cover
Contact Name
Rizki Rahmah Fauzia
Contact Email
kikirahmah88@gmail.com
Phone
+6285315718481
Journal Mail Official
kikirahmah88@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perjuangan Nomor 10a, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon 45131, Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
ISSN : 25982583     EISSN : 26861062     DOI : https://doi.org/10.58365
Core Subject : Health,
Praeparandi Journal, Journal of Pharmacy and Science (ISSN print 2598-2583, e-ISSN: 2686-1062) is a scientific publication covering pharmacology and clinical pharmacy, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmaceutical and pharmaceutical preparation technology, social pharmacy, and pharmaceutical services . published by the YPIB Cirebon College of Pharmacy twice a year, namely in July-August and January-February. This praeparandi is intended as a publication medium to display quality research articles in the categories of original research articles, scientific views/literature reviews, reviews, and case reports related to the health sector, especially pharmaceutical science. All submissions will be reviewed by experts
Articles 102 Documents
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR S.Farm., M.MKes., Apt., Nurfatmawati,; M.Si., Apt., Subagja,; Kuswati, Siti
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan pada dosis berapa ekstrak etanol kulit kacang tanah (Arachis hypogeae L.) dapat menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih jantan galur wistar. Pengujian dilakukan dengan mengamati penurunan kadar kolesterol darah sebelum dan sesudah perlakukan menggunakan 15 ekor tikus putih jantan galur wistar dengan berat badan kurang lebih 200 gram, yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu ekstrak kulit Kacang Tanah dosis 60 mg/200 gram BB/hari, ekstrak kulit Kacang Tanah dosis 120 mg/200 gram BB/hari, ekstrak kulit Kacang Tanah dosis 240 mg/200 gram BB/hari, kontrol positif (Suspensi Gemfibrozil) dan kontrol negatif (CMC 1%). Hasil pengujian menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol darah pada semua kelompok ekstrak etanol kulit Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.) dan kontrol positif, sedangkan pada kontrol negatif mengalami kenaikan kadar kolesterol darah. Hasil data yang diperoleh diolah secara statistik dengan analisis ANOVA-one way dan paired t-test dengan taraf kepercayaan 99% dengan menggunkanan aplikasi IBM SPSS versi 21.0 windows menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.) pada dosis 240 mg/200 gram BB/hari paling efektif dalam menurunkan kadar kolesterol darah pada tikus putih jantan dan sudah mempunyai efektivitas setara dengan kontrol postif (Suspensi Gemfibrozil).
UJI EFEKTIVITAS DIURETIK SERBUK INSTAN EKSTRAK KERING DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica L) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus L) Yuniuswoyo, Wirsad; Mundzir, O. Ahmad; Nur Fatullah, Najib
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 5 No 1 (2021): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diuretik adalah suatu zat yang dapat memperbanyak pengeluaran volume urine. Daun Putri Malu mempunyai senyawa kimia flavonoid yang dapat meningkatkan volume urin serta meningkatkan laju kecepatan glomerulus dan menghambat reabsorpsi Na+ dan Clsehingga menyebabkan peningkatan Na+ dan air dalam tubulus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Sediaan Serbuk Instan Ekstrak Kering Daun Putri Malu (Mimosa pudica L.) sebagai Diuretik Pada Mencit Putih Jantan.Metode penelitian ini adalah eksperimen. Proses ekstraksi daun Putri Malu menggunakan pelarut etanol 70% dengan metode maserasi, kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator dan dikentalkan dengan waterbath, kemudian dibuat sediaan serbuk instan, dosis yang diberikan kepada mencit putih jantan yaitu dosis 50 mg/kgbb, 100 mg/kgbb dan 150 mg/kgbb. Suspensi Furosemide sebagai kontrol positif dan larutan serbuk instan tanpa ekstrak kering daun Putri Malu sebagai kontrol negatif. Efektivitas serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu dilihat dari volume pengeluaran urin mencit. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan One-way Anova dan Post Hoc Test. Evaluasi sediaan serbuk instan meliputi uji organoleptis, uji kadar air, uji kadar abu, uji sifat alir dan uji waktu larut.Hasil Penelitian menunjukan bahwa serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu mempunyai efektivitas sebagai diuretic dengan dosis yang paling efektif adalah dosis 150 mg/kgbb. Sediaan serbuk instan ekstrak kering daun Putri Malu memenuhi persyaratan evaluasi sediaan serbuk yang baik.
AKTIFITAS ANTIBAKTERI SABUN CAIR EKSTRAK DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus Aureus Rahma Nafi’ah, M.Si., Apt.; Atin Yuliantini
PRAEPARANDI : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 2 No 1 (2018): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : PRAEPARANDI : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun melinjo memiliki kandungan resveratrol yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Telah dilakukan penelitian uji aktifitas antibakteri sabun cair ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode in-vitro perforasi pada media nutrien agar dengan melihat diameter zona hambat pada konsentrasi ekstrak 10%, 20% dan 30% b/v. Dari hasil pengamatan didapatkan bahwa konsentrasi 30% memiliki nilai zona hambat mendekati kontrol positif. Selanjutnya ekstrak daun melinjo 30% diformulasikan dalam bentuk sediaan sabun cair. Hasil formula diuji aktifitas antibakterinya dan stabilitas penyimpanan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sabun cair ekstrak daun melinjo memiliki persen efektif dibanding kontrol positif sebesar 84,81%. Sedangkan hasil uji stabilitas penyimpanan meliputi : organoleptis, pH, viskositas, kenaikan tinggi busa pada suhu 00C, 250C dan 400C menunjukkan bahwa sediaan kurang stabil pada penyimpanan selama empat minggu.
PERSEPSI STAKEHOLDER TERHADAP KEBUTUHAN ANGGARAN BERBASIS PREMI PADA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN DAERAH DI KOTA CIREBON Sundari, Retno Tresno; Hendrartini, Julita; Irianto, Sugeng
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 3 No 2 (2020): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alokasi anggaran asuransi kesehatan daerah di Kota Cirebon secara konsisten menurun dibandingkan dengan anggaran pemerintah daerah. Pemanfaatan anggaran adalah utang kepada penyedia layanan kesehatan meningkat. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan persepsi pemangku kepentingan terhadap kebutuhan anggaran berbasis premi dalam program asuransi kesehatan lokal di Kota Cirebon dalam pembayaran paket layanan kesehatan dan mengevaluasi kebutuhan anggaran dan pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus holistik tunggal. Unit penelitian adalah Dinas Kesehatan Kota Cirebon. Subjek terdiri dari 12 responden dari parlemen lokal (dewan anggaran), Dewan Perencanaan Daerah dan Dinas Kesehatan dipilih melalui purposive sampling dan didukung dengan informasi kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh melalui perhitungan premi dan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan tentang kebutuhan untuk anggaran berbasis premi dari program asuransi kesehatan lokal di Kotamadya Cirebon. Klaim biaya layanan terjadi di tiga fasilitas kesehatan. Biaya operasional asuransi kesehatan lokal di Kota Cirebon pada tahun 2011 kurang dari 5% dari kapitasi per anggota per bulan (PMPM) dengan pola tarif INA CBG 2.0 memperoleh IDR 8.031, tarif INA CBG 2.1 IDR 8.340 dan tarif INA CBG3.0 IDR 9.185. Pola tarif premi INA CBG yang diperoleh dari perhitungan adalah Rp8.433 dari versi 2.0 dan Rp8.757 dari versi 2.1 dan Rp9.644 dari versi 3.0 sedangkan berdasarkan peraturan lokal, tarif pada tahun 2012 adalah Rp9.065. Kebutuhan anggaran berdasarkan pola tarif INA CBG versi 3.0 premium adalah Rp 9.292.081.356 dan berdasarkan peraturan daerah tarifnya adalah Rp8.732.936.375. Persepsi pemangku kepentingan tentang kebutuhan anggaran adalah bahwa pemangku kepentingan akan menyediakan anggaran tanpa batasan layanan. Jadi mereka siap dengan implementasi program asuransi sosial. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu para pemangku kepentingan menganggap keberadaan program asuransi kesehatan lokal di Kota Cirebon harus dipertahankan dan dimajukan di masa depan seperti yang ditunjukkan dari pemberian kontribusi pemerintah daerah melalui alokasi anggaran hingga 15 miliar rupiah dalam pendapatan daerah dan anggaran belanja 2013.
UJI EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP LUKA BAKAR PADA KELINCI JANTAN , stf1; Nuari, Ris Ayu; ., Subagja; Sufriyadi, Ferri
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 4 No 2 (2021): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji efektivitas gel ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) terhadap luka bakar pada kelinci jantan. Daun pepaya mengandung saponin, alkaloid, polifenol, tannin dan flavonoid. Saponin dapat memacu pembentukan kolagen dan mempunyai aktivitas sebagai antiseptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas gel ekstrak daun Pepaya (Carica papaya L.) dengan variasi konsentrasi 2%, 5% dan 8% dan efeknya terhadap penyembuhan luka bakar.Uji efektivitas gel dilakukan pada 3 ekor kelinci, bulu punggung kelinci dicukur dan dianestesi lokal menggunakan etilklorid dan setiap kelinci dibuat 5 perlakuan luka bakar menggunakan lempeng logam panas berdiameter 2 cm. Perlakuan pertama diberi gel ekstrak daun Pepaya 2%, perlakuan ke-2 diberi gel ekstrak daun Pepaya 5%, perlakuan ke-3 diberi gel ekstrak daun Pepaya 8%, perlakuan ke-4 diberi kontrol negatif dan perlakuan ke-5 diberi kontrol positif (Bioplacenton Gel). Pengamatan dilakukan selama 16 hari dengan menggunakan metode skala linkert dan dilakukan pengukuran presentase kesembuhan luka. Uji evaluasi sediaan gel yang dilakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan sineresis.Hasil penelitian menunjukkan gel ekstrak daun Pepaya dengan variasi konsentrasi 2%, 5% dan 8% memenuhi parameter evaluasi sediaan gel. Hasil uji efektivitas menunjukkan gel ekstrak daun Pepaya dengan variasi konsentrasi 2%, 5% dan 8% memilki efek penyembuhan terhadap luka bakar. Dengan konsentrasi 8% memiliki efektivitas lebih cepat yaitu sembuh pada hari ke 10-11, dengan presentase kesembuhan luka 86%.Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak daun pepaya memiliki efektivitas terhadap luka bakar dengan konsentrasi paling cepat sembuh yaitu pada konsentrasi 8%.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN LIPSTIK PEWARNA BUAH NAGA MERAH (Hylocereus costaricensin L.) DENGAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) Fitri Zakiah
PRAEPARANDI : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 2 No 1 (2018): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : PRAEPARANDI : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus costaricensin L.) mengandung flavonoid antosianin, termasuk dalam flavonoid yang digunakan sebagai pewarna alami dan sekaligus memiliki kemampuan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan lipstik pewarna sari buah naga merah (Hylocereus costaricensin L.) dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Buah naga merah diambil sarinya dengan cara memeras . Sari yang diperoleh kemudian dibuat sediaan pewarna lipstik dengan konsentrasi ekstrak 5%, 10% dan 15% dan diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji antioksidan metode DPPH menunjukkan bahwa nilai IC50 pada formula I, II, dan III berturut-turut adalah 132,046 ppm ; 119,803 ppm ; dan 104,978ppm. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa lipstik pewarna sari buah naga merah (Hylocereus costaricensin L.) memiliki aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dengan intensitas sedang (101-150 ppm). Hasil uji analisa regresi linier menunjukkan bahwa nilai R2 mendekati 1 sehingga model regresi semakin baik dan memenuhi kriteria linieritas (layak).
UJI EFEKTIVITAS MINYAK JAGUNG (Oleum maydis) TERHADAP DAYA INGAT MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAZE RADIAL DELAPAN LENGAN Supriatna, Cece; Zuniarto, Ahmad Azrul; Novianti, Sari
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 2 No 2 (2019): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays) mengandung senyawa asam linoleat (omega 6), asam linolenat (omega 3) dan vitamin (A, B1, B2, B6, C dan E) yang berkhasiat dalammembantu memperbaiki daya ingat dan konsentrasi untuk mencegah kepikunan adalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas minyak Jagung (Oleum Maydis) terhadap daya ingat mencit putih jantan (Mus musculus) dengan menggunakan metode maze radial delapan lengan. Untuk mengetahui pada dosis berapa minyak Jagung (Oleum Maydis) efektif terhadap daya ingat mencit putih jantan (Mus musculus) dengan menggunakan metode maze radial delapan lengandan untuk mengetahui apakah minyak Jagung (Oleum Maydis) yang dibuat sudah memenuhi persyaratan minyak.Mencit 15 ekor dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing 3 ekor. Diberikan minyak Jagung (Oleum maydis) dosis 5 ml/kg bb; 10 ml/kg bb; 15 ml/kg bb; kontrol positif diberikan obat enchepabol0,5 ml/kg bb, kontrol negatif diberikan aquadest0,5 ml/kg bb.Pengujian dilakukan pada hari ke-18 dan data dihitung dari hari ke-1 sampai ke-18 dengan parameter pengamatan meliputi waktu yang ditempuh mencit dalam menemukan makanan pada maze radial delapan lengan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa minyak Jagung (Oleum maydis) mempunyai efektivitas meningkatkan daya ingat terhadap mencit putih jantan (Mus musculus). Hasil penelitian daya ingat berdasarkan uji mann-whitney (sig. >0,05) menunjukan bahwa minyak Jagung (Oleum maydis) dosis 5 ml/kg bb mempunyai efektivitas untuk meningkatkan daya ingat terhadap mencit putih jantan (Mus musculus). Minyak Jagung (Oleum Maydis) tidak memenuhi persyratan mutu dan uji stabilitas.
PENGARUH PENAYANGAN VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN VITAMIN PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN GSP KECAMATAN KESAMBI KOTA CIREBON Pandanwangi, Siti; Sunandi, Retno Tresno; Wulandari, Eka Putri
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.616 KB) | DOI: 10.58365/ojs.v6i1.188

Abstract

Vitamin merupakan salah satu zat senyawa kompleks yang sangat diperlukan oleh tubuh kita yang berfungsi sebagai mengatur proses metabolisme dan fungsi normal tubuh.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat sebelum dan sesudah penayangan video.Untuk mengetahui pengaruh penayangan video terhadap tingkat penggunaan vitamin dan Untuk mengetahui perbandingan pengaruh penayangan video terhadap tingkat pemgetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat di Perumahan GSP Kecamatan Kesambi Kota Cirebon berdasarkan data demografi. Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimen studi "one group pretest/posttest”. Pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan sampel 95 responden. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Febuari 2022. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Pretest Posttest dan video sebagai media edukasi. Hasil pengujian menggunakan uji T paired sampel test dan nilai sig (2-tailed)<0,005. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sig (2-tailed) sebesar 0,000. Disimpulkan bahwa hasil tingkat pengetahuan meningkat setelah adanya penayangan video dengan nilai Pretest 64% dan Posttest 86%. Terdapat pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat di Perumahan GSP Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Berdasarkan data demografi kelompok yang paling berpengaruh adalah pada kelompok pekerjaan wiraswasta dengan hasil selisih Pretest Posttest 1,07.
UJI EFEKTIVITAS SUSPENSI EKSTRAK DAUN SONGGOLANGIT (Tridax procumbens L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN DEA., Apt, Dr. H. Badruzzaman,; M.Pd., Dra. Hj. Eti Haryati,; Susanto, Hendrik
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 1 (2017): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan pada kadar berapa ekstrak daun Songgolangit (Tridax procumbens L.) dapat menurunkan kadar asam urat pada tikus putih jantan. Penelitian ini didasarkan pada suatu permasalahan penyakit asam urat yang banyak menyerang penduduk Indonesia. Penyakit ini merupakan hasil akhir dari katabolisme (pemecahan) suatu zat yang bernama purin. Asam urat merupakan hasil penumpukan dari zat purin yang berlebihan. Zat purin adalah zat alami yang merupakan hasil metabolisme dari DNA dan RNA. Telah dilakukan pengujian efektivitas ekstrak dau Songgolangit (Tridax procumbens L.) terhadap penurunan kadar asam urat pada tikus putih jantan yang diinduksi kalium bromat. Uji dilakukan terhadap 50 ekor tikus putih jantan menggunakan metode statistik dengan berbagai konsentrasi ekstrak daun Songgolangit 15%, 20%, 25%, suspensi Alopurinol dan suspensi CMC 1%. Diperoleh perbedaan pada setiap konsentrasi ekstrak daun Songgolangit, konsentrasi paling efektif dalam menurunkan kadar asam urat pada tikus putih jantan adalah pada konsentrasi 15%, karena bahan yang dibutuhkan lebih sedikit dan sudah mempunyai efektivitas yang sama dengan kontrol positif.
PEMBUATAN MEDIA PERTUMBUHAN BAKTERI MENGGUNAKAN TEPUNG BIJI NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) UNTUK PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus haryati, eti; Pandanwangi TW, Siti; Nabila, Esra Reinanda; Nurpatmawati, Nurpatmawati
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 1 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/ojs.v7i1.215

Abstract

Protein dan karbohidrat merupakan komponen penting dalam media pertumbuhan bakteri. Tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang diperlukan oleh bakteri Staphylococcus aureus untuk tumbuh dan berkembang biak. Tujuan penelitian ini untuk menentukan berat tepung biji nangka yang paling baik sebagai media pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan media tepung biji nangka berat 2 gram, 2,5 gram dan 3 gram ditambah aquadest dan agar rose serta nutrient agar sebagai kontrol positif, dengan bakteri pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10-6 . Data statistik menggunakan analisis varians satu arah (ANOVA) dan uji post hoc-LSD. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri Staphylococcus aureus dengan media tepung biji nangka pada berat 2 gram dengan pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10- 6 adalah 260 koloni, 190 koloni, dan 130 koloni. Pada berat 2,5 gram dengan pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10-6 adalah 290 koloni, 109 koloni, 169 koloni. Pada berat 3 gram dengan pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10-6 adalah 315 koloni, 268 koloni, 183 koloni. Pada pertumbuhan koloni bakteri staphylococcus aureus pada nutrient agar dengan pengenceran 10-4 , 10-5 , dan 10-6 adalah 635 koloni, 536 koloni, dan 332 koloni, Kesimpulan diperoleh bahwa media tepung biji nangka dapat digunakan sebagai media pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Media tepung biji nangka berat 3 gram yang paling baik sebagai media pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus tetapi tidak setara dengan kontrol positif.

Page 9 of 11 | Total Record : 102