cover
Contact Name
Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln Pendidikan No. 1, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355 Phone: 083899908686
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Madani: Multidisciplinary Scientific Journal
ISSN : -     EISSN : 29866340     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8360194
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh Yayasan Daarul Huda Kruengmane. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, mencakupi bidang Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,136 Documents
Comparative Analysis of Bias Index to Determine The Density of Pertalite and Pertamax Fuel Oil Using Snellius's Law Ramadhan, Purwo Harris; Dannial, Mohammad; Ulfa, Juliana; Nurhafifah, Zeinab; Kusumah, Fuji Hernawati
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10420932

Abstract

The refractive index value can be determined using various methods, one of which is the principle of Snell's law. . This research aims to compare the refractive index of Pertalite and Pertamax fuel oil and prove Snell's law. This research was conducted at the Optical Laboratory of the Tadris Physics Study Program, Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta. The main materials used are Pertamax and Pertalite as the fluid, then laser, ruler, glass container, pen, protractor, HVS paper. The results obtained from this experiment, namely the refractive index value for Pertalite, obtained an average value of 1.36 and for the refractive index for Pertamax, the average value was 1.653, so it can be concluded that the refractive rays in Pertamax are greater than the refractive rays in Pertalite. So, for its use, Pertamax is more efficient compared to Pertalite.Keywords: Refractive index, refraction, pertalite, and Pertamax
Karakteristik Sampah Laut di Pesisir Pantai Wisata Armydock Kab Pulau Morotai Hartati Kapita; Jamiludin Hasan; Sukarmin Idrus
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 9 (2023): Oktober
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10155496

Abstract

Pesisir pantai merupakan daerah pertemuan antara daratan dan lautan, pada umumnya pesisir pantai memiliki keanekaragaman selain itu juga memiliki potensi untuk dijadikan sebagai tujuan wisata. Tetapi jika tidak dikelola dengan baik maka pesisir pantai dapat menjadi kotor dan mengurangi nilai estetika.Sampah yang dibuang sembarangan dapat beepengaruh pada kesehatan dan juga kebersihan lingkungan menjadi terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran komposisi sampah dan juga kelimpahan sampah yang dihasilkan dipantai wisata armydock berdasarkan factor arus laut, gelombang laut dan pasang suru air laut. Kecepatan arus yang berada dipantai armydock mempengaruhi masuknya sampah dari arah barat laut dan kembale kea rah utara sementara itu gelombang juga dapat memberikan masuknya sampah ke pantai dan sangat berkontribusi terhadapat limpahan sampah dan banyaknya komposisi sampah. Dari hasil penelitian didapatkan komposisi berat sampah makro dan meso di pantai wisata armydock didominasi oleh sampah plastik dengan besaran 62%, sampah logam 25%, sampah pecahan kaca dan keramik sebesar 9% dan sampah busa 2%  serta sampah karet 2%. komposisi jenis sampah yang paling mendominasi yaitu  jenis sampah plastik, jumlah sampah makro sebesar 70% dan jenis sampah logam, jumlah sampah meso sebesar 51%
Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca dan Menulis Putri Aprilia; Yunisa Y; Dian Anugrah; A.Octaya Tenri Awaru
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10341820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru, kemampuan literasi siswa dalam membaca dan menulis serta faktor penghambat dan faktor pendukung dalam meningkatkan literasi membaca dan menulis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah peran guru dalam meningkatkan literasi membaca dan menulis terlihat pada peran guru dalam mendidik, membimbing, memotivasi, mengajar dan mengevaluasi. Kemampuan literasi membaca dan menulis yaitu realita literasi siswa di sekolah itu menunjukkan bahwa kemampuan literasi bahasa siswa tergolong rendah, kesulitan yang dihadapi oleh siswa sekolah dasar dalam meningkatkan kemampuan literasi bahasanya adalah belum sesuainya praktik literasi yang dilakukan oleh guru, kurangnya lingkungan literasi yang tersedia, dan tingkat literasi orangtua yang berbeda sehingga berdampak pada kurangnya literasi informasi yang diperoleh siswa dari rumah. Faktor penghambat dan faktor pendukung dalam meningkatkan literasi membaca dan menulis yaitu faktor pendukung: Tutor teman sebaya, Kebijakan sekolah, Buku Bacaan dan faktor penghambat: Siswa, Lingkungan, Sarana.
Penerapan Ice Breaking Sebagai Stimulus Minat Belajar Peserta Didik di SDN 04 Kubang Putiah Rahmadani, Siska; Dewi, Puti Andam; Putri, Yani Mukminah
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10432536

Abstract

This research refers to students' lack of interest in learning in the learning process. Where the learning carried out tends to use old methods. This is also due to the lack of creativity and interesting innovation in learning, so that students easily feel bored when studying and this has an impact on students' interest and enthusiasm for learning in receiving learning materials. One solution that can be applied to stimulate students' interest in learning again is by thawing the atmosphere during learning, such as implementing the ice breaker "clap one, two, and so on" which is one way to create a fun, interesting, innovative, teaching and learning process. creative and active. The aim of this research is to grow and stimulate students' interest in learning at SDN 04 Kubang Putiah. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation. Based on research results from the application of Ice breaking while studying. First, the advantage of implementing Ice Breaking is that it helps eliminate boredom and sleepiness during learning. Second, ice breaking can be done on all subjects, both general and religious, and anyone can do it without special skills. Third, ice breaking can increase and stimulate students' interest in learning to become enthusiastic and passionate about learning again.
Etika Berbusana di Kalangan Generasi Muda Chintya Mei Sony Nababan; Feby Adelvia Sitepu; Meysi Asma Haniyah; Salwa Fitria Naution; Silvi Nurhidayasi; Syarifah Annisa Salsabila; Jamaludin J
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10207193

Abstract

This research aims to find out problems that occur regarding ethics in clothing. Ethics in dressing according to Pancasila values is also an awareness in higher education regarding morals and norms for students who will become future teachers. Apart from that, to maintain honor and a good reputation. Many students today prioritize fashion rather than good ethical values, which can be expressed in Pancasila values, which uphold good moral and ethical values. This research uses qualitative research methods or a descriptive approach. This research uses library research where researchers collect data from books, articles and journals. Previous research used data collection methods using library materials. The results of this research show the importance of ethics in the lives of today's young generation. So there is no gap in ethical clothing.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik Menjadi Produk Kreatif Denny Deslanda Putra Mukti; Muhammad Kaisar; Neta Dian Lestari; Tari T; Siti Salma; Susanti S; Sharen Analia Dwina Putri
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10382942

Abstract

Di tengah perhatian global terhadap masalah lingkungan dan keberlanjutan, pengelolaan sampah menjadi tema yang semakin mendesak. Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah rumah tangga yang punya peran besar dalam perusakan lingkungan. Masyarakat pun mencoba memanfaatkan karton bekas dan kemasan minuman untuk membuat hiasan dinding unik yang bernilai jual kembali tinggi.Pengembangan produk kreatif dari sampah bukan hanya merupakan langkah positif dalam mengelola limbah, tetapi juga mendorong kesadaran akan pentingnya daur ulang dan penggunaan kembali. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini ialah untuk mewujudkan Mata Kuliah KKN 2023, ekspresi jadwal pekerjaan dari berbagai Program Studi Universitas PGRI Palembang menyemangati dan mencerahkan anak-anak di Jl. Ki Kemas Rindo, membangun pemahaman mendalam tentang dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Metode pendekatan yang dipakai ialah dengan memalui sosialisasi bertahap yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 dan dilanjutkan 16 November dilakukan secara bertahap, diawali dengan wawancara virtual di sekolah untuk mengetahui kondisi dan kesulitan yang dihadapi masyarakat menanggulangi masalah sampah anorganik, Selanjutnya, kelompok tersebut menyarankan cara untuk mengatasi masalah saat ini. Selain itu, Sosialisasi dilaksanakan sesuai dengan waktu yang dijadwalkan, di bawah pengawasan langsung mahasiswa di posko Mahasiswa KKN 24. Hasil nya adalah anak-anak dapat Membangun pemahaman mendalam tentang dampak negatif sampah terhadap lingkungan, Masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk menghasilkan generasi masa depan cerah yang diberkahi dengan banyak pengetahuan dan kemampuan yang akan membangun negara ini dan memelihara semua sumber dayanya untuk mencapai kesejahteraan. Tentu saja, negara juga akan mampu tampil menonjol dibandingkan bangsa lain di kancah internasional berkat generasi mumpuni tersebut.
Urgensi Modul Ajar Pada Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiah (MI) Siagian, Amalia Alfina; S, Sapri; Kesuma, Bunga; Pratiwi, Eyzi; Rangkuti, Khairina Habib; K, Khairunnisa; Labib, M. Dzaky; Putri, Nindya
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10437206

Abstract

The development of teaching modules in Arabic language learning at Madrasah Ibtidaiah (MI) is the main focus in supporting the independent curriculum in Indonesia. Teaching modules provide a consistent framework for teachers to design learning that suits student needs, encourages interactive learning, and creates an inclusive environment. The research method used is descriptive qualitative with a semiotic analysis approach, emphasizing in-depth understanding of individuals and symbols in the text. Data was obtained from literature studies, journals, books and scientific works. The research results show that teaching modules play an important role in maintaining consistency of learning, enabling the integration of religious knowledge and Arabic, and facilitating the use of technology in learning. Apart from that, the teaching module also increases the efficiency of learning time by preparing an integrated guide with the Learning Implementation Plan (RPP). This helps teachers deliver material in a planned and efficient manner. The importance of teaching modules is also reflected in their ability to adapt learning to student needs. Teachers can adapt materials, methods, media and learning speed according to students' levels, interests and abilities. Thus, teaching modules become a crucial element in supporting an independent curriculum in learning Arabic at MI. This research highlights the urgency of developing teaching modules that are relevant, effective, and able to support students' individual needs in order to create a more efficient and inclusive learning process.
Implementasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Dalam Upaya Mengatasi Permukiman Kumuh di Kelurahan Dutulanaa Kecamatan Limboto Neviya Ardana Katili; Irawaty Igirisa; Romy Tantu
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10251215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana implementasi program Kota Tanpa Kumuh di Kelurahan Dutulanaa Kecamatan Limboto dan (2) Faktor-faktor yang menentukan keberhasilan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kelurahan Dutulanaa Kecamatan Limboto. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitan kualitatif, dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan dilapangan bahwa: (1) Implementasi program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kelurahan Dutulanaa Kecamatan Limboto memiliki mekanisme pelaksanaan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaraan infrastruktur skala lingkungan KOTAKU yang terdiri dari beberapa tahapan antara lain: (a) perencanaan, tahap ini telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman operasional standar (POS) program KOTAKU. (b) pelaksanaan, tahapan ini sudah dilaksanakan dengan baik ditandai dengan adanya kerja sama antara pelaksana program dan juga partisipasi dari masyarakat kelurahan. (c) monitoring dan evaluasi sudah baik, ditandai dengan masyarakat selalu diikut sertakan dalam pelaksanaan kegiatan ini dan tahapan ini sudah sesuai dengan petunjuk teknis dan pedoman KOTAKU. (2) Faktor-faktor yang menentukan kebijakan dalam implementasi program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kelurahan Dutulanaa Kecamatan Limboto dilihat dari empat aspek, yaitu (a) komunikasi sudah baik, ditandai dengan hubungan antara masyarakat dan pelaksana program komunikasinya terjalin dengan sangat baik. (b) sumber daya sudah baik, ditandai dengan terpenuhinya sumber daya manusia dan sumber daya pendanaan dalam pelaksanaan kegiatan program sehingga berjalan dengan baik. (c) disposisi sudah baik, ditandai dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat memiliki sikap tanggung jawab dan sopan dalam penyelenggaraan program KOTAKU. (d) struktur birokrasi sudah baik, ditandai dengan masyarakat dan tim pelaksana selalu berkoordinasi dan bekerja sama dalam penyelesaian program KOTAKU.
Menyoal Etika Profesi Hakim dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Syarat Usia Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Perspektif Risalatul Qada ‘Umar Andi Muh. Taqiyuddin BN; Ahmad Arief; Muh. Sadli Sabir; Nur Alimahmudrikah R
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 11 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10401646

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menyoal etika Profesi Hakim dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang syarat usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) perspektif Risalatul Qada ‘Umar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, jenis penelitian adalah library research. Metode pengumpulan data  yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa; dengan adanya pelanggaran prinsip imparsialitas dan indepedensi oleh Anwar Usman selaku ketua Mahkamah Konstitusi dianggap berpotensi menyalahi atau mengggerus beberapa asas-asas yang terkandung dalam Risalah al-Qada Umar yang juga sejalan dengan kode etik kehakiman, yaitu asas kemandirian, asas profesionalitas, memiliki kepribadian yang tak tercela, asas persamaan dan keadilan dengan tidak membeda-bedakan orang yang berperkara, dan asas perdamaian.
Penguatan Pendidikan Karakter di SD Negeri 104197 Klambir Rahman, Fadya Safitri; Widia, Friska; Zainuri, Humairo Sakinah; Sari, Putri Puspita; Hasibuan, Safran
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the Strengthening of Religious Character Education (PPK), nationalism, independence, mutual cooperation and integrity in elementary school SD NEGERI 104197 KLAMBIR. The research approach used is a qualitative approach. The research subjects were school principals and teachers. Data collection techniques use interviews and observation. The results of this research conclude: strengthening religious character education is integrated into classroom learning and religious activities. Strengthening nationalist character education through routine flag ceremonies every Monday, and extra-curricular activities for paskibra. Strengthening independent character education, namely that students are required to take part in scout extracurricular activities. Strengthening mutual cooperation character education, namely students cleaning the environment together and completing tasks through study groups. Strengthening integrity character education, namely students are responsible for the picket schedule given.

Page 91 of 314 | Total Record : 3136