cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Analisis Pengembangan UMKM Toko Kosmetik dan Aksesoris Kecantikan An-Naba Beauty Kabupaten Jombang, Jawa Timur Rohmanulloh, Arif; Muhammad, Faisal; Hermawan, Agus; Winarno, Agung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4437

Abstract

UMKM merupakan sektor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah, termasuk pada bidang kosmetik dan aksesoris kecantikan yang memiliki pasar dinamis dan terus berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi UMKM Toko An-Naba Beauty yang berlokasi di Kabupaten Jombang serta merumuskan strategi pengembangannya agar mampu bersaing di tengah meningkatnya permintaan produk kecantikan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara informal dengan pemilik usaha untuk memahami kondisi operasional secara mendalam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode SWOT guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi perkembangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa An-Naba Beauty memiliki kekuatan pada lokasi yang strategis, hubungan interpersonal yang baik dengan pelanggan, serta biaya operasional yang relatif rendah. Namun, usaha ini menghadapi sejumlah kelemahan seperti keterbatasan variasi stok, pemanfaatan pemasaran digital yang masih rendah, pembukuan yang tidak sistematis, dan margin keuntungan yang tipis. Di sisi lain, peluang eksternal muncul dari tingginya permintaan pasar kosmetik nasional, meningkatnya tren skincare dan produk halal, serta terbukanya potensi penjualan melalui platform digital. Berdasarkan analisis SWOT, strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi penguatan pemasaran digital, penambahan variasi produk sesuai tren pasar, penerapan sistem pembukuan sederhana, serta peningkatan kapasitas operasional toko. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi UMKM dalam merancang strategi pengembangan usaha yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Pendidikan sebagai Transformasi Kebudayaan di Era 4.0 Payung, Otniel; Kajang, Gideon; Sampe, Rafilus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.4438

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai dimensi kehidupan manusia, termasuk cara berpikir, berinteraksi, bekerja, dan membangun peradaban. Perkembangan pesat teknologi digital, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan otomatisasi tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi dan industri, tetapi juga memengaruhi sistem nilai, identitas budaya, dan karakter masyarakat. Dalam konteks ini, pendidikan memiliki peran strategis sebagai instrumen utama transformasi kebudayaan. Namun demikian, praktik pendidikan di Indonesia masih cenderung berorientasi pada pencapaian kognitif dan kompetensi teknis, sementara dimensi kebudayaan, nilai, dan karakter belum terintegrasi secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan sebagai agen transformasi kebudayaan di era Revolusi Industri 4.0 dengan menggunakan pendekatan multidisipliner. Metode yang digunakan adalah kajian konseptual-analitis yang memadukan perspektif pendidikan, sosiologi, antropologi, sejarah, dan psikologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki fungsi strategis dalam proses enkulturasi, internalisasi nilai, serta pembentukan identitas budaya peserta didik di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Pendidikan yang terlepas dari kebudayaan berpotensi melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, tetapi rapuh secara moral dan kultural. Oleh karena itu, pendidikan perlu dikembangkan sebagai proses pembudayaan yang menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penguatan nilai-nilai budaya, Pancasila, dan kearifan lokal. Integrasi budaya dalam pendidikan diyakini mampu melahirkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan global sekaligus berakar kuat pada identitas nasional. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang
Transformasi Digital dan Automasi Proses Bisnis Syariah Melalui Artificial Intelligence Sudanto, Sudanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.444

Abstract

Transformasi digital telah menjadi katalis utama dalam merombak sistem operasional bisnis syariah, dengan kehadiran Artificial Intelligence (AI) sebagai pendorong utama efisiensi dan inovasi. Artikel ini mengkaji bagaimana integrasi AI dalam bisnis syariah, khususnya pada sektor perbankan, fintech, dan pengelolaan data, mempercepat proses digitalisasi dan mengotomatisasi berbagai fungsi manajerial serta administratif. Melalui pendekatan studi pustaka, penelitian ini menyoroti peran AI dalam mempercepat layanan, mengurangi biaya operasional, serta memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, termasuk dalam proses verifikasi transaksi dan pengelolaan risiko. Pembahasan juga meliputi tantangan etis dan kepatuhan syariah yang dihadapi, serta strategi pengembangan ekosistem bisnis syariah berbasis teknologi yang inklusif, adaptif, dan bernilai Islam. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara inovasi teknologi dan pengawasan syariah dalam mewujudkan transformasi digital yang berkelanjutan dalam ekonomi Islam.
Sistem Pelayanan Penjualan Jasa Fotokopi dan Produk Percertakan Berbasis Web pada Am-Printing Rahma, Adinda Alfi; Khairani, Sumi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4441

Abstract

Pada era digital saat ini, masih banyak toko atau layanan percetakan yang melakukan promosi dan menerima pesanan melalui media cetak seperti brosur dan spanduk. Sistem konvensional ini mengharuskan pelanggan datang langsung ke lokasi untuk melakukan pemesanan, yang dinilai kurang efisien karena memakan waktu, tenaga, dan terkadang menyebabkan antrian panjang. Masalah utama yang diteliti dalam penelitian ini adalah kurangnya efisiensi dalam proses pemesanan di layanan percetakan konvensional serta keterbatasan jangkauan pelayanan yang tidak mendukung fleksibilitas pengguna. Oleh karena itu, diperlukan solusi teknologi berupa sistem pelayanan penjualan berbasis website yang mampu mempermudah proses pemesanan dan memperluas jangkauan layanan percetakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem layanan cetak online berbasis website yang dapat digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pemesanan produk percetakan dengan mudah, cepat, dan fleksibel dari mana saja dan kapan saja. Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk memilih jenis cetakan, menentukan jumlah, mengunggah dokumen yang akan dicetak, serta melakukan pembayaran secara online. Selain itu, sistem juga menyediakan fitur pemantauan status pesanan dan konfirmasi pembayaran melalui bukti unggah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui metode wawancara langsung dengan pemilik percetakan dan observasi proses bisnis di lapangan untuk memahami kebutuhan sistem secara detail. Dalam perancangan sistem, digunakan model pengembangan perangkat lunak metode waterfall yang mencakup tahapan analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya layanan cetak online berbasis web yang tidak hanya meningkatkan kemudahan pelanggan dalam melakukan transaksi, tetapi juga membantu pemilik toko dalam mengelola data pesanan dan penjualan secara lebih terstruktur dan efisien.
Pengaruh Kualitas Produk dan Pelaksanaan Promosi terhadap Minat Beli pada Fajar Rezki Houseware Pekanbaru Amelia, Amelia; Sutrisna, Endang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan pelaksanaan promosi terhadap minat beli konsumen pada Fajar Rezki Houseware Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya persaingan bisnis dalam industri perlengkapan rumah tangga yang menuntut perusahaan untuk mampu menjaga kualitas produk sekaligus melaksanakan promosi yang efektif agar dapat menarik perhatian dan minat beli konsumen.Penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif dan kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 98 responden, yaitu konsumen Fajar Rezki Houseware Pekanbaru. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert untuk menilai tanggapan responden terhadap variabel penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji instrumen penelitian (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, serta uji statistik inferensial berupa uji t dan uji F dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat beli konsumen, demikian pula pelaksanaan promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat beli. Hasil penelitian secara simultan kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Hasil ini menegaskan bahwa kombinasi antara kualitas produk yang baik dan promosi yang efektif menjadi faktor penting dalam meningkatkan minat beli dan mempertahankan daya saing perusahaan. 
Pengembangan Website Profil Politeknik Pariwisata Palembang Menggunakan Framework Laravel Ramadhan, Muhammad Rafi; Testiana, Gusmelia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4444

Abstract

Pengembangan website profil institusi pendidikan vokasi merupakan kebutuhan strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang sebagai perguruan tinggi vokasi di bidang pariwisata memerlukan media informasi digital yang profesional, aman, dan mudah dikelola untuk menunjang penyebaran informasi akademik maupun non-akademik. Website lama berbasis WordPress memiliki keterbatasan pada aspek kustomisasi, keamanan, dan fleksibilitas pengembangan fitur, sehingga dibutuhkan sistem baru yang lebih modern dan terstruktur. Penelitian kerja praktik ini bertujuan mengembangkan website profil Poltekpar Palembang berbasis framework Laravel dengan fokus pada pembangunan backend, manajemen konten, autentikasi admin, serta integrasi database. Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototype, melalui tahap komunikasi kebutuhan, perancangan cepat, pembangunan sistem, hingga uji coba dan penyempurnaan berdasarkan umpan balik pengguna. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Pusat Teknologi Informasi (PTI) Poltekpar Palembang. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa website baru berbasis Laravel mampu menyediakan fitur pengelolaan berita, pengumuman, kritik dan saran, serta dashboard admin secara lebih efisien, aman, dan mudah digunakan dibandingkan platform sebelumnya. Selain itu, sistem baru memberikan fleksibilitas lebih tinggi untuk pengembangan lanjutan dan peningkatan layanan digital kampus. Penelitian ini membuktikan bahwa Laravel efektif digunakan sebagai dasar pengembangan sistem informasi web pada institusi pendidikan vokasi, sekaligus mendukung transformasi digital kampus secara berkelanjutan.
Pancasila sebagai Fondasi Etika Sosial di Era Digital: Tantangan dan Peluang Zahriyanto, Ahmadinejad; Selo, Galuh Kiageng; Qodir, Lintang Jalil; Zihni, Abdillah Aynul; Rabbani, Gading Arya Nafis; Apryono, Cheka Bagasya Iswara Khanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4445

Abstract

Era digital membawa perubahan besar dalam pola interaksi sosial, distribusi informasi, dan kultur komunikasi masyarakat Indonesia. Media sosial memperluas partisipasi publik, tetapi juga memunculkan tantangan etika seperti hoaks, ujaran kebencian, polarisasi, penyalahgunaan data pribadi, serta melemahnya empati dalam ruang digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pancasila sebagai fondasi etika sosial dalam menghadapi dinamika tersebut serta mengidentifikasi peluang pemanfaatan teknologi untuk memperkuat nilai kebangsaan. Metode yang digunakan adalah meta-analisis kualitatif terhadap 22 artikel ilmiah, laporan lembaga internasional, serta penelitian terkait etika digital, literasi media, dan nilai Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila memiliki relevansi tinggi sebagai kerangka normatif untuk membangun perilaku digital yang beradab. Sila Kemanusiaan berfungsi menahan sikap agresif dan tidak etis; sila Persatuan berperan menghadapi polarisasi; sila Kerakyatan mengarahkan dialog publik yang rasional; dan sila Keadilan mendorong pemerataan akses digital. Tantangan utama yang ditemukan meliputi penyebaran disinformasi, bias algoritma, intoleransi digital, serta komodifikasi data. Adapun peluangnya mencakup pemanfaatan teknologi untuk pendidikan karakter, kampanye toleransi berbasis media sosial, literasi digital berbasis Pancasila, dan penguatan gerakan solidaritas digital. Penelitian ini menawarkan model “Etika Digital Berbasis Pancasila” sebagai strategi memperkuat moralitas publik dan kualitas ruang digital Indonesia. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem digital yang inklusif, aman, dan mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Pertanggungjawaban Pidana Direksi dan Komisaris BUMN Pasca Revisi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 Alimudin, Galu Cika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4446

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk pertanggungjawaban pidana yang dapat dikenakan terhadap Direksi dan Komisaris BUMN dalam perkara korupsi setelah berlakunya Pasal 4B Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN. Ketentuan Pasal 4B yang menegaskan bahwa setiap keuntungan atau kerugian BUMN merupakan keuntungan atau kerugian BUMN sendiri memunculkan perdebatan mengenai batas tanggung jawab pidana organ perseroan ketika perusahaan mengalami kerugian. Untuk menjawab persoalan tersebut, penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif melalui analisis peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum korporasi dan tindak pidana korupsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Direksi dan Komisaris BUMN tetap dapat dimintakan pertanggungjawaban pidana berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi sepanjang terpenuhi unsur penyalahgunaan kewenangan, perbuatan melawan hukum, atau tindakan yang menimbulkan kerugian keuangan negara. Pasal 4B tidak dapat dipahami sebagai perluasan imunitas bagi organ BUMN, melainkan sebagai mekanisme pembeda antara kerugian korporasi yang muncul secara wajar dari risiko bisnis dengan kerugian yang bersumber dari tindakan kriminal. Dengan demikian, keputusan bisnis yang diambil secara profesional dan beritikad baik harus mendapatkan perlindungan, namun tindakan yang menyimpang dari prinsip tata kelola perusahaan tetap berada dalam jangkauan pemidanaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya harmonisasi regulasi antara UU BUMN, UU Tipikor, dan UU Keuangan Negara untuk memastikan kepastian hukum serta mencegah celah interpretasi yang berpotensi melemahkan pemberantasan korupsi di lingkungan BUMN. Sinkronisasi tersebut penting agar batas tanggung jawab pidana bagi Direksi dan Komisaris tetap jelas, proporsional, dan tidak menghambat praktik tata kelola yang sehat.
Analisis Tingkat Kesehatan, Efisiensi, Stabilitas, dan Prediksi Kebangkrutan Bank Aladin Syariah 2020-2024: Pendekatan RGEC, DEA, dan Z-Score Kamilah, Nurul; Umiyati, Umiyati; Syaiffitri, Anggie Indah Nur; Rahmawati, Novia Siti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4447

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai kondisi kesehatan, tingkat efisiensi, stabilitas keuangan, serta potensi risiko kebangkrutan Bank Aladin Syariah selama periode 2020–2024 melalui penerapan metode RGEC, Data Envelopment Analysis (DEA), dan Altman Z-Score. Analisis RGEC digunakan untuk menilai profil risiko melalui rasio Non-Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR), mengevaluasi kualitas tata kelola perusahaan, mengukur profitabilitas menggunakan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), serta rasio efisiensi BOPO, dan menilai kecukupan modal berdasarkan Capital Adequacy Ratio (CAR). Pendekatan ini memberikan gambaran mengenai tingkat kesehatan bank dari berbagai aspek inti yang menjadi tolok ukur penilaian perbankan syariah. Selanjutnya, tingkat efisiensi operasional bank dianalisis menggunakan metode DEA dengan memanfaatkan sejumlah variabel input dan output yang relevan dalam industri perbankan. DEA digunakan untuk mengukur sejauh mana Bank Aladin Syariah mampu mengoptimalkan penggunaan sumber daya dalam proses intermediasi keuangan. Pengukuran stabilitas keuangan dilakukan dengan Altman Z-Score yang berfungsi menilai ketahanan bank terhadap potensi guncangan serta mengidentifikasi kemungkinan terjadinya kebangkrutan dalam jangka menengah. Secara keseluruhan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi kesehatan Bank Aladin Syariah sepanjang 2020–2024, mengidentifikasi periode-periode yang menunjukkan peningkatan risiko, serta menilai kemampuan bank dalam mempertahankan kinerja dan stabilitasnya di tengah perubahan tren dan dinamika kompetitif industri perbankan syariah. Temuan penelitian diharapkan berguna bagi manajemen, regulator, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi penguatan kinerja dan mitigasi risiko di masa mendatang.
Analisis Punishment dan Lingkungan Kerja Fisik terhadap Disiplin Kerja Pegawai BBPPTP Medan Syahfitri, Rinanda Suci; Indriani, Riza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh punishment dan lingkungan kerja fisik terhadap disiplin kerja pegawai di Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan. Punishment merupakan suatu hukuman yang diberikan kepada pegawai sebagai tindakan konsekuensi atas dasar kesalahan yang telah dilakukan baik dengan sengaja maupun tidak sengaja dalam rangka pembinaan dan perbaikan agar tidak terulang kembali di kemudian hari, sedangkan lingkungan kerja fisik merupakan cakupan dari segala kondisi atau keadaan berbentuk fisik dan dapat ditemukan di sekitar tempat kerja serta dapat mempengaruhi pegawai dalam melaksanakan tugasnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di BBPPTP Medan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 129 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda yang diolah dengan bantuan program SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa punishment memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, dengan nilai beta sebesar 0,551 dan nilai signifikansi 0,000. Lingkungan kerja fisik juga memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dengan nilai beta sebesar 0,257 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, variabel punishment dan lingkungan kerja fisik memiliki pengaruh sebesar 59,6% terhadap disiplin kerja berdasarkan nilai Adjusted R Square, sementara sisanya sebesar 40,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.