cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Smart Village sebagai Solusi Inovatif Pembangunan Daerah Terpencil Hombone, Esau
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan Smart Village di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, sebagai wilayah terpencil yang menghadapi tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur, dan keberagaman sosial budaya. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi sejauh mana kebijakan tersebut menjawab kebutuhan masyarakat lokal, mengungkap hambatan dan potensi dalam proses digitalisasi desa, serta menganalisis peran pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital yang berkelanjutan dan kontekstual. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus, yang memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap proses implementasi kebijakan di tiga kampung: Waninggap Miraf, Sumber Harapan, dan Sumber Rejeki. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi langsung terhadap aktivitas pelayanan desa berbasis teknologi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi tema utama seperti akses internet, literasi digital, partisipasi warga, dan tantangan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inisiatif Smart Village berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain ketimpangan infrastruktur, rendahnya literasi digital, dan lemahnya dukungan kebijakan yang disesuaikan dengan konteks lokal. Oleh karena itu, strategi pembangunan desa cerdas perlu dirancang secara inklusif, dengan memperhatikan karakteristik wilayah dan budaya setempat, serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan agar transformasi digital benar-benar menjadi solusi efektif bagi pembangunan desa di daerah terpencil.
Analisis kesiapan Gen - Z terhadap penerapan cybergogy dalam pembelajaran teknik multimedia di PTIK UNM Ashadi , Nini rahayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aspek-aspek kesiapan apa saja (teknologi, kognitif, motivasional, dan regulasi diri) yang sudah berada pada kategori tinggi dan mana yang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PTIK UNM yang mengambil mata kuliah teknik Jumlah populasi sebanyak 45 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner (angket) dan dokumentasi.teknik Analisa data menggunakan Teknik Analisa data deskriptif. Berdasarkan hasil peneltian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian diperoleh aspek kesiapan dengan nilai rata – rata yang jika di interpretasikan ke kategori tertinggi yaitu kesiapan teknologi dengan rata – rata 4,37 dan aspek motivasi dengan nilai rata – rata 4,34 ini menunjukkan bahwa mahasiswa PTIK Generasi Z pada mata kuliah Teknik multimedia terbiasa menggunakan Teknologi dan menunjukkan kesiapan teknologi sangat tinggi.. Sebaliknya aspek kesiapan dengan nilai rata – rata yang jika di interpretasikan ke kategori sedang atau rendah yaitu aspek regulasi diri sebesar 3,93 dan aspek kognitif sebesar 4,12, hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa PTIK Generasi Z masih lemah dalam manajemen waktu, monitoring, dan refleksi
Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Bermain Lego Anak Usia Dini Di Lingkungan PAUD Melyani, Anisa Tri; adevio, Lingga lovi; Aditia, Dela Laras; olivya, Eli; Surahman, Buyung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3801

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan motivasi bermain LEGO pada anak usia dini di PAUD. LEGO memiliki potensi besar dalam menstimulasi perkembangan kognitif, motorik halus, kreativitas, bahasa, serta kemampuan sosial anak melalui aktivitas merancang, menyusun, dan berimajinasi. Namun demikian, keberhasilan pemanfaatan LEGO dalam pembelajaran berbasis bermain sangat bergantung pada strategi pendampingan dan interaksi yang diberikan oleh guru selama kegiatan berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap aktivitas bermain anak dan strategi guru dalam memfasilitasinya. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran sebagai fasilitator, motivator, dan mediator sosial dalam kegiatan bermain LEGO. Guru merancang aktivitas yang terstruktur namun tetap fleksibel agar anak dapat bereksplorasi secara mandiri, serta memberikan pertanyaan pemantik, umpan balik positif, dan dukungan emosional untuk memperkuat motivasi intrinsik anak. Anak terlihat menunjukkan peningkatan fokus, antusiasme, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta rasa percaya diri saat menampilkan hasil karyanya. Faktor pendukung mencakup ketersediaan media LEGO yang memadai, hubungan emosional yang positif antara guru dan anak, serta budaya pembelajaran yang menekankan prinsip learning through play di PAUD. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan variasi dan jumlah LEGO, perbedaan tingkat kemampuan setiap anak, serta kebutuhan guru untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogis dalam merancang aktivitas konstruktif berbasis bermain.
Hubungan Konsumsi Minuman Manis dengan Kejadian Diabetes Melitus pada Remaja Perempuan Christy, Arisa Angelia; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning; Asmadiannor, Asmadiannor; Syahlani, Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3803

Abstract

Diabetes mellitus, with a global prevalence of 10.5% in 2021 and projected to reach 12.2% by 2045, particularly in middle-income countries, recorded 2,866 cases in Banjarmasin in 2023, with a significant increase among adolescents, including a 70 fold rise in cases among children since 2010. High-sugar beverage consumption, such as soda and packaged juices, elevates the risk of obesity and diabetes in adolescent girls due to hormonal factors, leading to complications like hypoglycemia, hyperglycemia, retinopathy, nephropathy, and heart disease, with observations at Puskesmas S. Parman Banjarmasin indicating daily consumption of sugary drinks linked to obesity and prediabetes symptoms. To analyze the relationship between the habit of consuming sugary drinks and the incidence of diabetes mellitus among adolescent girls in the working area of Puskesmas S. Parman, Banjarmasin. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design, involving 83 adolescents in the Puskesmas S. Parman area, Banjarmasin, selected through purposive sampling. Data were collected using the SQ-FFQ questionnaire and digital glucometer, then analyzed univariately and bivariately with chi-square tests and Odds Ratio. This study found that 42.16% of 83 respondents had a high habit of consuming sugary drinks and exhibited symptoms of elevated blood sugar levels. Statistical test results indicated a significant relationship between the habit of consuming sugary drinks and the incidence of diabetes mellitus in adolescents (p < 0.05). Frequent consumption of sugary drinks among adolescent females, is significantly correlated with a higher risk of diabetes mellitus and elevated blood sugar levels.
Hubungan Sosial Budaya, Ekonomi Terhadap Pemilihan Pengobatan Cedera Ankle Pelari Citraland Loop Maulida, Cici Anggraina Maulida; Mahmudah, Rifa’atul; Rahman, Subhannur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3805

Abstract

Cedera ankle merupakan salah satu cedera yang paling sering dialami oleh para pelari, baik yang berorientasi pada prestasi maupun yang berlari untuk rekreasi. Keterbatasan biaya, akses terhadap layanan medis, serta dorongan lingkungan sosial menyebabkan sebagian masyarakat memilih pengobatan alternatif seperti “urut” sebagai langkah penanganan awal. Pemilihan metode tersebut tidak terlepas dari pengaruh faktor sosial budaya dan ekonomi yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat, termasuk pada komunitas pelari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor sosial budaya dan ekonomi terhadap pemilihan pengobatan alternatif “urut” pada risiko cedera ankle di Komunitas Pelari Citraland Loop Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sebanyak 30 responden dipilih menggunakan teknik total sampling sehingga seluruh anggota komunitas yang memenuhi kriteria terlibat dalam penelitian. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang disusun untuk mengukur kecenderungan responden dalam memilih pengobatan alternatif serta faktor sosial budaya dan ekonomi yang memengaruhi keputusan tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara faktor sosial budaya dan ekonomi dengan pemilihan pengobatan alternatif “urut” (p < 0,05). Sebagian besar responden memilih “urut” karena kepercayaan budaya yang diwariskan secara turun-temurun serta pertimbangan biaya yang dinilai lebih terjangkau. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa faktor sosial budaya dan ekonomi memiliki peran penting dalam menentukan pilihan pengobatan cedera ankle. Oleh karena itu, integrasi antara pengobatan tradisional dan layanan medis formal diperlukan guna menghadirkan penanganan cedera olahraga yang lebih komprehensif dan efektif.
Pengembangan Aplikasi Web R Shiny untuk Visualisasi Interaktif Data Klinis Diabetes Sholihin, Miftahus; Sari, Putri Dina; Mahuda, Isnaini; Rahman, Arief; Asmaraningtyas, Kinanthi Trah; Pertiwi, Dinda Dwi Anugrah; Delano, M. Fabian Reinhard
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3807

Abstract

Peningkatan jumlah kasus diabetes dari tahun ke tahun menunjukkan perlunya pendekatan analitik yang lebih komprehensif untuk memahami berbagai faktor klinis yang berkontribusi terhadap timbulnya penyakit ini. Diabetes merupakan gangguan metabolik yang melibatkan sejumlah indikator yang saling berkaitan, seperti kadar glukosa, insulin, tekanan darah, ketebalan kulit, indeks massa tubuh, dan kecenderungan genetik. Kompleksitas hubungan antar variabel tersebut menuntut adanya alat analisis yang mampu menyajikan informasi secara lebih interaktif dan mudah dipahami. Penelitian ini mengembangkan aplikasi web berbasis R Shiny yang dirancang untuk menyajikan visualisasi data klinis diabetes secara dinamis. Aplikasi ini bertujuan untuk membantu pengguna memahami pola dan tren dalam data diabetes, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen kesehatan. Selain itu, aplikasi ini juga memfasilitasi pengguna dalam mengeksplorasi pola distribusi dan hubungan antarfaktor melalui beragam jenis visualisasi, termasuk radar chart, heatmap, histogram, scatter plot, dan boxplot. Seluruh fitur dikembangkan untuk mendukung analisis eksploratif yang fleksibel, di mana pengguna dapat memilih sendiri variabel X dan Y guna menilai keterkaitan antar indikator klinis. Data yang digunakan bersumber dari Kaggle dan mencakup informasi diagnostik pasien perempuan keturunan Pima Indian berusia minimal 21 tahun. Hasil eksplorasi visual menunjukkan bahwa glukosa memiliki pengaruh paling kuat terhadap status diabetes, sementara BMI dan insulin juga muncul sebagai indikator penting lainnya. Aplikasi ini berkontribusi sebagai media eksplorasi data yang responsif, mudah diakses, serta potensial digunakan dalam penelitian, pembelajaran, maupun pengambilan keputusan awal terkait kesehatan masyarakat.
Implementasi PROLANIS Berbasis Edukasi Komunitas untuk Meningkatkan Manajemen Mandiri Pasien DM dan Hipertensi Hutagalung , Suzanne C.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3808

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) dikembangkan untuk membantu pasien dengan penyakit kronis mempertahankan kondisi kesehatan yang stabil melalui edukasi, pemantauan, serta pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara pelaksanaan edukasi komunitas dalam PROLANIS dengan kemampuan manajemen mandiri pasien diabetes melitus (DM) dan hipertensi di Klinik Pratama MARS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Jumlah sampel terdiri dari 60 peserta PROLANIS yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstandar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi edukasi komunitas berada pada kategori baik (65%), sedangkan tingkat manajemen mandiri responden berada pada kategori tinggi (58,3%). Uji korelasi Spearman menghasilkan nilai r = 0,612 dengan p = 0,000 serta r_tabel sebesar 0,254 pada taraf signifikan 5%, maka terbukti bahwa hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “Ada hubungan yang signifikan antara implementasi edukasi komunitas PROLANIS dengan tingkat manajemen mandiri pasien DM dan hipertensi di Klinik Pratama MARS” diterima yang menandakan adanya hubungan bermakna antara kedua variabel. Edukasi kelompok yang teratur, relevan, dan interaktif terbukti mendukung peningkatan pengetahuan, kemandirian dalam pemantauan kesehatan, serta kepatuhan berobat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penguatan edukasi komunitas dalam PROLANIS sebagai upaya peningkatan kualitas penatalaksanaan penyakit kronis di layanan primer.
Persepsi Mahasiswa Tentang Gaya Berbusana dan Tata Rias Saat Menghadiri Perkuliahan Sukmawaty, Wahyu Eka Priana; Rohmawati, Helmia Cipta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa di AKS-AKK terhadap pentingnya gaya berbusana dan make up saat mengikuti perkuliahan; mengetahui dampak dari gaya berbusana dan make up terhadap citra diri dan interaksi sosial mahasiswa di AKS-AKK dalam perkuliahan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang terdaftar di AKS-AKK pada tahun akademik 2023/2024. Hal ini meliputi mahasiswa dari program studi Desain Busana dan Tata Rias yang ada di AKS-AKK. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 72 mahasiswa, yang dipilih secara random sampling (acak) dari program studi Desain Busana dan Tata Rias di AKS-AKK. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dari kuesioner akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu gaya berbusana memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap persepsi mahasiswa mengenai citra diri dan profesionalisme di kampus sebesar 82%; make up juga memiliki dampak 55% terhadap keprofesionalisme; dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara penampilan (gaya berbusana dan make up) dan persepsi profesionalisme mahasiswa di lingkungan perkuliahan.
Analisis Jumlah Pekerja Metode Work Load Analysis PT. Kasa Husada Wira Jatim Pratama, Agit Septian; Purnama, Jaka; Yuwono, Istantyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3816

Abstract

Sumber daya manusia merupakan elemen krusial dalam keberlangsungan proses produksi, karena jumlah tenaga kerja yang sesuai dengan beban kerja akan berpengaruh langsung terhadap produktivitas, kualitas produk, serta efisiensi biaya operasional perusahaan. Penelitian ini dilakukan di PT Kasa Husada Wira Jatim, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat kesehatan, dengan tujuan menentukan jumlah tenaga kerja optimal pada proses produksi kasa lipat. Penentuan kebutuhan tenaga kerja dilakukan menggunakan metode Work Load Analysis (WLA), yang mampu mengukur beban kerja aktual berdasarkan waktu rata-rata, standar deviasi, kecukupan data, serta performance rating dari setiap elemen kerja. Elemen-elemen yang dianalisis mencakup proses penerimaan bahan baku, pemeriksaan kualitas, pemotongan, pelipatan, hingga tahap pengemasan. Seluruh tahapan tersebut diukur secara sistematis untuk memperoleh gambaran akurat mengenai waktu baku yang dibutuhkan dalam menyelesaikan setiap aktivitas produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data telah memenuhi batas kecukupan sehingga valid untuk digunakan dalam perhitungan kebutuhan tenaga kerja. Berdasarkan analisis waktu baku dan tingkat beban kerja, diperoleh jumlah tenaga kerja optimal yang diperlukan guna mencapai target produksi dengan efisiensi maksimal. Temuan ini memberikan gambaran penting bagi perusahaan dalam menyusun strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam meningkatkan produktivitas serta memastikan kualitas produk tetap terjaga melalui penataan tenaga kerja yang tepat dan terukur
Kajian Literatur pada Model Pembelajaran Kontekstual dalam Pembelajaran Fiqih Tingkat Madrasah Ibtidaiyah Afriantoni, Afriantoni; Alfatah, Fahrul Ihsan; Tulsyahdia, Febri; Anggraini, Sarah; Utami, Adel Fiolintia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3817

Abstract

Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) dalam pembelajaran fiqih pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pembelajaran fiqih pada jenjang dasar menuntut strategi yang tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan praktik ibadah sehari-hari. Model pembelajaran kontekstual menawarkan pendekatan yang menghubungkan materi fiqih dengan realitas kehidupan peserta didik, sehingga konsep-konsep hukum Islam dapat dipahami secara lebih bermakna. Melalui penelusuran berbagai sumber literatur, kajian ini menemukan bahwa CTL dalam pembelajaran fiqih dapat meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi belajar, serta kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan ajaran fiqih dalam kehidupan nyata. Komponen-konponen CTL seperti konstruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik terbukti relevan untuk mengembangkan pengalaman belajar yang aktif dan kolaboratif. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam menumbuhkan kesadaran beragama siswa sejak dini, terutama melalui aktivitas belajar yang dekat dengan konteks sosial, budaya, dan praktik ibadah sehari-hari. Dengan demikian, model pembelajaran kontekstual menjadi alternatif pedagogis yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fiqih di MI, serta mendukung tujuan pendidikan Islam dalam membentuk peserta didik yang berakhlak, terampil, dan memahami ajaran agama secara komprehensif. Temuan literatur juga menunjukkan bahwa CTL mampu memperkuat keterkaitan antara materi Fiqih dan pengalaman nyata peserta didik, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Pendekatan ini meningkatkan motivasi, keaktifan, serta kemampuan siswa dalam memahami dan mempraktikkan ajaran Fiqih. Melalui kegiatan praktik seperti wudhu, shalat, dan berbagi dalam konteks zakat, siswa lebih mudah menginternalisasi nilai-nilai islam secara utuh.