cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Gaji dan Tunjangan terhadap Kinerja Karyawan pada PT Deco 100 Supermarket Perdagangan Ananta, Adelia; Sinaga, Mahaitin H.; Purba, Desmi Triyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaji dan tunjangan terhadap kinerja karyawan pada PT Deco 100 Supermarket Perdagangan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sistem kompensasi dalam meningkatkan kinerja karyawan, dimana gaji dan tunjangan menjadi faktor utama yang mempengaruhi motivasi dan produktivitas kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Deco 100 Supermarket Perdagangan dengan jumlah sampel sebanyak 36 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji hipotesis yang meliputi uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 6,366 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Tunjangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 5,754 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, gaji dan tunjangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 102,873 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,790 menunjukkan bahwa 79,0% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel gaji dan tunjangan. Kesimpulan penelitian ini adalah gaji dan tunjangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan sistem kompensasi guna mendukung peningkatan kinerja karyawan.
Analisis Investasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia: Studi Literatur Era Digital Dina Mai Liza; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara mendalam mengenai pengaruh investasi terhadap kapasitas penyerapan tenaga kerja di Indonesia melalui pendekatan studi literatur yang komprehensif. Sebagai pilar utama dalam struktur ekonomi nasional, investasi secara teoretis diposisikan sebagai stimulan bagi penciptaan lapangan kerja baru serta akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif di berbagai wilayah. Namun, hasil sintesis terhadap berbagai literatur menunjukkan bahwa efektivitas penanaman modal dalam menekan angka pengangguran tidak bersifat absolut, melainkan sangat bergantung pada beragam variabel pendukung lainnya. Faktor makroekonomi seperti kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP), kualitas modal manusia yang tecermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta tingkat pendidikan masyarakat menjadi penentu utama efisiensi dampak investasi tersebut. Di tengah gelombang transformasi industri, kajian ini juga menyoroti peran strategis ekosistem ekonomi digital dan literasi keuangan sebagai instrumen kontemporer dalam memperluas jangkauan kesempatan kerja. Selain itu, integrasi prinsip kewirausahaan syariah pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas ekonomi berbasis kerakyatan. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja secara berkelanjutan, diperlukan kolaborasi strategis antara peningkatan arus investasi fisik, penguatan kompetensi sumber daya manusia melalui jalur pendidikan, serta pemanfaatan teknologi keuangan yang inklusif. Harmonisasi kebijakan yang mengintegrasikan penguatan sektor makro dan digitalisasi pada unit UMKM menjadi kunci dalam meminimalkan disparitas antara pertumbuhan modal dan ketersediaan okupasi di pasar kerja Indonesia. Dengan demikian, investasi yang berkualitas harus mampu menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan produktivitas tenaga kerja secara masif. Sinergi multidimensi ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan secara nasional.
Manajemen Konflik Sebagai Indikator Efektivitas Penguatan Diri: Perbedaan Antara Pola Pikir dalam Mengelola Emosional Antara Gen z dan Gen Milenial dalam Perspektif SDGs Afifah Fatmala Nurlianti; Vella Elfanny Meisyacharis; Albaitul Khoiridah Fitriani; Hieronimus Febian Jona Hendrawan; Revienda Anita Fitrie; Nuh Krama Hadianto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8268

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konflik interpersonal di era digital yang dipicu oleh tingginya intensitas interaksi daring serta adanya perbedaan pola pengelolaan emosi antar generasi, khususnya Generasi Z dan Milenial. Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat turut memperluas ruang interaksi sosial, namun di sisi lain juga meningkatkan potensi kesalahpahaman dan konflik akibat keterbatasan ekspresi emosional dalam komunikasi digital. Permasalahan utama dalam penelitian ini terletak pada belum optimalnya pemahaman mengenai bagaimana kedua generasi tersebut mengelola konflik dan emosi dalam konteks sosial yang semakin kompleks dan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen konflik dan kecerdasan emosional sebagai indikator penguatan diri, serta mengkaji perbedaan strategi yang digunakan oleh Generasi Z dan Milenial dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan mental dan pembangunan masyarakat yang inklusif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melalui teknik wawancara mendalam terhadap enam informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung menggunakan strategi menghindar serta regulasi emosi berbasis refleksi diri dalam menghadapi konflik. Sementara itu, Generasi Milenial lebih mengedepankan pendekatan kolaboratif dan komunikasi terbuka untuk menyelesaikan permasalahan interpersonal. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan dalam mengelola konflik dan emosi memiliki kontribusi signifikan terhadap kesehatan mental individu, peningkatan kohesi sosial, serta mendukung terciptanya masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan pembangunan global.
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa Sekolah Menengah Pertama Kusumaningtyas, Wahyu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.827

Abstract

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menjadi sebuah inovasi yang sangat berpengaruh dalam bidang pendidikan, terutama dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Artikel ini membahas peran AI dalam konteks pembelajaran SMP melalui tinjauan literatur yang komprehensif, dengan fokus pada penerapan teknologi seperti sistem pembelajaran adaptif, chatbot edukasi, serta penilaian otomatis. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa AI mampu memberikan pembelajaran yang lebih personal, mempercepat proses pemberian umpan balik, serta secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Meski demikian, penerapan AI juga menghadapi berbagai kendala, termasuk kesiapan infrastruktur, pelatihan bagi tenaga pengajar, serta isu-isu terkait etika dan privasi data. Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan dukungan yang memadai, AI memiliki potensi untuk merevolusi proses pembelajaran di SMP, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan belajar mengajar.
Analisis Keamanan Data pada Sistem Informasi Berbasis Cloud dengan Enkripsi AES: Pendekatan Kuantitatif Berbasis State of the Art Aryanando, Ragil; Akbar, Komputerio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Advanced Encryption Standard (AES), manajemen kunci, dan kontrol akses terhadap keamanan data pada sistem informasi berbasis cloud pada konteks perguruan tinggi. Selain analisis kuantitatif, penelitian ini diperkuat dengan sintesis state of the art terhadap 30 artikel jurnal internasional periode 2021-2025 untuk memetakan kecenderungan riset, celah penelitian, dan dasar konseptual model. Pendekatan utama penelitian adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain survei potong lintang. Data diperoleh dari 214 responden yang terdiri atas staf teknologi informasi, administrator sistem, pengelola data, dan personel keamanan informasi pada organisasi yang telah menerapkan sistem berbasis cloud. Instrumen menggunakan skala Likert 5 poin dan dianalisis dengan statistik deskriptif, korelasi Pearson, diagnostik multikolinearitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AES (beta = 0,301; p < 0,001), manajemen kunci (beta = 0,246; p < 0,001), dan kontrol akses (beta = 0,389; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keamanan data. Model penelitian juga signifikan secara simultan, F(3,210) = 115,864; p < 0,001, dengan Adjusted R2 sebesar 0,618. Sintesis literatur menunjukkan bahwa studi cloud security mutakhir semakin menekankan integrasi antara kriptografi, key lifecycle governance, dan zero-trust access control. Temuan ini menegaskan bahwa keamanan data cloud tidak cukup bertumpu pada algoritma enkripsi yang kuat saja, melainkan harus diperkuat oleh tata kelola kunci dan pembatasan akses yang konsisten. Kontribusi penelitian terletak pada penyusunan model empiris yang menggabungkan tiga kontrol inti keamanan cloud sekaligus menghubungkannya dengan peta perkembangan literatur terkini.
Kajian Historis Materi Dinasti Umayyah Timur Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Sekolah/Madrasah Lubis, Elfa Fadhilah; Zen, Nurzena
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8273

Abstract

This study aims to analyze the historical study of the Umayyad Dynasty material in the learning of Islamic Cultural History (Sejarah Kebudayaan Islam) in schools and Islamic madrasahs. The research uses a qualitative approach with a library research method. Data were collected through documentation techniques by reviewing relevant books, scientific journals, and educational documents related to the Umayyad Dynasty and its implementation in Islamic history learning. The sampling technique used was purposive sampling, selecting sources that are relevant and credible to the research focus. Data analysis was conducted using content analysis, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was ensured through source triangulation by comparing various literature to obtain reliable and consistent findings. The results of the study show that the Umayyad Dynasty played a significant role in the development of Islamic civilization, particularly in administrative reform, political system development, military expansion, and cultural advancement. In the context of Islamic Cultural History learning, the material of the Umayyad Dynasty is highly relevant in shaping students’ historical understanding and character values such as leadership, discipline, and responsibility. However, learning practices are still mostly conventional and focus on memorization. Therefore, innovative and contextual learning approaches are needed to improve students’ engagement and critical thinking skills. In conclusion, the historical study of the Umayyad Dynasty material is essential for strengthening both cognitive understanding and character education in Islamic education.
Pengaruh Brand Image terhadap Kepercayaan Konsumen pada Jasa Ekspedisi TikTok Shop Latifah, Isnaini; Satriyono, Gandung; Triwidyati, Endang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dimensi brand image terhadap kepercayaan mahasiswa dalam memilih layanan jasa ekspedisi J&T Express pada platform TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal dan teknik purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang pernah menggunakan layanan J&T Express dalam transaksi melalui TikTok Shop. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert 1–5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh dimensi brand image berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen (Y). Secara parsial, dimensi karakter merek (X2), atribut merek (X3), perilaku merek (X4), serta manfaat dan kegunaan (X5) berpengaruh signifikan, sedangkan identitas merek (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa brand image mampu menjelaskan variasi kepercayaan konsumen dalam kategori sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepercayaan konsumen lebih dipengaruhi oleh pengalaman nyata, kualitas layanan, serta manfaat yang dirasakan dibandingkan aspek visual merek. Dengan demikian, keberhasilan perusahaan jasa ekspedisi dalam membangun kepercayaan tidak hanya bergantung pada pengenalan merek, tetapi juga pada konsistensi kinerja layanan. Implikasi penelitian menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, keandalan pengiriman, serta penguatan citra merek secara berkelanjutan guna meningkatkan kepercayaan konsumen dalam ekosistem transaksi digital yang semakin kompetitif.
Gambaran Waktu Tunggu sebagai Indikator Mutu Pelayanan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Tahun 2026 Seftika Sari; Silvina Harum Mawarni; Deswita Sandra Tsalsabila Ananto; Enjely Zahra Aessa; Wirahma Indah Pratiwi; Adinda Rusyamsi; Rizka Aulia Nissa; Nur Hafizah Zakira; Tiara Salsabila; Melinda Berliana Pitmi; Chrisna Rahayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu tunggu pelayanan resep obat racikan dan non racikan pada Instalasi Farmasi Rawat Jalan berdasarkan Standar Pelayanan Minimal yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kefarmasian karena berhubungan langsung dengan efektivitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik simple random sampling terhadap pasien rawat jalan pada hari pelayanan yang berbeda di Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dengan mengukur waktu sejak resep diterima oleh petugas farmasi hingga obat diserahkan kepada pasien disertai pemberian informasi obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar waktu tunggu pelayanan resep, baik obat non racikan maupun racikan, masih berada pada kategori tidak sesuai standar pelayanan minimal. Persentase kesesuaian tertinggi untuk resep non racikan ditemukan pada IFRS III, sedangkan pada resep racikan terdapat pada IFRS I. IFRS IV menjadi kelompok dengan rata-rata waktu tunggu tertinggi dibanding kelompok lainnya. Peningkatan waktu tunggu umumnya terjadi pada jam pelayanan padat akibat tingginya jumlah pasien dan beban kerja tenaga kefarmasian. Faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan pelayanan meliputi keterbatasan jumlah tenaga kefarmasian, kompleksitas proses peracikan obat, jumlah item obat dalam resep, serta alur pelayanan yang belum optimal. Secara keseluruhan, mutu pelayanan kefarmasian berdasarkan indikator waktu tunggu masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi sistem pelayanan dan sumber daya kefarmasian agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Studi Perbandingan antara Hukum Perlindungan Anak yang Dihasilkan dari Praktik Surogasi di Indonesia dan Thailand Ni Ketut Putri Pradnya Swari; Ratna Artha Windari; Ni Ketut Sari Adnyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8281

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara komprehensif mengenai perlindungan hukum terhadap anak yang lahir melalui praktik surogasi (surrogacy) melalui pendekatan perbandingan hukum antara jurisdiksi Indonesia dan Thailand. Kajian ini menyoroti disparitas regulasi yang signifikan terkait status hukum anak, hak asuh, identitas biologis, serta implementasi doktrin the best interest of the child. Analisis yuridis bersandar pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di Indonesia, yang kemudian dikomparasikan dengan Protection of a Child Born by Medically Assisted Reproductive Technology Act B.E. 2558 (2015) di Thailand. Regulasi Thailand secara eksplisit telah mengatur surogasi altruistik dengan memberikan pengakuan legal terhadap hak-hak intended parents. Metodologi penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan Perundang-undangan, konseptual, dan komparatif guna mengidentifikasi adanya rechtsvacuum (kekosongan hukum) serta implikasi yuridisnya terhadap hak-hak fundamental anak. Sumber data primer mencakup peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, sementara sumber sekunder diperoleh melalui literatur hukum serta studi bioetika internasional. Hasil analisis mengindikasikan bahwa Thailand menyediakan kerangka hukum yang lebih komprehensif melalui pengakuan status anak sebagai anak sah dari intended parents sejak kelahiran, di bawah supervisi ketat Komite PMRT untuk mitigasi eksploitasi. Sebaliknya, Indonesia masih menghadapi ketidakpastian hukum yang mengikat status anak pada ibu surrogat berdasarkan Pasal 42 dan 43 UU Perkawinan. Hal ini memicu kerentanan terhadap konflik kewenangan asuh dan potensi pelanggaran Konvensi Hak Anak (Convention on the Rights of the Child).
Peranan Peranan Perbankan Syariah dalam Menciptakan Stabilitas Moneter di Indonesia Tahun 1994 – 2024 Anggraini, Putri; Sadly, Effendi; Rahmarisa, Faty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8282

Abstract

Perbankan syariah memiliki peranan strategis dalam mendukung stabilitas moneter di Indonesia sejak mulai diperkenalkan pada tahun 1992 hingga saat ini. Sistem perbankan syariah beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam seperti larangan riba, maysir, dan gharar, serta menerapkan mekanisme bagi hasil dan penekanan pada aktivitas sektor riil. Karakteristik ini menjadikan perbankan syariah sebagai alternatif sistem keuangan yang tidak hanya lebih stabil, tetapi juga lebih adil dan inklusif dibandingkan sistem konvensional yang berbasis bunga. Dalam konteks perekonomian nasional, keberadaan perbankan syariah turut memperkuat struktur sistem keuangan dengan mengurangi praktik spekulatif yang berpotensi memicu ketidakstabilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan perbankan syariah dalam menciptakan stabilitas moneter di Indonesia selama periode 1994 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah berbagai kebijakan moneter serta kontribusi perbankan syariah terhadap indikator stabilitas ekonomi, seperti pengendalian inflasi, stabilitas nilai tukar, dan ketahanan sistem keuangan nasional. Data yang digunakan berasal dari berbagai sumber sekunder, termasuk laporan resmi lembaga keuangan dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbankan syariah memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas moneter melalui mekanisme pembiayaan berbasis bagi hasil yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap gejolak ekonomi. Selain itu, perbankan syariah juga berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, serta memperkuat ketahanan sektor perbankan, khususnya pada saat terjadi krisis ekonomi global maupun domestik. Meskipun demikian, pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil dibandingkan perbankan konvensional, sehingga kontribusinya belum sepenuhnya optimal.