesesuaian hampir sempurna dengan nilai aktual. Linear regression memberikan hasil yang baik dan efektif dalam mengenali pola hubungan linier antarvariabel, mencerminkan bahwa data saham TLKM memiliki kecenderungan hubungan yang relatif stabil antar atributnya. Neural network (MLP) memperlihatkan peningkatan kinerja setelah dilakukan hyperparameter tuning, terutama pada konfigurasi jumlah neuron dan lapisan tersembunyi yang tepat, namun efisiensi komputasi model ini masih lebih rendah karena proses pelatihannya memerlukan waktu yang lebih panjang serta sensitif terhadap perubahan parameter. keseluruhan, Random forest dinilai sebagai model paling optimal karena mampu menjaga keseimbangan antara akurasi, stabilitas, dan efisiensi komputasi. Temuan ini memperkuat potensi penerapan algoritma ensemble dalam analisis pasar modal sebagai pendekatan yang lebih adaptif terhadap data keuangan. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi mahasiswa, peneliti, dan investor dalam mengembangkan model prediksi berbasis machine learning yang andal untuk mendukung pengambilan keputusan investasi berbasis data di pasar saham Indonesia.
PBL dan Pertanyaan Terbuka sebagai Inovasi Pembelajaran Karakter Rasa Ingin Tahu di Sekolah Dasar Puspitasari, Dewi; Juliandhika, Muhammad Wahyu; Amelia, Lia; Khoerunnisa, Sabina; Nazarudin, Fauzan; Hayati, Auliya Aenul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi model Problem-Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan strategi pertanyaan terbuka sebagai sarana dalam menumbuhkan dan memperkuat karakter rasa ingin tahu peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 11 siswa kelas III di SDN Silih Asih 1 Cirebon. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas siswa, wawancara dengan guru kelas, penyebaran angket kepada siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada indikator rasa ingin tahu siswa, seperti kemampuan mengajukan pertanyaan yang bermakna, mencari informasi tambahan secara mandiri, serta keberanian dalam mencoba dan bereksperimen terhadap permasalahan yang diberikan. Rata-rata capaian indikator meningkat dari 64% pada siklus pertama menjadi 82% pada siklus kedua, yang termasuk kategori tinggi. Penerapan PBL dengan pertanyaan terbuka terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa, sehingga mendorong kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama. Dengan demikian, kombinasi strategi ini dapat dijadikan pendekatan inovatif pembelajaran karakter yang relevan dengan prinsip Kurikulum Merdeka serta tuntutan pendidikan abad ke-21, yang menekankan pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh
Hubungan Pemanfaatan Sistem Pelaporan Pajak Elektronik dan Kepatuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Akbar, Mohammad Farhan; Zaharani, Suci; Antarini, Devi Saskia; Firdaus, Farid
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan sistem pelaporan pajak elektronik dengan tingkat kepatuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat kepatuhan pajak di kalangan pelaku UMKM, meskipun pemerintah telah menyediakan fasilitas sistem digital seperti DJP Online dan e-Filing yang dirancang untuk mempermudah proses pelaporan dan pembayaran pajak secara daring. Dalam praktiknya, tingkat literasi digital dan pemahaman perpajakan pelaku UMKM masih beragam, sehingga efektivitas penggunaan sistem pelaporan elektronik belum maksimal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 31 responden pelaku UMKM yang telah menggunakan sistem pelaporan pajak elektronik. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan sistem pelaporan pajak elektronik dan kepatuhan UMKM, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,856 dan signifikan 0,000. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat pemanfaatan e-Filing, maka semakin besar pula tingkat kepatuhan UMKM dalam melaksanakan kewajiban perpajakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital dan pelatihan penggunaan sistem elektronik bagi pelaku UMKM agar transformasi digital perpajakan dapat berjalan efektif dan meningkatkan kepatuhan pajak di Indonesia.
Implementasi Pembatalan Putusan Arbitrase Syariah di Pengadilan Agama Saifuddin, M.; Hadi, Abdul; Isnawati, Muridah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3483

Abstract

This research is motivated by the important role of Religious Courts in maintaining the integrity of Sharia law through the mechanism for annulling Sharia arbitration awards as regulated in Article 70 of Law Number 30 of 1999. Although Sharia arbitration is legally recognized as a final and binding alternative dispute resolution (ADR), judicial oversight is still needed to ensure that arbitration awards do not conflict with the principles of Islamic justice. The purpose of this study is to analyze the implementation of annulling Sharia arbitration awards in Religious Courts and to identify the challenges faced in its implementation. The method used is qualitative research with a juridical-empirical approach, through interviews with seven judges from six work units of the Religious Courts and document studies of related decisions and regulations. The results of the study indicate that cases of annulling Sharia arbitration are still rare due to low public understanding and minimal synergy between BASYARNAS and the Religious Courts. A key finding indicates that judges assess annulments based on formal and material aspects, as well as their compliance with sharia principles, and base their decisions solely on limited reasons as stipulated by law. The implications of this research emphasize the need to improve the capacity of judges and provide public outreach so that this annulment mechanism can function effectively as a means of upholding substantive justice and protecting the values ​​of maqasid al-shari'ah in Islamic economic law.
Pembentukan Karakter Religius Siswa SMA Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar Dalam Pandangan Behavioristik Clark Hull Yozaga, Buana Tirta; Adianingsih, Putri; Zahro, Masithoh Afifah Nuraini As; Fauziati, Endang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3489

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh melemahnya karakter religius siswa di Indonesia pada era digital. Arus informasi yang cepat, perubahan budaya, serta berkurangnya pengawasan nilai-nilai moral di lingkungan keluarga mendorong sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan keagamaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan teori behavioristik Clark Hull terkait pembentukan perilaku, menganalisis penerapannya di sekolah sebagai dasar pembentukan karakter religius, serta menjelaskan efektivitas pendekatan tersebut pada siswa di SMA Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar. Menurut Clark Hull, perilaku terbentuk melalui hubungan stimulus–respons yang diperkuat melalui pengulangan hingga menjadi kebiasaan (habit). Dalam pendidikan keagamaan, penguatan berupa kegiatan keagamaan yang dilakukan terus-menerus dapat membentuk respons positif siswa terhadap praktik ibadah sehingga berkembang menjadi karakter religius. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara kepada kepala sekolah, guru PAI, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Muhammadiyah Darul Arqom secara konsisten menerapkan pembiasaan keagamaan seperti shalat dhuha, shalat wajib berjamaah, tahfiz, kajian rutin, dan kegiatan sosial. Pembiasaan ini membentuk sikap disiplin, kesopanan, serta kepedulian sosial pada siswa. Temuan ini sejalan dengan teori Hull bahwa penguatan dan pengulangan merupakan kunci terbentuknya perilaku. Meskipun demikian, penelitian menegaskan bahwa teori Hull perlu dilengkapi dengan penanaman makna ibadah dan keterlibatan orang tua agar karakter religius tidak berhenti pada perilaku lahiriah, tetapi mampu tertanam secara mendalam dalam diri siswa.