cover
Contact Name
Rina Saputri
Contact Email
apt.rinasaputri@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
sainsmedisina@wpcpublisher.com
Editorial Address
Komplek Kelapa Sawit No.13 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sains Medisina
ISSN : -     EISSN : 29641853     DOI : -
Sains Medisina merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article tentang penemuan obat, sistem penghantaran obat, pengembangan obat, evaluasi sediaan kosmetik dan makanan. Jurnal ini mencakup bidang-bidang khusus seperti kimia obat, farmakologi, farmakognosi, fitokimia, farmakokinetik, farmakodinamik, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknologi farmasi, dan mikrobiologi.
Articles 203 Documents
Pengaruh Murottal Al Qur’an Surah Maryam Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Di Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Banjarmasin Ulfah, Ulfah; Rahman, Subhannur; Asmadiannor, Asmadiannor; Wijaksono, M. Arief
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.701

Abstract

Kecemasan kehamilan trimester III sebelum persalinan memiliki dampak negatif baik pada ibu maupun janin. Pentingnya penatalaksanaan kecemasan tersebut oleh tenaga kesehatan, salah satunya dengan nonfarmakologi yakni mendengarkan murottal Al-Qur’an surah Maryam yang berdasarkan hasil penelitian sebelumnya mmpu menurunkan depresi, kesedihan dan ketenangan jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas terapi murottal surah Maryam terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Penelitian kuantitatif dengan desain Pre experimental dengan One Group Pre Post Test Design. Sampel adalah ibu hamil primigravida trimester III pada bulan September 2024 berjumlah sebanyak 35 orang menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner dan terapi murottal Al-Qur’an surah Maryam. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank test. Tingkat kecemasan responden sebelum diberikan terapi murottal Surah Maryam nilai rata- rata 39,00, sebagian besar mengalami kecemasan berat sebanyak 21 orang (60%) dan sesudah diberikan terapi murottal Surah Maryam nilai rata-rata 30,54, sebagian besar responden kecemasan sedang sebanyak 25 orang (71,4%). Terapi murottal surah Maryam efektif terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil trimester III dengan nilai p-value (0,000<0,05), dengan selisih mean pretest dan posttest sebesar 8,46. Terapi murottal surah Maryam terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Pentingnya peran tenaga kesehatan agar mengarahkan maupun membimbing untuk penatalaksanaan kecemasan melibatkan keluarga.
Formulasi Dan Evaluasi Tablet Hisap Dari Ekstrak Tanaman: Review Artikel Lailita Rani, Andini; Wulan Novita Dewi; Nadiya Difilla Salim; Siti Yunita Octaviani; Fiky Aldhi; Shawa Satria Parnaen; Jubri Yanto; Dewi Rahmawati; Dzakiya Zhihrotulwida
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.703

Abstract

Dalam bentuk sediaan padat, tablet hisap didesain untuk terdegradasi secara perlahan di mulut sehingga mampu memberikan efek terapi secara lokal maupun sistemik. Keistimewaannya mencakup ketepatan takaran, kepraktisan penggunaan, serta absorpsi yang lebih cepat dibandingkan bentuk sediaan lain. Studi ini ditujukan untuk mengkaji komposisi dan penilaian sediaan tablet hisap yang menggunakan ekstrak tumbuhan sebagai bahan aktif. Metode yang dilakukan adalah literature review article (LRA) terhadap jurnal-jurnal terkait selama dekade terakhir, hasil kajian literatur mengungkapkan bahwa formulasi tablet hisap sangat bergantung pada pemilihan bahan aktif, bahan tambahan (pemanis, bahan pengikat), dengan metode pembuatan (granulasi basah atau kempa langsung). Bahan pengikat seperti CMC-Na, gelatin, dan PVP berperan dalam menentukan kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur tablet, sementara pemanis seperti sukrosa, manitol, dan xylitol memengaruhi stabilitas dan rasa. Ekstrak tanaman yang telah dilakukan penelitian terbukti efektif diformulasikan menjadi tablet hisap dengan manfaat farmakologis. Evaluasi organoleptik menunjukkan bahwa formulasi harus memenuhi standar kerapuhan, waktu hancur, keseragaman bobot, dan kekerasan. Kesimpulan tablet hisap berbahan ekstrak tanaman dapat menjadi sediaan tablet hisap yang aman dan diterima pasien, terutama untuk kelompok pediatri dan geriatri.
Pengaruh Terapi Dzikir Asmaul Husna Terhadap Parameter Hemodinamik Non Invasif Pasien Kritis Di Ruang ICU RS Bhayangkara Handriani, Silvia; Mohtar, M. Sobirin; Gaghauna, Eirene E. M.
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.704

Abstract

Pasien sakit kritis merupakan pasien yang mengalami perburukan patofisiologis dengan cepat yang dapat mengakibatkan kematian. Tingginya angka kematian pasien kritis di ruang ICU dengan penurunan kesadaran dan terpasang ventilator, berkaitan dengan status hemodinamik tidak stabil. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir asmaul husna terhadap parameter hemodinamik non invasif pasien kritis di ruang ICU RS Bhayangkara. Penelitian Pre Experimental Desain dengan Pre Test dan Post Test terhadap 30 pasien di ruang ICU dengan teknik sampling accidental sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi hemodinamik dan Mp3 player dari Qori Husni Alhasz. Sebelum dilakukannya tindakan terapi Dzikir Asmaul Husna, sebagian besar responden mengalami peningkatan hemodinamik sebanyak 20 responden (66,7%). Setelah dilakukannya terapi Dzikir Asmaul Husna hemodinamik pasien stabil sebanyak 29 responden (96,7%). Hasil uji statistik uji Wilcoxon menunjukkan nilai p Value sebelsar 0,001 < α 0,05 yang berarti terdapat pengaruh terapi dzikir asmaul husna terhadap parameter hemodinamik non invasif pasien kritis di ruang ICU RS Bhayangkara Tk. III Banjarmasin. Terapi dzikir Asmaul Husna terbukti efektif dalam meningkatkan kestabilan hemodinamik non-invasif pasien kritis di ruang ICU.
Review Jurnal: Eksplorasi Khasiat Tumbuhan Bajakah Sebagai Warisan Pengobatan Tradisional Suku Dayak Untuk Penanganan Beragam Penyakit Ikfar, Novita Fitriana; Klau, Ivan Charles Seran; Aini, Fina Salsabila nur; Ananta, Seylin Zafira; Khusnia, Anisa Khanif; Rahma, Najwa Firida; Chayani, Alya miladiyah; Putri, Angelita Maulya Cantika; Lestari, Salshabila Dwi
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.706

Abstract

Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk.), tumbuhan merambat endemik Kalimantan, telah lama digunakan oleh masyarakat Dayak sebagai obat tradisional. Potensi farmakologis tanaman ini diyakini berasal dari beragam kandungan metabolit sekundernya. Artikel ini merupakan kajian literatur yang merangkum berbagai temuan ilmiah terkait aktivitas biologis dan kandungan fitokimia tanaman bajakah. Beberapa varietas yang dikaji meliputi bajakah tampala, kalalawit, longkur, dan jari lima. Proses ekstraksi yang digunakan dalam penelitian mencakup berbagai pelarut seperti etanol, air, dan n-heksana, kemudian diuji melalui metode DPPH untuk aktivitas antioksidan, uji sitotoksik terhadap sel kanker payudara T47D, efektivitas antimalaria terhadap Plasmodium falciparum, serta uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Candida albicans, dan uji antiinflamasi pada hewan model. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak bajakah memiliki aktivitas antioksidan kuat (IC50 serendah 22,31 ppm), aktivitas sitotoksik sedang (IC50 berkisar 407–1136 µg/mL), serta potensi sebagai agen antibakteri, antijamur, antiinflamasi, dan antimalaria. Kandungan fitokimia utama yang ditemukan antara lain flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid, fenol, dan antrakuinon. Temuan ekologis juga menyebutkan bahwa bajakah tumbuh baik di lahan rawa dengan tanah asam dan kandungan hara makro rendah. Kajian ini dilakukan dengan menelusuri literatur dari berbagai basis data ilmiah nasional dan internasional seperti Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed.
Evaluasi Mutu Dan Kadar Flavonoid Total Formula Poliherbal Jahe Merah, Jahe Putih, Kayu Manis, Dan Serai Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Syifa, Nur; Faulina, Siti Emi Az-Zahra
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.708

Abstract

Simplisia herbal seperti serai, kayu manis, jahe putih, dan jahe merah dikenal memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavonoid yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan senyawa aktif ini dapat dipengaruhi oleh proses pengolahan, seperti pengeringan dan lama penyeduhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susut pengeringan, kadar abu, dan perbandingan kadar flavonoid total pada teh herbal yang diseduh selama 15 dan 30 menit. Metode yang digunakan meliputi penetapan susut pengeringan dengan cara menimbang berat sampel basah dan kering, penetapan kadar abu melalui proses pengabuan, serta analisis kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan quercetin sebagai standar. Hasil menunjukkan bahwa kayu manis memiliki persentase susut pengeringan tertinggi (17%), sedangkan serai memiliki kadar abu tertinggi (7%). Pada uji kadar flavonoid, teh herbal yang diseduh selama 15 menit memiliki kadar flavonoid lebih tinggi (0,793 mg QE/g) dibandingkan penyeduhan selama 30 menit (0,606 mg QE/g). Penurunan kadar flavonoid pada waktu penyeduhan yang lebih lama diduga akibat degradasi senyawa aktif oleh panas. Proses pengolahan seperti pengeringan dan lama penyeduhan berpengaruh terhadap kandungan senyawa aktif dalam simplisia herbal, sehingga perlu diperhatikan agar manfaat herbal tetap optimal.
Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Luar Biasa Campak Di Uptd Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran Tahun 2023 Susanti, Ruly Dias; Nugroho, Tri Ady; Sugiarto; Martalena, Yeni
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.724

Abstract

Campak masih menjadi masalah kesehatan anak di Indonesia. Campak menular melalui pernafasan, percikan ludah maupun batuk, bersin atau saat berbicara. Tahun 2023 cakupan BIAS campak di UPTD Puskesmas Kedondong 94,10%, meskipun cakupan baik, kasus campak pada anak usia sekolah masih terjadi, hingga terjadi Kejadian Luar Biasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor risiko riwayat imunisasi, riwayat kontak, pengetahuan ibu dan kepadatan hunian dengan kejadian campak anak usia sekolah pada Kejadian Luar Biasa Campak di UPTD Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran. Desain penelitian menggunakan kuantitatif, dengan pendekatan kasus kontrol. Jumlah responden 26 responden, terdiri 13 kasus dan 13 kontrol diambil secara purposive sampling. Variabel dependen adalah kejadian campak anak usia sekolah pada Kejadian Luar Biasa Campak. Variabel independen meliputi riwayat imunisasi, riwayat kontak, pengetahuan ibu dan kepadatan hunian. Analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Pada tanggal 26 Agustus – 26 November di Puskesmas Kedodnong Kabupaten Pesawaran. Hasil penelitian beberapa variabel penelitian yang terbukti berpengaruh terhadap kejadian Luar Biasa Campak di UPTD Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran, yaitu riwayat imunisasi campak/BIAS (p = 0,005 OR = 12,375, 95%CI = 1,828-83,767), riwayat kontak dengan penderita campak (p = 0,002 OR = 18,333, 95%CI = 2,522-133,260), pengetahuan ibu (p = 0,016 OR = 8,800, 95%CI = 1,349-57,426) dan kepadatan hunian (p = 0,018 OR = 7,500, 95%CI = 1,307-43,028). Masyarakat agar melengkapi imunisasi campak lanjutan, menghindari kontak penderita campak dan mengurangi kepadatan hunian apabila ada orang yang menderita campak, agar terhindar dari penularan penyakit campak.
Penerapan Terapi Slow Stroke Back Message Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Rs M.Yusuf Kotabumi Lampung Utara Tahun 2024 Renaldo, Rahmad; Wardoyo, Eko; Susanto, Giri
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.725

Abstract

Slow stroke back massage adalah gerakan sentuhan punggung yang memiliki efek relaksasi pada otot, tendon, dan ligamen meningkatkan aktivitas saraf parasimpatis, dan merangsang pelepasan neurontransmitter astilkolin, yang kemudian ada penghambatan kerja saraf simpatik alhasil terjaidnya vasodilatasi sistemik serta penurunan kontraktilitas otot. Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui Penerapan Terapi Slow Stroke Back Message Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada pasien Hipertensi di RS M.Yusuf kotabumi Lampung Utara Tahun 2024. Rancangan penelitian ini merupakan observasional analitik, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi dengan melibatkan 2 pasien. Karya Tulis Ilmiah dilakukan pada Bulan Mei 2024. Lokasi studi kasus ini di Ruang Bangsal rawat Inap Penyakit dalam Rumah Sakit M.Yusuf Kotabumi. Waktu pelaksanaan studi kasus ini di bulan Mei 2024. Hasil mengalami penurunan tekanan darah yaitu pada Tn.R dari 190/110 Mmhg menjadi 160/85 Mmhg, Sedangkan Pada Tn.B dari 180/110 Mmhg Menjadi 150/90 Mmhg dan didapatkan hasil setelah Implementasi terjadi perubahan penurunan tekanan darah. Terjadi perubahan penurunan tekanan darah.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Perawat Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Di Bangsal Kelas 2 Rs Bhayangkara Polda Lampung Rahmawati, Nabila Dwi; Elasari, Yunina; Wulandari, Rizky Yeni
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.726

Abstract

Insiden keselamatan pasien di Indonesia diketahui bahwa terdapat 7.465 kasus pada tahun 2019, yang terdiri dari 171 kematian, 80 cedera berat, 372 cedera sedang, 1183 cedera ringan, dan 5659 tidak ada cedera. Di Indonesia terdapat 2.877 rumah sakit yang telah terakreditasi, namun hanya 12% insiden keselamatan pasien dengan jumlah laporan sebanyak 7465 Kasus. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk Mengetahui Upaya pencegahan resiko jatuh di Bangsal kelas 2 RS bhayangkara polda Lampung. Penulisan karya ilmiah ini dengan menggunakan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan pada bulan 9-11 Maret 2024. Didapatkan masalah berupa belum optimalnya pelaksanaan resiko jatuh. Rencana yang akan dilakukan yaitu memberikan edukasi kepada perawat terkait pencegahan resiko jatuh di Ruang Bangsal kelas 2 RS Bhayangkara Polda Lampung. Hasil evaluasi kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan resiko jatuh perawat dari 54% menjadi 75%. Saran pada penelitian ini kepada perawat untuk melakukan pengecekan terhadap pemasangan handrail pasien dan memberi esukasi kepada keluarga tentang pentingnya pemasangan handrail guna mencegah kejadian jatuh para pasien.
Optimalisasi Pencegahan Resiko Jatuh Di Ruang Penyakit Dalam Rsud Pringsewu Listiana; Wulandari, Rizki Yeni; Elasari, Yunina
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.727

Abstract

Menurut Komisi Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit(KNKPRS) tahun 2019 jumlah kejadian nyaris cidera (KNC) sebanyak 2534, kejadian tidak cidera (KTC) sebanyak 2554, dan kejadian tidak diharapkan (KTD) sebanyak 2567 kasus. Sedangkan yang menyebabkan kematian sebanyak 243, cidera berat 89, cidera sedang 449, cidera ringan 1247 dan tidak cidera sebanyak 5630. Tujuan untuk mengetahui upaya peningkatan Pencegahan resiko jatuh di ruang penyakit dalam RSUD Pringsewu. Penulisan karya Ilmiah ini dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi dan pengkajian di ruang Penyakit Dalam Rsud Pringsewu Pada tanggal 11 Mei 2024. Hasil dari penelitian didapatkan ada peningkatan pengetahuan dari 51% Menjadi 82%. Diharapkan Kepada perawat untuk melakukan pengkajian resiko jatuh dan pelaksanaan resiko jatuh untuk melaksanakan asuhan keperawatan agar mutu pelayanan menjadi maksimal.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Op Fraktur Radius Distal Dengan Intervensi Kompres Dingin Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Di Rs Mitra Husada Pringsewu Betalia, Dwi; Nur, Sulistia
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.728

Abstract

Fraktur merupakan ancaman potensial terhadap inegritas seseorang, sehingga akan mengalami gangguan fisiologis yang menimbulkan respon nyeri. Setelah dilakukannya pembedahan, pasien akan merasakan nyeri akibat insisi pembedahan. Hasil pengambilan data yang dilakukan dengan observasi ke pasien, melakukan intervensi relaksasi nafas dalam dan kompres dingin. Hal tersebut berpengaruh terhadap penurunan nyeri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh intervensi relaksasi nafas dalam dan kompres dingin dengan penurunan skala nyeri pasien fraktur. Penelitian ini menggunakan metode deskripti dengan pendekatan studi kasus multiple case. Dilakukan pada tanggal 02 Juli 2024 - 4 Juli 2024 s/d 11 Juli 2024 – 13 Juli 2024. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan implementasi pasien fraktur. Setelah itu pengimplementasian rileksasi nafas dalam dan kompres dingin terhadap penurunan skala nyeri. Dari penelitian diperoleh hasil pemberian teknik relaksasi nafas dalam dan kompores dingin terdapat penurunan antara sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi nafas dalam dan kompres dingin selama 3 hari. Diharapkan penelitian ini dapat menggunakan metode kombinasi relaksasi napas dalam dan kompres dingin untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi guna meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan mempercepat pemulangan serta kesembuhan fraktur.