cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
putripebriana99@gmail.com
Editorial Address
https://j-innovative.org/index.php/Innovative/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Innovative: Journal Of Social Science Research
ISSN : 28074246     EISSN : 28074238     DOI : https://doi.org/10.31004
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14,098 Documents
Kasus Hak Kekayaan Intelektual Antara Geprek Bensu Dan Ayam Geprek Benny Sujono Jeremy Exaudi Purba; Moody Rizqy Syailendra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6769

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Kasus Hak Kekayaan Intelektual antara Geprek Bensu dan I Am Geprek Bensu milik PT. Ayam Geprek Benny Sujono. Salah satu bisnis ayam geprek yang terkenal yaitu “Geprek Bensu”, usaha yang didirikan oleh artis papan atas Ruben Onsu. Geprek Bensu sempat memiliki permasalahan dengan PT. Ayam Geprek Benny Sujono. Pada April 2017, didirikannya “I Am Geprek Bensu” oleh Yangcent Kurniawan dan Stefani Livinus, di bawah naungan Benny Sujono. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah yuridis normatif, dimana penelitian dengan cara meneliti bahan pustaka, dimana patokan perilaku manusia yang dianggap pantas dan hal yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan dijadikan sebagai konsep hukum. Pada tanggal 7 Juni 2017, Ruben Onsu melakukan pendaftaran mereknya “Geprek Bensu” yang mendapatkan perlindungan hukum sampai tanggal 3 September 2025, sedangkan PT. Ayam Geprek Benny Sujono melakukan pendaftaran merek (dan mendapatkan sertifikat merek) pada tanggal 3 Mei 2017 dan mendapatkan waktu perlindungan hingga tanggal 3 Mei 2027. Terdapat persamaan antara kedua logo bisnis tersebut yang berkaitan dengan Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Merek dan Indikasi Geografis yang menjelaskan bahwa unsur dominan antara suatu merek dengan merek lainnya mengakibatkan kemiripan. Ruben Onsu diberikan kompensasi oleh PT. Ayam Geprek Benny Sujono dari tanggal 9 hingga tanggal 14 Agustus 2017, dimana terdapat juga kedudukannya sebagai duta promosi pada sekian cabang merek “I Am Geprek Bensu” dalam bukti yang sah.
Pelanggaran Hak Cipta Pembajakan Buku Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Gunardi Lie; Bilqis Alifia Wathan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6770

Abstract

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Pasal 1 Ayat (1) mendefinisikan hak cipta sebagai “hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.” Hak cipta timbul secara otomatis yang berarti, seseorang tidak diwajibkan untuk mendaftarkan ciptaannya untuk mendapatkan perlindungan oleh UU Hak Cipta. Selain membahas tentang perlindungan hukum terhadap pencipta karya hak cipta, penulis juga akan membahas mengenai fair use dalam penggandaan buku untuk kepentingan akademik. Bentuk perlindungan hukum dapat dibedakan menjadi dua, yakni: perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta merupakan wujud dari perlindungan hukum tersebut. Fair use adalah konsep dalam hukum hak cipta yang mengizinkan penggunaan materi yang dilindungi hak cipta tanpa izin dari pemegang hak cipta asal dalam beberapa situasi tertentu. Konsep Fair Use di Indonesia diatur dalam Pasal 43 sampai dengan Pasal 51 Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Diperlukannya pengawasan dan penegakan sanksi yang lebih ketat baik oleh pemerintah maupun penyedia lapak dagang seperti e-commerce untuk mengurangi maraknya pendistribusian serta penjualan buku hasil bajakan. Serta diperlukan juga sosialisasi mengenai UU Hak Cipta dan Fair use.
Deradikalisasi Cegah Radikalisme: Studi Kasus Anggota Polsek Palolo Pasca Operasi Madagoraya Polda Sul-Teng Fitriani Puspa Ningsih; Nurhaidar Nurhaidar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran Terkait Teknik Komunikasi Persuasif Polsek Palolo dalam Upaya Deradikalisasi Cegah Radikalisme Pasca Operasi Madagoraya Polda Sul-Teng. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Penentuan informan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Analisis data yaitu reduksi, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik persuasif yang digunakan Polsek Palolo menggunakan lima teknik persuasif yaitu, teknik integrasi yang dilakukan dalam pendekatan persuasif dengan melakukan sosialisasi yang dilakukan di Kantor Desa, tempat-tempat ibadah, pasara, ataupun tempat keramaian lainnya. Teknik Ganjaran yang dilakukan dalam mempengaruhi seperti mengunjungi rumah, pemberian edukasi terkait bahaya radikalisme. Kemudian pada saat sosilisasi memberitahukan tentang bahaya yang dialami ketika sudah terpapar faham radikalisme. Teknik Tataan yang dilakukan dalam berkomunikasi lebih menggunakan bahasa daerah, tetapi ada juga yang menggunakan bahasa Indonesia. Teknik Asosiasi yang dilakukan yaitu dengan melibatkan beberapa pihak pada saat sosialisasi yang dilakukan seperti Babinsa, Kepala Desa dan Aparat Desa. Sedangkan teknik Red-Herring tidak ditemukan dalam penelitian ini.
Pengaruh Stres Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Work Life Balance Megayani Megayani; Joko Bagio Santoso; Hikayatun Sholikha
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan motivasi kerja terhadap work life balance mahasiswa yang berstatus karyawan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Metode pengumpulan data melalui kuisioner dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis deskriptif dan koefisien jalur (path coefficient) dibantu dengan software WarpPLS 7.0. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap work life balance dan motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap work life balance mahasiswa yang berstatus karyawan pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta.
Aspek Sosiologis Keberadaan Penolong Persalinan Tradisional di Indonesia Nikmah Fitriah; Yandi Saputera
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6773

Abstract

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, Dan Pelayanan Kesehatan Seksual diatur bahwa Persalinan dilakukan oleh tim paling sedikit 1 (satu) orang tenaga medis dan 2 (dua) orang tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan kewenangan, yang terdiri dari dokter, bidan, dan perawat; atau dokter dan 2 (dua) bidan. Namun pada kenyataannya efektivitas peraturan tersebut dipertanyakan dengan fakta di masyarakat, dimana masih terdapat persalinan yang dilaksanakan dibantu oleh penolong persalinan tradisional (dukun). Artikel ini mempergunakan metode penelitian hukum soiologis normatif yaitu mengkaji secara sosiologis tentang pelaksanaan peraturan perundang-undangan di masyarakat. Kesimpulan yang dihasilkan adalah bahwa ada beberapa faktor sosiologis dalam masyarakat yang mengakibatkan masih maraknya persalinan dibantu oleh penolong persalinan tradisional sehingga tidak sesuai dengan ketentuan yaitu (1) Faktor budaya yaitu kurangnya tingkat kercayaan pada tenaga kesehatan, karena sudah menjadi kebiasaan secara turun temurun persalinan dibantu penolong persalinan tradisional. (2). Faktor ekonomi yang rendah mengakibatkan masyaraakat tidak punya pilihan lain selain meminta bantuan tenaga persalinan tradisional.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas XII IPA SMA NEGERI 7 CIREBON Hasanah, Aulia; Rakhmawati, Dini; Venty, Venty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kepercayaan diri siswa. Siswa merasa malu jika berinteraksi dengan orang baru, presentasi di depan orang banyak, grogi dan takut jika bertanya kepada guru saat pembelajaran, dan minder dengan teman lebih unggul. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dalam bentuk True Eksperimental Design dengan design Pretest-Posttest Control Design.. Populasi penelitian ini 180 siswa. Berdasarkan hasil uji rata-rata data pretest dan rata-rata data posttest kelompok eksperimen yaitu skor 62,2 menjadi 71,3. Sedangkan rata-rata pretest posttest kelompok kontrol memperoleh skor 62,8 menjadi 63,1. Perhitungan uji hipotesis diperoleh hasil sigifikasi (2-tailed) sebesar 0,033. Maka hasil nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 atau 0,033 < 0,05. Sehingga, terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Dengan kata lain Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan begitu maka Ha berbunyi ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepercayaan diri.  Kesimpulanya hasil analisis skala kepercayaan diri siswa menunjukan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.
Sanksi atas Malpraktik dan Resiko Medis oleh Dokter Yusuf Daeng; Andrei Rizqan Akmal; Nur Adilah Yasmin; Reno Sari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6778

Abstract

Keberadaan undang-undang kesehatan mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pembangunan suatu bangsa, khususnya dalam bidang kesehatan. Saat ini banyak terjadi kejahatan medis berupa kelalaian (malpraktik) yang terjadi di masyarakat khususnya dalam dunia kedokteran, namun banyak masyarakat yang belum mengetahui perbedaan antara kesalahan medis dan risiko medis. Untuk mengetahui apakah tindakan tenaga medis merupakan malpraktik atau risiko medis, maka penulis ingin melakukan penelitian dalam bentuk paper. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif. Yang dapat penulis simpulkan dari perbedaan sanksi malpraktik dan risiko medis adalah bahwa dalam UU Praktik Kedokteran dan UU Etika Kedokteran terdapat sanksi bagi dokter yang melakukan malpraltik, yaitu medical malpractice, civil malpractice, dan administrative malptactice termasuk pelanggaran etik legal. Malpraktik adalah perilaku lalai yang disengaja akibat penciptaan unsur-unsur yang salah. Namun resiko medis bukan merupakan tindak pidana, melainkan termasuk kecelakaan kesehatan yang merupakan kecelakaan yang faktor-faktornya tidak dapat diperkirakan, tidak dapat dihindari, dan tidak dapat disalahkan.
Analisis Yuridis Malpraktik Medis dan Dampak Pidananya Yusuf Daeng; Tony Irawan; Sustiyanto Sustiyanto; Arief Hariyadi Santoso
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6779

Abstract

Penelitian ini mengusung pendekatan penelitian normatif untuk menganalisis secara yuridis mengenai malpraktik medis dan implikasi pidananya dalam konteks hukum kedokteran. Malpraktik medis merupakan isu yang kompleks dan penting dalam bidang kesehatan, yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap pasien, praktisi medis, dan sistem peradilan. Metode penelitian normatif digunakan untuk menggali dan menganalisis bahan hukum, termasuk undang-undang, putusan pengadilan, doktrin hukum, dan literatur hukum yang relevan. Pendekatan ini memungkinkan untuk mengidentifikasi kerangka hukum yang mengatur malpraktik medis dan menganalisis dampak pidana yang mungkin timbul akibat kesalahan medis yang dilakukan oleh praktisi kesehatan. Analisis ini menyoroti peran Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan peraturan terkait lainnya dalam menetapkan standar pelayanan medis yang diharapkan. Selain itu, penelitian ini juga menelaah putusan-putusan pengadilan terkait kasus malpraktik medis untuk memahami bagaimana pengadilan menafsirkan dan menerapkan hukum dalam kasus-kasus tersebut. Hasil analisis menyoroti pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap standar pelayanan medis yang ditetapkan oleh undang-undang serta implikasi pidana dari pelanggaran terhadap standar tersebut. Implikasi hukum yang timbul dari malpraktik medis mencakup tanggung jawab sipil dan pidana yang dapat diberlakukan terhadap praktisi kesehatan yang terlibat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang landasan hukum malpraktik medis dan implikasi pidana yang mungkin terjadi. Hal ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi praktisi kesehatan dalam meningkatkan standar pelayanan dan kesadaran akan konsekuensi hukum yang ada dalam praktik kedokteran, sekaligus sebagai referensi bagi sistem peradilan dalam menangani kasus malpraktik medis.
Profil Resistensi Bakteri Patogen Pada Minuman Air Tahu Di Wilayah Kota Pontianak Talen Nikita Sianturi; Wahdaniah Wahdaniah; Sugito Sugito; Bagus Muhammad Ihsan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6780

Abstract

Minuman air tahu adalah minuman yang dibuat dari kacang kedelai kuning, minuman ini berwarna putih kekuningan mirip dengan susu. Minuman ini banyak diminati oleh masyarakat Pontianak karena rasanya yang nikmat dan harganya yang terjangkau. Minuman tersebut dapat tercemar oleh bakteri patogen karena higiene penjual dan lingkungan yang kurang baik. Cemaran oleh minuman bakteri patogen yang resisten terhadap antibiotik merupakan ancaman kesehatan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan gambaran resistensi antibiotik yang diisolasi dari minuman air tahu. Penelitian berbentuk deskripsi observasi dengan metode kultur dan uji resistensi metode kirby-bauer. Antibiotik yang digunakan adalah penisilin, amoksilin, siprofloksasin, dan kloramfenikol. Jumlah sampel sebanyak 43 sampel. Hasil identifikasi ditemukan bakteri Staphylococcus aureus, Salmonella typhi, Enterobacter aerogenes, dan Klebsiella pneumoniae. Hasil uji resitensi menunjukkan Staphylococcus aureus resisten terhadap penisilin (100%), Salmonella typhi resisten terhadap penisilin (66,6%), Enterobacter aerogenes resisten terhadap kloramfenikol (40%), dan Klebsiella pneumoniae resisten terhadap penisilin (100%).
Identifikasi Bakteri Gram Negatif Pada Air Tebu Di Wilayah Kota Pontianak Destia Aufani; Supriyanto Supriyanto; Imma Fatayati; Bagus Muhammad Ihsan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6781

Abstract

Air tebu merupakan minuman yang terbuat dari perasan batang tebu yang diperas dengan menggunakan mesin khusus membuatnya memiliki rasa yang manis alami, minuman ini sangat digemari oleh masyarakat. Akan tetapi kontaminasi mikroba pada air tebu sangat tinggi sehingga dapat menyebabkan berbagai penyakit. Berbagai bakteri dari genus Escherichia, Salmonella, Klebsiella, Shigella, dan Enterobacter yang merupakan salah satu indikator polusi limbah dan kondisi yang tidak menguntungkan untuk makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bakteri yang terdapat pada minuman air tebu di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan beberapa sampel air tebu di wilayah kota Pontianak dengan menggunakan metode kultur. Hasil yang didapatkan dari 70 sampel yaitu mendapatkan 8 sampel positif bakteri Enterobacter aerogenes, 4 sampel positif bakteri Salmonella typhi, 14 sampel positif Klebsiella pneumonia, 6 sampel positif Shigella dysentriae, dan 15 sampel positif Escherichia coli.

Page 477 of 1410 | Total Record : 14098


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 4 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 3 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2026): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 6 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 5 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue) Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue) Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 2 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 1 (2021): Innovative: Journal of Social Science Research More Issue