cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Tanggung Jawab Platform dan Negara dalam Pengendalian Konten Live Streaming yang Melanggar Norma Kesopanan Bevinda, Shifra Adline; Setyorini, Erny Herlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4262

Abstract

Live streaming berkembang sebagai salah satu bentuk komunikasi digital yang dominan, memungkinkan interaksi real-time dan penyebaran konten tanpa batas melalui berbagai platform media sosial. Perkembangan ini memperluas ruang ekspresi dan partisipasi publik, namun sekaligus menimbulkan tantangan regulasi yang signifikan, terutama terkait konten berpakaian seksi, tampilan yang bersifat sugestif, serta potensi eksploitasi visual terhadap kelompok tertentu. Artikel ini mengkaji kerangka hukum yang mengatur konten live streaming di Indonesia serta mengevaluasi efektivitas mekanisme pengawasan yang berlaku dalam menanggulangi pelanggaran tersebut. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta regulasi turunannya, di samping meninjau pedoman komunitas yang diterapkan oleh platform media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa live streaming berada dalam zona abu-abu regulatif karena sifatnya yang menyerupai penyiaran konvensional tetapi beroperasi dalam logika konten digital yang terdesentralisasi dan dihasilkan pengguna. Kondisi ini menyebabkan pengawasan negara tidak selalu sejalan dengan kecepatan produksi konten, sehingga menimbulkan ketidaksesuaian penegakan dan kesulitan dalam menangani pelanggaran yang terjadi seketika. Artikel ini berargumen bahwa model pengawasan yang efektif memerlukan penguatan koordinasi antarlembaga, penerapan pemantauan berbasis risiko, serta integrasi sistem deteksi algoritmik dengan pengawasan manusia. Kejelasan regulasi juga diperlukan untuk melindungi kelompok rentan dari konten eksploitasi visual sekaligus menjaga hak konstitusional atas kebebasan berekspresi dan memperoleh informasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan urgensi pengawasan yang adaptif, transparan, dan responsif terhadap dinamika ekosistem live streaming.
Analisa Variabel Biodiesel Hasil Transesterifikasi dengan Variasi Rasio Metanol-Etanol Rochyani, Neny; Barutu, Alfredo; Wahyudi, Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4268

Abstract

Biodiesel merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang dihasilkan dari sumber daya terbarukan, khususnya minyak nabati, sehingga berpotensi menjadi substitusi bahan bakar fosil yang ketersediaannya semakin menurun. Pada penelitian ini, bahan baku yang digunakan adalah Crude Palm Oil (CPO) yang diolah melalui proses transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum dalam proses transesterifikasi CPO dengan memvariasikan rasio campuran alkohol metanol–etanol serta persen katalis NaOH terhadap massa CPO, sehingga diperoleh biodiesel dengan rendemen dan kualitas terbaik sesuai standar parameter uji fisik. Pada penelitian ini metodologi yang digunakan terdiri dari beberapa tahap, yaitu analisis awal CPO, proses transesterifikasi, pemisahan fasa antara biodiesel dan gliserol, pemurnian biodiesel melalui pencucian dan pengeringan, serta analisis sifat fisik biodiesel yang meliputi pengujian densitas, kadar air, angka asam, dan rendemen (yield). Variasi rasio alkohol yang digunakan adalah metanol:etanol 9:1, 8:2, dan 7:3, sedangkan variasi katalis NaOH yang digunakan yaitu 1%, 1,38%, dan 1,5% terhadap berat total CPO. Seluruh proses transesterifikasi dilakukan pada temperatur 60 °C dengan kecepatan pengadukan 600 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada rasio metanol:etanol 7:3 dengan penambahan katalis NaOH sebanyak 1% berat CPO, menghasilkan rendemen sebesar 76,2%. Adapun hasil uji sifat fisis biodiesel yang dihasilkan pada kondisi optimum tersebut memiliki densitas 888 kg/m³, kadar air 0,18%, dan angka asam 0,28 mgKOH/g. Hasil ini menunjukkan bahwa biodiesel yang diperoleh telah mendekati karakteristik kualitas yang memenuhi standar biodiesel komersial, sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
Kesadaran Mahasiswa Ilmu Komputer terhadap Jejak Karbon Model AI Berbasis Transformer Silaban, Blessly Victory Deo; Ginting, Fernando Valens Junior; Saragih, Erikson
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4273

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya model berbasis Transformer, telah membawa perubahan signifikan dalam aktivitas akademik dan pengembangan teknologi. Di balik manfaat tersebut, proses pelatihan dan inferensi model AI skala besar membutuhkan konsumsi energi yang tinggi dan menghasilkan emisi karbon yang berdampak pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesadaran mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara terhadap jejak karbon model AI berbasis Transformer serta menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan AI dan kesadaran dampak lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 193 mahasiswa aktif angkatan 2023, 2024, dan 2025 yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, korelasi Spearman, dan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran mahasiswa terhadap dampak lingkungan AI berada pada kategori moderat dengan rata-rata 68,8% dari skor maksimum. Terdapat perbedaan kesadaran yang signifikan antar angkatan (H = 134,892; p < 0,001), di mana mahasiswa tingkat akhir memiliki tingkat kesadaran lebih tinggi. Selain itu, ditemukan korelasi positif yang sangat kuat antara intensitas penggunaan AI dan kesadaran dampak lingkungan (ρ = 0,938; p < 0,001). Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi konsep Green AI dan keberlanjutan lingkungan dalam kurikulum Ilmu Komputer sejak tahap awal pendidikan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Penanganan Keluhan dan Tracking terhadap Kepuasan Pelanggan Jasa Pengiriman Barang JNE Cabang Utama Tegal Rahmawati, Sadiah Ayu; Sa'bani, Fika Khirza; Fauziah, Fauziah; Fayza, Mella; Sumarno, Sumarno
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4275

Abstract

Industri e-commerce di Indonesia yang mengalami pertumbuhan sangat pesat telah mendorong peningkatan kebutuhan terhadap layanan pengiriman barang. Kondisi ini menyebabkan persaingan antar perusahaan jasa logistik, termasuk JNE, menjadi semakin ketat. Dalam situasi tersebut, kepuasan pelanggan menjadi faktor kunci dalam mempertahankan loyalitas dan daya saing perusahaan. Kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh berbagai aspek, di antaranya kualitas pelayanan, penanganan keluhan, serta kemudahan dan keakuratan sistem pelacakan (tracking). Namun demikian, penelitian yang mengkaji pengaruh ketiga faktor tersebut secara simultan pada JNE Cabang Utama Tegal masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, penanganan keluhan, dan tracking terhadap kepuasan pelanggan JNE Cabang Utama Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 52 responden yang merupakan pelanggan JNE Cabang Utama Tegal, dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda, setelah terlebih dahulu melalui uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan data. Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan tracking berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sebaliknya, variabel penanganan keluhan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 72,4%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, JNE disarankan untuk memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan dan optimalisasi sistem tracking, serta melakukan evaluasi dan perbaikan pada mekanisme penanganan keluhan guna meningkatkan kepuasan pelanggan secara menyeluruh.
Implementasi Radd Dalam Pembagian Kewarisan Islam: Studi Atas Keselarasan Fiqih Mawaris dan KHI Ghafur, Abd; Safi'i, Salim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4277

Abstract

Pembagian warisan merupakan aspek fundamental dan krusial dalam hukum Islam, yang secara tegas menekankan prinsip keadilan distributif serta perlindungan menyeluruh terhadap hak-hak finansial ahli waris yang sah. Dalam praktik pembagian harta peninggalan, seringkali ditemukan kondisi di mana muncul sisa harta (al-baaqi) setelah seluruh bagian pasti (ashab al-furudh) telah menerima haknya sesuai ketetapan syariat. Untuk mengatasi sisa harta yang berpotensi terlantar ini, diperkenalkanlah konsep radd (pengembalian sisa harta kepada ahli waris yang berhak) yang berperan vital dalam menjamin pemanfaatan harta secara optimal.Kajian ini berfokus pada analisis komparatif mengenai implementasi konsep radd antara kerangka Fiqih Mawaris klasik dan penerapannya dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) di Indonesia. Perbandingan ini bertujuan menelaah sejauh mana terdapat keselarasan substantif antara prinsip normatif yang dikembangkan oleh ulama klasik dengan perumusan hukum positif yang berlaku di tanah air.Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan menelusuri sumber-sumber primer seperti Al-Qur’an, hadis, serta beragam literatur fiqih mazhab empat, dan regulasi resmi yang termuat dalam KHI. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun KHI cenderung menyederhanakan mekanisme dan prosedur radd demi tercapainya kepastian hukum dan kemudahan praktik peradilan, secara substansi hukum positif tersebut tetap konsisten dan sejalan dengan roh Fiqih Mawaris. Konsistensi ini dipertahankan melalui penegasan kembali asas keadilan, perlindungan garis keturunan (nasab), dan pemanfaatan harta warisan yang benar. Meskipun demikian, reduksi penafsiran yang dihasilkan dari penyederhanaan ijtihad mazhab dalam KHI patut dicatat, karena hal ini mengakibatkan adanya berkurangnya fleksibilitas interpretasi dan adaptasi hukum yang kaya dalam khazanah fiqih klasik.  
Abreviasi nggak menjadi ga- sebagai Variasi Bahasa Gaul di Media Sosial X Afifah, Diaz Nur; Ginanjar, Bakdal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4278

Abstract

Pemendekan atau abreviasi merupakan salah satu ciri utama bahasa gaul yang digunakan warganet di media sosial X. Fenomena ini muncul karena pengguna ingin menyampaikan pesan secara cepat, ringkas, dan selaras dengan ritme komunikasi digital yang serba instan. Dalam ruang komunikasi yang ditandai oleh kecepatan arus informasi, abreviasi menjadi strategi linguistik yang memudahkan interaksi tanpa menghilangkan makna pesan. Berbagai bentuk abreviasi, seperti akronim, singkatan tidak baku, pemotongan kata, hingga penyederhanaan fonologis, dimanfaatkan untuk menciptakan gaya tutur yang lebih santai, ekspresif, dan sesuai dengan karakter percakapan daring. Salah satu bentuk abreviasi yang banyak ditemukan di X adalah perubahan kata “nggak” menjadi “ga-”. Bentuk ini tidak hanya berfungsi sebagai pemendekan ujaran, tetapi juga mencerminkan proses penyederhanaan fonologis yang khas dalam bahasa gaul anak muda. Penggunaan “ga-” dianggap lebih efisien, mudah diketik, dan mampu menghadirkan kesan keakraban antarpengguna. Selain itu, variasi tersebut menunjukkan fleksibilitas warganet dalam memodifikasi bahasa Indonesia baku agar sesuai dengan identitas dan kebiasaan komunitas digital. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk abreviasi di media sosial X dengan fokus pada variasi “nggak” menjadi “ga-”, serta menjelaskan alasan dan fungsi sosial-linguistik penggunaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan data berupa tangkapan layar cuitan, komentar, dan percakapan. Hasil analisis menunjukkan bahwa “ga-” berfungsi sebagai penanda gaya tutur digital yang merepresentasikan efisiensi komunikasi, keakraban, identitas, dan partisipasi dalam budaya komunikasi daring yang dinamis dan adaptif.
Sistem Informasi E-Learning Di Sman 1 Prajekan Fatah, Zaehol; Aziz, Hamdan Fauzi Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4279

Abstract

Sistem ini dikembangkan untuk membangun platform e-learning mandiri bagi SMAN 1 Prajekan sebagai solusi atas keterbatasan penggunaan platform pembelajaran pihak ketiga, seperti Ruang Guru, yang dinilai kurang fleksibel dalam pengelolaan konten pembelajaran, penyesuaian dengan kurikulum sekolah, serta integrasi dengan kebutuhan internal institusi. Ketergantungan terhadap platform eksternal juga berpotensi menghambat kemandirian sekolah dalam mengembangkan sistem pembelajaran digital secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pada tahap analisis kebutuhan, dilakukan identifikasi terhadap kebutuhan pengguna yang terdiri dari guru dan siswa untuk memastikan sistem yang dikembangkan sesuai dengan proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah. Tahap perancangan sistem dilakukan dengan memanfaatkan Unified Modeling Language (UML) untuk memodelkan alur proses, struktur sistem, serta interaksi antar komponen secara jelas dan terstruktur. Sistem e-learning yang dihasilkan berbasis web dan menyediakan berbagai fitur utama, seperti registrasi dan login pengguna, pembuatan serta penggabungan kelas, pengelolaan materi pembelajaran, pengumpulan dan penilaian tugas, serta penentuan peran pengguna secara otomatis berdasarkan aktivitas yang dilakukan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox guna memastikan setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi dengan baik dan mampu mendukung proses pembelajaran digital secara lebih efektif, efisien, dan mandiri. Dengan demikian, sistem e-learning ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis bagi SMAN 1 Prajekan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mengurangi ketergantungan terhadap platform e-learning eksternal.
Hubungan Ekonomi dan Sistem Pendidikan Perbandingan Dengan Negara Lain B, Andre Nofriady; Firmansyah, Hendri; Heri, Septen; Christiana , Yona; Asmara, Adi; Kashardi, Kashardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4283

Abstract

Hubungan antara pembangunan ekonomi dan sistem pendidikan menjadi isu strategis dalam diskusi global, khususnya dalam lima tahun terakhir. Pendidikan dipandang sebagai motor utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Investasi pendidikan terbukti meningkatkan produktivitas tenaga kerja, mendorong inovasi, serta memperkuat daya saing nasional melalui penciptaan tenaga kerja yang adaptif terhadap perubahan. Dalam konteks perubahan ekonomi global yang ditandai transformasi digital dan percepatan perkembangan teknologi, negara dituntut memiliki sistem pendidikan yang relevan, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan industri modern. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menganalisis keterkaitan antara perkembangan ekonomi dan sistem pendidikan melalui perbandingan internasional antara negara maju dan negara berkembang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa negara dengan investasi pendidikan tinggi, kurikulum terkini, kualitas pendidik yang baik, serta pemerataan akses pendidikan cenderung memiliki pertumbuhan ekonomi stabil dan struktur tenaga kerja kompetitif. Perbandingan dengan Finlandia, Jepang, Korea Selatan, dan Estonia menunjukkan bahwa kebijakan pemerataan, digitalisasi pendidikan, peningkatan literasi teknologi, serta penguatan pendidikan vokasi memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.Sementara itu, Indonesia masih menghadapi tantangan seperti ketimpangan akses pendidikan, skill mismatch antara lulusan dan kebutuhan industri, pendanaan yang belum efisien, serta kesiapan pendidik dalam menghadapi era digital. Kajian ini menegaskan urgensi integrasi kebijakan pendidikan dengan strategi pembangunan ekonomi agar Indonesia mampu meningkatkan daya saing di tengah dinamika global.
Prediksi Pembelian E-Commerce Menggunakan XGBoost Berbasis Perilaku Sesi Pengguna Ruscikasani, Syalaiza Nizar; Oktalivia, Raden Roro Najwa; Putra, Firman Restu; Wahidin, Ahmad Jurnaidi; Rahmatullah, Beni; Kurniawati, Ika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4287

Abstract

Penelitian ini membahas pemodelan prediksi pembelian pada platform e-commerce dengan memanfaatkan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) berbasis data perilaku sesi pengguna. Dataset yang digunakan terdiri dari 12.719 sesi pengguna dengan sejumlah atribut perilaku, meliputi waktu kunjungan (Timestamp), durasi interaksi halaman (TimeOnPage_seconds), sumber rujukan (ReferralSource), tipe perangkat (DeviceType), tipe halaman (PageType), negara asal pengguna, serta jumlah item dalam keranjang belanja. Tahap prapengolahan data dilakukan untuk meningkatkan kualitas dataset sebelum pemodelan. Atribut numerik diproses menggunakan imputasi median guna menangani nilai hilang secara stabil terhadap outlier, sedangkan fitur kategorikal ditransformasikan menggunakan ordinal encoding agar sesuai dengan karakteristik algoritma berbasis pohon. Dataset selanjutnya dibagi menjadi data latih dan data uji dengan rasio 80:20 menggunakan teknik stratified split untuk menjaga proporsi kelas pada variabel target. Model XGBoost dilatih menggunakan parameter terkalibrasi dan dievaluasi menggunakan metrik akurasi, precision, recall, F1-score, dan ROC-AUC. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 0,785 dan ROC-AUC sebesar 0,804, yang menandakan kemampuan diskriminasi yang baik dalam membedakan sesi yang berpotensi menghasilkan pembelian. Analisis feature importance berbasis gain mengungkapkan bahwa fitur Timestamp dan TimeOnPage_seconds merupakan faktor paling berpengaruh dalam pembentukan prediksi. Visualisasi pohon keputusan memberikan pemahaman tambahan mengenai mekanisme pemisahan fitur pada model. Temuan ini menunjukkan bahwa data perilaku sesi pengguna dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung prediksi konversi serta menjadi dasar pengembangan sistem rekomendasi dan strategi pemasaran e-commerce yang lebih adaptif.
Adaptasi Biaya Dalam Usaha Tahu: Tinjauan Etnologis Pada Praktik UMKM Di Toraja Kinza, Maudya; Sampebua, Astrid Marsella; Lebang, Betriks Evangelica; Pasanda, Erna; Askikarno, Carolus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4289

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi bagaimana pelaku usaha tahu di Tana Toraja memahami serta menerapkan sistem pengendalian biaya sebagai praktik sosial dan moral yang tumbuh dari nilai budaya, hubungan sosial, serta keyakinan spiritual masyarakat setempat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis etnologi dalam kerangka paradigma interpretif, penelitian ini menempatkan aktivitas ekonomi bukan sebagai tindakan teknis semata, melainkan sebagai bagian dari praktik budaya yang penuh makna. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi yang melibatkan partisipasi peneliti, serta penelusuran berbagai dokumen produksi pada tiga unit usaha tahu di Kecamatan Makale. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan makna secara berulang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pengendalian biaya dijalankan melalui mekanisme sosial, antara lain melalui jaringan kepercayaan dengan pemasok, pembagian kerja berbasis nilai kekeluargaan, pemanfaatan bahan bakar alternatif, serta berbagai inovasi produksi yang bersumber dari kearifan lokal. Sistem pencatatannya sederhana dan digunakan lebih sebagai sarana refleksi daripada kewajiban administratif. Pelaku usaha juga menghadapi sejumlah tantangan seperti kenaikan harga kedelai dan terbatasnya modal, namun mereka meresponnya melalui strategi penyesuaian yang didasarkan pada nilai moral dan keyakinan spiritual. Efisiensi dimaknai sebagai hidup sederhana, bekerja dengan sungguh-sungguh, menjadi keberlanjutan usaha keluarga, serta memelihara rasa syukur atas rasa syukur. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang akuntansi biaya melalui perspektif humanistik dan etnologis, serta menawarkan kontribusi bagi pengembangan teori akuntansi interpretif dan pendampingan UMKM berbasis nilai budaya lokal.