cover
Contact Name
MUHAMMAD IQBAL AL GHOZALI
Contact Email
tugasku44@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
tugasku44@gmail.com
Editorial Address
Blok Selasa RT/RW 01/03 NO. 73, Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh , Kab. Majalengka, Provinsi Jawa Barat, 45458
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Action Research Journal Indonesia (ARJI)
ISSN : 27749290     EISSN : 27750787     DOI : 10.61227
Core Subject : Education,
ARJI is a journal that publishes the results of scientific research in the field of education using classroom action research methods. The ARJI journal is published every 3 months, namely in March, June, September and December. The ARJI journal has been published since March 2019. The ARJI journal already has the E-ISSN (2775-0787) and P-ISSN (2774-9290) numbers.
Articles 346 Documents
Peningkatan Budaya Literasi Peserta Didik Melalui Program Pojok Baca di SDK Mabhambawa Maria Melania Oktaviana Bhena; Ermelinda Yosefa Awe; Dek Ngurah Laba Laksana; Maria Desidaria Noge
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan budaya literasi siswa melalui program pojok baca. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan mengunakan desain penelitian Kemmis & MC Taggart yang terdiri dari tiga komponen yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan dalam penelitian dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kemampuan membaca. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan program pojok baca dapat meningkatkan budaya literasi peserta didik. Hal ini dilihat dari perolehan skor rata-rata yang dihasilkan pada siklus I dan siklus II. Pada siklus 1 diperoleh skor rata-rata yaitu 62,50. Sedangkan pada siklus II perolehan skor rata-rata siswa yang diperoleh siswa yaitu 80,2. Terjadi peningkatan budaya literasi peserta didik dari siklus I ke siklus II dan peningkatan sebesar 55 %. Hal ini menunjukan bahwa dengan menggunakan program pojok baca dapat meningkatkan budaya literasi peserta didik. Program pojok baca juga dapat membuat kegiatan membaca lebih menarik dan membantu siswa untuk memahami konsep-konsep literasi dengan cara yang lebih menyenangkan.
Perbandingan Efektivitas Video Pembelajaran Ceramah dan Interaktif dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Betari Cinta Repelino; Chika Jasmine Paradisa; Choirina Nazwa Aulya; Tiara Fitri Nurhayati; Tiara Nurhayati Devi; Budi Setiawan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.233

Abstract

Penggunaan media video merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam. Penurunan motivasi dan pemahaman siswa dalam pembelajaran tradisional mendorong perlunya inovasi metode, salah satunya menggunakan media seperti video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas video pembelajaran berbasis ceramah dan interaktif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Sejarah di MA Al-Inayah. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok video ceramah dan kelompok video interaktif. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, dan angket. Uji homogenitas menunjukkan bahwa data kedua kelompok bersifat homogen dengan nilai 2,21 < 2,22. Analisis lanjut menggunakan uji T-test dua sampel bebas menunjukkan 2,25 > 2,07 dengan nilai p sebesar 0,03 < 0,05 sehingga hipotesis awal ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok video ceramah memiliki tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan kelompok video interaktif, didukung oleh faktor kesesuaian isi video, bahasa yang mudah dipahami, kualitas suara, dan rendahnya distraksi
Pengaruh Penggunaan AI Terhadap Peningkatan Critical Thinking Mahasiswa Teknologi Pendidikan Gina Febriliant Ayuningtyas; Hamdah Khaila Fahranie; Intan Muslimah; Sansan Hadiansyah; Shabrina Elzahra; Budi Setiawan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa program studi Teknologi Pendidikan. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan mahasiswa angkatan 2022 Universitas Pendidikan Indonesia sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui angket daring dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan AI secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dengan kontribusi sebesar 53,2%. AI dimanfaatkan tidak hanya untuk menyelesaikan tugas secara instan tetapi juga untuk menganalisis, membandingkan, dan menyimpulkan informasi. Meski memberikan manfaat seperti efisiensi dan pemahaman materi yang lebih baik, penggunaan AI juga berpotensi menciptakan ketergantungan jika tidak dikelola dengan bijak. Oleh karena itu, diperlukan panduan dan pelatihan bagi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI secara optimal.
Asas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Syifa Ulhusni; Tasman Hamami
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.235

Abstract

Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Mengintegrasikan asas ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengembangan kurikulum PAI memungkinkan pembelajaran agama yang lebih kontekstual, dinamis, dan relevan, tanpa mengabaikan nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asas IPTEK dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan jenis kepustakaan (library Reseach). Teknik Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan membaca artikel publikasi ilmiah dan buku terbitan yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deduktif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Asas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting untuk memastikan relevansi materi pendidikan dengan perkembangan zaman. Mengintegrasian asas IPTEK dalam kurikulum PAI bertujuan menciptakan generasi yang mampu beradaptasi dengan tantangan global melalui penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan. Asas IPTEK dalam pengembangan kurikulum PAI juga harus diarahkan untuk membangun generasi yang beriman, bertakwa, dan berdaya saing global. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan penanaman nilai-nilai moral Islam. Dengan pendekatan ini, kurikulum PAI dapat menciptakan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat modern
Inovasi Pembelajaran Teks Pidato Bahasa Lampung Melalui Metode Talking Stick untuk Siswa Kelas VIII SMP Muhammad Muchsin Afriyadi; Nur Choironi
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.236

Abstract

Metode pembelajaran merupakan suatu langkah, prosedur atau urutan untuk menerapkan suatu rencana yang disusun melalui kegiatan secara nyata oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Metode pembelajaran diterapkan di setiap pembelajaran baik di lembaga formal maupun non formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui penerapan metode pembelajaran talking stick dalam mengajar teks pidato. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi mengenai proses pembelajaran berlangsung, wawancara guru sejawat dan 32 orang siswa pelatihan serta dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dilaksanakan oleh penulis pada semester Ganjil tahun ajaran 2024/2025. Tempat penelitian di SMPN 16 Bandar Lampung. Hasil penelitian ini yaitu metode Talking Stick saat ini yaitu metode ceramah. Metode ceramah sudah dirasa efektif oleh guru. Namun, ada beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajarannya yaitu masih banyak siswa ketika pembelajaran berlangsung berisik, kurang memperhatikan, siswa kurang berperan aktif dalam pembelajaran dan bersifat monoton. Penerapan metode pembelajaran talking stick diharapkan dapat menjadi metode pembelajaran yang baru serta dapat dijadikan referensi, siswa mampu mengemukakan pendapatnya, belajar lebih giat dan mampu berperan aktif dalam pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini yaitu pembelajaran dengan menggunakan metode talking stick dapat dijadikan sebagai inovasi baru dalam mempelajari teks pidato Bahasa Lampung dan sebagai siswa juga mampu berperan aktif dalam pembelajaran serta mampu mengemukakan pendapatnya didepan umum
The Role of Education in Political Socialization of the Nigerian Citizens: Implication For Primary Education Ann Ngozi Ugobueze
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.237

Abstract

Education, especially at the primary level, serves as the foundation for instilling democratic values, civic responsibility, and political awareness. This study used a survey research design to examine the role of education in political socialization in Aguata Local Government Area. A sample of 100 participants from selected communities was surveyed using a structured questionnaire with a four-point Likert scale. Data analysis applied a 2.5 mean cutoff for acceptance. The findings reveal that primary education significantly contributes to the political socialization of children, equipping them with the necessary knowledge and skills to understand political systems and engage in democratic processes. Key elements such as political education in schools, exposure to mass media, and participation in civic activities were identified as critical factors in shaping political dispositions. However, the study also highlights challenges such as inadequate political education, limited resources, and the need for curriculum reforms to foster a more inclusive and effective political socialization process. The study highlights the importance of integrating comprehensive civic education into primary school curricula to promote national unity, enhance political engagement, and prepare young Nigerians to become responsible, active citizens. The findings suggest that strengthening political socialization at the primary education level is vital for ensuring the development of a politically conscious and participatory citizenry, which is essential for the sustainable growth of Nigeria’s democracy
Strategi Remedial dan Pengayaan Sebagai Tindak Lanjut Assesmen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Darul Furqan Kota Bima Siti Tazkirah; Rohani Rohani; Rini Purnama; Edy Subyanto; Ilham Ilham
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.239

Abstract

Strategi remedial difokuskan pada siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan memberikan bimbingan tambahan, latihan soal, dan pendekatan pembelajaran yang lebih intensif. Sementara itu, strategi pengayaan dirancang untuk siswa yang telah mencapai KKM, melalui pemberian tugas proyek, soal HOTS, serta kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kedua strategi, seperti keterbatasan waktu, sarana, dan motivasi siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini menyarankan pentingnya perencanaan yang terstruktur, pemanfaatan teknologi pendidikan, peningkatan kompetensi guru, dan keterlibatan orang tua serta komunitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi remedial dan pengayaan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP Darul Furqan Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Darul Furqan Kota Bima. Untuk memperoleh data yang akurat dan lengkap berdasarkan fakta-fakta yang ada di lapangan, peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dari hasil tersebut maka peneliti melakukan analisis data. Hasil dari implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa secara keseluruhan. Dengan pendekatan yang tepat, remedial dan pengayaan dapat membantu setiap siswa berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhan belajar mereka.
Permainan Plastisin Terhadap Motorik Halus Siswa Autis Riris ’Aisyah Rizqi Utami; Faricha Mufida; Aulia Dewi; Nur Pulpa Panjaitan; Defis Putrie S
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.241

Abstract

Motorik halus merupakan kemampuan dasar yang sangat erat kaitannya dengan aktivitas sehari-hari. Dalam perkembangannya, anak autis cenderung mengalami hambatan dalam kemampuan motorik halus. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan permainan plastisin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permainan plastisin dapat meningkatkan kemampuan menggenggam pada motorik halus siswa autis. Metode penelitian dengan pendekatan terapi bermain menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari observasi dan dokumentasi dengan subjek berjumlah tiga orang siswa autis SLB Citra Mulia Mandiri dan dibantu oleh guru. Diketahui terjadi peningkatan yang signifikan pada koordinasi tangan dan genggaman siswa autis dibandingkan pada saat sebelum dilakukannya permainan plastisin. Permainan plastisin terbukti dapat meningkatkan koordinasi jari tangan, kekuatan, dan ketahanan genggaman pada siswa autis. Metode pelatihan yang konsisten dan bertahap, mulai dari pemodelan oleh fasilitator hingga pelaksanaan secara mandiri, memberikan hasil yang optimal dalam meningkatkan kemampuan motorik halus siswa autis. Dengan demikian, permainan plastisin dapat mendukung perkembangan motorik halus anak autis secara efektif.
Application of Prophetic Democratic Leadership Mudirah at Pondok Pesantren Tahfiz Putri Khoiro Ummah Yogyakarta Nizma Armila; Abdus Salam DZ; Dian Widiantari
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.243

Abstract

In Indonesia, pesantrens are traditionally led by men (kiai/Ustāż), but female leadership (nyai/Ustāżah) is increasing, though often perceived as less participatory due to the dominance of male authority. Women's leadership in pesantrens plays a crucial role in shaping santriwati (female students), yet research on its impact on student achievement is limited. This study analyzes the leadership role of the Mudīrah in developing the achievements of santriwati at Pondok Pesantren Tahfiẓ Putri Khoiro Ummah Yogyakarta. Using a qualitative approach and phenomenological methods, data were gathered from key figures such as the Mudīrah, teachers, caregivers, and students. Data collection involved observation, interviews, and document analysis, with validity ensured through credibility and triangulation tests. Pondok Pesantren Tahfiẓ Putri Khoiro Ummah, established in 2010, focuses on Qur'ān memorization and Islamic character development. Ustāżah Hj. Umi Hajar, Lc, who co-founded the pesantren, now leads it as Mudīrah. Her leadership style combines democratic and prophetic traits—valuing subordinates’ potential, involving them in decision-making, and embodying Islamic values such as siddiq, amānah, tabligh, and faṭānah. She creates a positive and innovative environment that fosters both academic and non-academic achievements, particularly in Qur'ān memorization. Her role as a caregiver, mentor, and manager supports the overall development of the santriwati, helping them meet pesantren standards.
Komunikasi Efektif Pendidik dan Peserta Didik dalam Pendidikan Islam (Studi Kasus di Sekolah Dasar Garut Islamic School Prima Insani) Dede Nurwahidah; M. Tajudin Zuhri; Nenden Munawaroh; Rani Nurani Dewi; Santi Rismayanti
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.225

Abstract

Sebagai institusi pendidikan yang berlandaskan Islam, SD Garut Islamic School Prima Insani berusaha untuk mengimplementasikan komunikasi yang tidak hanya sekadar memindahkan pengetahuan dari guru kepada siswa, tetapi juga memiliki tujuan penting lainnya yaitu penerapan nilai-nilai Islam untuk m encapai tujuan pendidikan Islam. Studi ini bertujuan untuk menguraikan jenis-jenis komunikasi efektif yang dilakukan di SD Garut Islamic School Prima Insani. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengamati proses komunikasi yang berlangsung di sekolah dalam usaha mengembangkan dimensi kognitif, afektif, serta spiritual peserta didik. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah yang berperan sebagai pengambil keputusan dalam penerapan komunikasi efektif yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam, serta dengan pendidik dan siswa yang berfungsi sebagai pelaku utama dalam melaksanakan komunikasi efektif di sekolah. Penelitian menunjukkan bahwa metode komunikasi yang efektif yang diterapkan di SD Garut Islamic School Prima Insani meliputi: 1). Komunikasi verbal islami yang umumnya dilakukan dalam rangkaian kegiatan (circle time). 2).Komunikasi nonverbal terlihat dalam aktivitas sapa pagi, 3) Komunikasi inspiratif yang mengandalkan keteladanan, dengan adanya acara motivasi keislaman yang mengajak siswa untuk memahami bahwa Rasulullah SAW adalah contoh terbaik, dan pendidik menjadi panutan bagi siswa di sekolah, 4) Komunikasi dua arah yang lazim diterapkan dalam proses belajar mengajar seperti adanya pertanyaan pemantik untuk memulai pelajaran maupun kegiatan sehari-hari lainnya, 5) Komunikasi kolaboratif yang berlandaskan musyawarah, bentuk komunikasi ini tampak dalam kegiatan classmeeting, serta pertemuan musyawarah kelas 6 secara rutin untuk membahas agenda akhir tahun kelas 6, 6). Komunikasi emosional dengan menerapkan prinsip-prinsip disiplin yang positif dalam aktivitas sehari-hari. Studi ini menunjukkan bahwa komunikasi yang didasarkan pada nilai-nilai Islam di SD Garut Islamic School Prima Insani memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan kepribadian dan karakter siswa. Siswa tumbuh secara kognitif, afektif, dan spiritual melalui penggunaan pendekatan komunikasi dua arah, inspiratif, verbal, nonverbal, kolaboratif, dan emosional. Metode ini menciptakan lingkungan pendidikan Islam yang harmonis. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi institusi pendidikan Islam lainnya untuk menerapkan metode komunikasi serupa