cover
Contact Name
Ahmed Sardi
Contact Email
sardihere@gmail.com
Phone
+6285256669490
Journal Mail Official
ijme@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang South Sulawesi, Indonesia Postal code: 91213
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education
ISSN : 28285468     EISSN : 28280857     DOI : https://doi.org/10.58917/ijme
Core Subject : Education,
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education (IJME), sebuah jurnal nasional peer-review elektronik, menyediakan forum untuk menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan dari kontributor, dan berita teknologi baru yang terkait dengan pendidikan matematika. Jurnal ini disediakan untuk penulis, guru, mahasiswa, profesor, dan peneliti, yang akan mempublikasikan laporan penelitian mereka atau artikel tinjauan pustaka mereka (hanya untuk kontributor yang diundang) tentang pendidikan matematika dan instruksinya untuk penulis dan pembaca di seluruh Indonesia. Selain penulis biasa, untuk setiap jilid, isinya akan disumbangkan oleh kontributor undangan yang ahli dalam pendidikan matematika baik dari dalam maupun luar negeri. Jurnal tersebut mengundang artikel penelitian asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain . Seluruh spektrum penelitian dalam pendidikan matematika dipersilakan , yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: 1. Pendidikan Matematika Realistis 2. Penelitian Desain dalam Pendidikan Matematika 3. Kemampuan Matematika
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Aisyah; Galih Adirakasiwi, Alpha
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan belajar matematika pada siswa SMP. Kecemasan matematika merupakan respons emosional negatif berupa rasa takut, gugup, dan tidak nyaman saat menghadapi pelajaran matematika, yang dapat mengganggu kinerja kognitif dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 41 siswa kelas VIII B dari salah satu SMP di Karawang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket non-tes yang terdiri dari 28 pernyataan yang mencakup tiga aspek kecemasan belajar, yaitu kognitif, afektif, dan fisiologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa, yaitu sekitar 35%, berada pada tingkat kecemasan sedang. Pada aspek kognitif, sebanyak 37% siswa mengalami kecemasan yang ditandai dengan kurangnya kepercayaan diri, kesulitan berkonsentrasi, dan rasa takut gagal. Aspek afektif menunjukkan 34% siswa merasa gugup, gelisah, dan kurang senang saat pembelajaran. Sementara pada aspek fisiologis, 33% siswa mengalami reaksi fisik seperti mual, berkeringat dingin, sakit kepala, dan jantung berdebar. Temuan ini menunjukkan bahwa kecemasan belajar matematika cukup umum dialami siswa dan perlu mendapatkan perhatian dalam proses pembelajaran.
ANALISIS TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rahmawati, Tsabitah; Munandar, Dadang Rahman
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.194

Abstract

Kepercayaan diri atau self-confidence merupakan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri serta pandangan terhadap diri sebagai individu yang utuh berdasarkan konsep diri. Menganalisis tingkat kepercayaan diri siswa kelas VII di SMP Negeri 236 Jakarta merupakan tujuan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah siswa telah memiliki kepercayaan diri, namun sebagian besar siswa masih kurang baik dalam kepercayaan dirinya. Untuk mencapai hasil belajar yang maksimal, maka perlu ditingkatkannya rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran matematika.
KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK Nurullita Astriani; Muhammad Bayu Al Dhana; Lola Zeramenda Br Tarigan; Nayla Aiwina Putri
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.204

Abstract

ABSTRACT Mathematical connection ability is one of the most important abilities because it will help mastery of meaningful conceptual understanding and help complete problem-solving tasks through the relationship between mathematical concepts and between mathematical concepts and concepts in other disciplines. With a realistic mathematical approach, it is seen as being able to provide learning that will have a good impact on students' mathematical connection abilities because in learning it will be linked to the real world which is used as a basis for understanding mathematical concepts so that students understand the benefits of mathematics. The purpose of this research aims to analyze students' mathematical connection abilities using a realistic mathematical approach. This study is a Quasi Experiment study. The population of this study was all students of class VIII of SMP Negeri 1 Pangkalan Susu. The research sample was taken from two classes, namely class VIII-1 and VIII-2 with the Simple Random Sampling Technique. The instrument of this study was a test, namely to measure mathematical connection abilities. Data analysis of students' mathematical connection ability test results in the form of descriptive data analysis, normality tests, homogeneity tests and hypothesis tests. The results showed that the mathematical connection abilities of students who were given learning with a realistic mathematical approach were better than the mathematical connection abilities of students who were given conventional learning. Keywords : Mathematical Connection Ability; Realistic Mathematics Approach ABSTRAK Kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting dikarenakan akan membantu penguasaan pemahaman konsep yang bermakna dan membantu menyelesaikan tugas pemecahan masalah melalui keterkaitan antar konsep matematika dan antara konsep matematika dengan konsep dalam disiplin lain. Dengan pendekatan matematika realistik dipandang dapat memberikan pembelajaran yang akan membawa dampak baik terhadap kemampuan koneksi matematis siswa karena di dalam pembelajaran akan dikaitkan dengan dunia nyata yang digunakan sebagai dasar di dalam memahami konsep matematika sehingga siswa memahami manfaat dari matematika tersebut. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa dengan menggunakan pendekatan matematika realistik. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pangkalan Susu. Sampel penelitian diambil dua kelas yaitu kelas VIII-1 dan VIII-2 dengan Teknik Simple Random Sampling. Instrumen penelitian ini adalah tes yaitu untuk mengukur kemampuan koneksi matematis. Analisis data hasil tes kemampuan koneksi matematis siswa berupa analisis deskriptif data, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa yang diberi pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik lebih baik dari pada kemampuan koneksi matematis siswa yang diberi pembelajaran konvensional. Kata kunci: Kemampuan Koneksi Matematis; Pendekatan Matematika Realistik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS ANDROID PADA MATERI PELUANG UNTUK PESERTA DIDIK JENJANG SMA Majid, Ahmad Farham; Wahidah, Nur; Mirdayanti; Azisah, Nur; Raswin, Muhammad Sultan
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.212

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era saat ini menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran, khususnya dalam menyampaikan materi yang bersifat abstrak seperti peluang dalam matematika. Kurangnya pemahaman konseptual serta rendahnya motivasi belajar siswa merupakan tantangan penting yang harus segera diatasi dengan menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih menarik dan kontekstual dengan pengalaman siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berbasis Android pada materi peluang bagi siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Media pembelajaran dirancang menggunakan aplikasi Construct 2 dan MIT App Inventor untuk menghasilkan aplikasi interaktif yang kompatibel dengan perangkat Android. Uji coba dilakukan pada siswa kelas X di MA Syekh Yusuf Gowa. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa media tersebut memenuhi kriteria validitas, sedangkan tanggapan siswa melalui angket menempatkan media ini dalam kategori praktis. Selain itu, hasil tes belajar mengindikasikan tingkat ketuntasan belajar mencapai 78,5%, yang masuk dalam kategori efektif. Dengan demikian, media pembelajaran digital ini layak dijadikan alternatif pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi peluang secara lebih menarik, fleksibel, dan mandiri.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBANTUAN MEDIA BLOK PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Lestari, Sinta Yuni; Nugraheni, Nursiwi
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.213

Abstract

Tujuan dari studi ini untuk memahami seberapa baik keberhasilan model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) dengan bantuan media blok pecahan dalam memaksimalkan kemampuan siswa sekolah dasar dalam menemukan solusi pada masalah matematika. Studi ini dilaksanakan mengenakan metode quasi eksperimen, melibatkan kelompok eksperimen yang terdiri dari 28 siswa dari kelas V SDN Mokaha 01 dan kelompok kontrol yang meliputi 33 siswa dari kelas V SDN Penyalahan 01. Untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah sebelum dan setelah perlakuan, menggunakan tes awal dan tes akhir pada untuk mengetahui hasil. Hasil analisis uji-t memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara hasil tes akhir dari kedua kelompok uji coba (Sig. 0,000) yang mengindikasikan bahwa model pembelajaran yang diterapkan berpengaruh. Serta model pembelajaran project based learning (PJBL) lebih efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dibandingkan dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) dibuktikan dengan hasil penelitian pada kelas eksperimen sebesar 65,4% yang termasuk kategori cukup efektif, sementara di kelas kontrol hanya 44,01% tergolong kedalam kategori kurang efektif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Rahmawati, Tanti Diyah; Septia, Tika; Kristianto, Vigih Hery; Ndori, Vinsensius Herianto
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.225

Abstract

Kehidupan sehari-hari sangat bergantung pada matematika (Tasar et al., 2018). Berdasarkan hasil wawancara siswa SMPN 1 Waigete, matematika sering dianggap oleh siswa sebagai mata pelajaran yang menantang dan membosankan. Untuk menjawab permasalahan dalam matematika, seseorang harus mampu berpikir kritis (Rahmawati et al., 2024). Model pembelajaran kooperatif metode make-a-match merupakan salah satu strategi pembelajaran matematika yang harus dikembangkan agar dapat membantu siswa dalam memahami konsep matematika dan mengidentifikasi hubungan yang bermakna dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran make a match iterhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VII di SMPN Waigete. Menggunakan metode penelitian kuantitaif dengan menguji hipotesis didapatkan hasil bahwa nilai t hitung yang diperoleh dari perhitungan uji-t adalah sebesar 2,52. Dengan derajat kebebasan (db) = 53 dan taraf signifikansi (α) = 0,05, maka nilai t tabel yang diperoleh dari tabel tersebut adalah 1,67. Seperti yang ditunjukkan oleh hasil perbandingan antara t hitung dan t tabel, t hitung lebih besar dari t tabel. Ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran Make A Match mempengaruhi pemahaman konsep matematika siswa SMPN 1 Waigete.
PENGEMBANGAN FLIPBOOK ETNOMATEMATIKA BERBASIS BUDAYA SEMARANG UNTUK PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN Kirana, Diva; Witanto, Yuli
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji kelayakan dan keefektifan flipbook etnomatematika berbasis budaya Semarang untuk siswa kelas V SD pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Di era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, kemampuan matematika sangat penting. Di sisi lain, pengetahuan tentang budaya juga diperlukan agar jati diri bangsa tetap terjaga. Salah satu cara untuk mengintegrasikan keduanya dalam pembelajaran, yaitu dengan menggunakan media belajar etnomatematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang meliputi tahap planning (merencanakan), producing (memproduksi), dan evaluation (mengevaluasi). Melalui langkah-langkah tersebut, penelitian ini berhasil mengembangkan flipbook etnomatematika berbasis Budaya Semarang yang dinilai sangat layak oleh ahli materi (91,25%) dan ahli media (85%). Selain itu, media ini juga mendapat respons positif oleh siswa yang menggunakannya. Berdasarkan pretest dan posttest, rata-rata hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan meningkat sebesar 18,5, sementara peningkatan pengetahuan tentang budaya Semarang mencapai 25,88. Meskipun demikian, hasil N-Gain pada materi matematika hanya sebesar 0,274 (kategori tidak efektif), sedangkan untuk pengetahuan budaya sebesar 0,586 (kategori cukup efektif). Dengan demikian, media ini dinilai layak digunakan dan cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan budaya, meskipun belum terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL KUBUS: STUDI KASUS PADA PEMBELAJARAN BANGUN RUANG Khaerunnisa, Marwa; Syafitri, Nazwa Mutia; Fauzi, KMS Muhammad Amin
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa SMP dalam menyelesaikan soal geometri khususnya pada materi kubus. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi bagian-bagian yang menjadi sumber kesalahan dalam proses pembelajaran matematika. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ruang dimensi tiga yang berdampak pada rendahnya kemampuan menyelesaikan soal dengan tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sunggal sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan berupa soal deskriptif yang menguji pemahaman siswa terhadap konsep dan aplikasi kubus. Analisis data dilakukan dengan menggunakan prosedur Newman yang meliputi lima tahap yaitu: Membaca, Memahami, Transformasi, Keterampilan Proses, dan Menulis Jawaban Akhir. Hasil analisis menunjukkan tidak ditemukan kesalahan pada tahap membaca. Akan tetapi, kesalahan terjadi pada tahap memahami (16,64%), transformasi (13,9%), keterampilan proses (17,96%), dan menulis jawaban akhir (11,96%). Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan informasi matematika dan menerapkan langkah-langkah penyelesaian yang tepat. Oleh karena itu, disarankan agar para pendidik menerapkan strategi pembelajaran yang lebih terarah, seperti Terapi Pembelajaran, untuk meningkatkan keterampilan berpikir matematika dan mengurangi tingkat kesalahan siswa secara signifikan
EFEKTIVITAS GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SISWA DAN PENGAJAR Gobang, Paulina Masliani; Repe, Maria Restina; Mandona, Kartika Chandra Kirana; Kendo, Yuliana Daka; Sari, Novita
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.250

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemanfaatan Learning Management System (LMS) dalam dunia pendidikan, salah satunya melaui Google Classroom. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan google classroom sebagai sarana pembelajaran daring sekaligus mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan interaksi antara siswa dan guru di SMA Negeri 1 Nangapanda. Metode yang digunakan adalah mixed methods, yaitu gabungan pendekatan kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS, sedangkan data kualitatif diperoleh dari wawancara dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa dan satu orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Classroom memiliki tingkat efektivitas yang tinggi, dengan skor rata-rata 44,00 dan persentase efektivitas sebesar 84% serta tingkat interaksi antara siswa dan guru yang juga tinggi, yaitu 86%. Temuan ini menunjukkan bahwa google classroom tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran digital, tetapi juga mampu memperkuat keterlibatan antara guru dan siswa. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam optimalisasi pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan interaksi di masa mendatang.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS IT DENGAN GPT AI SEBAGAI ALAT BANTU Buton, Yohana Loisa; Liarian, Beatrix Florentina; Teti, Rofina Anjelina; Dhato, Maria Florida; Sewo, Febryanti Malan
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektivitas penggunaan kecerdasan buatan Generative Pre-trained Transformer (GPT), khususnya Chat GPT, dalam pembelajaran matematika di SMA Swasta Adhyaksa Ende, demi mengatasi masalah rendahnya prestasi dan motivasi belajar siswa akibat pendekatan pembelajaran yang masih konvensional dan terpusat pada guru. Menggunakan desain quasi-eksperimental, penelitian ini melibatkan delapan siswa kelas XI yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, di mana kelompok eksperimen belajar menggunakan GPT AI sebagai alat bantu belajar. Penelitian ini turut mengisi kesenjangan pada studi-studi sebelumnya, karena masih jarang terjadi penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) pada pembelajaran di SMA Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisa menggunakan uji-t dan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan pada hasil belajar dan motivasi siswa setelah menggunakan GPT AI, Jadi dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan antara hasil posttest dan pretest siswa. Hipotesis nol (H₀) tidak diterima dan hipotesis alternatif (H₁) diterima.ditandai dengan naiknya rata-rata nilai dari 65 menjadi 91,25 dan menurunnya variasi atau kesenjangan nilai. Penelitian ini menunjukkan bahwa GPT AI dapat meningkatkan bukan hanya pemahaman individu, tetapi juga pemerataan hasil belajar. Penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan buatan merupakan solusi inovatif dan menjanjikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, dan menyarankan implementasi yang lebih luas di sekolah-sekolah lain.

Page 5 of 10 | Total Record : 100