cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengembangan Keterampilan Sosial Melalui Model STAD sebagai Optimalisasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep learning Mata Pelajaran Ekonomi SMA Negeri 1 Surakarta Margareta, Amanda Dhea; Hisan, Anni Khoirotul; Dewi, Marshanda Zanetti Kusuma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4291

Abstract

Kurikulum Merdeka berbasis deep learning yang didukung dengan delapan Dimensi Profil Lulusan (DPL) tidak hanya menuntut peserta didik mampu dari segi kognitif saja, tetapi juga harus memiliki keterampilan sosial yang baik. SMA Negeri 1 Surakarta telah menerapkan model Kurikulum Merdeka berbasis deep learning namun masih terdapat beberapa permasalahan seperti pembelajaran teacher centered learning yang masih diterapkan serta rendahnya keterampilan sosial peserta didik. Dalam upaya memecahkan permasalahan tersebut, penelitian ini difokuskan untuk mengkaji pengembangan keterampilan sosial melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sebagai bentuk dari optimalisasi penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Surakarta. Studi ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif berorientasi deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui lima cara yaitu observasi lapangan, kegiatan wawancara, dokumentasi dan telaah dokumen peneliti terdahulu. Temuan pada penelitian berhasil ini menunjukkan bahwa perlu diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Sebab melalui penerapan model ini akan tercipta pembelajaran yang berpusat pada siswa yang tidak semata-mata menekankan pada kemampuan kognitif, namun juga mengembangkan kompetensi sosial siswa seperti kerjasama, kepemimpinan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab pada kelompok. Perlu adanya sinergi antara tim pengembangan kurikulum dan guru mata pelajaran dalam mengimplementasikan pembelajaran dengan model STAD ini dalam aktivitas belajar peserta didik sehingga terjadi peningkatan kualitas pembelajaran dan peningkatan output dari siswa, khususnya kemampuan sosial siswa.
Analisis Perilaku Konsumsi Pemilik Hewan Peliharaan Ditinjau dari Pendekatan Perilaku Antropomorfisme Naibaho, Hastuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4293

Abstract

Pertumbuhan signifikan pada industri hewab peliharaan di Indonesia dipengaruhi oleh perubahan perilaku sosial yang menempatkan hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga, perilaku ini disebut dengan perilaku antropomorfisme. Kajian literatur ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi dari hasil-hasil penelitian terdahulu terkait mekanisme terbentuknya perilaku antropomorfisme dan bagaimana perilaku ini mempengaruhi perilaku konsumsi dari pemilik hewan peliharaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis sintetik naratif berdasarkan studi-studi terdahulu yang relevan terkait konsumsi hewan peliharaan dan perilaku antropomorfisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku antropomorfisme terbentuk melalui ikatan emosional yang kuat antara pemilik dan hewan peliharaan, yang kemudian memengaruhi persepsi identitas diri, hubungan sosial, dan alokasi pengeluaran untuk produk dan layanan premium. Lebih lanjut, peran media sosial sangat kuat dalam hal penyebaran penomena sosial ini melalui jaringan afektif digital yang kemudian membentuk norma-norma sosial baru terkait hubungan manusia-hewan dan cara memperlakukan hewan peliharaan. Hasil penelitian memberikan kontribusi praktis bagi pelaku usaha lokal di sektor industri hewan peliharaan untuk merancang strategi produk, layanan, dan pemasaran yang berfokus pada pengalaman emosional pemilik hewan peliharaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan bisnis lokal dan membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut tentang dinamika konsumsi hewan peliharaan di Indonesia. Hasil kajian literatur ini memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha pada industri hewan peliharaan untuk dapat membangun strategi inovasi melalui kolaborasi dengan komunitas lokal pecinta hewan peliharaan dan influencer lokal dengan memanfaatkan pengaruh mereka pada pemilik hewan peliharaan untuk membangun persepsi positif serta kepercayaan terhadap produk dan jasa yang mereka jual.
Pengaruh Digital Literacy Competence, Learning Agility, dan Social Capital terhadap Early Career Readiness dengan Peran Mediasi Personal Brand Strength Ramdhani, Rommy Mochamad; Wijaya, Dwi Nova; Sa’diyah, Dewi Fitrotus; Mulyana, Aam Rachmat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Literacy Competence (X1), Learning Agility (X2), dan Social Capital (X3) terhadap Early Career Readiness (Y), dengan menguji peran mediasi dari Personal Brand Strength (Z). Kesiapan karier di era digital menuntut lebih dari sekadar keterampilan teknis, melainkan kemampuan adaptif dan identitas profesional yang kuat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis) melalui JAMOVI, penelitian ini melibatkan 137 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Model struktural menunjukkan kesesuaian sempurna (perfect fit), menjelaskan 40.4% varians Z dan 58.2% varians Y. Hasil utama menemukan bahwa Learning Agility (β= 0.4369, p < 0.001) adalah prediktor paling kuat dan signifikan terhadap Personal Brand Strength (Z), diikuti oleh Social Capital (β = 0.1718, p = 0.047). Digital Literacy Competence (X1) tidak signifikan, karena dianggap telah menjadi hygiene factor yang merata di kalangan digital native. Pada jalur menuju Early Career Readiness (Y), Personal Brand Strength (Z) merupakan prediktor paling dominan (β = 0.3881, p < 0.001), bersama dengan Social Capital (β = 0.3159, p < 0.001). Personal Brand Strength terbukti memediasi secara penuh pengaruh X2 dan secara parsial pengaruh X3 terhadap Y. Kesimpulan menegaskan bahwa Early Career Readiness lebih ditentukan oleh kemampuan adaptif, jejaring sosial, dan kekuatan identitas profesional. Institusi pendidikan perlu mereorientasi program pengembangan karier untuk memperkuat Z, X2, dan pembangunan jejaring X3.
Relationship Between Loneliness and Fear Without a Smartphone (Nomophobia) Among TikTok Users Sikumbang, Laila Husna; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4296

Abstract

The use of social media has become an important part of everyday life, especially for students who use it for entertainment, communication, learning, and information seeking. High intensity of use is often associated with various psychological problems, including feelings of loneliness and dependence on smartphones, also known as nomophobia. One of the platforms widely used by students today is TikTok, which provides short, interactive, and easily accessible video content. This study aims to determine the relationship between loneliness and nomophobia among students who use the TikTok application. A correlational quantitative approach was used, involving 163 students aged 18 to 23 years who actively use TikTok. Measurements were taken using the UCLA Loneliness Scale to measure loneliness levels and the Nomophobia Questionnaire or NMP-Q to measure nomophobia levels. Data analysis was performed using Pearson's correlation test to determine the direction and strength of the relationship between variables. The results showed a correlation coefficient of r = 0.15 with p < 0.05, indicating a significant positive relationship between loneliness and nomophobia. These findings suggest that students with higher levels of loneliness tend to exhibit higher levels of nomophobia. This study is expected to contribute to understanding the psychological dynamics of students in their use of social media and serve as a reference for further research.
Analysis of the Effect of Average Years of Schooling and Provincial Minimum Wages on the Human Development Index Across 38 Provinces in Indonesia (2024) Fadhilah, M. Farid; Salsabila, Misfah; Aufa, Faisa Syahda; Yulianti, Oliviani; Sabila, Ratu Salza Alya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4299

Abstract

The Human Development Index (HDI) is a key indicator for assessing development progress through three dimensions: health, education, and standard of living. This study is motivated by persistent disparities in HDI achievements across Indonesian provinces, where western regions generally show higher development performance compared to eastern regions that continue to face limited access to basic services, inadequate infrastructure, and lower human capital quality. These differences indicate that national improvements in HDI have not yet reflected equitable development.The purpose of this research is to analyze HDI trends across 38 provinces in Indonesia, identify factors contributing to regional gaps, and examine the influence of Average Years of Schooling (AYS) and the Provincial Minimum Wage (PMW) on HDI in 2024. This study uses secondary data from the Central Bureau of Statistics and employs a descriptive approach combined with multiple linear regression using SPSS. The analytical procedures include classical assumption tests, the F-test, t-test, correlation analysis, and the coefficient of determination to assess model feasibility and the significance of each variable.The results show that education and wage policies play an important role in improving HDI, particularly through greater access to education, enhanced public services, and improved living standards. These findings provide policy implications for provincial governments to promote more balanced development, especially by strengthening education, expanding healthcare services, and improving economic welfare in less developed regions.
Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe Nurhayati1, Nurhayati; Yusrawati, Yusrawati; Safrina, Emi; Zahraini, Zahraini; Iskandar, Umar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pentingnya optimalisasi sumber daya manusia dalam menghadapi persaingan perbankan syariah yang semakin kompetitif di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe, di mana pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh untuk memastikan representasi data yang akurat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, studi dokumen, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Sebelum data dianalisis, dilakukan uji kualitas data yang meliputi uji validitas dan reliabilitas guna memastikan instrumen penelitian konsisten dan akurat. Metode analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda, uji F (simultan), uji T (parsial), serta uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel motivasi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, hasil uji T membuktikan bahwa masing-masing variabel independen, yaitu motivasi dan disiplin kerja, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan capaian kerja individu, sehingga seluruh hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Berdasarkan uji koefisien determinasi, diperoleh nilai R Square sebesar 0,532 atau 53,2%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel motivasi dan disiplin memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan, sementara sisanya sebesar 46,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam model ini. Implikasi dari penelitian ini menyarankan manajemen bank untuk terus memperkuat sistem penghargaan dan ketegasan regulasi internal guna menjaga performa organisasi.
Perancangan Strategi Pembuatan Konten Pemasaran Instagram Melalui 7 Tahap Content Marketing Framework (Studi Kasus Personality Kopi) hafiz, zhafran; Nuryadin, Asep; Maesaroh, Syti Sarah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4301

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk merancang dokumen strategi pembuatan konten pemasaran Instagram yang komprehensif dan terukur bagi merek Personality Kopi, sebagai respons terhadap urgensi strategi konten yang terstruktur dalam pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan menerapkan 7 tahap Content Marketing Framework yang sistematis. Proses ini melibatkan analisis mendalam terhadap data operasional historis merek, data analitik kinerja Instagram, dan tren industri, untuk menentukan fondasi strategis yang relevan dan kuat. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah deck strategi konten yang lengkap dan siap diimplementasikan. Dokumen tersebut secara eksplisit mendefinisikan pilar konten yang dibagi menjadi fokus engagement (edukasi, hiburan, interaksi) dan fokus promotion (penawaran, testimoni). Selain itu, strategi ini menetapkan brand voice yang konsisten, memetakan alur produksi konten dari ideasi hingga publikasi, dan merumuskan Key Performance Indicators (KPIs) yang spesifik dan selaras dengan tujuan bisnis Personality Kopi. Strategi ini memberikan panduan operasional yang jelas, yang dirancang untuk secara signifikan meningkatkan interaksi audiens yang berkualitas, mendorong pertumbuhan pengikut yang loyal, dan pada akhirnya, memperkuat pencapaian target konversi serta posisi pasar Personality Kopi dalam ranah digital. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya pemasaran digital merek secara efektif. Secara keseluruhan, kontribusi penelitian ini adalah menyediakan cetak biru praktis untuk keberhasilan pemasaran konten di sektor kuliner.
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pudring dengan Pendekatan SWOT di Surabaya Fauziyyah, Iradatullah Hasna; Suyanto, Mohammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4305

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pengembangan usaha Pudring di Kota Surabaya di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk dessert dan persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat. Permasalahan utama yang dihadapi usaha Pudring meliputi promosi yang belum optimal, keterbatasan modal, sistem penjualan berbasis pre-order, serta kemasan produk yang belum memberikan pengalaman maksimal bagi konsumen. Kondisi ini mendorong perlunya analisis strategi yang tepat agar usaha mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha Pudring dengan menggunakan pendekatan SWOT. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap pemilik usaha serta dua konsumen yang pernah membeli produk Pudring. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis disusun dalam bentuk matriks IFAS, EFAS, dan matriks SWOT untuk menentukan strategi pengembangan usaha yang memiliki prioritas tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, kekuatan utama usaha Pudring terletak pada kualitas rasa yang baik, harga yang terjangkau, serta pelayanan yang baik. Kelemahan usaha terlihat pada aspek promosi, keterbatasan modal, kemasan produk, dan sistem penjualan. Peluang usaha muncul dari meningkatnya permintaan dessert serta kebutuhan produk untuk berbagai acara, sedangkan ancaman berasal dari persaingan dengan kompetitor dan ketidakstabilan harga bahan baku. Strategi yang direkomendasikan berfokus pada pemanfaatan kekuatan untuk menangkap peluang melalui penguatan promosi digital, peningkatan kualitas kemasan, serta perluasan saluran distribusi, termasuk penggunaan platform pesan antar.
Hukum Waris Islam: Kajian Komparatif Mazhab Fikih dan Relevansinya dengan KHI di Indonesia Ghafur, Abd.; Widyastutik, Dwi Aprilia; Firdausiyah, Iftitah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4310

Abstract

Hukum waris Islam, atau yang dikenal sebagai Mawaris, merupakan salah satu bidang fiqh yang paling rinci dan fundamental dalam syariat, menjamin distribusi kekayaan secara adil setelah kematian seseorang. Namun, implementasinya seringkali menghadapi kendala signifikan dalam konteks sosial dan hukum modern, terutama ketika berhadapan dengan kompleksitas keluarga kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif mendalam mengenai pandangan empat mazhab fiqh utama Hanafi, Maliki, Shafi'i, dan Hanbali mengenai tiga pilar utama warisan: klasifikasi ahli waris (furudul muqaddarah), penyebab warisan (asbabul irth), dan hambatan warisan (mawani’ul irth). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui tinjauan literatur (library research), mengandalkan sumber-sumber primer seperti Al-Qur'an, Hadis, teks-teks fiqh klasik (kutubut turats), dan literatur hukum Islam modern. Fokus utama perbandingan adalah menyelaraskan pandangan mazhab-mazhab tersebut dengan aturan yang ditetapkan dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) Indonesia, yang berfungsi sebagai acuan hukum positif di negara ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan signifikan di antara mazhab-mazhab, terutama terkait hak-hak dzawil arham (kerabat jauh), hukum waris Islam menunjukkan tingkat fleksibilitas adaptif. Fleksibilitas ini terwujud dalam konsep ahli waris pengganti yang diakomodasi dalam KHI, sebuah mekanisme yang mencoba menjembatani gap antara fiqh klasik dan praktik hukum Indonesia. Kajian ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk menyelaraskan prinsip-prinsip fiqh klasik dengan kebutuhan hukum praktis di Indonesia guna mengatasi masalah keluarga kontemporer yang spesifik, seperti status hukum anak angkat dan implikasi warisan dalam konteks pernikahan antaragama. Upaya harmonisasi ini penting untuk menjaga keadilan distributif warisan dalam masyarakat Muslim modern.
Analisis SWOT Guna Pengembangan Strategi Usaha Dewa Egg Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo Kumala, Jinny Fitria Nur; Suyanto, Mohammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4311

Abstract

Telur ayam ras merupakan salah satu sumber pangan hewani yang memiliki nilai gizi tinggi serta tingkat permintaan yang relatif stabil di masyarakat. Kondisi tersebut menjadikan usaha distribusi telur ayam ras memiliki risiko yang relatif rendah dan peluang pasar yang cukup besar. Agen Dewa EGG yang beroperasi di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, memiliki potensi pasar yang luas seiring dengan tingginya kebutuhan telur, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun usaha kuliner. Namun demikian, usaha ini juga menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan harga antar agen, fluktuasi harga telur, serta ketidakstabilan kualitas pasokan dari pemasok utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan usaha yang tepat agar Dewa EGG mampu bertahan dan berkembang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal usaha Dewa EGG serta merumuskan strategi pengembangan usaha yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumentasi kegiatan operasional. Faktor internal dan eksternal kemudian dianalisis menggunakan Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) sebagai dasar penentuan posisi usaha dalam Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan nilai Matriks IFE sebesar 1,57 dan Matriks EFE sebesar 1,4, yang menempatkan usaha Dewa EGG pada Kuadran I (Strategi SO). Posisi ini menunjukkan kondisi yang mendukung penerapan strategi pertumbuhan agresif dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menangkap peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi pemasaran digital, peningkatan efisiensi pengiriman, penambahan tenaga kerja sesuai kebutuhan, serta penguatan kerja sama dengan pelaku usaha kuliner guna meningkatkan daya saing dan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.