cover
Contact Name
Nurlizawati
Contact Email
naradidik@ppj.unp.ac.id
Phone
+6285215445191
Journal Mail Official
naradidik@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Department of Sociology, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang (Integrated Classroom B UNP Air Tawar Padang) Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy
ISSN : 28279670     EISSN : 2827864X     DOI : https://doi.org/10.24036/nara.v1i1.2
Core Subject : Education, Social,
Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (ISSN 2827-864X) is a scientific journal managed by the Department of Sociology Laboratories, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Padang. This journal facilitates publications for research related to the discussion of the structure and dynamics of educational institutions, curriculum development, learning models, classroom action research, school action research and the development of education in society. With an in-depth study, it is hoped that the articles in this journal will provide new ideas related to the development of existing concepts, models and theories in education science.
Articles 238 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Padlet dalam Meningkatkan Interaksi Edukatif pada Pembelajaran Sosiologi di Kelas X SMAN 1 Batang Anai Dian Mustika Sari; Nurlizawati Nurlizawati
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.467

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya interaksi edukatif dalam proses pembelajaran, siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran sosiologi, model pembelajaran dan media pembelajaran yang masih terbatas pada teks naratif, hal ini ditandai dengan masih banyak siswa yang sibuk dengan kegiatan sendiri, sibuk mengobrol dengan teman dan hanya mendengar penjelasan guru tanpa bertanya tentang materi yang tidak dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan interaksi edukatif siswa kelas X E4 SMA N 1 Batang anai pada pembelajaran sosiologi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan padlet. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdapat dua kali pertemuan. Desain penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Batang anai kelas X E4 tahun ajaran 2025/2026. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X E4 yang berjumlah 36 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan padlet dapat meningkatkan interaksi edukatif, pada pra tindakan interaksi edukatif siswa masih rendah dilihat dari kurangnya partisipasi siswa dalam menjawab pertanyaan maupun berdiskusi. Setelah penerapan inkuiri terbimbing berbantuan padlet pada siklus I siswa mulai berani mengemukakan pendapat dan merespon pertanyaan guru meskipun belum merata. Pada siklus II interaksi edukatif meningkat signifikan siswa aktif dalam diskusi, memberikan tanggapan serta membangun komunikasi dua arah yang lebih baik dengan guru maupun antar siswa. Penggunaan padlet juga mendukung siswa yang awalnya pasif menjadi lebih berani menyampaikan pendapat secara tertulis.
Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran C3T Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMAN 4 Solok Pada Mata Pelajaran Sosiologi Fase E Yoma Febti Aidha; Gusmira Wita
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.470

Abstract

Tinggi rendahnya hasil belajar mencerminkan kualitas Pendidikan dalam proses pembelajaran disekolah. Begitu pula dengan hasil belajar pada mata pelajaran sosiologi. Pencapaian hasil belajar yango ptimal menjadi cerminan dari keberhasilan proses pendidikan secara menyeluruh sehingga harus diintegrasikan dalam strategi pembelajaran agar peserta didik mampu mengembangkan potensi mereka secara utuh, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, peneliti mencoba menerapkan metode pembelajaran C3T (Cerdas, Cermat, Cepat dan Tepat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen. Populasi adalah seluruh peserta didik Fase E di SMAN 4 Solok sebanyak (123 orang), dengan sampel kelas E1 sebagai kelas eksperimen dan E3 sebagai kelas kontrol. Instrumen berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 soal, dianalisis menggunakan Independent Sample T- Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan metode C3T. Hal ini dapat dilihat pada rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (95) lebih tinggi daripada kelas kontrol (70). Data berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Artinya, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas, dan metode C3T berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar Sosiologi peserta didik fase E di SMAN 4 Solok.
Kebijakan In House Training Sekolah Penggerak dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMAN 1 Suliki Sakinatun Nafsi; Ika Sandra
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan In House Training (IHT) Sekolah Penggerak di SMAN 1 Suliki dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Struktural Fungsional Talcott Parsons dengan skema AGIL (Adaptation,Goal Attainment, Integration, Latency). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan melibatkan 15 orang informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria informan terlibat dalam pelatihan IHT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyaijan data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan In-House Training (IHT) secara signifikan berhasil mengakselerasi empat kompetensi utama guru melalui penguasaan perangkat deep learning, integrasi teknologi digital seperti Canva dan Quizizz, serta penguatan keterampilan public speaking. Walaupun terdapat hambatan dalam adaptasi teknologi pada kelompok guru senior, kebijakan ini efektif dalam menciptakan ekosistem sekolah yang lebih kolaboratif dan adaptif. Keberhasilan transformasi ini didukung oleh sistem evaluasi yang terintegrasi melalui supervisi berkala, yang mana hasilnya menjadi instrumen strategis untuk menjamin keberlanjutan peningkatan kompetensi guru di SMAN 1 Suliki.
Analisis Penggunaan Platform Smart E-School Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran di MAN 3 Kota Padang Hafifah Khairina Azayu; Gusmira Wita
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.476

Abstract

Evaluasi pembelajaran berbasis digital merupakan salah satu inovasi pendidikan yang diterapkan untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi proses penilaian di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Smart E-School sebagai media evaluasi pembelajaran di MAN 3 Kota Padang dengan menggunakan teori difusi inovasi oleh M. Rogers. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang melibatkan 10 guru, 10 siswa, dan 2 operator madrasah. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi yang terintegritas dalam sistem digital, memberikan Informasi hasil belajar dalam sistem evaluasi digital, adanya pengawasan ujian melalui sistem monitoring digital, serta proses adaptasi dan kendala dalam pelaksanaan evaluasi pada Smart E-School. Penerapan Smart E-School secara umum berjalan efektif, ditandai dengan kemudahan guru dalam menyusun, melaksanakan, dan mengelola evaluasi pembelajaran secara terpusat, percepatan proses pengolahan dan penyampaian hasil penilaian kepada siswa, serta meningkatnya transparansi dan akuntabilitas evaluasi. Selain itu, sistem ini membantu mengurangi beban administratif guru dan penggunaan kertas. Namun, efektivitas tersebut belum dirasakan secara merata karena adanya perbedaan tingkat penggunaan perangkat digital guru, kendala teknis, serta tekanan psikologis siswa dalam ujian berbasis waktu. Secara keseluruhan, Smart E-School dapat menjadi alternatif media evaluasi pembelajaran berbasis digital di madrasah dengan dukungan kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukung yang memadai.
Pengembangan Media PROM (Proyektor Mini) Berbasis Pembelajaran STEM untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Alfina Bakti Pertiwi; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Agnestasia Ramadhani Putri
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.486

Abstract

Tuntutan kompetensi abad ke-21 mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif melalui pendekatan berbasis STEM. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi pemanfaatan media pembelajaran di sekolah dasar, (2) merancang Media PROM (Proyektor Mini) sebagai solusi atas kebutuhan pembelajaran, (3) menilai kelayakan dan hasil uji produk, serta (4) memaparkan bentuk akhir media yang dikembangkan. Kajian ini berangkat dari hasil analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa media pembelajaran di SD belum dirancang untuk memfasilitasi kegiatan belajar yang menuntut siswa berpikir kritis, kreatif, dan mampu berkolaborasi dalam pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan model McKenney & Reeves yang meliputi tahap analisis dan eksplorasi, desain dan konstruksi, serta evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas V di SDN 2 Pengadilan Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PROM yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi dengan kategori layak digunakan. Uji coba produk menunjukkan respon positif dari guru dan siswa serta mampu mendukung pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan konsep STEM, khususnya pada materi gelombang cahaya dan bangun ruang. Produk akhir berupa media PROM (Proyektor Mini) beserta buku panduan yang dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Habitus Knowledge Sharing untuk Memperkuat Inovasi Pembelajaran Melalui MGMP Sosiologi Kota Semarang Zulfah Majidah; Hartati Sulistyo Rini
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana habitus knowledge sharing yang terjadi dalam MGMP Sosiologi di kota Semarang, menjadi upaya memperkuat inovasi pembelajaran, serta dinamika dan tantangannya. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data berbasis In-Depth Interview, dokumentasi, dan studi pustaka. Triangulasi data sumber dan teknik merupakan mekanisme validitas data dalam studi ini, serta analisis model interaktif digunakan sebagai teknik analisis datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitus knowledge sharing di MGMP Sosiologi kota Semarang terbentuk sejak lama dan melalui serangkaian kegiatan yang bervariasi, mulai dari diskusi, pelatihan, seminar, hingga bedah buku. Habitus knowledge sharing ini terbentuk melalui mekanisme internalisasi dan eksternalisasi yang memberikan peran penting dalam mengembangkan inovasi pembelajaran Sosiologi. Tantangan habitus knowledge sharing di MGMP kota Semarang adalah keterbatasan waktu dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai, keahlian guru dalam menggunakan IT, serta kesiapan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran Sosiologi. Kebaruan penelitian ini terletak pada posisi MGMP Sosiologi kota Semarang dalam membentuk habitus knowledge sharing bagi para guru, terutama berkontribusi untuk memperkuat inovasi pembelajaran yang selama ini berlangsung.
Motif Pembatasan Penggunaan Ponsel di Sekolah Fikry Awaludin; Erda Fitriani
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.514

Abstract

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel di sekolah menjadi respons terhadap tingginya penetrasi internet di Indonesia 80,66% pada tahun 2025 dan dampak negatifnya terhadap konsentrasi, kesehatan, serta kreativitas siswa, namun sebagian besar penelitian sebelumnya lebih menyoroti implementasi kebijakan daripada motif penerapannya. Artikel ini bertujuan untuk mengisi gap tersebut dengan menganalisis motif sekolah menerapkan pembatasan ponsel berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat di SMAN 10 Padang melalui perspektif fenomenologi Alfred Schutz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih melalui purposive sampling yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan studi dokumenta, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dua kategori motif utama: motif sebab (because motive) akibat regulasi pemerintah daerah sebagai respons terhadap distraksi belajar dan ketergantungan, karena kurangnya fokus siswa, kesehatan siswa yang terganggu, kurangnya kreativitas siswa, menurunnya interaksi sosial, paparan negatif dari ponsel dan rendahnya disiplin siswa, serta motif tujuan (in-order-to motive) untuk membentuk kebiasaan penggunaan ponsel yang lebih bijak, meningkatkan nilai dan prestasi siswa, serta meningkatkan minat belajar siswa. Meski implementasi mencapai 90% efektivitas dengan loker penyimpanan dan SOP, tantangan pengawasan masih ada. Penelitian ini menegaskan bahwa pembatasan ponsel perlu dukungan kolaboratif sekolah dan orang tua agar menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Peran Transformational Leadhership dalam Pengawasan Pendidikan Berbasis Penjaminan Mutu untuk Pencapaian Quality Education (SDGs 4) di SMP Negeri 7 Padang Defril Syafrin; Rahmi Malahayati; Irsyad Irsyad; Syahril Syahril; Novriyanti Achyar
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i2.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam pengawasan pendidikan berbasis penjaminan mutu untuk mendukung pencapaian Quality Education (SDGs 4) pada SMP Negeri 7 Kota Padang. Penelitian ini menjadi penting karena masih terdapat kesenjangan antara pelaksanaan pengawasan pendidikan yang cenderung administratif dengan tuntutan penjaminan mutu yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan, serta masih terbatasnya kajian yang mengintegrasikan kepemimpinan transformasional, supervisi akademik, dan penjaminan mutu dalam satu kerangka yang utuh di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap 15 informan yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, dan tim penjaminan mutu internal sekolah. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan dalam empat aspek utama, yaitu membangun visi mutu yang berorientasi SDGs 4, mentransformasi pengawasan menjadi proses reflektif dan kolaboratif, meningkatkan profesionalisme dan motivasi guru, serta mendorong terbentuknya budaya mutu di sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa pengawasan pendidikan yang efektif tidak cukup hanya bersifat administratif, tetapi perlu diarahkan sebagai proses pembinaan profesional, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional menjadi faktor strategis dalam mengintegrasikan pengawasan pendidikan dan penjaminan mutu guna mendukung terwujudnya pendidikan yang inklusif, adil, dan bermutu sesuai dengan agenda SDGs 4.