cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Model Kepemimpinan Instruksional, Digital dan Transformational untuk Meningkatkan Pengembangan Diri, Kolaborasi dan Kepuasan Guru Nur, Hamzah; Aqsha, Ismail; Amiruddin, Amiruddin; Anwar, Fahri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh model kepemimpinan instruksional, digital, dan transformasional terhadap pengembangan diri, kolaborasi, serta kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan paradigma kepemimpinan pendidikan di era Revolusi Industri 5.0 yang menuntut kepala sekolah untuk mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan inovasi pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 95 guru sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan analisis jalur untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional, digital, dan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketiga dimensi kinerja guru. Nilai koefisien determinasi (R²) masing-masing sebesar 0,6738 untuk pengembangan diri, 0,7172 untuk kolaborasi, dan 0,5213 untuk kepuasan kerja guru, menandakan bahwa model kepemimpinan tersebut memiliki daya jelaskan yang kuat terhadap peningkatan kinerja guru. Secara parsial, kepemimpinan instruksional dan digital lebih dominan dalam meningkatkan pengembangan diri dan kolaborasi, sedangkan kepemimpinan transformasional lebih berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara ketiga model kepemimpinan dalam menciptakan budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan profesionalisme guru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam merancang strategi kepemimpinan sekolah yang adaptif dan berkelanjutan.
Analisis Kebijakan No Work No Pay dengan Berdasarkan Surat Kontrak PKWT di Perusahaan Mitra PT. Mulia Esa Catur Abadi Saraswaty, Cecillia Azzahra; Utomo, Septian Sony
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan kebijakan No Work No Pay dalam sistem kerja outsourcing yang diatur melalui Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di PT. Mulia Esa Catur Abadi. Fokus utama diarahkan pada dampak kebijakan terhadap motivasi kerja, konsistensi kehadiran, produktivitas, serta efisiensi biaya operasional, khususnya dalam pengelolaan shift dan pembayaran lembur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan informan dari pihak manajemen dan karyawan yang mengalami langsung dampak kebijakan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terbuka, observasi partisipatif, dan telaah dokumen kontrak kerja serta data absensi dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan No Work No Pay mampu meningkatkan kedisiplinan dan menekan angka absensi, namun juga menimbulkan tekanan psikologis dan finansial bagi karyawan, terutama ketika ketidakhadiran disebabkan oleh kondisi yang tidak dapat dihindari. Selain itu, absensi berdampak pada ketidakseimbangan beban kerja dalam satu shift dan memicu kebutuhan lembur, yang berimplikasi pada peningkatan biaya operasional perusahaan mitra. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur ketenagakerjaan dengan menggabungkan aspek regulatif dan dinamika manajerial dalam praktik outsourcing. Temuan ini juga merekomendasikan perlunya pendekatan kebijakan yang lebih komunikatif dan berorientasi pada kesejahteraan tenaga kerja, agar tercipta keseimbangan antara efisiensi operasional dan stabilitas kerja karyawan dalam sistem outsourcing.
Inovasi Pemberdayaan Ekonomi Jamaah melalui Majelis Taklim Kampung Qurani Risli, Rahyuda Isvan; Rambe, Alfan; Hidayat, Hasan Aliy; Irmayani, Irmayani; Nabila, Suci; Harahap, Mufidatul Husna Br.; Agustina, Anita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3442

Abstract

Majelis taklim sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan spiritualitas umat. Dalam perkembangannya, fungsi majelis taklim tidak hanya terbatas pada pengajaran Al-Qur’an dan ilmu keagamaan, tetapi juga berkembang menjadi wadah pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini berfokus pada inovasi pemberdayaan ekonomi jamaah melalui kegiatan majelis taklim di Pusat Kampung Qurani Desa Bandar Setia, yang berupaya memadukan nilai-nilai spiritual dengan kemandirian ekonomi umat. Tujuan penelitian adalah menggambarkan bentuk inovasi, strategi pelaksanaan, serta dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan dari program pemberdayaan jamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di Pusat Kampung Qurani, Kecamatan Percut Sei Tuan. Data primer diperoleh melalui observasi partisipatif dan dokumentasi kegiatan majelis taklim, sedangkan data sekunder berasal dari laporan lembaga dan arsip administrasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara induktif untuk memahami proses pemberdayaan secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pusat Kampung Qurani berhasil mengembangkan model majelis taklim transformatif yang mengintegrasikan aspek dakwah, pendidikan, dan ekonomi berbasis komunitas. Inovasi program meliputi pelatihan kewirausahaan Islami, pengelolaan dana sosial produktif serta pembentukan usaha mikro jamaah. Pendanaan lembaga bersumber dari infaq rutin dan donatur tetap, yang dikelola secara transparan untuk mendukung kegiatan produktif jamaah. Dampak program mencakup peningkatan religiusitas, solidaritas sosial, serta munculnya wirausaha jamaah yang mandiri secara ekonomi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa Pusat Kampung Qurani merupakan contoh nyata majelis taklim modern yang menjalankan fungsi dakwah secara holistik: membina spiritualitas, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan kemandirian ekonomi umat di tingkat akar rumput.
Analisis Peran Lingkungan Kerja dalam Meningkatkan Hubungan Motivasi dengan Kinerja Karyawan Mitra PT Mulia Esa Catur Abadi Pradani, Amelia Eka; Utomo, Septian Sony
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3443

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah peran lingkungan kerja dalam memengaruhi hubungan antara motivasi dan kinerja karyawan mitra PT Mulia Esa Catur Abadi Driyorejo Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan beberapa karyawan mitra dari beragam divisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi menjadi faktor pendorong penting dalam meningkatkan semangat kerja karyawan, namun tidak selalu berbanding lurus dengan kinerja apabila tidak ditunjang oleh lingkungan kerja yang kondusif. Lingkungan kerja, mencakup aspek fisik seperti kenyamanan ruang dan ketersediaan fasilitas, serta aspek nonfisik seperti interaksi antar rekan kerja, komunikasi, dan gaya kepemimpinan, terbukti berperan signifikan sebagai penghubung yang memperkuat hubungan antara motivasi dan kinerja. Selain itu, hasil wawancara juga menunjukkan bahwa suasana kerja yang harmonis dan komunikasi yang terbuka mampu menumbuhkan rasa memiliki serta meningkatkan tanggung jawab individu terhadap tugas yang diberikan. Lingkungan kerja yang positif tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membentuk kepuasan dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Dengan demikian, motivasi yang tinggi akan lebih efektif menghasilkan kinerja optimal jika lingkungan kerja mendukung, baik secara fisik maupun psikologis. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya keseimbangan antara upaya perusahaan dalam meningkatkan motivasi dengan strategi menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, aman, dan harmonis agar hubungan kerja dapat berjalan berkesinambungan serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan organisasi.
Smart City : Tantangan Mengatasi Pencemaran Udara di Kota Denpasar Widarsa, Anak Agung Winda Suryananda; Widhiasthini, Ni Wayan; Dewi , Ni Luh Yulyana; Maheswari , Anak Agung Istri Agung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3448

Abstract

Peningkatan aktivitas transportasi, pertumbuhan jumlah penduduk, serta perkembangan sektor industri di Kota Denpasar telah memicu peningkatan tingkat pencemaran udara yang berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan hidup. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, diterapkanlah konsep smart city yang berorientasi pada modernisasi tata kelola perkotaan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk menciptakan sistem lingkungan yang cerdas, efisien, serta berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerapan konsep smart city sebagai upaya pengendalian pencemaran udara di Kota Denpasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, serta studi dokumentasi dari beberapa instansi terkait, antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep smart city melalui sistem Denpasar Cyber Monitor dan Air Quality Management System (AQMS) berperan penting dalam mendukung kegiatan pemantauan kualitas udara secara digital dan real-time. Meskipun demikian, implementasi program ini masih menghadapi berbagai kendala seperti lemahnya koordinasi dan integrasi antarinstansi, ketergantungan terhadap dukungan dari pemerintah pusat, serta rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas udara. Oleh karena itu, penerapan smart city di Kota Denpasar memiliki potensi yang signifikan untuk mengurangi pencemaran udara apabila didukung dengan penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan partisipasi aktif masyarakat secara berkesinambungan.
Strategi Penerapan Lean Startup untuk Meningkatkan Efisiensi dan Inovasi UMKM Berbasis Syariah di Era Digital (Studi di Desa Pesantren Kota Cirebon) Amelia, Mila; Vidiati, Cory
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi penerapan lean startup dalam meningkatkan efisiensi dan inovasi pada konteks ekonomi syariah. Pendekatan lean startup yang menekankan eksperimen cepat, validasi ide melalui umpan balik pelanggan, serta pengurangan pemborosan sumber daya diadaptasi dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, kejujuran, keadilan, dan tolong-menolong. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengkaji pelaku UMKM syariah di lingkungan pedesaan yang sedang bertransformasi menuju digitalisasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lean startup mampu mempercepat inovasi produk dan layanan tanpa mengabaikan prinsip syariah; proses pengujian pasar lebih cepat dan sumber daya dimanfaatkan lebih efisien sehingga risiko kegagalan menurun. Integrasi etika usaha Islam memperkuat keunggulan kompetitif serta mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang karena membangun kepercayaan pelanggan dan relasi sosial yang kokoh. Selain itu, penelitian mengidentifikasi hambatan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan modal, serta akses yang terbatas ke pendampingan teknis. Hambatan tersebut diatasi melalui kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah desa, lembaga keuangan syariah, dan komunitas lokal untuk menyediakan pelatihan, fasilitas digital, serta skema pembiayaan mikro sesuai syariah. Implikasi praktis dari penelitian ini meliputi rekomendasi kebijakan dan model bisnis yang menggabungkan praktik lean startup dan prinsip Islam untuk mendorong UMKM syariah yang lebih inovatif, efisien, dan berkelanjutan di era digital. Rekomendasi ini juga menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan, evaluasi berdasar indikator syariah dan kinerja usaha, serta pengembangan platform digital lokal yang ramah pengguna untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat jejaring ekonomi Islam yang inklusif secara bersama.
Pengaruh E-Samsat dan Sanksi terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Musaiyadi, Musaiyadi; Sholihin, Muhammad Rijalus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh E-Samsat dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Jember. Penerimaan pajak daerah, khususnya pajak kendaraan bermotor, merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat bergantung pada tingkat kepatuhan wajib pajak. Dalam upaya meningkatkan kepatuhan, pemerintah daerah telah mengimplementasikan layanan E-Samsat sebagai bentuk inovasi digital yang memberikan kemudahan, efisiensi waktu, dan transparansi dalam proses pembayaran pajak. Di sisi lain, penerapan sanksi pajak yang tegas dan konsisten berfungsi sebagai alat pengendali perilaku wajib pajak agar lebih patuh terhadap kewajiban fiskal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 100 responden wajib pajak kendaraan bermotor di Kantor Bersama Samsat Jember. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Samsat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nilai t hitung 5,623 dan signifikansi 0,000 (<0,05). Demikian pula, sanksi pajak berpengaruh positif signifikan dengan t hitung 4,291 dan signifikansi 0,001 (<0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan F hitung 42,718 dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,698. Hasil ini menegaskan bahwa penerapan teknologi digital melalui E-Samsat, apabila diimbangi dengan sanksi pajak yang tegas dan adil, dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Jember.
Analisis Fluktuasi Kinerja Tahunan Koperasi Cendana Melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) Nabila, Faiza Rahma; Anfas, Anfas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fluktuasi kinerja keuangan tahunan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Cendana” yang berada di SMP Negeri 2 Pekalongan, berdasarkan laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk tahun buku 2023–2024. Koperasi sebagai organisasi yang berbasis keanggotaan memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui manajemen keuangan yang jelas dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari laporan keuangan koperasi, mencakup kas, modal, piutang, volume usaha, serta Sisa Hasil Usaha (SHU). Analisis dilakukan dengan menerapkan rasio keuangan yang mencakup rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas untuk mengevaluasi stabilitas, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan keuangan koperasi. Temuan penelitian menunjukkan terjadinya penurunan pada beberapa indikator penting, yakni SHU yang menurun sebesar 11,82%, piutang anggota yang berkurang 55%, dan total modal yang turun 3,58%. Namun, saldo kas mengalami peningkatan menjadi Rp 141.629.039, Pemupukan Modal Koperasi (PMK) bertambah sebesar 10%, dan Dana Cadangan Risiko meningkat 3,04%. Situasi ini menunjukkan bahwa koperasi masih memiliki likuiditas yang cukup meskipun terdapat tekanan pada sisi profitabilitas dan permodalan. Secara umum, kinerja keuangan KPRI “Cendana” terlihat cukup stabil, dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Untuk memastikan keberlanjutan, koperasi disarankan untuk memperluas unit usaha di luar kegiatan simpan pinjam, meningkatkan keterlibatan anggota, serta menerapkan inovasi digital dalam pengelolaan administrasi dan keuangannya agar kinerja organisasi dapat lebih optimal di masa depan.
Analisis Pengalihan Subsidi BBM ke Subsidi Langsung untuk Masyarakat Miskin, Efisiensi Fiskal dan Pemerataan Kesejahteraan Avrilya, Sri Zalfa; Husna, Syarah Safira; Tarihoran, Rut Natalria; Azira, Nadin; Lumbansiantar, Steven R. J.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat upah, kesehatan yang diproksi melalui Angka Harapan Hidup (AHH), serta usia terhadap produktivitas tenaga kerja di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2004–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai sumber resmi lainnya yang relevan. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi linier berganda dengan serangkaian pengujian asumsi klasik untuk memastikan validitas dan reliabilitas model yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel tingkat upah, AHH, dan usia berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di wilayah tersebut. Secara parsial, tingkat upah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, mengindikasikan bahwa peningkatan upah mampu mendorong motivasi, efisiensi, serta kinerja tenaga kerja. Sebaliknya, AHH menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, menandakan bahwa peningkatan umur harapan hidup tidak selalu diikuti oleh peningkatan efisiensi tenaga kerja, kemungkinan akibat pergeseran struktur usia ke kelompok yang kurang produktif. Sementara itu, variabel usia berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap produktivitas, yang berarti faktor pengalaman dan kematangan belum cukup kuat secara statistik dalam meningkatkan output kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,875 menunjukkan bahwa 87,5% variasi produktivitas tenaga kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pengupahan yang proporsional, peningkatan kualitas kesehatan kerja, serta optimalisasi tenaga kerja usia produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Transformasi Sistem Pembayaran dalam Kajian Sosiologi Menuju Pembayaran Non Tunai di Kalangan Masyarakat Urban di Kota Bitung Sangian, Fery Roby Jones; Syamparudin, Syamparudin; Kaunang, Yehezkiel Alfri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3465

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi sistem pembayaran non-tunai (cashless) dalam perspektif sosiologis pada masyarakat urban di Kota Bitung. Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan perilaku ekonomi dan sosial masyarakat, yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan uang elektronik dan aplikasi pembayaran digital seperti GoPay, OVO, dan QRIS. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan kemajuan teknologi, tetapi juga menandai pergeseran nilai sosial dan gaya hidup masyarakat menuju modernitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan pelaku bisnis, remaja pengguna uang elektronik, serta masyarakat umum sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bitung mengalami peningkatan signifikan dalam penggunaan sistem pembayaran non-tunai, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN), dan pegawai swasta. Namun, kelompok masyarakat seperti pedagang pasar dan nelayan masih dominan menggunakan uang tunai karena keterbatasan literasi digital dan akses teknologi. Fenomena ini mencerminkan adanya kesenjangan sosial dalam proses adopsi inovasi digital. Analisis sosiologis menunjukkan bahwa transformasi cashless di Bitung dapat dijelaskan melalui teori modernisasi, difusi inovasi, kapital Bourdieu, stigma Goffman, dan solidaritas Durkheim. Kesimpulannya, sistem pembayaran non-tunai di Kota Bitung bukan hanya bentuk kemajuan teknologi, tetapi juga fenomena sosial yang memperlihatkan dinamika kelas, gaya hidup, serta pembentukan norma baru dalam masyarakat urban.