cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,618 Documents
Peran Work-Life Balance dalam Memediasi Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Karyawan Bierhoff, Rainhart; Kusdiana, Shindi; Putri, Mauludia Mugianto; Azzhara, Calista Desi; Wahjoedi, Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7846

Abstract

This study aims to examine the role of work-life balance in mediating the relationship between workload, job stress, and employee performance using a Systematic Literature Review (SLR) approach. Referring to the PRISMA guidelines, this study systematically analyzed 20 scientific articles published in SINTA 4 and SINTA 5 accredited journals within the period of 2019–2025. The findings reveal a consistent pattern indicating that workload has a significant positive effect on job stress, while job stress negatively impacts employee performance. High workload, particularly in the form of task complexity and time pressure, contributes to increased psychological strain, which ultimately reduces productivity and work quality. Furthermore, this study highlights the strategic role of work-life balance as a mediating variable that is capable of reducing the adverse effects of job stress on employee performance. Employees who are able to maintain a balance between work demands and personal life tend to demonstrate better resilience, higher job satisfaction, and sustained performance levels despite high job demands. In the context of the digital era, where technological advancements intensify work demands and blur work-life boundaries, the implementation of work-life balance becomes increasingly critical. This study contributes theoretically by integrating organizational and psychological factors into a comprehensive conceptual framework. Practically, the findings provide insights for organizations to design flexible work policies that support employee well-being. Therefore, work-life balance is not only a mediating factor but also a key strategic element in enhancing sustainable employee performance.
Fusi Horizon Gadamer: Hermeneutika Dialogis Alkitab dalam Pendidikan Agama Kristen Era Digital Sopamena, Gricebeth; Pormes, Frangklin; Anakotta, Elka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi hermeneutika filosofis Hans-Georg Gadamer, khususnya konsep fusi horizon (Horizontverschmelzung), dalam membangun model interpretasi Alkitab yang dialogis pada Pendidikan Agama Kristen (PAK) di era digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari transformasi digital yang secara signifikan mengubah pola pembelajaran, interaksi sosial, serta pembentukan spiritualitas generasi muda, sehingga pendekatan pedagogis konvensional dinilai tidak lagi memadai dalam menjawab kebutuhan peserta didik yang tumbuh dalam lingkungan digital. Permasalahan utama penelitian terletak pada bagaimana teks Alkitab yang memiliki horizon historis dapat dipahami secara kontekstual dan relevan oleh generasi digital tanpa kehilangan esensi nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis hermeneutik-filosofis terhadap karya-karya utama Gadamer serta literatur pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fusi horizon memungkinkan terjadinya dialog dinamis antara horizon teks Alkitab, tradisi iman Kristen, dan pengalaman eksistensial peserta didik dalam konteks digital. Integrasi teknologi, seperti platform pembelajaran daring, forum diskusi virtual, media sosial, dan kecerdasan buatan, berfungsi sebagai medium hermeneutik yang memperkaya proses pemahaman iman secara reflektif, kontekstual, dan transformatif. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan hermeneutika dialogis mampu meningkatkan relevansi pembelajaran PAK bagi generasi digital, sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai Kristiani pada ranah kognitif, afektif, dan aplikatif. Namun demikian, tantangan seperti disinformasi, distorsi interpretasi, dan rendahnya literasi digital tetap menjadi hambatan yang perlu diantisipasi. Oleh karena itu, sintesis antara hermeneutika Gadamer dan literasi digital menjadi strategi penting dalam membentuk iman yang kritis, adaptif, dan resilien di tengah dinamika era digital.
Responsivitas Pelayanan Penanganan Komplain melalui Website Resmi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda Saputri, Dina Denisa; Paselle, Enos
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7848

Abstract

Responsivitas pelayanan publik menjadi aspek penting dalam menjamin penanganan keluhan masyarakat secara cepat, tepat, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis responsivitas pelayanan penanganan komplain melalui website resmi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda serta mengidentifikasi berbagai hambatan dan tantangan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna memperoleh gambaran yang komprehensif terkait kondisi pelayanan yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas pelayanan penanganan komplain melalui website resmi masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh belum tersedianya standar operasional prosedur khusus yang mengatur pelayanan pengaduan secara daring, sehingga proses penanganan komplain belum berjalan secara sistematis dan konsisten. Selain itu, keterbatasan fitur pada website serta rendahnya tingkat pemanfaatan oleh masyarakat turut menjadi kendala dalam efektivitas layanan tersebut. Hambatan lain yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya manusia yang mengelola layanan, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan website, serta adanya kendala teknis dan keterbatasan anggaran. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa diperlukan upaya optimalisasi sistem layanan pengaduan berbasis website, termasuk pengembangan fitur yang lebih responsif dan penyusunan standar operasional prosedur yang jelas. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta intensifikasi sosialisasi kepada masyarakat juga menjadi langkah penting guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
Hubungan Anemia dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Kabupaten Gianyar Widnyani, Ida Ayu Putu; Suarniti, Ni Wayan; Budiani, Ni Nyoman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7849

Abstract

Latar Belakang Anemia pada ibu hamil, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko BBLR. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator penting status kesehatan ibu dan anak, serta menjadi faktor risiko utama terhadap morbiditas dan mortalitas neonatal. Tujuan Penelitian Proporsi kejadian ibu hamil yang mengalami anemia, kejadian bayi berat lahir rendah dan menganalisis hubungan anemia dengan Berat Bayi Lahir Rendah di Kabupaten Gianyar. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi diambil secara simple random sampling sebanyak 374 sampel dari 13 Puskesmas di Kabupaten Gianyar pada tanggal 17 – 21 Mei 2025. Data diambil dari register kohort ibu dan bayi menggunakan form pengumpulan data. Uji hipotesis dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil 90,6%  berusia 20-35 tahun, 66,3 % bekerja, 65,0% pendidikan menengah, 99,05 % paritas 1-4 kali, 10,2 % anemia, 10,4 % dengan BBLR. Berdasarkan hasil uji Chi Square, nilai p pada analisis hubungan anemia dengan BBLR adalah 0,089 (p > 0,05). Simpulan Tidak terdapat hubungan antara anemia dengan berat bayi lahir rendah di Kabupaten Gianyar. Saran bagi Puskesmas atau Rumah Sakit, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan antenatal care (ANC) secara menyeluruh dan edukasi risiko BBLR.
Adaptasi Strategi Manajemen pada UMKM Secara digital: Fenomenologis tentang Transformasi Perilaku Bisnis di Era Ekonomi Berbasis Teknologi Pramudita, Allan Darma Putra; Zatira, Zunsyika Zahra; Sari, Meci Nilam; Guntararayana, Indria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7850

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik bisnis, termasuk pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi strategi manajemen UMKM secara digital serta memahami transformasi perilaku bisnis yang terjadi dalam era ekonomi berbasis teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologis, yang berfokus pada pengalaman subjektif pelaku UMKM dalam mengadopsi dan memaknai digitalisasi dalam aktivitas usahanya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang telah memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan marketplace. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi strategi manajemen digital pada UMKM berlangsung secara bertahap dan dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Digitalisasi mendorong perubahan dalam pola pengambilan keputusan dari berbasis intuisi menuju berbasis data, serta mengubah cara pelaku usaha berinteraksi dengan konsumen menjadi lebih cepat, fleksibel, dan responsif. Selain itu, transformasi digital juga memicu inovasi dalam pemasaran, operasional, dan model bisnis, sehingga meningkatkan daya saing UMKM. Namun, proses ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan literasi digital, sumber daya manusia, serta resistensi terhadap perubahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga sebagai proses transformasi yang membentuk ulang perilaku bisnis pelaku UMKM. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas digital UMKM agar mampu beradaptasi dan berkembang secara optimal di era ekonomi berbasis teknologi.
Penerapan Metode Forward Chaining dalam Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Kulit pada Kucing Berbasis Android Abid, M. Nur Rois; Susilowati, Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7854

Abstract

Penyakit kulit pada kucing merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering terjadi dan kerap membingungkan pemilik hewan peliharaan akibat keterbatasan pengetahuan dalam mengenali gejala serta menentukan penanganan yang tepat. Kondisi ini dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis yang berpotensi memperburuk kondisi kesehatan kucing. Permasalahan utama yang sering dihadapi pemilik kucing adalah kesulitan dalam mengenali jenis penyakit kulit dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi sistem pakar berbasis Android yang mampu membantu proses diagnosis awal penyakit kulit pada kucing secara mandiri oleh pengguna. Sistem yang dikembangkan menggunakan metode forward chaining sebagai teknik penalaran, yaitu dengan menelusuri fakta berupa gejala yang diinputkan pengguna untuk menghasilkan kesimpulan berupa jenis penyakit yang kemungkinan diderita. Aplikasi ini dirancang dalam bentuk interaktif melalui serangkaian pertanyaan yang disusun berdasarkan gejala klinis yang umum ditemukan pada penyakit kulit kucing. Hasil dari sistem ini berupa hasil diagnosis awal serta informasi penanganan yang dapat dijadikan panduan oleh pemilik kucing. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses informasi, mempercepat proses identifikasi penyakit, serta membantu pemilik dalam mengambil langkah penanganan awal secara tepat. Selain itu, sistem ini juga diharapkan dapat meminimalkan kesalahan diagnosis awal dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan.
Kedudukan dan Hak Keperdataan Anak Yang Lahir Dari Kehamilan Akibat Pemerkosaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi : Suatu Analisis Yuridis Hamidah, Elda Faizatul; Sujana, I Nyoman; Putra, I Made Aditya Mantara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7855

Abstract

Artikel ini merupakan penelitian hukum yang menganalisis mengenai kedudukan dan hak keperdataan anak yang lahir dari kehamilan akibat pemerkosaan pasca putusan mahkamah konstitusi : suatu analisis yuridis. Adapun fokus kajian nya adalah 1). mengenai pengaturan kedudukan dan hak keperdataan anak yang lahir dari korban pemerkosaan, serta 2). mengenai bentuk perlindungan yang diberikan negara kepada korban pemerkosaan. Dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan pendekatan konseptual dapat dipahami bahwa sistem hukum Indonesia mengakui anak sebagai subjek hukum dengan hak asasi sejak lahir, termasuk anak dari korban pemerkosaan, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang terkait. Namun, pengaturan hak keperdataan anak dengan ayah biologis masih terbatas dan kurang tegas. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 telah membuka pengakuan hubungan keperdataan anak luar kawin dengan ayah biologisnya, implementasinya dalam kasus pemerkosaan masih menghadapi kendala normatif dan praktis. Selain itu, perlindungan hukum terhadap anak hasil pemerkosaan belum sepenuhnya terintegrasi sehingga diperlukan penguatan regulasi dan harmonisasi hukum guna menjamin kepastian dan keadilan bagi anak.
Budaya Tren Digital dan Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di Kalangan Mahasiswa Pengguna Tiktok Septiassani, Khoirunita Zahwa; Widiansyah, Subhan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7856

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin masifnya penggunaan media sosial TikTok di kalangan mahasiswa yang tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana hiburan, tetapi juga membentuk kebiasaan baru dalam mengikuti tren digital. Fenomena ini memunculkan Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan takut tertinggal dari informasi atau tren yang sedang berkembang dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana budaya tren digital di TikTok memengaruhi pola perilaku mahasiswa serta menjelaskan kemunculan FoMO dalam aktivitas penggunaan media sosial sehari-hari. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada pengalaman mahasiswa dalam menggunakan TikTok, tingkat keterlibatan dalam tren digital, serta dampaknya terhadap interaksi sosial dan aktivitas akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan melibatkan enam informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan perspektif interaksi simbolik untuk memahami pembentukan makna sosial melalui simbol digital seperti likes, komentar, dan tren viral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung mengikuti tren TikTok karena faktor hiburan, pengaruh teman sebaya, serta keinginan untuk tetap relevan dalam lingkungan sosial. FoMO muncul dalam bentuk dorongan untuk terus mengikuti perkembangan tren, namun umumnya tidak mencapai tingkat kecemasan yang tinggi karena adanya kemampuan individu dalam mengontrol penggunaan media sosial. Selain itu, regulasi diri menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas digital dan tanggung jawab akademik mahasiswa.
Pengaruh Penerapan Green Accounting, dan Biaya Lingkungan Terhadaр Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Marpaung, Joshua; Sudjiman, Lorina Siregar; Malau, Harman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan green accounting dan biaya lingkungan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Sampel penelitian terdiri dari 12 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Variabel green accounting diukur menggunakan indeks pengungkapan lingkungan, sedangkan biaya lingkungan diukur berdasarkan total pengeluaran yang berkaitan dengan aktivitas lingkungan perusahaan. Profitabilitas sebagai variabel dependen diukur menggunakan Return on Capital Employed (ROCE), yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari modal yang digunakan. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak EViews melalui pengujian regresi data panel serta uji hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting dan biaya lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, baik secara parsial maupun simultan. Hal ini mengindikasikan bahwa pengungkapan informasi lingkungan dan pengeluaran biaya lingkungan belum mampu memberikan dampak langsung terhadap kinerja keuangan perusahaan dalam jangka pendek. Selain itu, nilai adjusted R-square sebesar 0,0166 menunjukkan bahwa variabel independen hanya mampu menjelaskan sebesar 1,66% variasi profitabilitas, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Kewenangan Menetapkan Harga Jual Pada Toko yang Memiliki pramuniaga Menurut Perspektif fiqh muamalah (Studi Kasus Pasar Kotanopan Kecamatan Kotanopan Kab. Mandailing Natal) Nabilah, Sofwatun; Hamdani, Hamdani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7864

Abstract

Penelitian ini didasari oleh tindakan masyarakat dalam aktivitas muamalah, khususnya dalam jual beli (bai’. Pada transaksi tersebut adanya perbedaan harga apabila membeli melalui pramuniaga toko dengan pembelian langsung kepada pemilik toko. Misalnya, harga sehelai baju jika dibeli dari pramuniaga bisa mencapai Rp130.000, namun jika dibeli langsung dari pemilik toko hanya seharga Rp120.000. Oleh sebab itu, penelitian ini bermaksud untuk mendalami bagaimana kewenangan dalam menetapkan harga jual pada mekanisme jual beli oleh pedagang yang memiliki pramuniaga, serta bagaimana pandangan fiqh muamalah terkait penetapan harga jual dalam situasi ini. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini melalui metode penelitian langsung atau empiris. utama untuk penelitian ini berasal dari pelanggan, pemilik toko, dan pramuniaga di Pasar Kotanopan. sementara sumber  data sekunder didapatkan dari buku dan jurnal. Menurut hasil penelitian, penetapan harga jual yang dilakukan oleh pramuniaga toko di Pasar Kotanopan berbeda dari harga yang diputuskan oleh pemilik toko. Pada perjanjian awal, semestinya pramuniaga hanya dapat menetapkan harga jual barang sesuai kesepakatan. Namun, kenyataannya pramuniaga cenderung menaikkan harga barang yang dijualnya. Ini memperlihatkan  bahwa pramuniaga telah melampaui batas yang disepakati oleh pemilik toko sejak awal akad, sehingga akad wakalah antara pemilik toko dan pramuniaga di Pasar Kotanopan tidak berjalan sesuai dengan  ketentuan akad wakalah yang seharusnya. I