cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Analisis Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Alone Karya Chelsea Karina: Kajian Psikologi Sastra Nelati Wijaya Metarium; Eko Sri Israhayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian tokoh utama, Nadine Adella Ulani (Della), dalam novel Alone karya Chelsea Karina melalui pendekatan psikologi sastra dengan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Novel Alone mengisahkan perjalanan hidup Della yang mengalami pengucilan dan penolakan dari keluarganya setelah dituduh sebagai penyebab kematian kakaknya. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai konflik batin yang memengaruhi perkembangan kepribadiannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data utama berupa novel Alone karya Chelsea Karina yang diterbitkan pada tahun 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepribadian Della terdiri atas aspek id, ego, dan superego yang saling berinteraksi dalam membentuk perilaku tokoh. Aspek id tampak melalui kebutuhan kasih sayang, rasa cemburu, kerinduan terhadap keluarga, serta ketakutan kehilangan orang yang dicintai. Aspek ego terlihat dari kemampuan Della mempertimbangkan realitas, mengambil keputusan, dan mencari solusi atas konflik yang dihadapinya. Sementara itu, aspek superego tercermin melalui sikap tanggung jawab, kepedulian terhadap orang lain, serta kesadaran moral yang mendorongnya untuk melakukan tindakan yang dianggap benar. Dinamika ketiga aspek tersebut menjadikan Della sebagai tokoh yang kompleks dan berkembang, sekaligus memperkuat konflik, tema, serta pesan kemanusiaan yang disampaikan dalam novel Alone.
Penerapan Enkripsi Homomorfik pada Jaringan SDN untuk Meningkatkan Keamanan Data Real-Time pada Edge Computing Muhajirin Muhajirin; Lilik Widyawati; Khairan Marzuki
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10086

Abstract

Peningkatan kebutuhan keamanan data pada jaringan modern mendorong pengembangan metode yang mampu menjaga kerahasiaan informasi tanpa mengurangi efektivitas komunikasi dan kinerja jaringan. Software Defined Networking (SDN) dan Edge Computing merupakan teknologi yang banyak digunakan untuk mendukung pengelolaan jaringan yang fleksibel serta pemrosesan data secara real-time dengan latensi rendah. Namun, penerapan kedua teknologi tersebut masih menghadapi berbagai ancaman keamanan, seperti sniffing, man-in-the-middle (MitM), dan serangan terhadap SDN controller yang berpotensi menyebabkan kebocoran informasi sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis penerapan Homomorphic Encryption pada jaringan SDN berbasis Edge Computing guna meningkatkan keamanan data real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang meliputi tahapan analisis, perancangan, simulasi, implementasi, dan monitoring sistem. Implementasi dilakukan menggunakan Mininet sebagai emulator jaringan, RYU Controller sebagai pengendali SDN, serta library Microsoft SEAL/TenSEAL dengan skema enkripsi Cheon-Kim-Kim-Song (CKKS). Pengujian dilakukan dengan membandingkan skenario pengiriman data tanpa enkripsi dan dengan Homomorphic Encryption berdasarkan parameter latensi, throughput, penggunaan CPU, penggunaan memori, serta tingkat keamanan menggunakan Wireshark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Homomorphic Encryption mampu menjaga kerahasiaan data tanpa memerlukan proses dekripsi selama transmisi. Meskipun terjadi peningkatan latensi dan penurunan throughput akibat proses enkripsi, kinerja sistem masih berada dalam batas yang dapat diterima untuk aplikasi real-time. Selain itu, paket data terenkripsi tidak dapat dibaca oleh pihak ketiga, sehingga memberikan perlindungan yang efektif terhadap penyadapan. Integrasi SDN, Edge Computing, dan Homomorphic Encryption berpotensi menjadi solusi keamanan jaringan masa depan pada lingkungan industri.
Computational Study of Ocimum Basilicum Bioactive Compounds Against Diabetes Mellitus Rabiha Nur Shadrina; Rahma Septiani; Eksa Alinda; Nia Paramita; Rosmala Rosmala; Himyatul Hidayah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10087

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis akibat gangguan sekresi atau kerja insulin dengan prevalensi global yang terus meningkat. Pengobatan konvensional seperti metformin memiliki keterbatasan akibat efek samping penggunaan jangka panjang, sehingga mendorong eksplorasi kandidat antidiabetes berbasis bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan senyawa bioaktif Ocimum basilicum yang memenuhi standar toksisitas dan farmakokinetik, mengidentifikasi interaksi yang terjadi, serta menentukan senyawa dengan afinitas paling kuat terhadap reseptor Glycogen Synthase Kinase-3 Beta (GSK-3β) secara in silico. Metode yang digunakan meliputi skrining toksisitas dan farmakokinetik (ADME) melalui pkCSM, uji Lipinski's Rule of Five melalui SwissADME, serta molecular docking menggunakan AutoDock Tools dan PyRx terhadap reseptor GSK-3β (PDB ID: 4PTE) dengan validasi menghasilkan RMSD 1,59 Å. Dari 30 senyawa yang diuji, 13 senyawa memenuhi seluruh parameter toksisitas, farmakokinetik, dan Lipinski's Rule of Five. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa Salvigenin memiliki nilai binding affinity terbaik sebesar -7,57 kkal/mol dengan Ki 2,82 µM, melampaui metformin (-4,13 kkal/mol) dan mendekati ligan alami (-7,51 kkal/mol). Visualisasi interaksi menunjukkan Salvigenin membentuk ikatan hidrogen dengan residu VAL 135 yang juga terbentuk pada ligan alami dan metformin, serta interaksi hidrofobik pada beberapa residu yang serupa dengan ligan alami. Salvigenin diprediksi memiliki potensi paling baik sebagai kandidat antidiabetes dari Ocimum basilicum yang bekerja melalui mekanisme penghambatan reseptor GSK-3β.
Perancangan Aplikasi Rekam Medis Elektronik Berbasis Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR) (Studi Kasus: Klinik Praktek Drg. Femmy Puteri Ademuklis) Najua Rahmah Putri; Desi Wahana; Depandi Enda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10089

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih digunakannya sistem pencatatan manual dalam pengelolaan rekam medis di Klinik Praktek drg. Femmy Puteri Ademuklis. Sistem manual tersebut menimbulkan berbagai permasalahan, seperti keterlambatan pelayanan, kesulitan dalam pencarian data pasien, tingginya risiko kehilangan atau kerusakan dokumen, serta belum terintegrasinya data kesehatan dengan sistem informasi kesehatan lainnya. Di sisi lain, perkembangan transformasi digital di sektor kesehatan menuntut adanya sistem informasi yang mampu mendukung pertukaran data secara cepat, akurat, dan terstandar. Namun, implementasi standar interoperabilitas kesehatan, khususnya Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR), pada praktik pelayanan kesehatan gigi masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis FHIR guna meningkatkan efisiensi pengelolaan data pasien serta mendukung interoperabilitas informasi kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rapid Application Development (RAD), yang meliputi tahapan perencanaan kebutuhan, perancangan bersama pengguna, pembangunan sistem, serta implementasi dan pengujian. Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan resource utama FHIR, yaitu Patient, Observation, Encounter, dan Appointment yang saling terintegrasi melalui RESTful API. Hasil pengujian fungsional menggunakan metode black box menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna, termasuk pengelolaan data pasien, pencatatan rekam medis, penjadwalan kunjungan, dan validasi data. Implementasi sistem terbukti mampu meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat akses informasi medis, mengurangi kesalahan pencatatan, serta mendukung digitalisasi layanan kesehatan yang lebih terstruktur, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan klinik.
Pengaruh Kebijakan Dividen, Kebijakan Utang, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Sub-Sektor Otomotif yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Putri Saeptiliya; Herman Rustandi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, kebijakan utang, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal dan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 7 perusahaan dengan total 35 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel melalui aplikasi EViews 14 dengan tahapan pemilihan model menggunakan Uji Chow dan Uji Hausman yang menghasilkan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, model telah memenuhi asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kebijakan dividen yang diproksikan dengan Dividend Payout Ratio (DPR), kebijakan utang yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai Adjusted R-Squared sebesar 97,04%, yang menunjukkan bahwa variasi nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh kombinasi ketiga variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan kebijakan keuangan secara terpadu lebih berperan dalam meningkatkan nilai perusahaan dibandingkan pengaruh masing-masing variabel secara individual pada perusahaan otomotif di Indonesia.
Transformasi Digital dalam Kebijakan Bantuan Sosial: Upaya Memperkuat Redistribusi Pendapatan di Indonesia Emi Citra Wulan; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10091

Abstract

Redistribusi pendapatan merupakan salah satu fungsi penting pemerintah dalam ekonomi publik untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu kebijakan yang digunakan untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah program bantuan sosial. Namun, pelaksanaan bantuan sosial di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti ketidaktepatan sasaran penerima, keterlambatan distribusi bantuan, serta lemahnya integrasi dan akurasi data. Kondisi tersebut dapat mengurangi efektivitas bantuan sosial dalam menjalankan fungsi redistribusi pendapatan. Seiring perkembangan teknologi informasi, pemerintah melakukan transformasi digital dalam pelaksanaan bantuan sosial guna meningkatkan efektivitas, transparansi, dan ketepatan sasaran penerima bantuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran transformasi digital dalam kebijakan bantuan sosial dalam memperkuat redistribusi pendapatan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, laporan pemerintah, publikasi Badan Pusat Statistik, serta dokumen yang relevan dengan bantuan sosial dan digitalisasi layanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sistem penyaluran non-tunai, dan verifikasi berbasis digital mampu meningkatkan akurasi data penerima, efisiensi distribusi bantuan, serta transparansi pengelolaan program. Transformasi digital juga berkontribusi dalam memperkuat tata kelola bantuan sosial melalui peningkatan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Namun, implementasi transformasi digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat, dan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, optimalisasi sistem digital dan pembaruan data secara berkelanjutan diperlukan untuk mendukung efektivitas redistribusi pendapatan melalui bantuan sosial di Indonesia.
Prediksi Kelulusan Tepat Waktu Mahasiswa Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) Tasya Parmi; Fitri Yunita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10092

Abstract

Memprediksi ketepatan waktu kelulusan mahasiswa merupakan kebutuhan yang sangat penting namun belum banyak dieksplorasi dalam tata kelola pendidikan tinggi, terutama di perguruan tinggi yang mana keterlambatan penyelesaian studi menimbulkan dampak merugikan terhadap status akreditasi dan efektivitas institusi. Penelitian ini berupaya mengoperasionalkan algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) sebagai pendekatan klasifikasi selektif untuk memprediksi apakah mahasiswa yang terdaftar di program Sistem Informasi Universitas Islam Indragiri akan lulus dalam batas waktu yang ditentukan. Dengan memanfaatkan data 153 catatan mahasiswa yang mencakup nilai IPK, semester dan SKS dataset tersebut melalui prapemrosesan yang terstruktur yang mencakup pembersihan data dan normalisasi Min-Max Scaling, dilanjutkan dengan pemisahan bertingkat menjadi subset pelatihan dan pengujian dengan rasio 90:10 melalui 10-fold Cross Validation. Eksperimen membuktikan bahwa k = 7 menghasilkan keseimbangan klasifikasi yang paling optimal. Penilaian evaluatif melalui perincian Confussion Matrix dan analisis Kurva ROC membuktikan keakuratan selektif model, yang menghasilkan akurasi keseluruhan sebesar 99,33%, recall 100% untuk kelompok lulusan tepat waktu, presisi 98,33%, dan skor F1 sebesar 99,09% , Area Under the Curve (AUC) mencapai nilai 0,990, yang mengonfirmasi potensi klasifikasi yang kuat dan ambang batas “sangat baik”. Temuan ini menegaskan bahwa K-NN merupakan mekanisme yang efisien secara komputasi dan dapat diandalkan secara epistemologis untuk memprediksi risiko kegagalan kelulusan sejak dini, sehingga memberikan landasan informasi yang dapat ditindaklanjuti kepada pengelola akademik guna melakukan intervensi yang tepat waktu dan meningkatkan indikator akreditasi institusi.
Network Pharmacology and Molecular Docking of Kurkumin in Diabetes Mellitus Nayla Putri Hermawan; Zahwa Oktaveriska Rivani; Zahra Nur Fadillah; Kania Meilani Putri; Amelia Ramadani; Naila Ruha Paradisa; Himyatul Hidayah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10093

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai oleh gangguan regulasi glukosa darah dan menjadi salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Kurkumin, senyawa aktif utama dari Curcuma longa, diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis termasuk efek antidiabetes, antiinflamasi, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi target potensial dan mekanisme kerja kurkumin terhadap diabetes mellitus menggunakan pendekatan network pharmacology dan molecular docking. Target kurkumin diperoleh dari database SwissTargetPrediction dan TargetNet, sedangkan target diabetes mellitus diperoleh dari GeneCards dan OMIM. Analisis irisan target dilakukan menggunakan diagram Venn, diikuti dengan analisis protein-protein interaction (PPI), identifikasi hub gene, serta analisis pengayaan Gene Ontology (GO) dan Kyoto Encyclopedia of Genes and Genomes (KEGG) menggunakan Enrichr. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 target irisan, yaitu IL6, PPARG, PTPN1, PLIN1, HNF4A, dan PTPN22. Analisis PPI mengidentifikasi IL6, PPARG, dan PTPN1 sebagai gen yang berperan penting dalam jaringan. Analisis GO dan KEGG menunjukkan bahwa target-target tersebut terlibat dalam homeostasis glukosa, metabolisme lipid, respons inflamasi, PPAR signaling pathway, dan insulin resistance pathway. Analisis molecular docking menunjukkan bahwa kurkumin memiliki afinitas terhadap PPARG dan PTPN1 dengan energi ikatan masing-masing sebesar -9,359 kkal/mol dan -6,831 kkal/mol. Hasil penelitian meunjukkan bahwa kurkumin berpotensi sebagai agen antidiabetes melalui modulasi metabolisme glukosa, metabolisme lipid, dan sensitivitas insulin yang dimediasi oleh PPARG dan PTPN1. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan kurkumin sebagai kandidat senyawa alami dalam terapi diabetes mellitus di masa mendatang.
Tantangan dan Strategi Efisiensi Biaya Operasional Rumah Sakit di Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN): Sebuah Tinjauan Pustaka Renny Anggraini; Bertua Novita Ayu; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10094

Abstract

Implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan dampak besar terhadap sistem pelayanan dan pembiayaan rumah sakit di Indonesia. Sistem pembayaran berbasis INA-CBGs menuntut rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal tanpa menurunkan mutu pelayanan. Namun, berbagai rumah sakit masih menghadapi tantangan dalam pengendalian biaya operasional, seperti tingginya biaya pelayanan, ketidaksesuaian tarif INA-CBGs dengan biaya riil pelayanan, peningkatan beban pasien, serta keterbatasan efisiensi manajemen rumah sakit. Kondisi ini dapat memengaruhi stabilitas keuangan dan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi efisiensi biaya operasional rumah sakit di era JKN melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2016–2026 dengan sumber yang bersifat open access. Analisis difokuskan pada faktor penyebab tingginya biaya operasional rumah sakit, dampak implementasi JKN terhadap keuangan rumah sakit, serta strategi efisiensi biaya yang dapat diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis unit cost menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) dan Double Distribution mampu menghasilkan estimasi biaya pelayanan yang lebih mendekati biaya riil rumah sakit sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan efisiensi biaya operasional. Kesimpulannya, efisiensi biaya operasional rumah sakit di era JKN memerlukan pendekatan yang terintegrasi melalui perhitungan unit cost yang akurat, pengendalian penggunaan sumber daya, penerapan clinical pathway, digitalisasi pelayanan, serta monitoring biaya secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas finansial rumah sakit.
Strategi Manajemen Perubahan (Change Management) dalam Tahap Perencanaan SIMRS untuk Meminimalkan Resistensi Tenaga Medis Defrika Muharani; Regi Faula Sari; Primacaeria Amri; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10095

Abstract

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan salah satu strategi transformasi digital yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan pengelolaan data kesehatan. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa resistensi tenaga medis dan tenaga kesehatan masih menjadi salah satu faktor utama yang menghambat keberhasilan implementasi SIMRS. Beberapa studi melaporkan bahwa sekitar 30–60% tenaga kesehatan menunjukkan berbagai bentuk resistensi pada tahap awal implementasi sistem informasi kesehatan, seperti penolakan penggunaan sistem, ketidakpatuhan terhadap prosedur baru, kecemasan terhadap perubahan alur kerja, serta rendahnya partisipasi dalam proses implementasi (Boonstra & Broekhuis, 2010; Ajami & Arab-Chadegani, 2013). Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya strategi manajemen perubahan sejak tahap perencanaan SIMRS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen perubahan dalam tahap perencanaan SIMRS melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2016–2026 dengan sumber yang bersifat open access. Analisis difokuskan pada faktor penyebab resistensi tenaga medis, strategi manajemen perubahan, serta efektivitas implementasi SIMRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi tenaga medis muncul dalam bentuk resistensi individu, resistensi teknis, resistensi psikologis, resistensi organisasi, dan resistensi budaya kerja. Strategi yang efektif untuk mengatasi resistensi tersebut meliputi program pendidikan dan pelatihan (diklat), pendampingan pengguna, komunikasi perubahan yang intensif, keterlibatan pengguna sejak tahap perencanaan, serta penguatan kebijakan dan regulasi internal rumah sakit. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi SIMRS tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh keberhasilan manajemen perubahan yang mampu mengelola resistensi SDM melalui kombinasi strategi diklat dan non-diklat secara komprehensif.

Page 6 of 838 | Total Record : 8377