cover
Contact Name
MUHAMMAD IQBAL AL GHOZALI
Contact Email
tugasku44@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
tugasku44@gmail.com
Editorial Address
Blok Selasa RT/RW 01/03 NO. 73, Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh , Kab. Majalengka, Provinsi Jawa Barat, 45458
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Action Research Journal Indonesia (ARJI)
ISSN : 27749290     EISSN : 27750787     DOI : 10.61227
Core Subject : Education,
ARJI is a journal that publishes the results of scientific research in the field of education using classroom action research methods. The ARJI journal is published every 3 months, namely in March, June, September and December. The ARJI journal has been published since March 2019. The ARJI journal already has the E-ISSN (2775-0787) and P-ISSN (2774-9290) numbers.
Articles 346 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV dengan Metode Crossword Puzzle (Teka-Teki Silang) dalam Pembelajaran PAI di SD Negeri 3 Gumulan Azizah Ulfayati
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.265

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 3 Gumulan dan metode pembelajaran yang kurang bervariasi menyebabkan siswa kurang antusias dan kurang terlibat aktif dalam proses belajar menagajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan meningkatkan hasil belajar siswa melalui pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Hal ini dilakukan untuk mengatasi tantangan seperti rendahnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan model metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kurt Lewin, yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pendekatan ini memungkinkan siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode crossword puzzle. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi positif dalam pengembangan metode pembelajaran yang efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di SD Negeri 3 Gumulan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa metode crossword puzzle dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada mata pelajaran PAI di sekolah dasar.
Moderasi Beragama Sebuah Solusi dalam Menghadapi Krisis Identitas Agama Noor Azida Batubara; Dewi Yuliyana
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.267

Abstract

Di era globalisasi dan modernisasi, krisis identitas agama menjadi tantangan yang dihadapi banyak individu dan komunitas, terutama di tengah arus informasi yang begitu cepat dan beragam. Fenomena ini sering kali memunculkan ekstremisme, eksklusivisme, atau justru sikap acuh tak acuh terhadap nilai-nilai keagamaan. Moderasi beragama hadir sebagai solusi untuk menyeimbangkan pemahaman keagamaan yang inklusif, toleran, dan menghargai keberagaman, tanpa menghilangkan esensi ajaran agama itu sendiri. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya moderasi beragama dalam menghadapi tantangan krisis identitas agama, serta implikasinya terhadap penguatan hubungan antar kelompok agama di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengeksplorasi moderasi beragama sebagai solusi dalam menghadapi krisis identitas agama. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis, di mana data yang diperoleh melalui studi literatur dan wawancara dianalisis secara kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama berperan penting dalam mengatasi krisis identitas agama dengan menanamkan pemahaman keagamaan yang inklusif, toleran, dan kontekstual. Krisis identitas agama sering kali dipicu oleh pemahaman yang ekstrem, baik dalam bentuk radikalisme maupun sekularisme yang berlebihan. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat dijadikan strategi efektif dalam menangani krisis identitas agama, baik dalam lingkup individu maupun sosial. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran lembaga pendidikan, tokoh agama, dan kebijakan pemerintah dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam sistem pendidikan, dakwah, serta regulasi sosial. Selain itu, pemahaman yang lebih inklusif terhadap agama dapat memperkuat kohesi sosial dan mencegah konflik berbasis perbedaan keyakinan.
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Studi Kasus Pada Harmonisasi Moderasi Beragama di STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi Siti Ropiah; Sahlani Hafiz
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.268

Abstract

Di era digital, moderasi beragama menghadapi tantangan dan peluang baru dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan harmoni di tengah keberagaman. Ruang digital menjadi wadah yang efektif untuk mendiskusikan isu-isu keagamaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan polarisasi jika tidak dikelola dengan baik. STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi sebagai institusi pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman keagamaan yang moderat di kalangan mahasiswa melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan moderasi beragama di ruang digital, dengan studi kasus pada harmonisasi moderasi beragama di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Haji Agus Salim, Cikarang, Bekasi. Ruang digital semakin menjadi arena penting dalam membangun pemahaman dan praktik moderasi beragama di tengah masyarakat yang multikultural.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali peran media digital dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama dan dampaknya terhadap harmonisasi hubungan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis penerapan moderasi beragama di ruang digital dalam lingkungan STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan interpretatif guna memahami pola interaksi dan dampak moderasi beragama dalam ruang digital kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STAI Haji Agus Salim telah memanfaatkan media digital secara efektif untuk mempromosikan moderasi beragama melalui berbagai program, seperti seminar daring, konten edukasi digital, dan diskusi lintas agama. Media digital memungkinkan penyebaran pesan moderasi secara lebih luas, cepat, dan interaktif, sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan, seperti ancaman penyebaran konten ekstremisme dan hoaks di ruang digital yang dapat merusak upaya harmonisasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus, termasuk penguatan literasi digital, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan pengawasan terhadap konten yang bertentangan dengan nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi moderasi beragama di ruang digital merupakan langkah strategis untuk mendukung harmonisasi hubungan sosial di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan seperti STAI Haji Agus Salim, Cikarang.  Implikasi dari penerapan moderasi beragama di ruang digital STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi menunjukkan bahwa pemanfaatan platform digital secara bijak dapat memperkuat nilai-nilai toleransi, harmoni, dan inklusivitas di lingkungan akademik. Mahasiswa menjadi lebih terbuka dalam berdialog mengenai perbedaan, mengurangi potensi konflik berbasis keagamaan, serta meningkatkan pemahaman keagamaan yang moderat.
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Indah Fujianti
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.270

Abstract

Banyak hal telah berubah dalam kurun waktu milenium, termasuk perubahan dalam pendidikan dan aspek kehidupan lainnya. Dalam situasi ini, para pendidik harus beradaptasi dan mengikuti kemajuan teknologi dengan harapan dapat meningkatkan pengalaman belajar yang lebih efektif. Hal ini sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu untuk menyelidiki secara rinci bagaimana media sosial digunakan untuk meningkatkan pengajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kepustakaan dan bersifat kualitatif dengan menganalisis 10 jurnal relevan dari sepuluh tahun terkahir. . Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji jurnal-jurnal terindeks yang membahas kemajuan teknologi dan pendidikan. Data dianalisis dengan Teknik studi literatur untuk memperoleh temuan baru. . Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa media social sangat membantu proses pembelajaran khususnya pendidikan Agama Islam.  . Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidik mengikuti perkembangan teknologi seperti menggunakan media social sebagai media pembelajaran agar terciptanya sebuah pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.
Analisis Perkembangan Kemampuan Sosial Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK St. Theresia Mangulewa Nurtiana Enem; Konstantinus Dua Dhiu; Yohanes Vianey Sayangan; Efrida Ita
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun di Tk St. Theresia Mangulewa dengan fokus pada aspek interaksi sosial, empati dan kerja sama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 26 anak kelas B dengan rentan usia 5-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode observasi yang digunakan untuk memperoleh data yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun. Pada metode wawancara peneliti melakukan wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelompok B (usia 5-6 tahun) Tk St. Theresia Mangulewa untuk mendapatkan data atau informasi yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak 5-6 tahun. Pada tahap dokumentasi peneliti melakukan dokumentasi berupa foto dan dokumen lainnya yaitu data anak, penilaian harian, mingguan dari guru dan profil sekolah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adaalah deskriptif kualititatif.  Perkembangan kemampuan soial emosinal anak usia 5-6 tahun Tk.St.Theresia Mangulewa tahun 2024 adalah berdasarkan hasil obsevasi,pengamatan dan wawancara yang dilakukan  ditemukan bahwa jumlah peserta didik kelompok B Tk. St.Theresia Mangulewa tahun 2024 berjumlah 26 anak dengan rincian yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 10 anak dan yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 16 anak. Dari uraian diatas setelah dilakukan pendekatan,pengamatan ,obsevasi dan wawancara baik secara langsung dilakukan pada saat KBM berlangsung maupun melalui pengamatan didalam dan diluar kelas ditemukan bahwa dari 26 anak siswa siwi kelompok B Tk. St.Theresia Mangulewa yang perkembangan kemampuan sosial emosionalnya sudah baik dan mengalami kemajuan berjumlah 21 anak dan yang masih butuh proses dan stimulasi dari guru dan orang-orang sekitar berjumlah 5 anak,Dari rincian ini ketika dipersenkan dapat  dibuat sesuai data diatas adalah yang perkembangannya mengalami kemajuan dan sudah membaik sebesar 93% dan yang masih dalam taraf belajar dan butuh bimbingan dan stimulasi sebesar 10%.
Transfigurasi Implementasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPIT Harapan Bangsa Raden Roro Wulan Ayu Wardani
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.273

Abstract

Penelitian kualitatif ini memiliki tujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum merdeka di SMPIT Harapan Bangsa, termasuk dampak dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan. Tujuan dari kurikulum merdeka dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan kebebasan terhadap guru dan siswa dalam menentukan pembelajaran dan menentukan minat belajar yang relevan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif menggunakan analisis dan wawancara mendalam Data utama penelitian bersumber dari berbagai pemangku kepentingan sekolah, meliputi jajaran guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), staf tata usaha, dan siswa. Metodologi penelitian mencakup teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Validitas data diperkuat melalui keterlibatan jangka panjang, pengamatan yang teliti, serta triangulasi. Proses analisis data melibatkan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan tiga aspek utama. Pertama, implementasi kurikulum merdeka di SMPIT Harapan Bangsa telah berjalan secara efektif dan dinamis. Kedua, penerapan kurikulum ini membawa dampak ganda pada pembelajaran PAI. Dampak positif meliputi pembelajaran yang lebih kontekstual, pengembangan pemikiran kritis, penguatan nilai moral, peningkatan toleransi, dan partisipasi aktif siswa. Sementara dampak negatif mencakup fragmentasi kurikulum, kesenjangan pemahaman, berkurangnya fokus spiritual, dan keterbatasan sumber daya. Ketiga, kendala yang dihadapi dalam implementasi meliputi penyesuaian dengan kurikulum sebelumnya, keterbatasan sumber daya, resistensi dari pemangku kepentingan, tantangan integrasi teknologi, serta optimalisasi peran orang tua dan masyarakat.
Systematic Literature Review (SLR): Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di Sekolah Dasar Mutia Dini; Sevi Marsha Nabilla; Karina Fitriani; Delia Julasari; Eka Fahmiyanti; Cindy Az-Zahra; Syahfa Annisa Dewi; Juniarti Putri; Bramianto Setiawan; Vina Iasha
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.274

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan pentingnya untuk meningkatkan pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar, yang merupakan salah satu dasar bagi pertumbuhan moral dan sosial peserta didik. Kegiatan kepramukaan menjadi fokus utama karena sejalan dengan kurikulum merdeka yang mengutamakan pengajaran berbasis karakter dan penanaman nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan pramuka memengaruhi karakter peserta didik dan menemukan kemampuan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di era modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu systematic literature review (SLR) dengan mengidentifikasi berbagai artikel melalui database Google Scholar dengan kata kunci “Pendidikan Karakter”, “Ekstrakurikuler Pramuka”, dan “Sekolah Dasar” yang dapat dijadikan referensi dengan model Preferred Reporting Items for Systematic Reviews And Meta-Analysis (PRISMA). Dari hasil penelitian, kegiatan pramuka efektif dalam menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter pada peserta didik. Akan tetapi, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, seperti cuaca dan sarana yang terbatas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pendidik dan juga pembuat kebijakan dalam mengoptimalisasi pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, sehingga para peserta didik dapat berkembang menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan perkembangan yang semakin rumit.
Dampak Game Online terhadap Penggunaan Bahasa dan Perilaku Sopan Santun Siswa Syahrani Subagyo; Dewi Laras Tuti; Heni Oktavia; Nur Hikmah; Nanda Amanda Dewi Lestari; Shabrina Safinatun Najah; Siti Haerunisa; Riski Setiadi; Rohimah Sadiyawati; Yusuf Aditya Rahman; Novi Masitoh; Bramianto Setiawan; Vina Iasha
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.275

Abstract

Teknologi berkembang dengan sangat pesat, sehingga teknologi menjadi kebutuhan dasar manusia. Hal ini dikarenakan adanya inovasi dan penemuan yang sangat beragam. Hingga saat ini perkembangan teknologi, membawa banyak pengaruh bagi para pelajar. Salah satunya yaitu dengan munculnya game online. Game online merupakan sarana hiburan yang sangat digemari anak-anak. Namun tanpa disadari game online dapat memberikan dampak pada pemerolehan bahasa dan perilaku anak sekolah dasar. Tujuan dari penulisan ini adalah menganalisis dampak game online terhadap pemerolehan bahasa dan perilaku kesopanan pada anak-anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan model Preferred Reporting Items for Systematic Reviews And Meta-Analysis (PRISMA). Pencarian dilakukan melalui database Google Scholar dan Semantic Scholar dengan kata kunci "online games", "language" dan “politeness behavior” pada tanggal 10 November 2024. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana interaksi dalam game online mempengaruhi kemampuan bahasa anak, serta bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan perilaku kesopanan dalam lingkungan sosial mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game online dapat berkontribusi pada perkembangan kosakata dan pemahaman bahasa, namun juga memiliki potensi mempengaruhi perilaku kesopanan secara negatif, tergantung pada konten dan interaksi dalam game. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya peran orang tua dan orang dewasa lainnya dalam memonitor aktivitas anak-anak di dunia digital untuk memastikan dampak yang positif bagi perkembangan bahasa dan perilaku sosial mereka
Pengaruh Media Digital dalam Perkembangan Sikap dan Emosional Siswa Sekolah Dasar Munih Radhani; Putri Syafira; Rena Sulitia; Syely Novalza; Tanti Indah; Vivi Agustin; Tadya N; Puja Yahya; Bramianto Setiawan; Vina Iasha
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.276

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan perkembangan anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh media digital terhadap sikap dan perkembangan emosional anak melalui pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah periode 2021–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memiliki dampak signifikan pada perkembangan anak, baik positif maupun negatif. Secara positif, media digital dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman materi, dan keterampilan sosial melalui interaksi virtual. Namun, dampak negatifnya tidak dapat diabaikan, terutama risiko paparan konten tidak pantas dan kasus cyberbullying yang dapat memengaruhi perkembangan moral dan emosional anak. Pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam mengarahkan penggunaan media digital oleh anak menjadi fokus utama. Dengan bimbingan yang tepat dan pendidikan karakter yang relevan dengan etika digital, anak-anak diharapkan dapat memanfaatkan media digital secara bijak dan bertanggung jawab, mengoptimalkan manfaat positif dan meminimalkan risiko negatif. Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara orang tua dan pendidik dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi perkembangan anak.
Pengaruh Kesiapan Mental Orang Tua terhadap Tingkat Kecerdasan Anak Siti Mutiah; Arifanni Khairunnisa; Astrianingsih Astrianingsih; Cony Kapitalia; Nur Alya Tiara; Noviasti Rahmadini; Rofik Salim; Zaynab Aljawi; Bramianto Setiawan; Vina Iasha
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.277

Abstract

Salah satu faktor kecerdasan anak adalah ada pada pola asuh orang tua. Tingakt pendidikan serta kesiapan mental emosional mempengaruhi kedekatan orang tua kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana pengaruh kesiapan mental orang tua serta pola asuh ornag tua terhadap hasil beljar serta kecerdasan anak. Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review). Penelitian ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan sistematis yang meliputi pengumpulan data pustaka, kegiatan membaca, pencatatan, dan pengolahan data dengan mengacu pada berbagai sumber referensi. Temuan penelitian mengungkapkan beberapa hubungan pengaruh yang signifikan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, kesiapan sekolah anak dipengaruhi oleh tiga faktor: pola asuh orang tua, tingkat pendidikan orang tua, dan perilaku sosial anak. Sementara itu, perilaku sosial anak sendiri dipengaruhi oleh pola asuh dan tingkat pendidikan orang tua. Penelitian ini juga menemukan pengaruh tidak langsung, di mana pola asuh dan tingkat pendidikan orang tua mempengaruhi kesiapan sekolah anak melalui perilaku sosial sebagai variabel perantara.