cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,347 Documents
Analysis of Roles and Functions of Islamic Centers as Hubs: Three Locations Case Study Ananda, Rauzah Nahwa; Bahri, Samsul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7975

Abstract

The Islamic Center stands as a multifaceted complex of Islamic facilities, strategically designed to function as a central hub for a wide array of religious and community needs. Its role extends significantly beyond that of a traditional mosque, offering dedicated spaces that foster comprehensive religious learning, encourage vibrant community interaction, and promote social development, all deeply rooted in core Islamic values. This study undertakes a thorough analysis of the diverse functions and critical roles performed by Islamic Centers. Employing a comparative case study approach, it examines three distinct locations, each characterized by unique facility configurations and varying patterns of religious activities. This methodology aims to achieve a holistic understanding of the operational dynamics of Islamic Centers and the specific community needs they effectively address.The core of the analysis is dedicated to identifying the essential facilities that underpin the successful operation of these centers. It further investigates the prevailing structures of activities organized within them and assesses their tangible contributions to both religious enrichment and broader social development within their respective communities.The findings derived from this research offer valuable insights into the fundamental components necessary for establishing and maintaining an effective Islamic Center. These essential elements include adequate worship spaces, robust educational facilities, well-developed da’wah (outreach) infrastructure, accessible social areas, and dedicated spaces for community empowerment initiatives. Collectively, these components form the foundational framework for planning Islamic Centers that are not only comprehensive and adaptive to evolving societal needs but also deeply relevant to their specific local contexts.
Tinjauan Literatur: Peran Sumber Daya Manusia dan Teknologi dalam Efektivitas Sistem Informasi Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Primer Indonesia Yurez, Nanda Argaswari; Rismadani, Rismadani; Dewi, Misnan; Hartono, Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7976

Abstract

Sistem informasi kesehatan (SIK) memegang peran penting dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti di fasilitas kesehatan primer, namun implementasinya di puskesmas Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkait peran sumber daya manusia (SDM) dan teknologi dalam menentukan efektivitas SIK di puskesmas Indonesia. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data PubMed, Scopus, Google Scholar, dan Portal Garuda dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa SDM merupakan faktor paling dominan dalam menentukan keberhasilan implementasi SIK, yang ditandai dengan masih rendahnya kompetensi informatika kesehatan pada petugas serta terbatasnya pelatihan yang berkelanjutan dan terstruktur. Selain itu, infrastruktur teknologi berperan sebagai faktor pendukung utama dengan hubungan yang sangat kuat terhadap penerapan sistem informasi kesehatan berbasis digital di puskesmas. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan yang signifikan antarwilayah, terutama antara daerah perkotaan dan daerah terpencil, yang mencerminkan ketimpangan kapasitas SDM dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pemanfaatan SIK dalam mendukung pelayanan kesehatan dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, optimalisasi SIK memerlukan strategi terpadu yang mencakup penguatan kompetensi SDM, peningkatan pelatihan berkelanjutan, integrasi platform sistem informasi, serta pemenuhan infrastruktur teknologi secara merata, khususnya di daerah tertinggal, guna mendukung transformasi digital kesehatan yang efektif dan berkelanjutan
Kajian Literatur Tentang Penerapan Pembelajaran Mendalam Dalam Kegiatan Menulis Untuk Meningkatkan Kualitas Tulisan Siswa Selvi, Selvi; Emaliah, Emaliah; Imran, Muthi’ah Fathinah; Dewi, Anita Candra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7977

Abstract

Pembelajaran mendalam menekankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan kreatif sebagai solusi atas rendahnya kualitas tulisan siswa SMA yang selama ini dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran berorientasi produk, penggunaan materi yang abstrak dan kurang relevan, serta keterbatasan kesiapan guru dalam mengelola proses menulis secara komprehensif. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis berbagai model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas tulisan siswa. Lima model utama yang dikaji meliputi literasi pra-tulis intensif, sistem kecerdasan buatan (AI) adaptif dengan umpan balik real-time, pembelajaran berbasis konteks autentik, e-modul interaktif untuk pengembangan profesional guru, serta olah alur digital melalui teknik mind mapping. Hasil kajian menunjukkan bahwa masing-masing model memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis siswa, khususnya dalam aspek organisasi ide, koherensi esai, efisiensi proses belajar, kemandirian berpikir, serta kreativitas dalam mengembangkan narasi. Integrasi kelima model tersebut terbukti mampu membentuk ekosistem pembelajaran yang holistik dan berkelanjutan, sehingga menghasilkan tulisan yang lebih analitis, kontekstual, dan orisinal. Temuan ini juga menunjukkan kesesuaian yang kuat dengan prinsip-prinsip dalam Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis kompetensi dan pengembangan karakter. Selain itu, kajian ini menawarkan kerangka kerja praktis yang dapat digunakan oleh guru, siswa, dan peneliti sebagai panduan implementasi pembelajaran mendalam dalam kegiatan menulis. Meskipun demikian, terdapat tantangan utama yang perlu diatasi, terutama terkait kesiapan guru dalam mengadopsi pendekatan baru serta keterbatasan infrastruktur teknologi di berbagai satuan pendidikan.
Strategi Komunikasi Digital Dalam Publikasi dan Dokumentasi Kegiatan Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan Hariadi, Eko; Efda, Arrum Dara; Zephaniah, Izzaty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi komunikasi digital dalam publikasi dan dokumentasi kegiatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinas telah memanfaatkan berbagai platform media digital, seperti Instagram (@disdikbud_balangan) dan Facebook, sebagai sarana utama dalam menyampaikan informasi kegiatan kepada masyarakat. Selain itu, penggunaan aplikasi desain grafis seperti Canva dan Adobe Photoshop turut mendukung proses pembuatan konten visual yang informatif dan menarik. Media digital digunakan untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan, mulai dari program pendidikan, kegiatan kebudayaan, hingga kerja sama eksternal, sehingga berfungsi sebagai sarana transparansi dan publikasi institusi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sejumlah kendala, di antaranya manajemen konten yang belum terstruktur dan cenderung dilakukan secara spontan tanpa perencanaan yang matang. Hal ini berdampak pada ketidakkonsistenan jadwal unggahan serta kurang optimalnya jangkauan audiens. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia di bidang dokumentasi, peralatan yang belum memadai, serta belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus untuk dokumentasi digital menjadi hambatan dalam optimalisasi strategi komunikasi digital. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan strategi komunikasi digital melalui penyusunan kalender konten yang terencana, pengembangan SOP dokumentasi digital, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan pengelolaan komunikasi digital dapat berjalan lebih profesional, efektif, dan mampu meningkatkan kualitas publikasi serta citra institusi di mata masyarakat.
Transparansi Dan Electronic Word Of Mouth (E-Wom): Minat Generasi Z Membayar Zakat Melalui Platform Online Putri, Siti Julfa Sa'diah; Al Farisi, Muhammad Salman; Herawati, Ermi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.798

Abstract

Potensi pengumpulan Zakat di Indonesia baru mencapai sekitar 12% dari total estimasi nasional pada tahun 2024, menunjukkan adanya kesenjangan diantara potensi dan juga realisasi, padahal Generasi Z, yang akrab dengan teknologi digital dan sering aktif di platform online, adalah mayoritas dari populasi usia produktif saat ini. Sehingga Pengaruh transparansi (X1) dan Electronic Word Of Mouth (E-WOM) (X2) terhadap Minat Generasi Z di Kabupaten Bogor untuk membayar zakat melalui platform online BAZNAS dikaji dalam penelitian ini. dengan menggunakan pengolahan data yang dilakukan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) Statistics Data Versi 22. Untuk menguji kualitas data dilakukan dengan uji validitas dan uji reabilitas. Teknik analisa data menggunakan Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heterokedastisitas, dan Uji Regresi Linear Berganda. Dan untuk menguji hipotesis menggunakan Uji T, Uji F, dan Uji Koefisien Determinasi. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, diketahui bahwa variabel Transparansi (X1) dan Electronic Word Of Mouth (E-WOM) (X2) memiliki koefisien regresi bernilai positif. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut berhubungan secara positif dan searah dengan Minat Membayar Zakat (Y), sehingga setiap peningkatan pada X1 dan X2 akan diikuti oleh peningkatan pada variabel Y. Kemudian didapat juga bahwa hasil Uji F menunjukkan bahwa model regresi yang dibentuk signifikan secara simultan, karena nilai F hitung lebih besar dibandingkan dengan F tabel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Transparansi (X1) dan Electronic Word Of Mouth (E-WOM) (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Minat Membayar Zakat (Y). 
Determinan Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Utara Pulungan, Siti Aisyah; Siregar , Zulkifli; Amrani, Amrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7980

Abstract

Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2015–2024. IPM merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas pembangunan manusia yang mencerminkan dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, dengan nilai signifikansi sebesar 0,006. Sementara itu, variabel kemiskinan dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,747 dan 0,075. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,952 menunjukkan bahwa 95,2% variasi IPM dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model. Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan sebaiknya difokuskan pada peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan pembangunan manusia di tingkat daerah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, pendidikan, dan pengangguran terhadap Indeks .
Peran Kepala Sekolah dalam Budaya Literasi di SMP Plus Literasi Pedamaran Timur Fheny Dwinita Nur Irawandi; Zulkipli Zulkipli; Ade Akhmad Saputra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam pengembangan budaya literasi di SMP Plus Literasi Pedamaran Timur serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pembuat kebijakan, motivator, teladan, sekaligus penanggung jawab dalam mengimplementasikan budaya literasi di sekolah. Peran tersebut diwujudkan melalui berbagai program inovatif seperti ODOS (One Day One Subject), ODON (One Day One News), OMON (One Day One Novel), serta program Penulis Muda yang mendorong kreativitas siswa dalam menulis. Selain itu, kepala sekolah juga aktif menggerakkan partisipasi guru dan siswa serta menyediakan sarana pendukung seperti perpustakaan dan pojok baca untuk menunjang kegiatan literasi. Adapun faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, kecukupan bahan bacaan, dukungan dari orang tua, alokasi waktu dan pendanaan, serta tingginya komitmen guru. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain rendahnya motivasi sebagian peserta didik, kurangnya konsistensi dalam kegiatan membaca, serta pemanfaatan fasilitas yang belum optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan budaya literasi di sekolah sangat ditentukan oleh optimalnya peran kepala sekolah dalam mengelola, mengarahkan, dan menggerakkan seluruh komponen sekolah secara berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Tenaga Kerja, Tingkat Pendidikan, dan Pertumbuhan Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Medan Amanda, Rini; Supriadi, Supriadi; Fauzi , Fauzi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja, tingkat pendidikan, dan pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Medan. Pertumbuhan ekonomi diukur melalui laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan selama periode 2015–2024, dengan jumlah sampel sebanyak 10 tahun pengamatan. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Selain itu, dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, serta pengujian hipotesis menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Medan, yang berarti peningkatan jumlah tenaga kerja mampu mendorong peningkatan output ekonomi. Sementara itu, tingkat pendidikan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pendidikan belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan produktivitas tenaga kerja. Di sisi lain, pertumbuhan penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, menunjukkan bahwa peningkatan jumlah penduduk dapat menjadi faktor pendorong dalam aktivitas ekonomi.Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa peningkatan tenaga kerja dan pengelolaan pertumbuhan penduduk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, sementara peningkatan kualitas pendidikan perlu dioptimalkan agar lebih berkontribusi terhadap produktivitas. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang tepat dalam pengembangan sumber daya manusia guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan..
Moderasi Komite Audit dalam Hubungan Green Accounting terhadap Financial Peformance Perusahaan Pertambangan Umbora, Desire Fenner Waldensi; Reke, James Sylvanus Uly; Hutapea, Joan Yuliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Green Accounting terhadap Financial Peformance dan meneliti Komite Audit sebagai variabel moderasi dalam perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Penelitian ini mengadopsi desain deskriptif kuantitatif, menggunakan purposive sampling untuk memperoleh 52 observasi perusahaan tahun dari tahun 2021 hingga 2024. Data penelitian ini menggunakan software SPSS dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi Moderasi dengan transformasi Cochrane-Orcutt   untuk memastikan hasil yang kuat dan bebas dari autokorelasi. Temuan menunjukkan bahwa Green Accounting, yang diukur dengan PROPER (peringkat kepatuhan Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia), bertindak sebagai biaya kepatuhan wajib daripada penggerak strategis, sehingga menghasilkan efek yang tidak signifikan terhadap Return on Assets. Selain itu, rapat Komite Audit gagal memoderasi hubungan Green Accounting terhdap Financial Performanc, karena seringkali hanya berfungsi sebagai pemenuhan seremonial persyaratan administratif OJK (Otoritas Jasa Keuangan Indonesia). Fenomena ini menunjukkan bahwa di industri ekstraktif Indonesia, akuntabilitas lingkungan belum terintegrasi secara substantif ke dalam penciptaan nilai finansial. Akibatnya, perusahaan harus beralih dari sekadar kepatuhan regulasi ke manajemen lingkungan strategis untuk mengubah biaya keberlanjutan menjadi keunggulan kompetitif. Regulator harus mewajibkan kompetensi lingkungan bagi Komite Audit untuk memastikan pengawasan melampaui frekuensi administratif. Studi ini menawarkan hal baru dengan meneliti tata kelola dan Green Accounting di sektor ekstraktif pasar negara berkembang selama era pasca-pandemi.
Determinasi Tingkat Hunian Hotel Sheraton melalui Digital Marketing, Kualitas Layanan, dan Customer Engagement Melania Ramda Davinta; Stevany Hanalyna Dethan; M. Chothibul Umam Assa’ady; Baiq Dinna Widiyasti; Baiq Nadia Nirwana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing, kualitas layanan, dan customer engagement terhadap tingkat hunian kamar di Hotel Sheraton Senggigi Beach Resort, Lombok. Latar belakang penelitian didasari oleh semakin ketatnya persaingan hotel berbintang di Lombok serta belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital dibandingkan pesaing, sementara perubahan perilaku wisatawan pascapandemi menuntut layanan yang lebih personal dan berbasis teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausal. Sampel sebanyak 96 responden ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 yang disebar secara elektronik, kemudian dianalisis dengan uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis (uji t, uji F, dan koefisien determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat hunian (sig. 0,714 > 0,05), sedangkan kualitas layanan (sig. 0,030 < 0,05) dan customer engagement (sig. 0,000 < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan. Customer engagement merupakan variabel paling dominan dengan koefisien regresi tertinggi (0,162). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap tingkat hunian (F hitung 24,903; sig. 0,000) dengan nilai R Square sebesar 0,448, yang berarti 44,8% variasi tingkat hunian dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Kesimpulannya, hotel perlu meningkatkan kualitas layanan dan customer engagement secara berkelanjutan, serta mengevaluasi ulang strategi digital marketing agar lebih efektif.