cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Analisis Kinerja Pelayanan Pelanggan dan Pembacaan Meter Air pada PDAM Tirta Musi Seberang Ulu II Palembang Safitri, Safitri; Alfresi, Aminullah Imal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4829

Abstract

Pelayanan air bersih merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup masyarakat. Perumda Tirta Musi Palembang sebagai perusahaan daerah dituntut untuk memberikan pelayanan yang berkualitas, akurat, transparan, dan berkelanjutan kepada pelanggan. Unit Pelayanan Seberang Ulu II merupakan salah satu unit dengan jumlah pelanggan yang besar dan tingkat interaksi pelayanan yang tinggi, khususnya pada kegiatan pelayanan pelanggan dan pembacaan meter air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pelayanan pelanggan dan proses pembacaan meter air yang diterapkan di Perumda Tirta Musi Unit Pelayanan Seberang Ulu II Palembang serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan petugas terkait, dan dokumentasi selama pelaksanaan kerja praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pelanggan dan pembacaan meter air telah didukung oleh sistem informasi berbasis aplikasi, namun efektivitas penerapannya belum optimal. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain masih adanya proses pencatatan manual, keterlambatan penginputan data pembacaan meter, kurangnya integrasi sistem antarbagian, serta keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi oleh petugas. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan penagihan dan meningkatnya keluhan pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan integrasi sistem informasi pelayanan dan penagihan, digitalisasi arsip pelanggan, penerapan input meter digital langsung dari lapangan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan sistem informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan dan akurasi data pemakaian air.
Peran Lembaga Posbindu PTM di Desa Butu Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Adam, Rismawati; Rahmatiah, Rahmatiah; Latare, Sainudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Posbindu PTM di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan informan terkait, serta dokumentasi kegiatan Posbindu. Informan penelitian meliputi pihak Puskesmas, pemerintah desa, kader Posbindu, dan masyarakat sebagai sasaran layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas dan Pemerintah Desa telah menjalankan perannya dengan cukup baik dalam mendukung keberlangsungan kegiatan Posbindu PTM. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan alat kesehatan, obat-obatan, pendampingan teknis, serta pemberian insentif kepada kader Posbindu. Hal ini mencerminkan adanya komitmen lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan layanan skrining kesehatan di tingkat desa. Namun demikian, peran kader Posbindu masih belum optimal karena lebih berfokus pada aspek teknis pemeriksaan kesehatan, seperti pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah, tanpa disertai kegiatan edukasi dan penyuluhan kesehatan. Padahal, edukasi memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan penyakit tidak menular. Penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posbindu masih tergolong rendah. Rendahnya partisipasi tersebut dipengaruhi oleh rasa takut untuk diperiksa, kurangnya pemahaman mengenai manfaat Posbindu, serta rendahnya motivasi untuk hadir secara rutin. Selain itu, persepsi masyarakat terhadap Posbindu masih beragam, di mana sebagian menganggap Posbindu hanya ditujukan bagi orang yang sudah sakit, sementara yang lain memahami manfaatnya namun belum merasa perlu berpartisipasi aktif. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kurangnya informasi jadwal kegiatan serta benturan dengan aktivitas sehari-hari masyarakat
Pengaruh Service Quality, Store Atmosphere, dan Persepsi Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan di Meva Cafe Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo Putri, Jazilah Amalia; Cempena, Ida Bagus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan manganalisa Pengaruh Service Quality, Store Atmosphere, dan Persepsi Harga terhadap Kepuasan Pelanggan Meva Cafe Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kauntitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 160 responden yang merupakan pelanggan Meva Cafe, dan menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan Skala Likert sebagai instrumen pengukuran. Teknik analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji t (parsial), uji f (simultan), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Service Quality memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (t hitung = 6.030 > t tabel = 1.655) dan nilai sig (0,000 < 0,05), Store Atmosphere berpengaruh signifikan (t hitung = 3.961 > t tabel = 1.655) dan nilai sig (0,000 < 0,05), dan Persepsi Harga juga berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (t hitung = 11.159 > t tabel = 1.655) dan nilai sig (0,000 < 0,05). Secara simultan, variabel Service Quality, Store Atmosphere, dan Persepsi harga berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (F hitung = 344,530 > F tabel = 2,66) dengan nilai signifikan (0,000 < 0,05). Analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel dalam penelitian ini berkontribusi sebesar 86,6% dalam Kepuasan Pelanggan, sementara 13,4% lainnya tidak dijelaskan pada penelitian ini.
Analisis Rasio Solvabilitas Pada Emiten Sektor Healthcare Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2021–2024 Munthe, Risa Nurjani Br; Mailani , Azahra; Novisa , Aulia; Riadhi , Ahmad Agung; Maisaroh , Febi; Dewi, Novia Citra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif terhadap kondisi keuangan lima perusahaan, yaitu PT SILO, PT SAME, PT SRAJ, PT PYFA, dan PT CARE, dengan memfokuskan pada rasio keuangan krusial untuk mengevaluasi kesehatan korporasi. Mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif, studi ini menganalisis data sekunder dari laporan keuangan periode tertentu. Rasio yang diteliti meliputi Debt to Equity (D/E), Debt to Asset (D/A), Debt to Capital (D/C), Time Interest Earned (TIE), serta rasio aset terhadap ekuitas untuk menggali struktur modal, efisiensi penggunaan aset, dan kemampuan perusahaan dalam menutupi beban bunga. Hasilnya menunjukkan gambaran yang beragam. PT SILO muncul sebagai entitas dengan struktur keuangan paling sehat, ditandai oleh rasio utang yang rendah dan coverage bunga yang sangat kuat. Di sisi lain, PT SAME menunjukkan stabilitas relatif, meskipun terdapat tren kenaikan utang yang perlu diwaspadai. Kondisi yang memprihatinkan justru ditunjukkan oleh PT SRAJ dan PT PYFA, yang memiliki leverage tinggi dan kelemahan signifikan dalam menutup biaya bunga, sehingga rentan terhadap risiko solvabilitas. PT CARE mencatatkan anomali ekstrem di awal periode; meski rasio-rasinya kemudian normal, perusahaan ini tetap menunjukkan kelemahan fundamental. Implikasi praktis menekankan urgensi bagi perusahaan berleverage tinggi untuk merevisi struktur modal. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi berharga dalam memperkuat pemahaman mengenai korelasi rasio keuangan dengan stabilitas perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sampel dan periode analisis agar hasil lebih komprehensif serta dapat dibandingkan lintas sektor.
Digital Intelligence dan Agilitas Strategis dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik: Tinjauan Konseptual dan Implikasi Kebijakan Arsyat, Arsyat; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4834

Abstract

Transformasi digital di sektor publik menuntut organisasi pemerintah untuk tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga mengembangkan kapabilitas strategis yang adaptif dan responsif terhadap perubahan lingkungan. Dua konsep kunci yang semakin relevan dalam konteks ini adalah digital intelligence dan agilitas strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital intelligence dalam memperkuat agilitas strategis manajemen sumber daya manusia (MSDM) sektor publik serta implikasinya terhadap peningkatan kinerja organisasi pemerintahan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang membahas transformasi digital, kecerdasan digital, agilitas organisasi, dan pengelolaan SDM publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital intelligence, yang mencakup kemampuan individu dan organisasi dalam memahami, memanfaatkan, dan mengelola teknologi digital secara strategis, menjadi fondasi penting bagi terciptanya agilitas strategis MSDM. Agilitas strategis memungkinkan organisasi publik untuk merespons perubahan regulasi, tuntutan masyarakat, serta dinamika lingkungan kerja dengan lebih cepat dan tepat. Integrasi digital intelligence dalam fungsi MSDM publik, seperti perencanaan SDM, pengembangan kompetensi, manajemen kinerja, dan pengambilan keputusan berbasis data, berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pelayanan publik dan ketahanan organisasi. Studi ini memberikan implikasi teoretis dengan memperkuat perspektif kapabilitas dinamis dalam MSDM sektor publik, serta implikasi praktis bagi perumus kebijakan dalam merancang strategi pengembangan SDM aparatur yang adaptif di era digital.
Clustering Wilayah Pulau Sumatera Berdasarkan Indikator Sosial Ekonomi Menggunakan Metode K-Medoids Sari, Ika Desy Pramita; Pratiwi, Sefni Marcella; Al Rosyid, Harun
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4836

Abstract

Ketidakseimbangan kondisi sosial ekonomi antarwilayah masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera yang memiliki keragaman kondisi geografis dan tingkat perkembangan wilayah. Perbedaan capaian indikator sosial ekonomi, seperti pendidikan, kesehatan, pengangguran, dan kemiskinan, menunjukkan perlunya pemetaan wilayah berbasis data untuk memetakan kemiripan karakteristik wilayah secara objektif. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan 150 kabupaten/kota di Pulau Sumatera berdasarkan indikator sosial ekonomi menggunakan metode K-Medoids. Menggunakan data sekunder Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 yang mencakup Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Angka Harapan Hidup (AHH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan kemiskinan. Tahapan penelitian meliputi prapemrosesan data melalui penghapusan pada nilai kosong dan normalisasi menggunakan metode Min–Max Scaling, termasuk pembalikan skala pada indikator yang bersifat negatif terhadap kesejahteraan. Penentuan jumlah cluster optimal ditentukan melalui kombinasi metode Elbow dan Silhouette Score. Hasil analisis menunjukkan struktur data paling representatif terbentuk pada tiga cluster. Penerapan algoritma K-Medoids menghasilkan pengelompokan wilayah ke dalam tiga cluster dengan karakteristik sosial ekonomi relatif rendah, menengah, dan tinggi. Visualisasi menggunakan Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan pola pemisahan cluster yang cukup jelas dan membantu interpretasi struktur pengelompokan wilayah. Pada hasil akhir, cluster pertama terdiri atas 34 kabupaten/kota, cluster kedua mencakup 84 kabupaten/kota, dan cluster ketiga beranggotakan 32 kabupaten/kota, yang menggambarkan distribusi ketimpangan sosial ekonomi antarwilayah di Pulau Sumatera.
Implementasi Analisis SWOT dalam Perencanaan Peningkatan Mutu Pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sampit Azhar, Roza Cyintia Salwa; Nurrahman, Yusuf; Fahrudin, Arif; Rumiyadi, Arif; Narimo, Sabar; Anif, Sofyan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4838

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk individu yang adaptif dan bertanggung jawab di tengah dinamika perkembangan zaman. Peningkatan mutu pendidikan menuntut perencanaan yang sistematis, partisipatif, dan berbasis analisis kondisi internal maupun eksternal sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi analisis SWOT dalam perencanaan peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Sampit, sebuah sekolah menengah pertama negeri berakreditasi A yang memiliki posisi strategis di pusat Kota Sampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran, kondisi sarana prasarana, serta wawancara tidak terstruktur dengan kepala sekolah terkait penerapan analisis SWOT dalam manajemen mutu pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 1 Sampit memiliki berbagai kekuatan, antara lain prestasi akademik dan non-akademik siswa, dukungan orang tua, tenaga pendidik yang berpengalaman, serta lokasi sekolah yang strategis. Namun demikian, sekolah juga menghadapi sejumlah kelemahan dan ancaman, seperti keterbatasan fasilitas tertentu, penguasaan teknologi oleh sebagian guru senior, serta keterbatasan pendanaan. Melalui analisis SWOT, sekolah mampu merumuskan strategi peningkatan mutu pendidikan yang terarah, meliputi optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran, dan inovasi prestasi akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis implementasi SWOT efektif digunakan sebagai dasar perencanaan strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Peran Gastronomi Berkelanjutan dalam Meningkatkan Praktik Pengelolaan Sampah Restoran di Surabaya Keisya, Kylie; Dewi, Irra Chrisyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gastronomi berkelanjutan dalam meningkatkan praktik pengelolaan sampah pada industri restoran di Kota Surabaya. Fokus utama penelitian diarahkan pada bagaimana prinsip gastronomi berkelanjutan diterapkan dalam operasional restoran, tantangan implementasi yang dihadapi, serta peluang penguatan praktik pengelolaan limbah melalui kolaborasi berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen terhadap lima informan yang terdiri atas pemilik restoran, manajer, dan staf dapur. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang muncul dari praktik pengelolaan limbah restoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian restoran di Surabaya telah mulai menerapkan prinsip gastronomi berkelanjutan, seperti pemisahan limbah organik dan anorganik, pengendalian porsi makanan, serta penggunaan bahan baku lokal. Namun, penerapan tersebut masih belum konsisten, terutama pada kondisi jam operasional sibuk. Tantangan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan pelatihan teknis bagi staf, lemahnya infrastruktur daur ulang, serta pengelolaan minyak jelantah yang masih bersifat informal. Di sisi lain, penelitian ini mengidentifikasi peluang kolaborasi berbasis komunitas, seperti pengolahan limbah organik menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) dan pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa gastronomi berkelanjutan berpotensi menjadi kerangka kerja operasional yang relevan untuk meningkatkan pengelolaan sampah restoran. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya penyederhanaan SOP, pelatihan berbasis praktik, serta penguatan kemitraan antara restoran, komunitas, dan pemerintah daerah guna mendukung sistem pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.
Strategi Peningkatan Pengguna Jasa Transportasi Ojek Online Grab Valecia, Callista Ratu; Ali, Mochammad Mukti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4841

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah menghadirkan transformasi substansial pada industri transportasi, terutama melalui kemunculan platform ojek online. Grab, sebagai salah satu operator layanan transportasi berbasis aplikasi di Indonesia, berhadapan dengan kompetisi yang intensif sehingga mengharuskan perusahaan memahami determinan yang memengaruhi keputusan konsumen. Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji dampak harga dan mutu layanan terhadap keputusan konsumen jasa ojek online Grab di wilayah Kota Bandung. Metode riset yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik deskriptif-verifikatif. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner berskala Likert lima tingkat yang didistribusikan kepada 100 responden pengguna aktif Grab, menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dieksekusi menggunakan regresi linier berganda disertai uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Temuan riset memperlihatkan bahwa secara simultan, harga dan mutu layanan memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen. Akan tetapi, secara parsial hanya variabel harga yang terbukti berpengaruh signifikan, sementara mutu layanan tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap keputusan konsumen. Hasil ini mengindikasikan bahwa konsumen Grab cenderung lebih responsif terhadap aspek harga ketimbang mutu layanan dalam menentukan pilihan transportasi mereka. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan mayoritas variasi keputusan konsumen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal di luar model riset. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar Grab lebih memfokuskan strategi pricing yang kompetitif dan transparan, disertai upaya meningkatkan konsistensi pelayanan untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di tengah dinamika industri transportasi online.
Peran Batik sebagai Aset Budaya dalam Menciptakan Entrepreneurial Opportunity dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Studi pada UKM Batik Selotigo Wijaya, Rangga Adi; Tisnasasmita, Bisma Jatmika; Daniel, Joseph Robert
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4845

Abstract

Indonesia kaya dengan berbagai macam budaya lokal, salah satunya adalah batik, yang merupakan warisan budaya Indonesia yang luhur. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki seni dan motif batiknya sendiri, tak terkecuali Kota Salatiga yang memiliki budaya batik, yang bernama batik Selotigo. Kebanggaan pada budaya lokal merupakan sebuah emosi yang memainkan peran sentral untuk menciptakan kesempatan berwirausaha, hal ini yang menciptakan entrepreneurial opportunity. Saat konsumen memakai batik di acara formal, informal, atau membagikannya di media sosial, konsumen menjadi agen promosi budaya, dan mereka ikut berperan mempromosikan budaya lokal batik ke masyarakat luas. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana peran batik UKM Batik Selotigo sebagai aset budaya dalam menciptakan entrepreneurial opportunity dan terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pemberdayaan ekonomi lokal berbasis aset budaya batik dalam membangkitkan peran pada budaya lokal batik serta menilai kontribusi batik dalam mengembangkan alternatif usaha Batik Selotigo menggunakan entrepreneurial opportunity pada budaya lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus, wawancara dilakukan secara terstuktur kepada 4 narasumber sebagai informan penelitian, serta data riil dari lapangan internal dan eksternal. Hasil penelitian diperoleh dengan mengalisis data dengan triangulasi data sebagai validasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa UKM Batik Selotigo ini tidak hanya berkontribusi secara pemberdayaan ekonomi lokal, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya lokal serta pemberdayaan sosial, serta entrepreneurial opportunity. Pengelolaan usaha batik selotigo berbasis budaya lokal, menjadikannya sebagai entrepreneurial opportunity terhadap ekonomi kreatif yang berkelanjutan.