cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,347 Documents
Gambaran Makna Kerja pada Pekerja Kreatif Digital Rumangkang, Filadelfia; Suyasa, P. Tommy Y. Sumatera
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5685

Abstract

Sektor kreatif digital menempatkan pekerja pada kondisi kerja dengan tenggat waktu ketat, tuntutan multitasking, serta budaya kerja yang selalu aktif. Namun demikian, banyak pekerja kreatif digital tetap melaporkan tingkat pemaknaan kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna kerja pada pekerja kreatif digital dengan menelaah dimensi-dimensinya serta proses pembentukan makna kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 103 pekerja kreatif digital, dengan instrumen Work and Meaning Inventory (WAMI; Steger et al., 2012) dan Tarumanagara Meaning in Life Scale versi adaptasi (TaruMiLS; Suyasa, 2008). Analisis dilakukan secara deskriptif untuk memetakan kecenderungan pemaknaan kerja pada tingkat dimensi, sekaligus memahami sumber makna kerja yang dominan dalam pengalaman kerja sehari-hari. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa, meskipun dihadapkan pada tuntutan kerja yang signifikan, pekerja kreatif digital memersepsikan pekerjaannya sebagai sesuatu yang bermakna secara personal. Makna kerja terutama terbentuk melalui keterlibatan yang konsisten dalam proses kerja kreatif, bukan semata-mata melalui ketiadaan tuntutan atau kondisi kerja yang ideal. Persepsi berbasis proses ini selanjutnya diperkuat oleh penilaian positif terhadap pekerjaan, rasa berkembang, serta pengalaman bahwa aktivitas kreatif yang dijalani memiliki arah dan nilai bagi diri. Selain itu, makna kerja juga berkaitan dengan perasaan berkontribusi melampaui kepentingan pribadi, misalnya ketika karya dianggap bermanfaat bagi orang lain, mendukung tujuan organisasi, atau memberi dampak sosial yang lebih luas. Secara keseluruhan, temuan penelitian menegaskan pentingnya peran proses kreatif dalam mempertahankan makna kerja di tengah tuntutan kerja digital yang tinggi.
The Influence of Work Behavior on Employee Performance Through the Work Environment at the Regional Financial and Asset Management Agency of Labuhan Batu Regency Nugraha, Muhammad Bagus; Lubis, Fajar Rezeki Ananda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5686

Abstract

The decline in bureaucratic quality is often caused by employees who are less than optimal in carrying out their duties. Therefore, it is important to understand the factors that cause an institution to experience this decline. Therefore, this study will examine the influence of work behavior on employee performance through the work environment at the Regional Finance and Asset Management Agency (BPPA) of Labuhanbatu Regency. This study is expected to answer whether this variable is a contributing factor. Data collection in this study used quantitative methods, and analysis used Structural Equation Modeling (SEM). The study population was all employees at the Regional Finance and Asset Management Agency of Labuhanbatu Regency and related agencies. Data collection in this study involved field observations and questionnaires. The study concluded that work behavior positively influences the work environment. Work behavior also positively influences employee performance. Furthermore, the work environment positively influences employee performance. Finally, work behavior positively influences employee performance through the work environment at the Regional Finance and Asset Management Agency (BPPA) of Labuhanbatu Regency. so it can be concluded that work behavior and work environment need to be maximized in order to achieve maximum performance by each employee at the Regional Finance and Asset Management Agency (BPPA) of Labuhanbatu Regency.
Kerjasama Sister City Kota Bandung Dengan Petaling Jaya Dalam Penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tahun 2023 Pajri, Holil; Apriliani, Diah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5688

Abstract

Penelitian ini menganalisis kerja sama Sister City antara Kota Bandung dan Kota Petaling Jaya dalam penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun 2023. Dalam konteks globalisasi dan desentralisasi, paradiplomasi melalui kerja sama antar kota menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk memahami secara mendalam bentuk dan dinamika kerja sama antar pemerintah daerah serta implikasinya terhadap pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk pejabat pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan asosiasi bisnis, serta didukung oleh analisis dokumen kerja sama dan observasi terhadap implementasi program di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Sister City berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui program pelatihan kewirausahaan, promosi produk bersama dalam pameran internasional, serta pertukaran pengetahuan terkait teknologi dan inovasi bisnis. Praktik paradiplomasi ini turut memperkuat jejaring bisnis antar pelaku usaha di kedua kota sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan daya saing produk lokal di tingkat regional dan membuka akses pasar yang lebih luas. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan struktural, seperti perbedaan regulasi perdagangan, keterbatasan akses pembiayaan, serta hambatan bahasa dan budaya bisnis, yang masih menjadi kendala dalam optimalisasi kerja sama. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa paradiplomasi melalui skema Sister City dapat menjadi strategi yang efektif dan berkelanjutan dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis UMKM, dengan catatan perlunya penguatan koordinasi dan harmonisasi kebijakan antar kedua kota.  
Kunci Kinerja Optimal: Studi Disiplin Kerja, Etos Kerja, dan Motivasi Kerja Mitra Rider Kopi Sejuta Jiwa di Tangerang Selatan Darmawan, Muzakki; Nuraeni, Nuraeni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, etos kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja mitra rider Kopi Sejuta Jiwa di wilayah Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya kajian empiris yang membahas faktor-faktor penentu kinerja dalam konteks hubungan kemitraan, khususnya pada mitra rider di industri franchise kopi modern. Sebagian besar penelitian terdahulu lebih banyak berfokus pada karyawan perusahaan formal dengan hasil temuan yang belum konsisten, sehingga menimbulkan adanya research gap. Padahal, peran mitra rider sangat penting dalam mendukung kelancaran operasional, ketepatan distribusi, serta kualitas pelayanan kepada konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variabel independen dan variabel dependen. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 132 responden yang ditentukan berdasarkan rumus Hair dkk., dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel dan diukur menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial disiplin kerja, etos kerja, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mitra rider Kopi Sejuta Jiwa. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja mitra rider dapat dicapai melalui penerapan disiplin kerja yang baik, penguatan etos kerja, serta peningkatan motivasi kerja. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan manajerial bagi pihak Kopi Sejuta Jiwa dalam merumuskan strategi pengelolaan kemitraan guna meningkatkan kinerja mitra rider secara berkelanjutan.
Pengaruh Herding dan Loss Aversion terhadap Keputusan Investasi dengan Literasi Keuangan sebagai Variabel Moderasi Arlita, I.G.A. Desy; Prianti, Ni Kadek Ayu; Indraswari, I Gusti Agung Ayu Pramita; Kusuma, Putu Sri Arta Jaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5691

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh signifikan bias perilaku, khususnya herding dan loss aversion, terhadap keputusan investasi Generasi Z di Bali. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena paradoks meningkatnya partisipasi investor muda di pasar modal yang tidak diimbangi dengan tingkat literasi keuangan yang memadai. Berdasarkan data yang tersedia, tingkat literasi keuangan Generasi Z baru mencapai 44,04%, sehingga menimbulkan kerentanan terhadap pengambilan keputusan investasi yang kurang rasional. Kondisi tersebut mendorong munculnya perilaku herding, yaitu kecenderungan investor mengikuti keputusan mayoritas atau tren pasar tanpa analisis yang memadai, yang sering dipicu oleh Fear of Missing Out (FoMO). Selain itu, Generasi Z juga rentan terhadap bias loss aversion, yakni kecenderungan individu merasakan kerugian secara lebih intens dibandingkan kepuasan atas keuntungan yang setara, sehingga memengaruhi keberanian dalam mengambil risiko investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh herding dan loss aversion terhadap keputusan investasi Generasi Z di Bali, dengan fokus utama pada peran literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa tingkat literasi keuangan yang tinggi mampu memitigasi dampak negatif kedua bias perilaku tersebut, sehingga mendorong pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis informasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada investor Generasi Z di Bali dan dianalisis menggunakan regresi moderasi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi perancangan program edukasi keuangan yang tepat sasaran, serta menjadi referensi bagi regulator dan institusi keuangan dalam meningkatkan kualitas dan stabilitas pasar modal di Indonesia.
Peran Sumber Daya Manusia dalam Manajemen Perubahan Organisasi (Studi Kasus Transformasi Digital PT Telkom Indonesia) Selviyani Selviyani; Intan Nurhayati; Dana Budiman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5693

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis akibat perkembangan teknologi digital menuntut organisasi untuk melakukan transformasi secara berkelanjutan. Dalam konteks ini, sumber daya manusia (SUMBER DAYA MANUSIA) memegang peran strategis sebagai penggerak utama keberhasilan manajemen perubahan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sumber daya manusia dalam manajemen perubahan organisasi melalui studi kasus transformasi digital yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia. Transformasi digital yang dijalankan PT Telkom Indonesia tidak hanya mencakup aspek teknologi dan proses bisnis, tetapi juga perubahan budaya kerja, kompetensi karyawan, serta pola kepemimpinan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap laporan tahunan perusahaan, kebijakan internal, publikasi resmi, serta literatur akademik yang relevan dengan manajemen perubahan dan pengelolaan sumber daya manusia. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi peran strategis fungsi SUMBER DAYA MANUSIA dalam setiap tahapan perubahan, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi perubahan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SUMBER DAYA MANUSIA berperan penting dalam memastikan keberhasilan transformasi digital PT Telkom Indonesia melalui pengembangan kompetensi digital, manajemen talenta, komunikasi perubahan, serta penguatan budaya organisasi yang adaptif dan inovatif. Selain itu, peran kepemimpinan transformasional dan keterlibatan karyawan terbukti menjadi faktor kunci dalam meminimalkan resistensi terhadap perubahan dan meningkatkan kesiapan organisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen perubahan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi sangat bergantung pada kemampuan organisasi dalam mengelola aspek manusia secara strategis. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi dan akademisi dalam merancang strategi manajemen perubahan yang berfokus pada penguatan peran SUMBER DAYA MANUSIA guna mendukung transformasi digital dan keberlanjutan organisasi.
Transformasi Tata Kelola dan Pengambilan Keputusan Melalui Decission Support System (DSS) Arista, Sista; Jamhari, Jerry; Amri, Amri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5694

Abstract

Transformasi tata kelola pendidikan pada era digital menuntut adanya mekanisme pengambilan keputusan berbasis bukti yang bersifat sistematis, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika lingkungan strategis. Namun demikian, institusi pendidikan masih menghadapi kesenjangan epistemik antara ketersediaan data operasional yang melimpah dengan keterbatasan kapabilitas manajerial dalam mengonversi data tersebut menjadi informasi strategis yang dapat ditindaklanjuti. Penelitian ini bertujuan mengembangkan artefak teknologi berupa Decision Support System (DSS) melalui pendekatan Design Science Research (DSR) sebagai solusi yang mampu mengintegrasikan, memodelkan, dan mengkontekstualisasikan data institusional untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Artefak yang dikonstruksi, yaitu Edu-Decision v1.0, menerapkan arsitektur multi-lapisan yang mencakup integrasi data akademik, keuangan, dan sumber daya manusia, serta mengimplementasikan algoritma Analytic Hierarchy Process (AHP) sebagai mekanisme penentuan bobot prioritas kebijakan secara kuantitatif. Evaluasi empiris menunjukkan bahwa sistem mampu menurunkan durasi pemrosesan informasi strategis hingga 85% serta menghasilkan tingkat konfirmasi keputusan sebesar 92% terhadap kebijakan pimpinan. Evaluasi Technology Acceptance Model (TAM) mengindikasikan tingkat akseptabilitas teknologi yang tinggi, khususnya pada dimensi perceived usefulness dan perceived ease of use. Secara ilmiah, penelitian ini memperluas disiplin ilmu manajemen pendidikan dengan memposisikan DSS bukan sekadar sebagai alat administratif, tetapi sebagai entitas epistemik yang memperkuat transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas pengambilan keputusan. Temuan ini juga memberikan implikasi praktis terhadap institusi pendidikan dalam membangun budaya tata kelola berbasis data, sekaligus membuka peluang penelitian lanjutan melalui integrasi kecerdasan buatan untuk skenario keputusan preskriptif di masa mendatang.
Manajemen Sumber Daya Manusia di Era Digital Putri, Anjellie Dasviana; Nasution, Imam Wahyudi; Ansori, Ansori; Yusup , Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5695

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi elemen fundamental dalam kehidupan manusia di era digitalisasi dan globalisasi, termasuk dalam bidang manajemen sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan. Transformasi digital mengubah cara lembaga pendidikan mengelola tenaga pendidik dan kependidikan, mulai dari perencanaan, perekrutan, pengembangan, hingga evaluasi kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen SDM, serta mengidentifikasi tantangan yang muncul akibat perubahan karakteristik generasi kerja dan perkembangan teknologi mutakhir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap berbagai sumber literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, seperti e-recruitment dan e-learning, mampu meningkatkan jangkauan rekrutmen, mempercepat proses seleksi, serta mengoptimalkan pembelajaran tanpa batasan ruang dan waktu. Namun, pengelolaan generasi milenial dan Generasi Z menghadirkan tantangan tersendiri, seperti kebutuhan akan fleksibilitas kerja, tekanan kesehatan mental, serta ketergantungan pada teknologi digital. Selain itu, Revolusi Industri 4.0 dan penerapan kecerdasan buatan (AI) membawa peluang besar dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja, tetapi juga menimbulkan risiko pengangguran struktural dan kesenjangan kompetensi. Perubahan pola kerja menuju sistem kerja hibrida, jarak jauh, dan fleksibel menuntut inovasi kebijakan dan strategi manajemen SDM yang adaptif. Dengan demikian, integrasi teknologi dalam manajemen SDM menjadi keharusan untuk meningkatkan daya saing lembaga sekaligus kesejahteraan tenaga kerja di era digital.
Pengaruh ROA, DER, dan EPS terhadap Harga Saham Minyak dan Gas BEI Nurmalia, Alifia Indah; Zulkarnain, Iskandar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5698

Abstract

Harga saham merupakan indikator penting dalam menilai kinerja dan prospek perusahaan di pasar modal karena mencerminkan ekspektasi investor terhadap profitabilitas dan keberlanjutan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, analisis fundamental melalui rasio keuangan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham, mengingat masih ditemukannya perbedaan hasil pada penelitian terdahulu terkait peran rasio keuangan dalam menentukan nilai saham perusahaan. Perbedaan tersebut menunjukkan pentingnya kajian empiris lanjutan agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif, memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan dan publikasi resmi BEI. Populasi penelitian terdiri dari 12 perusahaan subsektor minyak dan gas, dengan 8 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel melalui pendekatan Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model, dengan pemilihan model terbaik menggunakan Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ROA, DER, dan EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Namun, secara parsial hanya EPS yang berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan ROA dan DER tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba per saham menjadi indikator utama yang diperhatikan investor dalam pengambilan keputusan investasi.
Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Rieuwpassa, Ariel C F; Alimuna, Ririn F; Nurmir, Nurmir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5699

Abstract

This study aims to examine the effect of budgetary participation on managerial performance with organizational commitment as an intervening variable. Budgetary participation is an important aspect in behavioral management accounting because it involves active manager involvement in the budgeting process, which can influence their attitudes, behavior, and performance. This study uses a quantitative approach with a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to middle-level managers and line managers in the organizations/companies used as research objects. Data analysis techniques applied in this study include regression analysis and path analysis to test the direct and indirect influences between variables. The results of the study indicate that budgetary participation has a positive and significant influence on managerial performance. Furthermore, budgetary participation has a positive effect on organizational commitment. Organizational commitment is also shown to have a positive influence on managerial performance and mediates the relationship between budgetary participation and managerial performance. These findings suggest that greater managerial involvement in the budgeting process can increase organizational commitment, which in turn improves managerial performance. This study is expected to contribute to the development of behavioral management accounting literature and provide practical insights for management in designing participatory budgeting systems. This study also emphasizes the importance of behavioral aspects in management control systems and how budgetary participation can be an effective strategy for improving organizational performance. Thus, this study provides new insights into the role of budgetary participation in improving managerial performance through increased organizational commitment.