cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 766 Documents
Edukasi Bank Sampah Sebagai Implementasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Dusun Pal Putih Dian Neli Pratiwi; Irhamni Irhamni; Nabila Putriyandri Alifa; Sela Diyah Maulani; Olyvia Salsabila; Dina Selvia Sinambela; Irvina Prameswary; Pasha Apriyanti Manalu; Muhammad Zhafir Estungkara; Andre Ananda Fajri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/c58eyt39

Abstract

Sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam upaya meningkatkan kesehatan lingkungan, khususnya di Provinsi Lampung. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui integrasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan konsep bank sampah di Dusun Pal Putih-1, Desa Karanganyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan dilaksanakan di rumah Kepala Dusun dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, anggota Karang Taruna, serta aparatur desa. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dan diskusi interaktif mengenai pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), praktik pemilahan sampah, edukasi mengenai bank sampah, serta evaluasi kegiatan melalui pemberian pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta mengalami peningkatan sebesar 10–20 poin setelah mengikuti program edukasi, yang mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan sampah, PHBS, dan kesehatan lingkungan. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang ditandai dengan mulai diterapkannya pemilahan sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3), berkurangnya kebiasaan membakar sampah, serta munculnya inisiatif pembentukan bank sampah Dusun Pal Putih-1 yang dikelola oleh Karang Taruna. Program ini memberikan dampak positif dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan memiliki nilai ekonomi. Oleh karena itu, sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah melalui program bank sampah dapat menjadi strategi yang memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mendukung penerapan PHBS serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Kekerasan dalam Pacaran (Dating  Violence) pada Remaja di SMA Swasta Perkumpulan Amal Bakti (PAB) Saentis Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Siti Yupa Mumthanna; Riska Hutapea; Samuel Waruhu; Magdalena Barus; Deby Cynthia; Humaida Hanim
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ys82c821

Abstract

Kekerasan seksual dan kekerasan dalam pacaran (dating violence) pada remaja merupakan masalah yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial. Rendahnya pengetahuan remaja tentang hubungan yang sehat menyebabkan mereka rentan menjadi korban maupun pelaku kekerasan. Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja dalam mencegah kekerasan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual dan kekerasan dalam pacaran pada remaja di SMA Swasta Perkumpulan Amal Bakti (PAB) 8 Saentis Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026. Metode yang digunakan meliputi identifikasi tingkat pengetahuan siswa, penyusunan materi edukasi, penyuluhan interaktif, diskusi, simulasi, serta pemanfaatan media flipbook sebagai sarana pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual dan dating violence, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahannya. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif dalam membangun hubungan yang sehat, menghargai diri sendiri dan orang lain, serta meningkatkan keberanian untuk melaporkan tindakan kekerasan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan remaja yang sehat
Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun melalui Media Visual dan Cerdas Cermat di Panti Asuhan Serang Ahmad Jubaedi; Nenden Lesmana Wati; Supriatin Supriatin; Dhika Dharmansyah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/swkw1115

Abstract

Anak yang tinggal di panti asuhan menggunakan fasilitas secara komunal sehingga membutuhkan edukasi kebersihan tangan yang mudah dipahami dan dapat dievaluasi. Kegiatan pengabdian ini menawarkan media visual Petualangan Tangan Bersih yang dipadukan dengan cerdas cermat dan simulasi praktik untuk memperkuat pengetahuan serta keterampilan mencuci tangan pakai sabun. Kegiatan bertujuan memberikan edukasi dan menilai ketercapaian pembelajaran pada 30 anak usia sekolah dasar yang terdiri atas 14 anak laki-laki dan 16 anak perempuan. Peserta dibagi menjadi tiga tim dan mengikuti empat pertanyaan wajib, empat pertanyaan rebutan, serta dua tantangan praktik. Seluruh pertanyaan pengetahuan berhasil dijawab dengan benar oleh tim yang memperoleh kesempatan menjawab sehingga ketercapaian kognitif pada tingkat kelompok adalah 100%. Skor praktik adalah 81 dari 90 (90,0%), sedangkan capaian keseluruhan adalah 181 dari 190 (95,3%). Tim A memperoleh skor 68, Tim B 62, dan Tim C 51. Pendekatan visual, permainan kelompok, dan praktik langsung dapat diterapkan sebagai model edukasi yang partisipatif dan ramah anak. Evaluasi berikutnya perlu menggunakan pengukuran individual sebelum dan sesudah kegiatan serta pemantauan lanjutan untuk menilai keberlanjutan perilaku.
Edukasi dan Skrining Tuberkulosis melalui Program SAHABAT GEMA TB pada Pelajar di Desa Bulusari Banyuwangi Alifia Syahrina Ramadhani; Faradiva Husna Azizah; Diansanto Prayoga; Tito Yustiawan
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/vyxgtg30

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di kalangan remaja usia sekolah yang berisiko tinggi penularan karena interaksi yang intensif dan rendahnya pengetahuan tentang gejala TB, pencegahan, dan pentingnya pengobatan. Program SAHABAT GEMA TB dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendukung deteksi dini kasus TB melalui pendekatan berbasis sekolah. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan community-based approach yang menekankan keterlibatan aktif peserta melalui edukasi kesehatan, permainan edukatif, diskusi interaktif, dan skrining dini tuberkulosis, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini diikuti oleh 69 siswa dari MA Nurus Sa'adah dan MA Darul Falah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan peningkatan skor post-test sebesar 37,63% di MA Nurus Sa'adah dan 12,5% di MA Darul Falah. Semua peserta menjalani skrining TB, sementara mereka yang memiliki gejala atau faktor risiko ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan kader TB dan Puskesmas Kelir. Program ini secara efektif meningkatkan literasi kesehatan, mendukung deteksi dini TB, dan memperkuat kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, dan fasilitas kesehatan dalam upaya pengendalian tuberkulosis di masyarakat
Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Edukasi Terapi Foot Soak Lemongrass untuk Pencegahan Hipertensi Maternal Friza Novita Sari Situmorang; Ade Rachmat Yudiyanto; Ika Damayanti Sipayung Sipayung; Sonia Novita Sari; Novita Andriani Br Manjorang; Nita Nasefa; Misno Misno
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/p2h4c670

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu penyumbang utama kematian ibu dan menuntut penanganan preventif sejak dini di tingkat pelayanan kesehatan primer. Kader kesehatan di Desa Bangun Rejo memiliki kedekatan yang tinggi dengan ibu hamil, namun perannya masih terbatas pada pencatatan administratif dan belum dibekali keterampilan asuhan komplementer, sementara potensi tanaman sereh yang melimpah di pekarangan warga belum dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan kader melalui edukasi terstruktur dan pelatihan terapi rendam kaki air rebusan sereh sebagai upaya pencegahan hipertensi maternal. Metode yang digunakan adalah promosi kesehatan partisipatif selama enam bulan, mencakup sosialisasi dan koordinasi, penyusunan instrumen serta leaflet panduan mandiri, edukasi teori, demonstrasi praktik psikomotorik, hingga pendampingan dan evaluasi berkala dengan pengukuran pengetahuan melalui pra dan pasca uji. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan kader sebesar tiga puluh empat persen dan seluruh kader lulus uji ulang demonstrasi pembuatan terapi, sehingga program berhasil terintegrasi ke dalam agenda kunjungan rumah posyandu. Disimpulkan bahwa edukasi dan pelatihan terapi rendam kaki sereh efektif meningkatkan kapasitas kader dalam pencegahan hipertensi maternal berbasis kearifan lokal.
Optimalisasi Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Deteksi Dini Kehamilan Berisiko di Dusun Nayan Anjas Upi Rachmawati; Hanidya Fidela Ulayya; Mutiara Dewi Listiyanawati; Puji Suwariyah; Endang Zulaicha; Muh. Akhir
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/cake8w30

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan serius, seringkali dipicu oleh fenomena "Tiga Terlambat" yang bersumber dari rendahnya pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) mengenai faktor risiko kehamilan. Di Dusun Nayan, observasi awal menunjukkan minimnya literasi WUS tentang skor risiko kehamilan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pengetahuan dan keterampilan WUS dalam mendeteksi kehamilan berisiko secara mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 melalui metode edukasi interaktif, ceramah, dan demonstrasi pada 27 responden. Efektivitas diukur menggunakan desain pre-test dan post-test melalui kuesioner pengetahuan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana rerata skor pre-test adalah 9,52 (kategori kurang) meningkat menjadi 16,33 (kategori cukup/baik) pada post-test. Setelah intervensi, 70% responden berada pada kategori pengetahuan baik dan tidak ada lagi responden di kategori kurang. Hal ini menunjukkan bahwa metode edukasi partisipatif efektif meningkatkan literasi kesehatan WUS. Edukasi berkelanjutan dan pendampingan oleh kader kesehatan sangat disarankan untuk menjaga retensi pengetahuan dan mendorong perilaku deteksi dini yang konsisten di tingkat komunitas.
Optimalisasi Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk Mewujudkan Zero Stunting di Desa Bangun Rejo Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Yesica Geovany Sianipar; Basaria Manurung; Isyos Sari Sembiring; Dewi Shinta; Emma Dosrimaya Simanjuntak; Siti Fadilah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4p4fxb30

Abstract

Stunting di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, masih menjadi masalah kesehatan prioritas akibat triple burden of malnutrition yang dialami balita dan ibu hamil, serta rendahnya literasi keluarga tentang pentingnya optimalisasi masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ibu balita, dan kader kesehatan mengenai optimalisasi 1000 HPK guna mendukung target Zero Stunting tahun 2026. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan pada bulan Februari 2026 kepada 45 peserta, meliputi ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi pemanfaatan Buku KIA serta pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,4 (kategori kurang) menjadi 84,7 (kategori baik), dengan peningkatan sebesar 28,3 poin (50,2%) yang signifikan secara statistik. Disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan masyarakat Desa Bangun Rejo dalam mendukung pencegahan stunting melalui optimalisasi 1000 HPK. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi promotif-preventif yang berkelanjutan melalui penguatan peran kader dan pemanfaatan Posyandu secara rutin.
Transformasi Literasi Kompleksitas Kesehatan Remaja untuk Deteksi Dini Kanker Servik di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 Siska Suci Triana Ginting; Rumondang Sitorus; Febi Natalia; Shinta Olivia; Maswita Maswita
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qc30ry19

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan reproduksi pada remaja di Desa Bangun Rejo masih menjadi permasalahan yang dihadapi mitra karena pembahasan mengenai kesehatan reproduksi dianggap sebagai hal yang tabu, sehingga remaja lebih banyak memperoleh informasi dari sumber digital yang belum tentu benar. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kemampuan remaja dalam mengenali tanda dan gejala gangguan kesehatan reproduksi sejak dini serta meningkatkan risiko keterlambatan penanganan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa transformasi literasi kesehatan reproduksi melalui penyuluhan interaktif, pelatihan deteksi dini gangguan reproduksi, serta pendampingan menggunakan media edukasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi serta melakukan deteksi dini terhadap gangguan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks di masa mendatang. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui koordinasi dengan mitra, pemberian materi, demonstrasi, diskusi, serta pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi, kemampuan mengenali tanda awal gangguan reproduksi, serta kesadaran untuk memanfaatkan layanan kesehatan. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini gangguan reproduksi secara berkelanjutan.
Implementasi Gerak Triple-E: Pemberdayaan Kader dalam Skrining HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada Ibu Hamil Nur Azizah; Ester Simanullang; Friza Novita Sari Situmorang; Rosmani Sinaga; Ingka K Pangaribuan; Sindi Cantika Sianturi; Niska Wati Waruw
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/xrbfhq86

Abstract

HIV, sifilis, dan hepatitis B masih menjadi masalah kesehatan ibu dan anak di Indonesia karena berisiko menular dari ibu ke bayi, sementara skrining terpadu ibu hamil di Desa Bangun Rejo, Tanjung Morawa belum optimal akibat terbatasnya kapasitas kader kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dan PKK dalam skrining terpadu HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil melalui pendekatan Gerak Triple-E. Kegiatan dilaksanakan 19 Februari 2026 di Aula Kantor Desa Bangun Rejo dengan metode penyuluhan, demonstrasi media edukasi digital, serta diskusi tanya jawab, diikuti seluruh kader kesehatan yang diundang. Evaluasi dilakukan deskriptif melalui pengamatan partisipasi, kemampuan kader menjelaskan kembali alur skrining, serta umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kader tentang penularan ibu ke anak dan pentingnya skrining dini, serta kemampuan menjelaskan kembali alur skrining Triple-E kepada sesama peserta. Media edukasi digital Gerak Triple-E diterima baik sebagai alat bantu penyuluhan inovatif dan mudah diakses, berpotensi direplikasi mempercepat eliminasi HIV, sifilis, dan hepatitis B nasional
Pendampingan Budidaya Jagung Berbasis GAP untuk Penguatan Ekonomi dan SDGs Desa Banyuripan Lila Pangestu Hadiningrum; Audi Novi Handayani; Aiyida Indana Sohiha; Rizky Amelia Febriana; Nur Khasanah; Muhammad Yusuf Mahmud Faizullah; Siwi Qori Fatimah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/nt12rf47

Abstract

Pertanian jagung memiliki posisi strategis bagi ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga desa, tetapi manfaat ekonominya sering belum optimal karena praktik budidaya, pengelolaan panen, dan pemasaran masih berjalan terpisah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi masyarakat RT 02/RW 04 Desa Banyuripan dalam menerapkan prinsip Good Agricultural Practices (GAP) serta menghubungkan kegiatan produksi dengan pemasaran langsung melalui bazar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan bersama, aksi kolaboratif, observasi, refleksi, dan penyusunan tindak lanjut. Aksi lapangan meliputi penanaman jagung pada 27 Juni 2026 di lahan sewa BUMDes Semulur, serta panen dan bazar pada 2 Juli 2026 di lahan samping Makam Santri Banaran. Kedua kegiatan berasal dari petak dan siklus produksi yang berbeda. Hasil menunjukkan terbentuknya pembagian kerja yang lebih terstruktur, meningkatnya pemahaman warga mengenai persiapan lahan, penataan area tanam, kebersihan panen, pemilahan hasil, dan pemasaran langsung. Bazar memperpendek rantai pemasaran sekaligus membuka ruang belajar mengenai pencatatan produksi dan nilai tambah. Program berkontribusi pada SDGs Desa, khususnya desa tanpa kelaparan, pertumbuhan ekonomi merata, konsumsi-produksi sadar lingkungan, dan kemitraan desa. Keberlanjutan program memerlukan pencatatan biaya-hasil, standar operasional budidaya, pendampingan pascapanen, dan penguatan kelembagaan pemasaran