cover
Contact Name
Muhsinun
Contact Email
jurnal.armada@gmail.com
Phone
+6281882840231
Journal Mail Official
armada@45mataram.ac.id
Editorial Address
Tawak-Tawak Street, East Mataram Sub-district, Mataram District, Mataram City, West Nusa Tenggara, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29642981     DOI : doi.org/10.55681/armada
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin is a multidisciplinary journal published by LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram every month a year with online version of E-ISSN 2964-2981 and can be accessed openly. This journal is a peer reviewed, open access, scientific and scholarly journal which publishes research papers, review papers, case reports, case studies, books review, thesis, dissertation works, etc. ARMADA journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, including humanities and social sciences, education, religious sciences, philosophy, economics, engineering sciences, and health sciences.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 740 Documents
Estimasi Emisi CO2 Berdasarkan Metode IPCC pada Alat Gali Muat dan Alat Angkut di Tambang Batubara Yunida Iashania; Asri Fridtriyanda; Onie Dian Sanitha; Iyes Rani Simanullang; Jeremy Junior Kurniawan
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.2571

Abstract

Sektor pertambangan batubara merupakan salah satu kegiatan industri yang menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK), terutama karbon dioksida (CO₂), akibat penggunaan bahan bakar fosil pada alat berat. Upaya pengendalian emisi menjadi bagian penting dalam penerapan konsep sustainable mining guna mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi emisi CO₂ yang dihasilkan oleh alat gali muat dan alat angkut pada kegiatan penambangan batubara menggunakan metode yang mengacu pada pedoman Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Metode penelitian yang digunakan deskripsi kuantitatif menggunakan data konsumsi bahan bakar, produktivitas alat gali muat, jumlah alat angkut, dan jarak pengangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa excavator E5417 memiliki produktivitas tertinggi sebesar 236,80 bcm/jam dengan emisi CO₂ sebesar 46,68 ton CO₂/bulan. Excavator E421 memiliki produktivitas sebesar 207,01 bcm/jam dengan emisi sebesar 50,68 ton CO₂/bulan, sedangkan excavator E5414 memiliki produktivitas terendah sebesar 185,86 bcm/jam dengan emisi tertinggi sebesar 60,02 ton CO₂/bulan. Total emisi CO₂ yang dihasilkan oleh 15 unit alat angkut mencapai 500,18 ton CO₂/bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat dengan alat angkut memiliki total emisi CO₂ yang lebih banyak, sehingga peningkatan efisiensi operasional dapat menjadi strategi untuk menurunkan intensitas emisi pada kegiatan penambangan batubara.
Kejujuran Reflektif Sebagai Fondasi Perubahan: Refleksi Awal Peningkatan Kapasitas Local Initiative Group Anti Napza di Desa Sukaratu Hilmira Aziz Zahranty; Dede Kuswanda; Aribowo Aribowo
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.2856

Abstract

Program pencegahan NAPZA berbasis komunitas di pedesaan Indonesia sering mengalami stagnasi setelah pembentukan karena keterbatasan panduan operasional dan rendahnya kepercayaan diri anggota. Penelitian ini mengkaji fase refleksi awal peningkatan kapasitas Local Initiative Group (LIG) di Desa Sukaratu, Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan data yang diperoleh melalui FGD I, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis SWOT kolektif menunjukkan tiga kelemahan struktural, yaitu ketiadaan program kerja terstruktur, rendahnya kepercayaan diri akibat minimnya pembekalan, dan lemahnya koordinasi. Menariknya, ketika diminta mengidentifikasi kelebihan kelompok, hampir seluruh anggota menuliskan “nihil”. Temuan ini menunjukkan bahwa jawaban tersebut bukan sekadar indikator kelemahan, tetapi bentuk kejujuran reflektif yang membuka ruang bagi perubahan transformatif. Proses refleksi juga mengungkap tiga aset motivasional, yaitu keinginan untuk bergerak, aspirasi menjadi ruang konsultasi komunitas, dan komitmen melindungi pemuda dari NAPZA. Penelitian menegaskan bahwa refleksi awal merupakan bagian substantif dari peningkatan kapasitas karena membantu komunitas mengenali kebutuhan, motivasi, dan arah tindakannya secara autentik.
The Multidisciplinary Foundations of Organizational Behavior: A PRISMA-Based Systematic Literature Review and Integrative Conceptual Synthesis Wijil Nugroho; Ririsma Sihombing
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.2860

Abstract

Organisational behaviour (OB) is a multidisciplinary field that explains, predicts, and influences human behaviour within organisations. However, the specific contribution of different disciplines to analysing behaviour at the individual, group, and organisational system levels remains fragmented. This article employs a PRISMA-oriented systematic literature review combined with an integrative conceptual synthesis to map the disciplinary foundations of OB and develop a multilevel framework for organisational diagnosis. Data were collected from 326 records identified through databases and registers, alongside 21 additional records retrieved through citation tracking. Following the screening process, 18 studies were included in the thematic synthesis. The findings demonstrate that psychology explains motivation, perception, learning, emotion, work attitudes, and decision-making; social psychology explains group influence, identity, and psychological safety; sociology explains norms, roles, networks, structure, and conflict; anthropology explains culture, meaning systems, diversity, and inclusion; while political science explains power, influence, coalition building, negotiation, and resource allocation. This article provides an individual-group-system framework and a transparent review protocol to support multidisciplinary and multilevel approaches to organisational diagnosis.
A Penyelesaian Sengketa Medis melalui Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) Berbasis Pendekatan Humanis Rizki Maulana Ahzar; Anantya Aliyya Arkanbariq; Umi Nafiah; Nissya Zarqa Rizqya Zarqa
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.2901

Abstract

Kesehatan merupakan hak asasi manusia yang dijamin secara konstitusional, namun kompleksitas pelayanan medis dan meningkatnya ekspektasi pasien berpotensi menimbulkan sengketa medis, terutama terkait dugaan malpraktik. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik sengketa medis serta menganalisis efektivitas Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) berbasis pendekatan humanis dalam penyelesaian sengketa medis di Indonesia. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui analisis bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme APS, seperti mediasi, arbitrase, konsiliasi, dan negosiasi, lebih sesuai dengan karakteristik sengketa medis karena mengutamakan dialog, musyawarah, kerahasiaan, serta pemulihan hubungan para pihak. Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep as-Sulhu, at-Tahkim, dan al-Qadha dalam hukum Islam yang menekankan penyelesaian sengketa secara adil dan tidak merugikan para pihak. Pasal 310 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memperkuat orientasi penyelesaian sengketa di luar pengadilan sebagai bentuk paradigma hukum kesehatan yang humanis, restoratif, dan berkeadilan substantif.
Kesiapan Menulis Anak Usia Dini: Mengenal Hambatan Motorik dan Tantangan di Kabupaten Kupang Rio Imanuel Lak’apu
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan menulis anak usia dini dengan fokus mengidentifikasi hambatan motorik halus serta tantangan kontekstual yang dihadapi di Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei dan observasi klinis terstruktur. Sampel penelitian melibatkan 37 anak usia 5–6 tahun dari lembaga PAUD/TK di Kabupaten Kupang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi biomekanika menulis (skala grasp dan regulasi tekanan) serta wawancara terstruktur bersama pendidik dan orang tua. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk persentase hambatan motorik dan analisis kualitatif model Miles dan Huberman untuk tantangan sosiokultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat anomali perkembangan fisik di mana 68% anak masih menggunakan palmar grasp yang persisten (kaku) dan 72% anak mengalami ketiadaan sinkronisasi tekanan tangan (goresan terlalu tegang atau terlalu lemah). Tantangan utama di lapangan bersumber dari miskonsepsi sosiokultural orang tua yang mengidentikkan calistung instan sebagai indikator tunggal kecerdasan, sehingga memaksa guru menerapkan metode drilling mekanis yang tidak ramah perkembangan anak. Hal ini membuktikan bahwa hambatan motorik halus anak di Kabupaten Kupang dipicu secara masif oleh tekanan akademik (academic pressuring) yang mengabaikan kesiapan fungsional motorik anak.
Motif Sosial dalam Pelestarian B Motif Sosial dalam Pelestarian Budaya dan Lingkungan melalui Literasi Wayang Botol pada Komunitas Sekolah Pedalangan Wayang Sasak Lombok Muhamad Khalid Iswadi; Alfisahrin Alfisahrin; Atika Pikriyani; Diva Aulia Safitri
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.2988

Abstract

Penelitian ini menegaskan bahwa gerakan literasi Wayang Botol yang digagas oleh Sekolah Pedalangan Wayang Sasak (SPWS) merupakan praktik sosial-budaya yang mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dengan pelestarian tradisi lokal. Temuan penelitian mengidentifikasi empat motif sosial utama: kepekaan terhadap isu lingkungan dan krisis sampah, pelestarian budaya lokal dan identitas komunitas, solidaritas sosial serta kesadaran kolektif, dan inovasi dalam media kreatif untuk menghadapi tantangan zaman. Kontribusi SPWS tercermin dalam tiga dimensi: revitalisasi seni pedalangan yang adaptif, pendidikan ekologi berbasis komunitas, dan penguatan solidaritas sosial melalui partisipasi publik dalam seni pertunjukan. Temuan ini memperkuat literatur bahwa seni berbasis budaya lokal dapat berfungsi sebagai agen perubahan sosial-lingkungan sekaligus memperkokoh identitas komunitas.
Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Ecoprint di TK Aba Kauman Muntilan Magelang Dewi Anika Sari; Rina Hizriyani; Cucu Sopiah
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2996

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 4–5 tahun melalui kegiatan ecoprint di TK ABA Kauman Muntilan, Magelang. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 21 anak Kelompok A, yaitu 11 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator yang diamati mencakup kesadaran emosi, pengaturan dan ekspresi emosi, pengendalian perilaku, serta respons sosial emosional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase anak pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik, dari 23,81% pada pra siklus menjadi 61,90% pada Siklus I dan 90,48% pada Siklus II. Anak juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kerja sama, kesabaran, tanggung jawab, dan kemampuan mengekspresikan emosi secara tepat. Dengan demikian, kegiatan ecoprint efektif meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini serta dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif, ramah lingkungan, dan berpusat pada anak.
The Impact of Technology Adoption on Productivity, Sales, Performance and Farmer Satisfaction: Evidence From Rose Cultivation in Ngliman Village Indonesia Wahyu Eka Kiswardani; N.Azizia Gia Mutiarasari; Muhammad Farhansyah Mondari
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.3039

Abstract

Rose cultivation is an important agricultural sector in Ngliman Village. However, conventional cultivation practices that remain widely adopted have resulted in low productivity, declining sales, and reduced farmer satisfaction. This study aims to analyse the effect of applying cultivation technology on rose productivity, increased sales, and farmer satisfaction. The research employed an experimental method on a 4 × 15 metre plot planted with 60 rose plants. Cultivation technology was implemented to improve plant growth and production yields. Data were collected over six planting cycles and compared with conventional cultivation methods. The results showed a significant increase in productivity following the application of cultivation technology. Increased yields directly contributed to higher sales and greater levels of farmer satisfaction. These findings indicate that integrating technology into rose cultivation can improve farming performance while providing economic benefits for farmers. Furthermore, the application of technology supports more efficient and sustainable cultivation practices. This study demonstrates that the use of technology has the potential to strengthen the competitiveness and sustainability of rose cultivation businesses in Ngliman Village and other areas with similar characteristics.
Strategi Manajemen Sekolah dalam Pengurangan Risiko Bencana Banjir Berbasis Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kalimantan Selatan (Studi Kasus: SMA dan SMK di Wilayah Rawan Banjir Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin) Bambang Dedi Mulyadi; Ahmad Suriansyah; Aslamiah Aslamiah
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.3092

Abstract

Eskalasi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, menuntut penguatan kapasitas mitigasi pada sektor pendidikan menengah melalui kebijakan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi strategi manajemen sekolah di SMA dan SMK wilayah rawan banjir Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin dalam mengimplementasikan tri-pilar SPAB. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus jamak (multiple-case study), data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan adanya implementation gap yang signifikan akibat fenomena isomorphic mimicry. Strategi manajemen sekolah masih bersifat reaktif-instrumental yang didominasi oleh perlindungan aset fisik (Pilar 1). Sementara itu, kapasitas tata kelola manajerial (Pilar 2) dan enkulturasi literasi risiko (Pilar 3) masih berada pada fase embrionik akibat inelastisitas regulasi pendanaan (BOS) dan ketiadaan Rencana Kontinjensi Sekolah. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya rekonstruksi kebijakan mikro melalui integrasi anggaran PRB dalam RKAS dan perumusan Petunjuk Teknis lokal yang adaptif terhadap karakteristik geomorfologi wilayah rawan banjir rawa dan sungai.
Pembelajaran Tari Berbasis Blended Learning pada Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Zalma Putri Haryadi; Yuliawan Kasmahidayat; Fitri Kurniati
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i8.3105

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi blended learning dalam pembelajaran tari pada siswa SMP yang mengikuti program ekstrakurikuler tari di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Pembelajaran tari tidak hanya berfungsi sebagai praktik artistik, tetapi juga menjadi media untuk menjaga keterhubungan siswa dengan budaya Indonesia di lingkungan multikultural. Penelitian ini berfokus pada proses pembelajaran Tari Banus, yaitu materi tari yang dikembangkan melalui integrasi kosakata gerak tradisional Jawa Barat dan ekspresi tari kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model blended learning diterapkan melalui enam tahapan utama. Model ini memungkinkan siswa untuk belajar secara fleksibel, berlatih secara mandiri, dan memperoleh koreksi langsung dalam sesi tatap muka yang terbatas. Siswa mengalami beberapa kendala dalam proses pembelajaran. Namun, integrasi pembelajaran daring dan luring mendukung perkembangan penguasaan gerak, partisipasi, dan motivasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa blended learning dapat menjadi model pembelajaran tari yang relevan secara kontekstual dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya pada sekolah Indonesia di luar negeri yang menghadapi keterbatasan geografis dan sumber daya.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 9 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2026 Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026 Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026 Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026 Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026 Vol. 4 No. 4 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, March 2026 Vol. 4 No. 2 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuary 2026 Vol. 4 No. 1 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, January 2026 Vol. 3 No. 12 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, December 2025 Vol. 3 No. 11 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2025 Vol. 3 No. 10 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2025 Vol. 3 No. 9 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2025 Vol. 3 No. 8 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2025 Vol. 3 No. 6 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2025 Vol. 3 No. 5 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2025 Vol. 3 No. 4 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2025 Vol. 3 No. 3 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuari 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2025 Vol. 2 No. 12 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2024 Vol. 2 No. 11 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2024 Vol. 2 No. 10 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2024 Vol. 2 No. 9 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2024 Vol. 2 No. 8 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 2 No. 7 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2024 Vol. 2 No. 6 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2024 Vol. 2 No. 5 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2024 Vol. 2 No. 4 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Februari 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2024 Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023 Vol. 1 No. 8 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2023 Vol. 1 No. 2 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Februari 2023 More Issue