cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Integritas halal end to end (traceability berbasis event dan AI) Maisaroh, Siti; Asnawi, Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5978

Abstract

Integritas halal tidak hanya bergantung pada kepatuhan prosedural di setiap tahapan proses, tetapi juga pada keterhubungan bukti yang dapat diverifikasi secara menyeluruh dan berkesinambungan dari hulu ke hilir. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan metode analisis dokumen dan telaah literatur terkini untuk menyintesis komponen kunci yang diperlukan agar status halal dapat diverifikasi secara end to end dalam sistem rantai pasok modern. Analisis dilakukan menggunakan inductive qualitative content analysis guna memetakan titik-titik kerentanan utama, meliputi pengadaan bahan baku, proses produksi khususnya pada aktivitas changeover dan pembersihan logistik dan penyimpanan termasuk cold chain, hingga tahapan ritel dan pengelolaan produk retur. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko terbesar dalam menjaga integritas halal bukan semata-mata disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap standar operasional, melainkan oleh terputusnya keterhubungan informasi dan bukti antar simpul proses. Kondisi ini berpotensi memperlambat penelusuran insiden, mendorong penerapan broad recall, serta meningkatkan pemborosan dan biaya operasional. Studi ini menghasilkan dua keluaran operasional utama, yaitu matriks bukti minimum yang wajib tertaut pada setiap lot atau batch produk, serta kerangka Halal Sustainability Digital Scorecard (HSDS) yang mengintegrasikan indikator kinerja, sumber bukti, dan digital enablers. Temuan penelitian menegaskan bahwa event-based traceability yang interoperabel merupakan fondasi penting untuk mempercepat proses trace-back dan trace-forward serta meningkatkan presisi targeted recall. Selain itu, teknologi kecerdasan buatan berperan sebagai pendukung pengambilan keputusan melalui peningkatan kualitas data, deteksi anomali, dan percepatan triase tindakan korektif tanpa menggantikan fungsi audit halal.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Niaga Manajemen Citra Ghufron, Fadhil; Hasanah, Hasanah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5979

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh budaya organisasi dan kondisi lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja dipahami sebagai unsur krusial dalam peningkatan mutu sumber daya manusia serta kinerja organisasi. Namun demikian, masih ditemukan perbedaan tingkat kepuasan kerja karyawan yang dipicu oleh budaya organisasi dan lingkungan kerja yang belum berjalan secara optimal. Di sisi lain, berbagai penelitian terdahulu memperlihatkan temuan yang belum konsisten mengenai pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kepuasan kerja. Situasi ini menunjukkan adanya kesenjangan penelitian, sehingga studi ini penting dilakukan guna memperoleh bukti empiris terkait pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif yang bersifat kausal. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui metode penentuan sampel berdasarkan jumlah populasi yang diteliti, sehingga diperoleh sebanyak 46 responden sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat, ditopang oleh nilai-nilai kerja yang jelas dan dipahami secara bersama, serta lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung, dapat meningkatkan tingkat kepuasan kerja karyawan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam upaya meningkatkan kepuasan kerja melalui penguatan budaya organisasi dan perbaikan lingkungan kerja.
Pengaruh Persepsi Masyarakat, Keamanan, Dan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Evaluasi Masyarakat Menggunakan Mobile Banking Pada Bank Syariah Indonesia Al Fitara, Indra; Rizoni, Ilham; Ardiansyah, Feri; Ardana, Yudhistira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi bagaimana kesadaran pelanggan, tingkat keamanan, dan persepsi publik memengaruhi sikap masyarakat umum terhadap layanan perbankan mobile di Bank Syariah Indonesia (BSI) di Bandar Lampung. Penerapan layanan perbankan mobile telah meningkat seiring dengan kemajuan teknologi digital; namun, tantangan seperti manfaat yang dirasakan, masalah kemudahan penggunaan, kekhawatiran keamanan, dan kurangnya kesadaran mengenai fitur-fitur aplikasi telah muncul sebagai hambatan yang memengaruhi keputusan konsumen. Sebuah kuesioner dibagikan kepada dua puluh pelanggan BSI yang menggunakan layanan mobile banking, yang berfungsi untuk mengumpulkan data primer dalam penelitian ini, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa data terdistribusi secara normal, dan setiap item dalam kuesioner valid dan reliabel. Analisis regresi menunjukkan bahwa variabel keamanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap evaluasi publik, sementara persepsi publik dan kesadaran tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Studi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis kepada Bank Syariah Indonesia untuk meningkatkan pemahaman pengguna tentang perbankan mobile dan memperkuat fitur keamanan aplikasi, sehingga dapat meningkatkan adopsi layanan perbankan mobile di Bandar Lampung.
Implementasi Perencanaan Pendidikan dengan nilai tambah Enterprenership di SMK Jam’iyyatul Aulad Palabuhanratu Komarudin, E.; Qomariyah, Siti; Supandi, Hendi; Fauzi, Ari Rahman; Rahman, Muhamad Atep Saepul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi perencanaan pendidikan dengan nilai tambah entrepreneurship di SMK Jam’iyyatul Aulad Palabuhanratu dalam upaya meningkatkan mutu dan kemandirian lulusan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tuntutan pendidikan kejuruan yang tidak hanya berorientasi pada penyiapan tenaga kerja, tetapi juga pada pembentukan lulusan yang memiliki jiwa wirausaha dan mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri di tengah perubahan sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi perencanaan pendidikan berbasis entrepreneurship telah diintegrasikan ke dalam visi, misi, kebijakan sekolah, pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, serta pembentukan budaya sekolah yang produktif dan inovatif. Implementasi perencanaan diarahkan pada penguatan pembelajaran kontekstual, berbasis proyek, dan pemanfaatan potensi lingkungan sebagai sumber belajar yang relevan. Pelaksanaannya didukung oleh komitmen pimpinan dan keterlibatan guru, namun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana prasarana, penguatan jejaring kemitraan, dan variasi kompetensi pendidik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi perencanaan pendidikan dengan nilai tambah entrepreneurship merupakan strategi yang relevan dan strategis dalam membentuk lulusan yang kompeten, mandiri, dan adaptif serta berdaya saing.
Konstruksi Sistem Kompensasi Berbasis Ri’ayah Untuk Kesejahteraan dan Motivasi Karyawan Istikarani, Mutya; Arawan, Arawan; Ansori, Ansori; Yusup, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5984

Abstract

Sistem kompensasi dan kesejahteraan merupakan instrumen strategis dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang berdampak langsung pada motivasi serta retensi karyawan. Namun, dalam praktiknya, implementasi kompensasi sering kali terjebak pada dimensi transaksional semata, sehingga mengabaikan aspek keadilan yang holistik. Fenomena ini berisiko memicu ketidakpuasan kerja dan tingginya angka turnover. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip keadilan dalam penentuan gaji dan tunjangan, sekaligus mengintegrasikannya dengan konsep Ri’ayah (pemeliharaan) dalam perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan secara sistematis dari berbagai literatur primer dan sekunder, mencakup regulasi ketenagakerjaan, jurnal MSDM, serta teori manajemen organisasi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan distributif, prosedural, dan interaksional merupakan determinan utama yang membentuk persepsi positif karyawan terhadap organisasi. Lebih lanjut, integrasi konsep Ri’ayah memperluas fungsi manajemen kompensasi dari sekadar kewajiban kontraktual menjadi tanggung jawab moral-spiritual. Prinsip ini memastikan pemenuhan kesejahteraan yang mencakup aspek fisik, mental, hingga sosial secara berkelanjutan. Ditemukan bahwa sistem penghargaan yang memadukan motivasi intrinsik dan ekstrinsik—seperti insentif berbasis prestasi yang transparan—terbukti efektif dalam memitigasi perilaku kontraproduktif serta memperkuat loyalitas organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergitas antara kebijakan kompensasi yang adil dan prinsip pemeliharaan manusia yang bermartabat menjadi kunci stabilitas operasional dan keunggulan kompetitif organisasi di tengah tantangan era disrupsi.
Pengaruh Transfer Pricing, Kebijakan Utang, dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Tax Avoidance Kurniasi, Dia; Lindawati, Lindawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh transfer pricing, kebijakan utang, serta pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak. Objek dalam kajian ini meliputi seluruh entitas pada sektor Consumer Non-Cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2020–2024. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif. Informasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Data pada penelitian ini diperoleh dari situs resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau situs resmi perusahaan. Populasi penelitian ini terdiri dari 131 perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Teknik pemilihan sampel pada penelitian ini memakai metode purposive sampling. Total sampel didapat sebanyak 37 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel. Teknik analisis yang dipakai pada penelitian ini adalah statistik deskriptif, pendekatan model regresi, uji pemilihan model regresi, uji asumsi klasik dan uji hipotesis menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan Eviews 13. Hasil analisis uji F memperlihatkan bahwa transfer pricing, kebijakan utang, serta pertumbuhan penjualan secara simultan berpengaruh terhadap tax avoidance. Pada penelitian ini diperoleh juga hasil uji T yang menunjukkan bahwa transfer pricing tidak berpengaruh pada tax avoidance. Sebaliknya, kebijakan utang serta pertumbuhan penjualan memberikan pengaruh pada tax avoidance.
Analisis Kontribusi Pajak Penghasilan UMKM Makanan di Jakarta Timur Ihsandi, Haura Bella; Dewi, Syafikani Aliefia; Halwatussyukliha, Anissa; Qurrotuaini, Najwa Desmita; Anggraini, Marcella Salsa Syaf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5987

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional di Indonesia, terutama melalui kontribusinya dalam penyerapan tenaga kerja yang mencapai sekitar 97 persen dari total tenaga kerja nasional. Namun demikian, kontribusi UMKM terhadap penerimaan pajak penghasilan (PPh) masih relatif rendah dan belum sebanding dengan potensi ekonomi yang dimiliki. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara peran UMKM dalam aktivitas ekonomi dan kontribusinya terhadap pendapatan negara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kontribusi pajak penghasilan UMKM sektor makanan di Jakarta Timur dengan peningkatan pendapatan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert lima poin kepada pelaku usaha makanan di Jakarta Timur yang memenuhi kriteria UMKM. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang terdiri atas 16 item pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kontribusi pajak penghasilan UMKM sektor makanan dan pendapatan negara, dengan koefisien regresi sebesar 0,567 dan nilai R-squared sebesar 0,629. Temuan ini mengindikasikan bahwa 62,9 persen variasi pendapatan negara dapat dijelaskan oleh kontribusi pajak penghasilan UMKM sektor makanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM sektor makanan berperan penting dalam memperkuat penerimaan negara, sehingga diperlukan strategi kebijakan terpadu melalui edukasi perpajakan, digitalisasi sistem, dan penyederhanaan administrasi untuk meningkatkan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.
Redefinisi Hak Milik dalam Ekonomi Islam: Kritik Filosofis terhadap Absolutisme Kepemilikan Hasibuan, Faisal Umardani; Yafiz, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5988

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguraikan konsep dari kerangka deskripsi tentang pembahasan harta dan kepemilikan dalam perspektif filsafat ekonomi Islam. Dengan berfokus pada penekanan dari definisi bahwa harta merupakan amanah ilahi yang bersifat relatif dan terbatas, bukan kepemilikan mutlak. Metode penelitian yang dilakukan cenderung mengandalkan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis teks primer, yaitu Al Qur’an, Hadis, dan literatur fiqh klasik, serta kajian pustaka yang detail dan mendalam. Pembahasan mencakup pengertian harta sebagai segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi dan dimiliki oleh manusia, bentuk-bentuk kepemilikan yang diantaranya memiliki makna al-milk at-tamm (sempurna), al-milk an-naqish (tidak sempurna) termasuk al-ain dan al-manfa'ah, serta sebab-sebab sah kepemilikan yaitu ihrazul mubahat, al-uqud, al-khalafiyah, dan al-tawallud minal mamluk. Teknik analisa menggunakan metode hermeneutika filosofis digunakan pada penelitian ini didalam mengurai konsep harta, bentuk kepemilikan sempurna, serta penyebab penguasaan barang, perjanjian, waris, dan pertumbuhan dari harta kepemilikan. Filosofi utamanya menolak absolutisme kapitalis dan kolektivisme sosialis, dengan prinsip keseimbangan yang jelas antara hak individu dan kemaslahatan sosial melalui zakat, infak, dan wakaf. Islam mengajarkan prinsip pengelolaan harta tidak terlepas dari suatubentuk kegiatan ibadah untuk keadilan distributif dan falah lahir batin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa islam mengakui kepemilikan individu namun menolak sifat mutlaknya dengan mewajibkan fungsi sosial melalui zakat, infak, dan wakaf, sehingga menciptakan keseimbangan antara hak pribadi, keadilan distributif, dan kemaslahatan umum yang berorientasi pada tauhid dan falah.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Beli Produk Bedak Two Way Cake Luxcrime Septiani, Tia; Ali, Mochammad Mukti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5989

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan pesatnya pertumbuhan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam perilaku konsumen, khususnya dalam aktivitas belanja online. TikTok sebagai salah satu platform media sosial dengan jumlah pengguna terbesar di Indonesia telah berkembang menjadi sarana social commerce yang mengintegrasikan konten hiburan dengan transaksi digital melalui fitur flash sale dan live streaming. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi flash sale, live streaming TikTok, dan brand image terhadap minat beli produk bedak Two Way Cake Luxcrime. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengikut akun TikTok Luxcrime, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode acak sederhana dan perhitungan Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial strategi flash sale dan live streaming TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, sedangkan brand image tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk bedak Two Way Cake Luxcrime. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks social commerce, konsumen lebih dipengaruhi oleh promosi berbasis urgensi dan interaksi real-time dibandingkan persepsi merek semata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif melalui pemanfaatan flash sale dan live streaming di platform TikTok.
Perkembangan Hukum Hak Asasi Manusia: Tren Global dan Implementasi Lokal di Era Digital Abrori, Abrori
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.599

Abstract

Transformasi digital telah menghadirkan paradoks dalam penegakan hak asasi manusia. Di satu sisi, teknologi digital memberikan sarana baru untuk memperjuangkan dan mengakses hak asasi manusia, namun di sisi lain juga menciptakan tantangan baru dalam bentuk pelanggaran privasi, represi digital, dan kesenjangan akses. Penelitian ini mengeksplorasi perkembangan hukum HAM dalam konteks era digital melalui analisis komparatif antara tren global dan implementasi lokal di Indonesia. Menggunakan metode penelitian normatif hukum deskriptif dengan pendekatan library research, studi ini menganalisis perkembangan instrumen hukum HAM internasional, respons kebijakan regional, dan langkah-langkah konkret yang telah diambil Indonesia untuk melindungi hak digital warganegaranya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kemajuan signifikan dalam pengembangan kerangka hukum perlindungan data seperti Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, gap implementasi masih lebar dan memerlukan strategi holistik yang menggabungkan regulasi, teknologi, dan pendidikan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi antar lembaga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan mekanisme pengawasan yang lebih efektif untuk memastikan perlindungan HAM yang optimal di era digital.